Road Trip 2: Semarang – Jombang

June 20, 2010 by titiw  
Filed under Traveling

Yo! Masih di hari ke-2 Road Trip Jawa – Bali nih. Setelah wara wiri di kawinan kakak Dian di Pekalongan, kita akan meneruskan perjalanan ke Jombang. Tapi sebelum ke Jombang, kita kan mau mandi2, makan2, minum2 dan ngaso2, kakak. Trus kita ke mana dong..? Aha, untung ada kakak Liza yang baik hati dan cantik yang memiliki rumah di Semarang. Jadilah perjalanan ke Jombang diselingin dengan rehat sejenak dua jenak di Semarang. Ngapain aja di Semarang? Ya yang udah saya jelasin di atas bung! Mandi, makan, dll. Spot makan yang kita tuju adalah “Soto Ayam Khas Semarang” yang memiliki soto yang endaaang! Pake perkedel, dan tempe SUPER yang jadi bahan omongan Galih ampe 2 hari.

Semarang - Rumah Kakak Liza - Soto - Tempe super wenak!

Abis makan enak dan gratis (ihiyy!) di sini, bersiap2lah kita menuju Jombang. Bertolak dari Semarang pukul 18.00, kami sampai di sebuah penginapan yang kecil namun bersih, kira2 pukul 1 pagi. Kalo kata anak2 sih, itu terhitung cepet. Sekamar sama Ay2 dan Rera. Khusus Rera, harus di ranjang sendiri karena dia tidurnya grabak grubuk. Hehe.. Paginya, kita semua bangun dengan segar dan langsung dandan pol lagi karena mau ke kawinan Kakak Aulia, anak Marine WWF. Di gedung yang dihias dengan warna pink-magenta-marun tersebut, kita semua makan kayak anak Bosnia di tahun 90an yang udah 2 minggu gak dapet kiriman makanan. Abis makanannya enak2 ciin! udah gitu seperti biasa foto menggila pake loncat2 pula ampe sepatu eike brudul. Fortunately no more wedding to attend. Ha.

Kaawinan Kakak Aulia - Jombang

Nah, udah kekenyangan kita kudu buru2 loncat lagi ke bus tercintah kerana eh kerana masih ada kota-kota lain yang harus dikejar. Tujuan selanjutnya: BALI! Pukul 13.00 berangkat dari kawinan Aulia di Jombang, duduk pules deh di bus. Sembari lagu2 green day berkumandang sampe bikin kuping pengang, pemandangan lintas Jawa ini benar2 mencuci mata dan otak saya. Indonesia begitu indah. Sawah, gunung, dan semua faktor yang membentuk kata Alam terbentang sempurna. Bahkan lampu2 di perjalanan memakai energi solar cell, yaitu energi dari matahari. Kenapa Jkt belum ya..? Sempet ketawa ngakak sama Rera gara2 ada pondok pesantren metal Islam yang simbolnya tanda metal. Hihihi.. Udah gitu kita juga melipir sore2 makan Indomie dan ngesgrim.

Perjalanan Menuju Ketapang & di Kapal

Menjelang malam, bus memacu gasnya melalui Pasuruan, Banyuwangi, dan sebelum nyampe di Pelabuhan Ketapang, kita mampir untuk makan malem di restoran dengan view laut. Makannya? Tentu saja seafood dong. Ihiy! Perjalanan darat di malam hari tersebut lumayan menyeramkan, apalagi katanya di daerah Banyuwangi ke sana banyak kawanan perampok Bajing Loncat atau lompat atau apalah itu yang bisa ngelempar bus atau truk lewat dengan batu. Hiiy! Akhirnya, sampailah juga kita di pelabuhan Ketapang. Dengan ingus-ingus yang berleleran, saya gak kuat banget kena angin laut nan dingin, sehingga dipaksain tidur sambil duduk kayak orang bertapa. Haha.. “Tiw bangun Tiw, udah nyampe nih!” kata kakak Totox. Mata saya membuka dan melihat pelabuhan Gilimanuk. Waw, kita sudah sampai Bali, teman2!! Perjalanan di Bali gimana, Tiw? Tunggu kisah selanjutnyaaa!! :D

~To Be Continued~

Road Trip 1: Jakarta – Pekalongan

June 3, 2010 by titiw  
Filed under Traveling

Eh, kelian-kelian ini tau ndak bulan April lalu saya abis road trip sama temen2 tim Earth Hour dari WWF..? Nyeh?! Bulan April?! Basi banget lo kayak kue subuh yg dijual di Senen, tapi baru dimakan besoknya!! Ya, gemana dong kawan, saya kan juga punya kehidupan dan kerjaan.. Gak kayak situ yang masih jadi benalu orang tua & kerjanya hanya kirim2 lamaran kerja terus tanpa ada hasil.. *dilempar swallow dari 5 penjuru mata angin*.

