Eksis dengan Kartu Nama & Stiker!

November 19, 2010 by titiw  
Filed under Events, Pictures

Yellow folks! Ah, kesibukan yang mendatangkan pundi2 uang memang membuat diri ini dimakan rutinitas hingga tak sempat ngeblog lagi.. *alasan klasik* Jadi, di akhir minggu ini saya mau update blog biar embel-embel blogger rajin yang lekat dengan saya tidak tergerus begitu saja.. *apa sih*. Tema postingan saya untuk kali ini adalah kartu nama. Iyes, kartu nama cin, tempat situ bagi-bagi nomor HP, email, kata mutiara, dan data diri tertentu biar disangka hidupnya stabil.

Saya sempet lihat kartunama.net yang bagi2 kartu nama untuk blogger dengan gratis. Syaratnya gampang bener. Cuma tinggal kasih komen dan taro alamat blog, kalo nanti mereka suka blog kita, bakal dibikinin deh tuh kartu nama gratis! Weits, saya yang emang udah cita-cita bagi kartu nama di Pesta Blogger 2010 langsung ikutan komen dong. Namun sayang, seminggu sebelum PB 2010, saya gak dikirim-kirim email tanda bakal dibikinin gretongan.

Jadilah saya bikin kartu nama plus stiker sama dik Eko Bimantara. Iya, dia lagi. Dia yang bikin desain blog ini, dan bikin project Hukum Koruptor ala Kamu dengan komik. Gambar yang dipake di kartu nama, tentulah gambar saya yang sedang bersepeda dengan kepala gede dan cengiran riang, hasil gambaran Aldriana! Ih, seneng ya, temen2 saya kreatif semua, sayanya tinggal ongkang-ongkang kaki. Hihi..

Paman Tyo, Hanny, Rere, Pak Phillip

Steph-(aku lupa xD), Tiw-Didut, Mutia-Em-Rara, Dimas-Dita

Pas stiker & kartu nama kelar, ndilalah mas Agus dari kartunama.net emailin saya kalo saya dipilih untuk dibuatin kartu nama gheratis. Ihiy! Makin banyak kartu nama, makin eksis nih cin! Jadilah saya lala lili di PB 2010 membagikan stiker-stiker dan kartu nama dengan random. Akhirul kata, saya mau bilang makasih sama kartunama.net, Eko, dan Aldriana yang karyanya bikin titiw.com makin hooh. Oh tak lupa juga kepada orang2 yang berkenan saya foto sambil megang stiker/kartu nama saya. Selamat berakhir pekan, kawan-kawan! :)

Nena, Kei, Winarto, Cipluk

Things To Do Before Pesta Blogger 2010

October 28, 2010 by titiw  
Filed under Events

Pesta Blogger 2010, kopdar terakbar yang diadakan setiap tahun akan dihelat Sabtu ini, tanggal 30 oktober 2010. Nah, karena bakal kopi darat dan temu muka dengan blogger2 se-Indonesia dan akan banyak event yang diadakan di Episentrum Kuningan Jakarta ini, pastinya butuh persiapan dong! Ayo diliat apa aja yang perlu dipersiapkan!

  1. Kartu nama & gimmick ala kamu. Yep, pastinya nanti kita akan kenalan sama blogger2 lain, jadi bertukar data diri fardhu ain hukumnya. Gimmick seperti stiker, pin, dll juga jadi nilai plus untuk dibagikan, bukan untuk dikalikan.
  2. Bawa thumbler berisi air minum. Biasanya tukang jualan minum ada di luar, dan kalopun ada yang jual di dalem, biasanya minuman ringan, bukan air putih. Gak mau kan kalo suara-pengen-kayak-diva kamu tercemar..?
  3. Koin, berapapun banyaknya untuk disumbangkan kepada Coin a Chance, gerakan menyumbangkan koin untuk menyekolahkan anak2 kurang mampu.  Satu celengan penuh lebih oke, nantinya pasti dipeluk2 sama cewek2 kece di balik Coin a Chance. Iya, celengan kamu pasti dipeluk2 manja sama mereka.
  4. Buku-buku dan kaos untuk menyumbang gerakan 1000 buku 1000 kaos.
  5. Pulsa dan batere HP yang cukup, untuk hubungin temen yang janjian di sana dan tentu saja untuk eksis2 live tweet!

