V for Vote ACI Sulawesi 2 Team! :)
Apa kabar dunia? Teteeeupp Aseeek! Disclaimer: Yang ngerti dengan sapaan ini, berarti umurnya gak beda jauh sama saya. Haha.. Jadi begini pirsawan yang terhormat. Deeeuh, pirsawan.. Bahasa eike Laporan Khusus style banget gak seeh? (Lagi-lagi kalimat yang menyingkap usia). Halah, jadi lost focus.. Iya, jadi begini.. Mungkin beberapa temen udah tahu kalo saya kepilih sebagai 1 dari 60 petualang yang tersaring dari 75.000 pendaftar ACI 2011.
Perjalanan ACI yang keliling Indonesia gratis ini terbagi atas beberapa kloter, yaitu kloter 1-4. Saya sendiri dan 2 teman lainnya merupakan bagian dari Kloter 3, tepatnya tim 14 (Sulawesi 2) yang akan berangkat akhir Oktober. Berikut beberapa pertanyaan yang akan saya jawab di sini:
1. Tim 14 alias Tim Sulawesi 2 ke mana aja Tiw?
Tim kami akan mengarungi samudera untuk bertualang di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara.
2. Kapan berangkat? Berapa lama?
Kloter 3 akan berangkat tanggal 20 Oktober, selama kurang lebih 2 minggu. Lama banget? Lama aja kali.. Secara 3 propinsi itu juga pastinya gak semua kita kunjungin, karena Sulawesi itu luas, mamen! Apalagi Indonesia! Hihi.. Rasanya pengen explore tiap centimeter dari tanah air ini deh kalo udah “kena”.
3. Udah tahu belum itinerarynya ke mana aja?
Secara singkat, hal ini sudah saya tulis di twitter. Tapi intinya sih saya bakal mengarungi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawei tenggara. Itinerary selengkapnya, bisa baca di SINI.
4. Satu tim kan 3 orang, berangkat sama siapa aja?
Tim saya terdiri dari 2 cowok2 keren dan sangat mumpuni di bidangnya, yaitu Kak Nunuk (51 th, Entertainer) dan Oke (29 th, Head Hunter). Tim ini kami namakan KETIK.com = oKE,TItiw,nunuk.compak. Hahahaha.. Nah, berikut bakal saya jabarkan siapa mereka sebenarnya!
Kak Nunuk
Pemuda, eh petua ini merupakan petualang ACI 2011 terMATANG di antara yang lainnya. But age is nothing but number. Dengan semangat yang menyala-nyala, kak Nunuk membuat Briefing ACI kemarin jadi rame dengan lucu-lucuannya yang klasik yet still making you laugh. Baca lagi kalimat pertama postingan.. Iyak, kalimat itu nancep banget di otak kita sebagai acara yang dipandu oleh Kak Nunuk dan kawan-kawan di tahun 90an. Betul, kak Nunuk merupakan musisi handal yang masih wara wiri di TV dan event-event lainnya.
Meskipun kadang-kadang kalimat di SMS dia suka bikin pushing karena make huruf gede kecil, ngeluarin bahasa-bahasa ajaib dan agak gaptek, kak Nunuk ini smart dan berwawasan luas, euy. Trus, kalo udah tua masih bisa ngebolang gak nih? Jangan salah. Kak Nunuk udah punya license diving dari tahun 90an awal. Bersama istrinya, kakak Jean, beliau selalu berusaha mengexplore dunia anak di tiap tempat yang ia kunjungi.
Oke Hastiawan
Ngeliat sekilas, cowok ini agak kaku kayak tiang listrik komplek. Tapi kalo udah diajak ngobrol, eh caur juga. Kebetulan Oke juga berdomisili di Jakarta, sehingga kami bertiga dapat dengan mudah bersua. Believe it or not, pemuda campuran Sunda-Medan ini keluar dari perusahaan head hunting besar demi ikut ACI 2011. Dia bilang kalo passion gak boleh ganggu pekerjaan.