Intinya, saya bersama 11 orang lain yang telah berjuang bersama menyukseskan Earth Hour 27 Maret lalu Road Trip Jawa Bali untuk menyambangi daerah-daerah yang telah mensupport Earth Hour. Jadi perjalanan kali ini gak untuk seneng2 aja (meskipun menyenangkan sangaat!), tapi juga sedikit “bekerja”. Kenapa saya yang notabene hanyalah volunter ecek2 WWF bisa diajak..? Mungkin karena saya yang megang akun twitternya Earth Hour Indonesia (@EHindonesia) dengan sukarela dan segenap hati, sehingga mereka khilaf untuk ngajak saya. Tambahan lagi, saya hanyalah pekerja paruh waktu yang tidak harus ngantor tiap hari. Jadilah saya mengiyakan ajakan 10 hari lepas dari kandang tersebut.

Berangkat dari PT Panda. Bismillah!

DAY 1 -Jumat, 2 April 2010-
Jumat sore ini, kita udah kongkow dah tuh di depan kantor Panda di kuningan bareng semuanya. Semuanya means: Kakak Verena, Kakak Putry, Kakak Priska, Kakak Rera, Kakak Doyok, Kakak Rere, Kakak Totox, Kakak Gunawan, Kakak Galih Aristo, Kakak Ayu, Kakak Galih Aji, dan yang terakhir, Kakak Liza. Meskipun kita beda-beda umur, kita semua tetep manggil kakak. Entahlah kenapa, mari kita tanya.. Galileo.. *bujug.. Ketauan banget angkatan sayah..*

Setelah poto2 keberangkatan dan nangis-nangisan, kita naik bus Royal samting gitu dengan kapasitas 25 orang, padahal yang ikut hari 1 ini: 13 orang! Jadilah kita penumpang durhaka dengan slonjor sana sini ini itu dan seenak jidat. Berangkat jam 8 pake kedinginan yang meraja di bus sambil nonton 3 idiots dan Waterboys, kami nyampe di Pekalongan kira2 pukul 1.30 pagi hari berikutnya dengan disambut teh anget yang rasanya enak nian. Saking enaknya jadi nggak inget rumah. Pengen terus didekap dengan kehangatan teh itu. Halah.

Penginapan di Pekalongan

Day 2 -Sabtu, 3 April 2010-
Setelah tidur yang dirasa sangat kurang, saya jalan2 pagi tanpa makna sekitar penginapan yang dipenuhi oleh pedagang batik yang nyamperin kita. Abis itu berangkuts deh menuju kawinan kakak Dian yang berbahagia di gedung klasik bernama Kopindo. Yang saya inget banget sih, es jeruk di kawinan ini JUARA banget, saya kenyang karena nenggak, bukan karena ngunyah. Selamat berbahagia kakak Dian & kakak Prima! Sekarang waktunya kita menuju: SEMARANG!

Perkawinan kakak Dian! Congratz!

~ To Be Continued ~

Let's Do Better For Earth!

April 22, 2010 by titiw  
Filed under Events, Green Act

Selamat Hari Bumi! Apa sih yang udah kalian lakukan untuk bumi? Matiin lampu gak kepake? Make kertas daur ulang? Atau bawa tas sendiri kalo belanja, alih-alih make kantong plastik? Apapun pengimplementasiannya, WWF Indonesia mau ngundang kalian para earth warrior untuk bergabung di acara “DO BETTER FOR EARTH” hari Minggu, 25 April 2010 di Ancol, Jakarta Utara.

Ada apa aja sih di sini? Well well.. Tentu aja karena acara ini diadain dalam rangka hari bumi, maka kegiatannya juga super hijau dooonk. Coba ya anak2, catet nih di buku utang, akan ada kejadian apa sajakah di hari Minggu pagi pukul 06.00 – 12.00 itu:

  1. Fun Bike: Namanya juga bike, pasti kita sepedaan. Dan karena ada kata FUNnya juga, pastilah kita bersenang-senang. Caranya? Dengan ngider2 keliling Ancol make sepeda bersama Ibu Tatiek Fauzi Bowo. Kalo sempet, Menteri kehutanan kita juga mau join!
  2. Aksi:

    Apakah aksi ini? Adalah ratusan payung bertuliskan “Do Better For Earth” akan wara wiri di samping pantai. Membuat keriaan pagi itu makin ria! Whoo Hoo!