    Support PB 2010!

  6. Duit yang cukup juga penting, karena di sana akan ada stand2 yang menyalurkan sumbangan kamu untuk daerah2 bencana. Gak cuma itu, pastinya ada barang2 lucu yang dijual di PB 2010. Pasti. *napsu*
  7. Sampah kering (kertas, tetra pack, dll) & barang bekas. Yep, nantinya, barang2 tersebut akan diloak dan hasilnya akan disumbangkan untuk daerah2 yang kena bencana.
  8. Tentu saja sebuah kamera untuk mengabadikan momen2 seru di PB 2010 harus dibawa2 dan dipergunakan dengan binal!
  9. Bawa notes & bolpen. Banyak kelas2 yang mungkin sesuai dengan minat kamu, dan akan lebih oke jika mencatat materi di kelas tersebut.
  10. Tas yang lumayan gede untuk nampung goody bag, gimmick2 gretongan, dan siapa tau bakal ada kuis berhadiah laptop dan kamu merupakan pemenangnya. Voila! Kamupun sudah siap dengan tas gede kamu. Ingat, mental kita harus mental pemenang meskipun di kehidupan sehari2 kita harus tetep ngalah sama pasangan. *curcol*

Begitulah kiranya apa2 yang perlu dipersiapkan sebelum Pesta Blogger 2010. Ada lagi tambahan lain? Dishare dong kakak.. Kita kan care.. ;)

(C) Gambar Spanduk PB

Edutrip in Pontianak (2)

October 20, 2010 by titiw  
Filed under Traveling

Edutrip di Pontianak bagian 1 sudah diceritakan sebelumnya, penasaran bagaimana kelanjutannya? Cekidot!

Day 2 (25 September 2010)

Selamat pagi Pontianak! Dilengkapi senyum merekah di bibir merah, saya dan Nena merayakan pagi itu dengan sarapan menggila di hotel. Buru buru buru buru siap-siap karena.. Karena apa hayo? Iyak, betul! Karena Blogshop (Workshop Blog) diadakan hari ini di SMKN 3 Pontianak! Saking worrynya saya gagu pas di kelas dimana saya “ngajar”, saya sampe buka2 press release dan self note saya sendiri berkali-kali, kayak lagi Ebtanas SD tahun 96.

Oya, pagi itu juga anggota tim hura-hura bertambah dengan adanya mbak Rara, si ibu ketua Pesta Blogger kita tahun ini. Pukul 8.30, mobil sewaan kita sudah meluncur dengan manis ke tempat dimana diadakannya Blogshop. Suasana agak ramai karena di saat yang bersamaan, seperti ada porseni di SMKN 3 tersebut. Pengecekan fasilitas dimulai, dan ada sedikit trouble di sana sini seperti jaringan internet, komputer yang tidak berfungsi semuanya, ataupun undangan yang tidak hadir.

Ciye ibu guru.. xD

Namun dengan dukungan dari semua pihak, dan bujug rayu tante Titiw kepada bocah2 SMKN 3 untuk ikut blogshop, kelas yang berkapasitas 40 orang itu dijejali “murid-murid” kurang lebih sampai 35 orang. Setelah Pak Phillip dari US Embassy, perwakilan dari komunitas blogger Pontianak, dan Mbak Rara kasih speech pembukaan, dimulailah blogshop! Saya sebagai perwakilan dari dagdigdug ngemeng kira-kira 1 jam lebih dengan melontarkan pertanyaan2 sederhana yang dijawab dengan antusias oleh murid-murid, apalagi para murid SMKN 3 yang pake baju coklat itu. Hehe..

Klaar mengarang bebas, pelatihan membuat blog di Dagdigdug dimulai. Target audience kami sangat pas dengan apa yang disasar. Orang-orang dari kalangan pendidikan, yang kurang familir dengan Internet. Orang-orang di pelatihan ini bahkan masih kurang akrab dengan yang namanya email. Beberapa sudah mengenal Facebook, namun kurang memanfaatkan email, jadinya mereka hanya ingat password FB, sedangkan email dibuat hanya sebagai syarat membuat FB dan terlupakan begitu saja. FYI, hanya untuk mengajarkan membuat email, blog, dan Twitter, dibutuhkan waktu kurang lebih 4 jam! Wow!