Buktinya, dengan mudah dia udah dapet kerjaan baru aja tuh, yang ngizinin doi ciao sementara untuk ACI. Gak itu doang, tau komunitas Rotaract yang suka ngelakuin kegiatan sosial dan punya massa di beberapa lokasi di Indonesia? Oke ini President-nya! Bayangkan betapa powerfulnya dia dalam berorganisasi,yang mudah-mudahan dapat diimpelementasikan dengan baik dalam perannya sebagai tim 14 Sulawesi 2.
Sekilas dua kilas tentang 2 teman saya yang memiliki latar belakang yang super dahsyat. Kalo tentang saya sendiri, temen-temen di sini udah tau lah ya.. Atau bisa juga baca sedikit tentang saya di SINI. ![]()
Nah, terakhir.. Saya memohon kepada teman-teman untuk Vote tim 14 Sulawesi 2 kami di SINI. Caranya bisa via email, FB, ataupun Twitter. Untuk email, setelah input alamat email, coba cek email kamu dan klik untuk verifikasi deh. Gampang kan? Ngevote kita bisa tiap hari lho, Jadi diharapkan kesediaannya untuk rajin ngevote kita. Kalo kita jadi tim terfavorit, pada dijajanin bakso deh. Hehe.. Thanks for reading this post, and thanks for voting KETIK.com, guys!
PS: Kamu sendiri, pengen gak sih jalan-jalan gratis gini?
(c) Foto terakhir diambil dari ACI
Weekly Photo Challenge: Sunset
This week’s photo challenge theme must be everybody’s favorite. Undoubtedly, because it’s Sunset! Yes, I assume everybody has this kind of picture, so.. Yeah.. Anyway, here’s mine. Taken at Biawak Island, West of Java, I called it: HOPE.

HOPE
PS: Tho it’s a sunset not a sunrise, you have to listen to Rise from Gabrielle while staring at this pic. You’ll get an epic feeling all over your body. Trust me.
9 Tips Dasar Travel Fotografi
Jadi gini, saat briefing sama temen-temen ACI 2011 kemarin, kita diajarin basic-basic motret sama temen-temen dari @ayofoto. Sayang kalo gak dishare, secara kita kan care.. Silakan dilihat-lihat point-pointnya di bawah ini kak.. Boleh masuk dulu.. Ada ukurannya..
1. Travel light
Kita harus ngelihat dulu mau ke mana dan ngapain. Kalo emang sekiranya gak perlu bawa flash seterang senter satpam yang suka nyisir orang2 yang suka nganuh2, lensa segede dosa, dll, mending gak usah bawa. Malah yang harus dibawa adalah barang-barang krusial seperti jas hujan, air minum, ataupun topi.
2. Pakailah outfit dan sepatu yang nyaman
Jins ketat, sama boots tinggi emang kece berat. Iya, kalo situ mau manggung di kawinan anaknya Haji Ramli di kampung belakang. Tapi bakal nyusahin kalo medannya ribet, gak ada porter. Lagipula kita kan bukan mau moto diri sendiri. Jangan terlalu overdress dan parno boi.
3. Traveling bukan hanya moto alam
Yak, betul sekali. Semua komponen bisa jadi unsur penting bercerita. Seperti kuliner, kegiatan daerah, permainan anak-anak daerah tersebut, dan sebagainya.
4. Pelajari budaya setempat
Selalu sopan karena kita seperti “masuk ke rumah orang”. Misalnya saja kalo mau masuk keraton, pura, atau tempat-tempat yang dianggap suci harus tanya-tanya apa yang boleh dan nggak boleh. Kalo nggak boleh moto, jangan maksa. Percaya gak percaya, kakak dari ayofoto pernah cerita kalo filmnya dia kebakar semua ketika ngotot daerah yang gak boleh difoto. Jreng! Jreng! *zoom in* *zoom out*
5. Catet apa yang kita foto
Kalo foto udah banyak, kita kadang jadi bingung apa cerita di balik foto itu. Makanya tiap motret, catet dikit sejarah objek foto tersebut. Bisa dengan nanya-nanya penduduk, ataupun cari referensi di internet.