  3. Edutainment: Yes, G-Pluck si band yang bawain lagu2 The Beatles bakal tampil di sini. The Rombengs, para adik2 kita yang main musik dengan alat2 musik bekas juga bakal beraksi di sini. Selain itu, bakal ada pameran foto Wonder Eyes (Sumatera di Balik Lensa) yang kayak waktu itu ditampilin di acara Year of Tiger.

Seru2 banget kaan? Gak cuma itu, Mobil Panda yang keren itu juga bakal kongkow di sana, sehingga kamu bisa tahu lebih banyak tentang WWF dan program2 mereka yang ramah lingkungan. Kayaknya sih saya bakal ngeceng di booth Climate sama temen2 yang ikut tur Jawa Bali kemarin. O ya, jangan lupa bawa thumbler (botol minum) sendiri kta nyediain isi ulangnya kok. Astalavista bibeh! Sampe ketemu di sana ya!

PS: Gratis bike tag WWF buat kamu yang bawa sepeda sendiri. Hurray!

countdown to zero buy

Mohon Doa Restu

April 2, 2010 by titiw  
Filed under Blab

Saya mohon doa restunya ya teman-teman dan handai taulan.
Bukan, bukan mau lamaran, melainkan hanya jalan-jalan.
Keliling Jawa-Bali, Road Trip sama temen2 sepermainan.
Bukan, bukan kawan2 yang itu melainkan kawan2 dari WWF yg kantornya di Kuningan.
Mau ke daerah2 yang support Earth Hour dan juga karena ada kawinan.
Bukan, bukan saya yang kawin, tapi 2 orang teman.

download the the big bang

Agak lama perjalanan ini, mungkin selama sepekan.
Jadi mungkin blog ini akan sedikit terlantarkan.
Oleh karena itu, sebelumnya saya minta doa restu agar selamat di perjalanan.
Terima kasih, teman-teman! ;)

Road Trip!

(c) Foto

Citra Earth Hour di Mata Jakarta

March 21, 2010 by titiw  
Filed under Events, Green Act

Hampir semua orang membicarakan Earth Hour di berbagai media. Berbagai portal online, radio, blog, hingga layanan twitter yang notabene layanan update status agar tetap eksis. Saya tidak akan membicarakan Earth Hour yang akan diadakan selama satu jam hari Sabtu 27 Maret 2010 pukul 20:30 – 21:30 dan ini itunya karena semuanya sudah dibahas lengkap di website resminya, yaitu di Earth Hour Indonesia

the social network torrent

.

how to watch the hurt locker film

Dalam tulisan ini, yang ingin saya angkat adalah citra Earth Hour di mata dunia, khususnya di Indonesia, dan lebih khususnya lagi di Jakarta. Memang Earth Hour dipuja dan dipuji di sana dan di sini, karena dengan gerakan global ini, banyak hal yang bisa dihemat maupun diselamatkan oleh program mematikan lampu selama satu jam dalam 1 hari. Tapi apakah Anda tahu, bahwa banyak juga orang di luar sana yang memandang sini bahkan mencemooh gerakan ini dengan kasar?

Saya Pilih Bumi Selamat

Dalam level rendah, beberapa orang asyik bercanda bahwa untuk semenit saja mereka tidak dapat hidup tanpa listrik, bagaimana dalam satu jam? Dalam level menengah, ada orang yang gembar gembor dan berpendapat bahwa Earth Hour hanyalah sebuah gerakan ritual yang tidak ada artinya. Dan dalam level lebih tinggi lagi, saya menemukan orang yang mengeluarkan kata-kata kotor dan mencaci serta memaki Earth Hour dengan meminta orang-orang untuk tidak berpartisipasi dalam gerakan ini. Wah wah.. Betapa egoisnya manusia yang sejak lahir telah “dibesarkan” oleh alam?!