Suasana Blogshop

Jam 3 sore yang menggarang, terpilih 5 murid yang blognya dianggap terbaik. Untuk itu, mereka mendapatkan kaos PB 2010 dan tas WWF dari saya, sisa Earth Hour lalu. Wiiih.. Keringat di badan udah beranak pinak, dan sekarang saatnya kami kembali ke hotel dan mandi, untuk bersiap2 ke TVRI di sore hari (Ndoro Kakung & Pak Phillip akan live di sana), dan juga untuk menghadiri mini pesta Blogger di SMKN 3 lagi.

Setelah mandi, kami kembali segaaar, and it’s time for culinary experience! Tujuan: cari bubur pedas yang terbuat dari beras masak, dicampur dengan sayur-sayuran berjenis-jenis. Rasanya sendiri gak terlalu pedas, dengan bau sayur yang menyengat. Duh maaf kawan, tapi sepertinya saya kurang cocok dengan makanan ini, sehingga memesan mie goreng dari warung sebelah tenda bubur. Yaya, call me CUPU. Di sini, saya, mbak Yati, mbak Rara & Oesoep menunggu tim yang lain untuk syuting di TVRI. Namun.. Hujan besar melanda. Itu sengeri-ngerinya ujan dengan embel-embel petir dan geludug yang nggak main2!

Penampakan Bubur Pedas

Akhirnya kami menyusul ke TVRI dan langsung menuju SMKN 3. Banjir sampai sedengkul orang dewasa di jalan utama, namun anehnya, tetep aja nggak macet. Kalo di Jkt mah, udah Assalamualaikum. Gak cuma itu aja, Grand Mall, mall terbesar di Pontianak atapnya bocor hingga menimbulkan chaos. Di SMKN 3, mini pesta blogger tetap dilaksanakan dengan peserta tidak lebih dari 20 orang. Apa boleh buat, hujan besar pasti menghadang mereka. Pembicara pada malam itu ialah Danielle (pemilik portal colors of Borneo), Ndoro Kakung, Pak Phillip, dan Dwi dari Beleter.

Bukti kalo meskipun abis banjir, Pontianak tetep lowong!

Fota foto fota foto, salaman, coret2 baju PB 2010, akhirnya kita cabuut untuk makan malam. Sekali lagi, perut dan nafsu makan saya tidak jodoh dengan makanan Pontianak. Teman2 makan mie tiaw Apollo (yg tenar itu), saya nyebrang jalan untuk makan nasi Padang pake Sotong. Hahaha. Sebelum kembali ke hotel, sempet jalan2 nyari oleh2 di Jl. Patimura. Fyuh. Cape abis. Ayo tidur, karena besok sudah akan kembali ke Jakarta. Selamat malam, Pontianak!

Mie Tiaw Polo. Pindahan Sebelah. Haha.

Day 3 (26 September 2010)

Masih membuka hari dengan gragasan nyarep di resto hotel, sekarang saatnya packing karena hari ini adalah hari terakhir kita di Pontianak. Tentu saja sebelum pulang kita harus menyambangi maskot kota Pontianak, yaitu.. Yaitu apa anak2? Betuuul! Tugu Khatulistiwa! Di jalan, kami sempet beli koran setempat, dan ternyata foto saya kemaren ngajar ada di situ, sodara! Gak cuma 1 koran, tapi di 2 koran! Ihiy! Kudu dibingkai kirimin ke Nenek di Makasar. Ahahaha.. Dan setelah melewati 2 jembatan, yaitu jembatan Kapuas dan jembatan landak, perjalanan ke Tugu memakan waktu kurang lebih 1 jam dari hotel, tanpa macet. Dan itulah dia, Tugu Khatulistiwa yang dibuat oleh Silaban pada tahun 1938.