6. Pelajari kamera
Kata siapa buat dapet foto keren harus kamera DSLR yang rumit kayak soal TTS seribuan yang dijual di kereta? Kamera poket juga bisa dahsyat kalo dioptimalkan. Jangan males baca, karena SEMUANYA ADA DI MANUAL.
7. “Jika hasil foto kurang bagus, berarti kita kurang dekat”
Ya, ada pepatah yang bilang begitu. Menurut saya, hal ini tersurat sekaligus tersirat. Apa maksud tersurat? Tentunya ya berani deketin objek foto, mainkan fitur zoom. Maksud dari yang tersirat, mungkin kita harus tahu apa cerita di balik objek foto itu sehingga kita bisa lebih motret pake hati.
8. Tripod. Wajib/tidak?
Tripod memang ideal untuk memotret tempat yang memiliki cahaya kurang. Namun jika tidak memungkinkan (tanah yang tidak rata, badan bawaan yang sudah over weight), maka kita harus kreatif. Pakai timer, tembok, ataupun pundak temen. Wih, kira-kira ada gak ya rental pundak? Sekalian biar kita bisa mengadu tentang nasib kepada si pundak. *Tiw.. please..*
9. Persiapkan semua alat sebelum tidur
Mau jadi fotografer harus disiplin. Kadang-kadang saking capeknya, kita main geletakin alat-alat moto begitu aja. Duh duh duh.. Charge semua alat meskipun belum kosong, pindahin semua memory card ke storage yang ada, dan bersihkan semua alat dari debu. Kamera underwater jangan lupa dibersihin pake air tawar. Siapa tahu besok gak nemu listrik dan air tawar, ya kan? Nah, kalo semuanya dirapihkan sebelum tidur kan lebih enak, sehingga besok pas bangun pagi lebih santai dan gak grabak grubuk.
Sekian sharing saya mengenai dasar-dasar fotografi. Masih kurang? Jangan gundah jangan gulana. Saya masih punya satu tulisan lagi, yaitu Tips Fotografi Landscape. Ditunggu ya kakak!
“Owning a DSLR doesn’t make you a photographer”
Halo 60 Peserta ACI 2011!
Sabtu 1 Oktober 2011, setelah bercengkrama selama beberapa saat di milis dan facebook group ACI 2011, seluruh 60 petualang ACI 2011 ngumpul! Iya, kami semua bertemu di dalam satu ruangan di Trans Building, Jakarta! Rame? Pastinya! Ruang aula di trans building lantai 3 memerah siang itu dengan kehadiran 60 petualang ACI 2011 dari dalam maupun luar kota. Kalimat-kalimat perkenalan sudah tentu bergaung di udara, dengan tambahan gelak tawa di sana dan di sini.
Dimulai dengan foto bareng tim, foto sendiri-sendiri, sampe diinterviu sampe Trans 7 lho! Eh, tapi yang diinterview cuma 1 orang dari tim saya yang ARTESH, yaitu.. Kak Nunuk! Tau kan? Itu lho.. Musisi yang suka wara wiri di TV. Apa kabar dunia? Teteeep.. Aseeek!! Hahaha..
Setelah acara dibuka dengan kata sambutan dari mbak Indri selaku Project Manager ACI 2011, diadakanlah beberapa kelas yang super nambah ilmu saya yang masih cetek ini.
- Kelas foto yang sharing tips-tips basic memotret, dan bagaimana menjadi fotografer landscape yang oke.
- Kelas social media yang dipandu oleh mas Karmin alias @fanabis. Sekedar share buat semua temen-temen ACI 2011, supaya ngebuka gembok Twitternya. Karena apa? Kita kan mau share keindahan Indonesia, masa yang ngeliat dari kalangan terbatas aja..?
- Kelas menulis dari wakil pemred detik.com. Saya jadi flash back sama jaman kuliah nih.. Materinya mirip banget! Hehe..
- Kelas survival alias bertahan hidup. Eh, maksudnya kelas dimana kakak-kakak dari Rakata Adventure kasih tips-tips yang bakal guna banget bagi petualangan kita nantinya.