Earth Hour bisa dianalogikan dengan berpuasa. Dengan berpuasa, bumi akan sedikit “istirahat” untuk memberikan sesuatu yang lebih baik lagi bagi manusia. Apa artinya satu jam dibandingkan ribuan jam yang telah bumi berikan untuk kita manusia beraktivitas dan bernafas? Dalam pandangan saya, saya tetap lebih berterima kasih untuk bapak-bapak pejabat gendut yang cengangas cengenges dan ibu-ibu bersasak tinggi dengan batu akik segede gaban melingkar di jarinya yang menyumbangkan uangnya untuk membantu dunia dan sekitarnya ditambah berpuluh-puluh media yang menyorot mereka, dibandingkan orang yang hanya bisa menghina dan merasa suci tanpa melakukan apa-apa untuk dunia.

Ingat, bumi sangat cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan manusia, tapi tidak mencukupi untuk kerakusan manusia. Earth Hour. Jam Bumi. Satu jam untuk bumi. Dengan ini, saya menyatakan untuk berpartisipasi.

Selamatkan Harimau Sumatra! Jadilah Volunteer WWF!

February 17, 2010 by titiw  
Filed under Events, Green Act

Untuk menyambut Tiger Year ini, WWF mengadakan acara untuk meningkatkan awareness masyarakat tentang Harimau Sumatera yang hanya tersisa 400 ekor saja di Indonesia. Maka daripada itu, tanggal 12-13 Februari kemarin, diadakanlah acara di Taman Menteng. Ada booth2 program WWF, ada panggung yang diisi dengan drama, musik, tari, dll.

Ini adalah kali pertama saya menjadi volunteer untuk WWF Indonesia. Yang jelas jadi volunteer WWF seru banget, dan nambah ilmu tentang apa yang menjadi concern WWF. Rundown lengkap acara sudah saya berikan di postingan yang lalu, jadi sekarang ini saya tampilkan foto2 beserta kisah di balik fotonya.

1. Booth Program & Camera Trap

1. Booth Program & Camera Trap –> Di sini tempat saya jaga booth bersama Bang Timmi dan Kamila Parakkasi, sang tiger woman alias satu2nya cewek yang jadi researcher harimau di Riau dan sekitarnya. Oh ya, gambar 1 lagi adalah camera trap digunakan untuk mendetect keberadaan harimau. Ada bekas cakar harimaunya juga!

2. Booth2 Lain

Para testerer madu Tesso Nilo

2. Booth2 lain –> Ada registrasi (buat dapetin doorprize dan pernak pernik menarik dr WWF, gratis loh!). Trus booth Sahabat Harimau tempat kamu bisa berdonasi untuk harimau2 Sumatera yang terancam punah, booth Environment Education yang paling rame, karena di sini tempatnya bocah2 ngegambar topeng2 harimau, dll. Ada pula tempat fund raising, serta booth green lifestyle dimana kamu bisa ngasi sampah kering ataupun barang bekas di sini. Oh dan tak lupa green cafe yang ngejual madu aseli dari Tesso Nilo (kawasan penghasil madu di Sumatera). Nah 2 orang ini merupakan tukang cicip madu tester. Liat muka mereka, sangat gay menikmati, bukan?

3. Wonder Eyes Project

3. Wonder Eyes Project –> merupakan proyek foto yang digagas oleh Hikaru Nagatake dari Jepang. Ia membagi2kan kamera kepada anak2 yang “amatir” dalam fotografi. Dari hasil2 yang dicetak, ternyata mata para “amatir” itu tidaklah buruk. Bahkan hasil2 foto mereka dapat memberikan sisi lain sekitar Taman Nasional Tesso Nilo dan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dari sudut pandang mereka. Dalam acara ini, diadakan pula talkshownya dengan Jerry Aurum sebagai pembicara.

4. Game Jejak Harimau

4. Jejak harimau –> Digunakan untuk main games, kalo kita udah merangkak2 ngikutin jejak ini, dapet pin lucu banget dari WWF!

5. Cengkrama

5. Para pegawai & volunteer WWF –> bercengkrama (kata apa ini?!).

6. Bocah2 SD

6. Bocah2 SD –> Mereka berasal dari SD di Menteng dan sekitarnya yang dibawa gurunya untuk mendatangi acara ini. Pada bilang seneng banget di acara ini loh!