Tugu Khatulistiwa! Barbuk Minum Teh Kotak! X)

Gak cuma di luarnya, kami juga masuk ke dalam. Ternyata, Tugu Khatulistiwa yang terlihat dari luar itu hanyalah simbol, alias bukan yang asli! Iya, yang asli itu adalah yang terletak di dalam museum eh museum bukan ya..? Pokoknya yang asli itu yang ada di dalam ruangan, dengan ukuran lebih mini. Di sini,seperti biasa foto2 menggila, dan melihat foto2 lama, serta sejarah Tugu Khatulistiwa. Sayang sekali kami sampai di Pontianak tanggal 24 September, sedangkan peristiwa titik nol (dimana ketika tengah hari kita tidak memiliki bayangan) terjadi pada tanggal 21-23 September.

The Real Tugu Khatulistiwa

Matahari yang tumpah ke daratan seakan-akan lupa kalau pada malam harinya, ia kalah telak dengan deretan awan yang menumpahkan air banyak2. Jadilah kami terlihat layu dan meneteskan keringat sebagai tanda kegerahan. Untung aja di depan Tugu ada warung es kelapa dan es lidah buaya! Wih, srapat sruput deh di sini, ples minum teh kotak andalan pula! X) FYI, Pontianak juga terkenal dengan budidaya lidah buayanya. Tak lupa saya beli oleh2 di sini, gak mahal-mahal amat kok, beli kaos bordiran sekitar 40.000an, dan baju batik Kalimantan untuk ke acara pesta gitu sekitar 70.000 rupiah.

Saya masuk koran! Haha.. & lala lili di sekitar Tugu Khatulistiwa

Saking enaknya leyeh2, sampe lupa kalo pesawatnya jam 12! Buru2 ciao, tapi sempet2nya berenti di jalan untuk foto2 lagi di Vihara Kwan Im. Eits jangan seneng dulu, sebelum balik hotel untuk check out, kita juga beli oleh2 (lagi) di Warkop Suka Hati. Beli pisgor setengah mateng, kopi, dan serikaya. Naga2nya bawaan berat nih ciin! Setelah lala lili di hotel selesai, kita semua bergerak menuju airport Supadio ditemani awan2 The Simpsons yang berarak-arak. Ah.. Beautiful skies indeed. Untuk itu, saya ingin berterima kasih untuk semua pihak yang memberi saya kesempatan untuk menyebarkan ilmu saya yang masih sedikit, dan untuk mewujudkan Birthday Wishlist saya yang nomor 4. Sampai bertemu lagi, Borneo!

Tugu Bambu, Langit Biru, Awan Bertalu-talu

Trivia Pontianak:

  1. Mobil di sini berplat KB, dan bahasa yg jamak digunakan: melayu pontianak ala upin ipin
  2. Kata pak sopir, kalo golkar yg menang, rumah gubernur dicat kuning smua, kalo PDI yg mwnang dicat merah smua!
  3. Dan saudara saudara! Simpati & Tri saya lancar jaya dipake di Pontianak!
  4. Di Pontianak ini kalo cewek naik becak, itu #kode kalo dia bisa “ditawar”. We o we!
  5. Kata “Pontianak” berarti: “Kuntilanak”, berasal dari bahasa melayu.
  6. Jus jeruk di hotel2 Pontianak terbuat dari Jeruk Pontianak aseli yang manis dan segar!
  7. Makanan khas Pontianak: Mie Tiaw & Bubur Pedas
  8. Waktu di Pontianak tetap memakai WIB seperti Jakarta.
  9. Penyerapan air di Pontianak ternyata sdh berkurang, ktnya krn hutan yg sekarang homogen, itu dia kenapa terjadi banjir.

Tips Lala lili di Pontianak:

  • Bawa topi, kacamata cengdem, dan sun block. Mataharinya nyolot!
  • Bawa duit tunai, jangan ngandelin ATM yang penampakannya tempo-tempo.
  • Beli pisang pontianak yang setengah mateng, banyak banyaaak! Kalo gak pasti nyesel.
  • Minum yang banyak, jangan sampai dehidrasi.
  • Kalo banyak waktu, sambangi pantai Jawai yang indah.
  • Jangan lupa minta diceritain siapa panglima burung sama orang setempat! Seru!