Kalo dilihat dari itinerary yang sudah dibagikan, petualangan ACI 2011 kayaknya lebih menantang dibandingkan tahun lalu. Ih, jadi makin nggak sabar sama tanggal 20 Oktober nih, dimana saya tim 14 (Sulawesi 2) akan mengarungi Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, dan Sulawesi Tenggara. Sekian laporan singkat briefing ACI 2011 kemarin, jangan lupa vote tim saya Ketik.com (oKE-Titiw-nunuK.Compak) di SINI yes. Hiyayahaha.. Nyampah ya? Tapi sampah kalo diolah kan berguna juga.. That’s a wrap, thank you Indonesia!
Weekly Photo Challenge: Flower, Up, Path
Heyhow Reader! It’s been so long since my last post rite..? 12 days I left you my lil bloggy.. *huggie woogy* Hehe.. Before I blab around, please forgive me & my blog for all the things we’ve said and done. Minal Aidin Wal Faidzin.
Back to the topic. I’m gonna give you three pics regarding to Weekly Photo Challenge. You heard me right. Three. Not one, not two. Hoho.. Enjoy!
I took this photo of splendid flower in Garut, West of Java, a couple years ago when we passed through a beautiful scene of rice fields. They are so huge, and yellow and I felt like they’re waving to us! Hellow, Yellow!
This is my latest traveling picture with my cousins. Whoa, coconut trees.. Were you going to the beach tiw? Ting tong! Yup. To Merak. Not Anyer, the famous domestic tourist destination. Have you been to Merak apart of crossing to Lampung? Let’s jump and up and up!
Sunday morning I went biking with mas Anggit, my ol fellow in Pondok Bambu. The pedals took us to BKT (Banjir Kanal Timur – East Flood Canal) track. I bet it’ll be one hell of a bicycle path as the construction finished. But sadly, a friend of mine told me that this is not intended to be a bicycle path but.. Busway. It breaks my heart so so so much. I beg you not to do such thing, Fauzi Bowo..
Pengumuman ACI 2011
Di bulan Juli kemarin, saya berkesempatan wawancara ACI (Aku Cinta Indonesia), sebuah program jalan-jalan gratis keliling Indonesia dari Detik.com. FYI, tahun lalu saya juga sempat lolos ke tahap wawancara. Pada tahun 2010 itu, dari puluhan ribu orang discreening dengan test tulisan essay via online jadi 1.000 orang, baru disaring lagi jadi 500 orang yang diwawancara tatap muka. Sedangkan tahun ini, dari puluhan ribu orang (liat di blog INI, katanya nyampe 50.000 orang!) yang mendaftar, langsung dipanggil 750 orang untuk wawancara di kantor Detik.
Lucunya, saya dan pacar sama-sama masuk 750 besar, dan lebih kocaknya lagi, diwawancara bareng! Lengkapnya sih, baca aja tulisan si botak di SINI. Tahun lalu, saya ngareeep banget lolos, tapi nggak dapet. Tapi emang Tuhan itu maha adil, kalo kita ingin sesuatu, dia pasti ngasih opsi. Langsung dikabulkan, ditunda, atau tidak dikabulkan karena IA punya pilihan yang lebih baik. Guess what? Permintaan saya tahun lalu ditunda setahun. Yup, dari 750 orang tadi dipilihlah 60 orang dimana saya, Rahmayanti Akmar, terpilih menjadi salah seorang Petualang ACI! God is uber awesome!
That's me in the corner!
Padahal, dari banyaknya orang-orang yang ikutan itu, banyak yang profesinya keren-keren. Fotografer pro, penulis buku traveling, sampe seleb-seleb di dunia maya maupun nyata. Anyway, saya belum tahu akan dikirim ke mana untuk program ini. Tapi insya Allah yang terbaik buat saya dan 2 orang yang akan menjadi tim seperjalanan saya. This is like a suppa great early birthday present for me. Bday wishlist tahun lalu, baru dikabulin tahun ini.. Hehe.. Terima kasih Tuhan, terima kasih temen2 kantor yg sepertinya akan agak sedikit repot dengan kepergian saya nanti, dan juga untuk keluarga dan semua teman-teman yang sudah mengucapkan selamat dan mensupport saya dalam acara ini. Just wait for my splendid trip story guys!