7. Mobil Panda

7. Mobil Panda –> dibuat khusus untuk WWF oleh Hino. Mobil ini dapat dibuka, ada ac, tv, buku-buku dan segala yang mengakomodir awareness masyarakat mengenai program2 WWF. Tapi itu modelnya sih termasuk jenis sampah basah. Boleh dienyahkan *gyahahha.. ampun gal!*

8. Patung Obama

8. Patung Obama

8. Patung Obama –> baru aja dipindahin kemarenan. Untung sempet foto2. Haha.. Lagian juga ni patung gak penting banget, trus ada kalimat terukir manis di patungnya : Friends of Barry Obama …. & …. *isi titik2 dengan nama2 orang pengen tenar sedunia* HELLLEEBB..

9. Hiburan

9. Hiburan –> Ada fashion show dan tarian dari Sariayu yang menampilkan “Color of Sumatera”. Trus pertunjukan “Kungfu Panda Saves the Tiger”. Tari2an daerah, serta Barongsai. Dateng ke 1  event ini, dapet banyak hiburan pokoknya!

10. Musicians

united 93 downloads

10. Musisi yang perform. Ada the Rombengs, kumpulan bocah2 abg yang main musik dari barang bekas, lagunya asik2 banget! Dear Nancy yang lagu2nya manis, Ballads of The Cliche juga ada. Eh iya, saya sempet2nya kenalan sama salah satu personelnya, yaitu Dimas Ario yang megang bass. Iya, yang tulisan musiknya dari jaman Friendster dulu saya suka banget!! *senankriang*. The Brandals juga manggung, sempet negor Ui sama Bang Eka pas mereka kelar manggung doang. Bang Eka pas diwawancarain keren banget jawabnya! Dia tahu banget ttg program dan lala lili lainnya. Ba’da magrib, Jamaica Cafe manggung ditemani kami para volunteers manis manja yang melantai di depan panggung. And last, acara ini ditutup sama Endah N Rhesa. Udah beberapa kali liat dia live, tapi kok tetep gak bosen ya sama mereka? Lagu favorit saya yang mereka bawain malam itu adalah “In The Jungle”. Endahnya maniiiis banget. Kalo jadi cowok, saya mah nyarinya cewek2 yang kayak gitu tuh. HA.

11. The Volunteers

11. Para volunteers di hari pertama dan di hari ke-dua. Itu yang oren2 kita foto sama Jamaica Cafe lho! Grup acapella yang sering ikut andil tiap acaranya WWF kayak waktu di perhelatan pemutaran film The Age of Stupid beberapa bulan lalu.

Begitulah kegiatan akhir pekan saya. Eh sebelum kelar, saya mau jelasin aja nih perbedaan antara macan dan harimau. Pertanyaan paling sering keluar ketika saya lagi jaga booth.

Anak-anak, macan itu beda sama harimau. Biasanya, kita mengklasifikasikan berdasarkan bentuknya fisik yg beda (macan lebih kecil). Nah, mereka berdua ini berasal dari satu genus yang sama, yaitu panthera. Macan adalah genus panthera berbadan totol, sedangkan harimau adalah genus panthera berpola garis2. Dan harimau ini adalah rantai teratas makanan di hutan, bukan macan. Semoga membantu. Kalo ada pendapat lain, sok atuh dishare, kita kan care..

Selamat hari kasih sayang, dan selamat tahun baru Imlek!

PS: Sebagian foto adalah milik Galih Aristo. Thx bro!

Peluncuran Sahabat Harimau Oleh WWF

February 10, 2010 by titiw  
Filed under Events, Green Act

Tahukah kamu?

  • Spesies harimau di Indonesia hanya tinggal harimau Sumatera karena saudaranya, yaitu harimau Bali dan harimau Jawa telah punah dalam 50 tahun terakhir?
  • Harimau Sumatra yang ada diperkirakan hanya tinggal 400 ekor?
  • Kategori harimau Sumatera tersebut berada dalam kategori “Sangat Kritis Terancam Punah?”
  • Di mana ada harimau, berarti hutan tersebut masih sehat?
  • Harimau merupakan spesies payung, yang artinya dengan melindungi spesies ini berarti melindungi spesies lain yang hidup di habitat yang sama?
  • Kalau tahun ini adalah “The Year of Tiger”?

Betul, dalam tahun baru Cina yang akan dimulai minggu depan bertepatan dengan hari Valentine, kita akan memasuki tahunnya harimau. Bersamaan dengan itu WWF Indonesia bersama 13 negara lain mengampanyekan “The Year of Tiger” dengan tujuan menyelamatkan harimau dari kepunahannya.