EduTrip in Pontianak (1)

October 2, 2010 by titiw  
Filed under Traveling

Selamat siang Jakarta! Cuaca lagi cerah dan panas nih, tapi ngomong-ngomong panas, ada kota yang lebih panas dari Jakarta, yaitu Pontianak. Ada apa nih saya ngomongin Pontianak? Karena dari Jumat-Minggu lalu saya punya kesempatan untuk mengunjungi kota yang dilewati oleh garis khatulistiwa ini!

Perjalanan saya ke Pontianak yang merupakan ibukota dari Kalimantan Barat ialah edutrip, alias trip yang ada unsur pendidikannya cin! Yes, saya dan tim Pesta Blogger berkunjung ke Pontianak dalam rangka Blogging Workshop alias Blogshop yang diadakan di 10 kota, sebagai rangkaian acara Pesta Blogger 2010. Selengkapnya tentang blogshop tersebut sudah saya posting di SINI, sedangkan cerita perjalanan lengkap sila buka INI, INI & INI yang telah ditulis dengan panjang lebar oleh Mbak Yati. Yang udah gak sabar *muntah belatung* tentang perjalanan Pontianak saya yang menyenangkan mari ditilik paragraf2 di bawah ini!

Our Team!

Day 1

Hari Jumat pagi, saya, Nena (Maverick), Ndoro Kakung & Mbak Yati (panitia pesta blogger) telah terbang dengan burung Garuda ke Pontianak, tepatnya bandara Supadio. Di bandara, kami bertemu dengan Phillip & Aurel, wakil dari US Embassy yang merupakan sponsor dari Pesta Blogger 2010. Pertama menjejakkan kaki di bandara, saya merasa: “Wow.. ini jejak pertama saya di Kalimantan! Borneo! Hurray!” *lonjak2* Hehe.. Orang2 di sana kalau tidak melayu, ya Cina, sehingga kata pak Rudy sang sopir, bahasa yang dipakai di sana ialah Hokkian atau Melayu Pontianak.

Karena kepagian dan belum bisa check in di Mercure Hotel, maka kami berinisiatif untuk cari sarapan khas di sini. Sampailah kami di warung kopi Suka Hati yang terletak di Jl. Tanjungpura. Menu yang dipilih: roti dan pisang pontianak dengan olesan sarikaya! Yum! Kata Nena yang peminum kopi, rasa kopi di sana enak.. butirannya halus.. halah. Budaya nongkrong orang sini ternyata sekental kopinya. Hanya dengan kopi pancung (setengah gelas kopi), mereka bisa duduk & ngobrol2 sampai berjam-jam. Saya jadi inget tipikal orang melayu yang diceritakan Andrea Hirata dalam “Cinta di Dalam Gelas”. Hasil kerusakan di WarKop tersebut: Rp 28.000 untuk berlima.

WarKop Sukahati & Atmosfernya yang Menyenangkan

Tempat wajib kunjung ketika berada di Pontianak, tentu saja Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Ternyata, sisi-sisi di sebelah sungai lagi direnovasi karena tempat ini akan ditata menjadi water front city, sehingga banyak tukang-tukang yang berotot pejal di sana. Langit cerah dan kapal-kapal yang bersauh menambah dramatis sesi foto2 di bawah siraman panas matahari yang lagi nyolot-nyolotnya. Puas berfota foto, meluncur deh ke Caesar supermarket untuk beli air mineral dan Pocari Sweat yang banyak supaya nggak dehidrasi. Anehnya, teh kotak ultra kesukaan saya tidak ada di swalayan itu! Aku.. Sedih.. Hiks!

Sungai Kapuas

Setelah kena sun rush beberapa jam, kewajiban untuk media visit tentunya harus ditunaikan. Media pertama yang dikunjungi adalah M Radio, radio yang segmennya adalah anak muda, berada di samping M Kafe. Di sini, kami disambut oleh Pak Deki & Dita si penyiar. Di M Radio ini, datanglah sesosok pria kurus yang bernama Usup, blogger khas eh asal Pontianak yang akhirnya menggila bersama kita. Setelah Pak Phillip & Ndoro Kakung live sekitar setengah jam di radio tersebut, tujuan utama kami adalah mengisi perut yang sudah meronta. Bingung mau makan apa, sampailah kita di resoran Moro Seneng, semacam tempat yang ngambil makanan sendiri gitcyuh dengan lauk ikan menyong (?), udang cilik, genjer, ikan cilik, pokoknya unyu & kenyang!