“Never say ‘That won’t happen to me’. Life has a funny way of proving us wrong.” ~ @idillionaire
Weekly Photo Challenge: Mountains
Heck yeah I’m so excited for this week’s challenge because I (thought) have plenty of mountain pictures. Which apparently NOT. *sigh* Well anyway, here’s a photo of mine in front of Krakatoa or Krakatau, a volcanic island made of lava in the Sunda Strait between the islands of Java and Sumatra in my beloved country, Indonesia. Actually I was standing in front of “Anak Krakatau”. Eruptions at the volcano since 1927 have built a new island in the same location, named Anak Krakatau (which is Indonesian for “Child of Krakatoa”).
Krakatoa Trivia:
- The island exploded in 27th of August 1883, killing approximately 40,000 people, although some estimates put the death toll much higher.
- From a report, the explosion was being heard nearly 3,000 miles (4,800 km) from its point of origin.
- Was the eruption of Krakatoa the most explosive one in history? No. Mount Toba which erupted approximately 74,000 years ago has been recognised as being the most explosive eruption of all time. Krakatoa is actually the fifth biggest explosion.
- Contrary to the 1969 film “Krakatoa – East of Java”, Krakatoa was in fact, WEST of Java.
Adira Faces of Indonesia
Coba bayangkan. Sekitar 10 tahun yang lalu, siapa yang pernah mendengar Pulau Peucang, Teluk Kiluan, atau Kepulauan Derawan? Sekarang, coba deh googling tentang tempat-tempat tersebut. Kita jadi tahu kalau Pulau Peucang yang elok berada di tempat paling barat Pulau Jawa dan punya pantai yang biru jernih. Kita jadi tahu jika Teluk Kiluan yang berada di Lampung dihuni oleh ratusan lumba-lumba. Dan Derawan? Adalah satu dari 2 tempat di dunia yang dihuni oleh ubur-ubur yang tidak menyengat. Dan siapa yang menulis tentang itu semua? Surprise! Halaman depan Google kebanyakan dipenuhi oleh tulisan para blogger yang menceritakan pengalaman mereka ke sana. Bukan tulisan-tulisan dari badan ataupun organisasi besar yang terkait dengan pariwisata.
Mungkin celah ini yang dilihat oleh pihak Adira sehingga mengundang saya selaku blogger ke acara peluncuran Adira Faces of Indonesia (Adira FOI) Jumat lalu di Upper Room Annex Building. Tahu aja deh mereka kalo saya seneng nulis catatan perjalanan saya yang kebanyakan ngeteng dan pas-pasan. Hehe.. Disambut dengan beberapa pantomim dan mbak-mbak cantik memakai baju daerah, saya masuk ke ruangan yang super dingin itu setelah minum teh dan haha hihi bersama beberapa teman blogger lain seperti Zam, mbak Dewi, mas Seno, Fickry, mbak Eka, Nuniek, dll.
Dibuka oleh MC Kemal & Alya Rosa, acara langsung dihajar dengan tari Saman yang kompak, berenergi, dan berwarna-warni. Saya baru nyadar kalo tari Saman bisa menyimbolkan pariwisata Indonesia. Berwarna, keren, dan (semoga saja) bisa makin energik. Setelah itu, CEO Adira Pak Stanley Setia Atmadja dan Chief Marketing Officer 4 wheelers Pak Hafid Hadeli ngasih sedikit speech. Dari speech tersebut, saya nangkep kalo Adira makin ke sini makin maju karena masyarakat, oleh karena itu sebagai rasa terima kasihnya akan meluncurkan Adira FOI tersebut. Nah, apa Adira FOI itu tersebut?