Year of Tiger

Jumat dan Sabtu tanggal 12 & 13 Februari 2010

watch movie of scared shrekless

ini, WWF akan meluncurkan acara “Year of Tiger 2010′ ini di Taman Menteng, Jakarta Pusat. Iya, yang samping Kris Gallery & Hotel Formule 1 itu lho. Apa aja kegiatannya? BE-JI-BUN alias buanyak banget! Di hari Jumat, selain diadakan konfrensi pers (pukul 10:00 – 11:00), juga ada talk show & pameran foto “Wonder Eyes Project” (pukul 14:00 15:00) serta drama teatrikal dari sekolah tunas muda (pukul 16:00 – 17:00).

Di hari Sabtunya, baru keluar nih yang seru2 sangat. Pas baru dateng, silakan registrasi di booth registrasi, dan simpen tiket door prize baik-baik. Buat kamu yang seneng keriaan dan gretongan, bisa ikut games yang diadain di stand2 di situ (pukul 11:00 – 14:00). Mau yang unik? Ada penampilan dari School of Universe yang mainin musik dari barang bekas (Pukul 14:10 – 14:25) plus tari Lampung yang diadakan setelahnya. Tiket doorprize kamu masih di tangan? Simak baik2 pengumumannya, karena pukul 16:15 – 16:25 pemenang doorrize akan dibacakan.

Dari kecil kepengen bisa belajar kungfu karena baca Kungfu Boy? Ego kamu terpuaskan, darling. Akan ada Shaolin Panda Saves Sumatran Tiger! WOW! (Pukul 15:00 – 15:30). Ya ya ya, dari tadi kalian nunggu2 band apa aja yang tampil kan? Dear Nancy, The Brandals, dan Ballads of The Cliche bakal perform sekitar pukul 16:00 – 18:00. Selama itu, bakal diselipin sekali lagi pengumuman pemenang door prize. Oh ya, dalam acara ini, akan diperkenalkan pula apa yang namanya Sahabat Harimau. Jadi, Sahabat Harimau ini adalah kamu yang mau menyumbang secara materi maupun tenaga demi kelangsungan hidup harimau2 ini. Misalnya aja, untuk research harimau ini kita butuh camera trap yang harganya ribuan dollar. Nah duit untuk beli camera itu kita dapet dari sumbangan kalian para sahabat harimau. :D

Setelah Magrib, bakal ada penayangan PSA Tiger Hakuhodo, pemutaran film, tari Japin dari Riau, Teatrikal Sumatera Sari Ayu, sampe pengumuman hasil akhir donasi dan pengumuman foto favorit. Iya, foto favorit adalah dia yang punya hasil voting paling banyak, dari semua peserta pameran “Wonder Eyes Project” itu lho. Fyuh, banyak banget ya acaranya? eits, tunggu dulu. Setelah pengumuman ini itu, ada lagi Pantomim, pertunjukan Barongsai (cihuy! Gak usah jauh2 ke kota, udah ada di depan mata!), dan puncaknya adalah penampilan dari jamaica Cafe dan si pasangan musisi yang baru2 ini menikah, Endah & Rhesa (Pukul 21:00 – 22:40). Sekian dari saya, seorang volunteer yang akan menjaga booth Riau & Lampung.

PS:

download dvd movie megamind

Bawa sampah kering kamu dan juga botol minum sendiri ya, bakal banyak giveaways menarik untuk kalian! C u there guys!

Do Better For Earth: Join Car Free Day!

February 3, 2010 by titiw  
Filed under Front, Green Act, Traveling

Saya bangga sama diri saya sendiri. Di usia segini, saya ternyata masih kuat sepedahan dari Pondok Bambu – Bunderan HI pada hari Minggu, 31 Januari 2010 lalu dalam rangka Car Free Day. Mengapa saya segitu bangganya? Karena selama ini kalo ada tulisan saya yang sepedahan ke Kota Tua, Ancol, dll kan selalu naik mobil dulu sampe deket2 baru dilanjut naik pedah. HA. Dan di pagi hari yang gerimis itu, saya menggowes bersama Mas Nugi, Vina, Whery (yg punya peda baru), dan Dicky (temen komplek saya yg juga baru punya peda).

Car Free Day, Here We Come!