Lagi asik mikir (biar kesannya pinter), eh sebuah lagu daerah berkumandang kenceng di dalam gedung. Dari tengah, menyeruak tarian Ponorogo yang diikuti segerombol mbak-mbak berpakaian daerah membawa sesuatu yang ditutup kain. Mereka naik panggung dan para BOD Adira akan membuka kain tersebut. Ih deg-degan deh bo jadinya, hihi.. *norak*. Sejurus kemudian, kain dibuka dan voila! Tampaklah sebuah Topeng yang merupakan simbol dari Adira FOI! Di layar besar tampak sebuah halaman website dengan alamat adirafacesofindonesia.com. Oh, sebuah website! Sebuah website yang diharapkan jadi sumber dimana kita bisa mendapatkan informasi pariwisata dari kita-kita juga. Semacam user generated content gitu, kakak.
Masih penasaran tentang Adira FOI ini, eh acara diterusin sama beberapa kesenian dulu. Siapakah penampil hari itu yang memakai kostum kain merah cantik? Ternyata mereka adalah duo Bandanaira. Lagu-lagu yang dibawakan sangat menarik. Lagu-lagu daerah dengan aransemen berbeda, sedikit jazz, pop, pokoknya enak! Kalo gak inget ini acara formal, mungkin saya udah joged-joged cindai di depan panggung. Setelah mereka selesai, dimulailah sesi diskusi antara BOD Adira dengan beberapa juri dan Agni Pratistha sebagai ambassador Adira FOI. Iya, Agni yang Putri Indonesia 2006 yang cantik, tinggi, keren, perutnya rata, dan malem itu pake rok kain Kupang!
Eish, tunggu dulu. Juri apa sih? Sebelumnya saya jelasin dulu apa yang saya tangkep tentang Adira FOI.
- Portal Adira FOI ini yang nantinya jadi sumber info pariwisata Indonesia dari masyarakat, untuk masyarakat, secara nasional maupun internasional.
- Adira sebagai perusahaan mutifinancing yang bergerak di bidang otomotif melihat bahwa transportasi merupakan sebuah faktor penting dalam pariwisata Indonesia. Karena jika mempromosikan wisata di satu tempat, pastinya juga mempromosikan industri otomotif.
- Nantinya Adira FOI juga akan merangkul komunitas yang berhubungan dengan travel dan otomotif agar website ini memiliki kekuatan tersendiri.
Whoaa.. Ternyata.. Keren juga sih perusahaan concern di traveling. Jangan cuma bidang-bidang lain yang gak penting, hehe.. *subjektif mode: on*. Nah, juri yang tadi juga ikut diskusi terdiri dari mbak Gemala, mas Andre Priyono, dan Pak Bakri dari Budpar. Juri untuk apa? Sebagai portal baru, Adira FOI ngadain lomba menulis tentang pariwisata Indonesia dari bulan Juli – Desember 2011. Hadiahnya gak tanggung-tanggung, 200 juta untuk 100 tulisan terpilih! Kalo kata jurinya sih, yang penting tulisannya menarik, jangan bercerita hanya di permukaan dan yang umum saja, kandungan informasi yang ada di dalamnya harus cukup baik, foto sesuai dengan tulisan, dan mematuhi syarat & ketentuan. Ih gila.. Ikut abis-abisan deh eike kalo gini caranya! *berpikir untuk naro 10 tulisan langsung*.
Klaar diskusi, kita dihibur lagi sama beatbox (suara manusia yang diolah menjadi suara-suara yang super duper ciamik), Bandanaira lagi dan Papua Dancer. Mana salah 1 dari 4 beatboxer itu ada sohib saya babang Avo, yang langsung dikerubungin pemudi-pemudi serta 1 pemuda. Hahay.. x) Penutupnya? Makan malam yang endang bambang! Hoho.. Gak rugi deh jadi blogger. Makan gratis, disuguhin penampilan-penampilan seru, dan jadi tahu info terbaru di dunia traveling. Jadi, ikutan lombanya gak? Hah? Nunggu jalan-jalan dulu biar ada bahan tulisan? Ya nggak apa-apa juga sih, secara traveling is educating. Asal jangan lewat bulan Desember aja yes. Kenapa saya share semua ini? Sekedar share.. Karena saya care..
PS: Selamat berpuasa bagi tema-teman yang menjalankan.

