Jam 6 mereka semua udah kumpul di rumah saya, tapi karena mompa2 ban dulu pake pompa tangan seadanya dan makan spageti buatan saya dulu untuk sarapan (EHEM), jadinya kita berangkat pukul 06.30 pagi. Rute dari Pondok Bambu lewat Casablanca. Set dah, ni pengendara pedah pedah lipet yang cilik dan tak bergigi emang lemot banget yak! Whery sama Vina di belakang mulu ketinggalan, seperti nasib Vina saat kita berkendara sepeda di Bogor.

Berpose di atas Jembatan Casablanca

Lau rutenya lewat Kuningan dan dengan nekatnya kita lewat jalur busway (sumpah, lewat jalur busway enak gila! pasti cihuy banget tuh kalo emang ada bike line di Jakarta, berasa aman dan terkendali). Lalu sampailah kita di bunderan HI pukul 07.45 disambut dengan keriaan yang bener2 rame dan ria. Halah.

Bunderan HI! FINALLY!

Sepanjang jalan Thamrin dan Sudirman yang ditutup tersebut dipenuhi oleh orang-orang yang berjalan kaki, naik sepeda, bersepatu roda, main bola, main badminton, dan segala rupa. Setelah saya perhatikan, mereka adalah sosok2 yang haus akan hawa segar Jakarta pun orang2 yang haus hiburan tanpa mengeluarkan uang. Dari sini, sebenernya pemerintah bersama-sama dengan segenap masyarakat tahu apa yang bisa dilakukan. Perbanyak ruang terbuka, kurangi mall. Di bunderan HI sendiri ada acara yang diadakan radio, tenda2 dadakan Roda Link, tak lupa tukang makanan dan minuman yang mengais rejeki di tempat itu. Terdengar penging di telinga lagu yang berkumandang dari speaker mobil polisi, lagu2 90an macem Ace of Base. Seneng sih, tapi jadi rada polusi suara aja.

Masih Bunderan HI dan sekitarnya

Dari bunderan HI, kami berputar di Sarinah untuk lanjut ke tujuan utama saya, yaitu area Plaza Semanggi yang di sana sedang diadakan bertajuk “Do Better For Earth” dari WWF. Oh ya, si Dicky udah pisah sama saya di HI karena janjian sama temennya. Di jalan, sempet2nya saya moto orang2 bermain biola yang diselenggarakan oleh Coca Cola. lalu pas mau foto di patung Sudirman, eh ada mas2 sok iye minta fotoin dan dia janji mau fotoin saya. Eh pas saya sama Vina mau foto bareng, mereka malah sok gabung. Pengen eksis? Jangan lebay, plis. Haiyah.

Mas, lebih ngerasa eksis daripada Jendral Sudirman?

Nyampe areal Plaza Semanggi, saya udah rada telat karena Jamaican Cafe udah selesai perform. Di booth Climate, saya dapet 2 kaos WWF (YAY! SUPER YAY!) karena tulisan saya dimuat di website Earth Hour Indonesia. Selain itu, dengan kartu media saya, saya dapet pers rilis, vocer donat, serta kaos. Untuk pers rilisnya menyusul yaa.. :D Di situ juga ketemuan Galih, temen kenalan kita di acara pemutaran Age of Stupid beberapa bulan lalu yang merupakan supporter WWF. Ada pula doorprize dan booth-booth dengan bermacam-macam komunitas. Ada boothnya Jakarta Green Monster yang manage perjalanan saya ke Onrust tahun 2008 lalu, dan booth-booth lain yang berhubungan dengan lingkungan.

Do Better For Earth!

Sampah Masyarakat deket2 Tong Sampah. Nyahaha.

Setelah dapet donat gratisan sebiji dan kongkow bentaran di toko Donat berinisial DD tersebut, kami pun ciao untuk makan pagi di Tebet. Sangking lamanya pasangan Vina & Whery di belakang kami, maka saya pun sempet poto2 niru patung Pancoran. Setelah makan bubur di warung bubur Sukabumi 24 jam di Tebet, kami pulang ke arah Pondok Bambu alias rumah saya dengan menyusuri Cawang. Alhamdulillah sampe di rumah dengan selamt tanpa kurang suatu apapun. Yang ada malah nambah, yaitu lingkar betis dan lingkar idung yang mengembang saking bangganya udah gowes sejauh itu. HAKS. Sebelum mereka pulang, pada cuci2 sepeda dulu di rumah saya dan ngaso sebentar. That’s a wrap! As always, thx for the trip guys!

Pancoran Style

After Gowes & Kaos Hadiah dari WWF! :D