Eh, buruan, kita udah ditunggu di Tribun Pontianak nih! Dan ternyataaa.. hanya dalam waktu 5 menit, kami sudah sampai! Iya! Di pontianak ini, jarak dari satu tempat ke tempat lain gak ada yang lebih dari 10 menit! I love Pontianak’s Traffic! Dan meskipun panas, gak berdebu banget dan polusinya juga nggak nyolot. Jalanannya kayak Jakarta di waktu Lebaran, dijamin nggak setres yang bawa mobil di sini. Eh back to media visit ke-2 kita di Tribun Post, di sini kita disambut dengan hangat oleh Pak Stefanus Hami, teman-temannya, serta kue bingke khas Pontianak yang rasanya manis dan halus. Kayak saya. UHUK.

Hopping Media

Cuaca mulai mendung dan gerimis turun dengan malu-malu. Media visit selanjutnya: Radio volare yang digawangi oleh Jaka dan Dini. Selaindapet siaran live lagi, kita juga ketawa tiwi, dan tentu saja berfoto2! Kebut terus untuk media visit ke-4, yaitu Pontianak Post. Di sini, kami bertemu dengan Sando si fotografer gondrong yang merupakan pemegang akun twitter @pontianakite, lho! Kenapa takjub? Karena @pontianakite adalah akun yang share info2 Pontianak, dimana orang2 Pontianaknya sendiri nggak tahu siapa pemegang akun itu. Hehe..

Badan mulai lelah, namun harus lanjut media visit terakhir, yaitu TVRI Pontianak! Nyampe di sana, kita disambut dengan kamera. Ihiy! Mak, gue masuk tipi mak! Udara sore yang dibilas sedikit gerimis membuat hawa sejuk dan memanggil2 untuk tidur. Bayangkan, saya duduk sambil tidur2 ayam gitu depan pejabat2 TVRI! Klaar dari TVRI balik ke hotel deh. Horee! Eits.. Jangan seneng dulu.. Gak segitu horenya buat saya dan Nena & Mbak Yati yang harus ke SMKN 3 dulu untuk cek venue H-1. Setelah semuanya dibilang beres sama komunitas Beleter yang terdiri dari Dwi, Nat & Irhamna, baru deh balik lagi ke hotel untuk mandi. Gile, baru media visit ke 5 tempat aja mo hamsyong, gak cocok deh bo eike jadi artis!

Day 1 Mission: Accomplished!

Udah wangi dan segar, tujuan makan malam kami adalah Mie Tiaw, mie khas Pontianak yang berada di Antasari 72. Wah, tempat ini banyak didatengin artis nih, terlihat dari banyaknya foto dan tandatangan aris yang dipajang di dindingnya. Ketawa2 goblook sama Mbak Yati, Nena & Orel. Mana si Orel juga ternyata gemblung banget, lagi! Hahaha.. Akhirnya, tibalah di penghujung hari pertama.. Tidur cepet dari jam 09.30, biar besok seger pas ngajar. Nah, bagaimanakah edutrip kita esok hari? Apakah saya akan muntah saking groginya pas ngajar? Atau malah pingsan? Langsung menuju tulisan selanjutnya di Edutrip Pontianak (2)!

Blogging Workshop di SMKN 3 Pontianak

September 29, 2010 by titiw  
Filed under Events

Warning: Bahasa yang digunakan formal, gak casual seperti biasa karena mau ke kondangan tulisan ini buat kerjaan. Ahoy!

************

Setelah sukses dilaksanakan di Makassar, Padang, dan Manado, Blogging Workshops (Blogshop) kembali diadakan sebagai bagian dari acara Pesta Blogger 2010 di Jakarta tanggal 30 Oktober 2010. Kali ini, Blogshop diadakan di Pontianak si kota khatulistiwa sebagai tempat ke-empat yang dikunjungi.

Blogshop yang diadakan pada 25 September 2010 pukul 10.00 hingga 15.00 digelar di lab komputer SMKN 3 Pontianak di Jl. S Parman. Acara dibuka oleh perwakilan komunitas blogger Pontianak (Beleter), juga oleh Ketua Panitia pesta Blogger 2010, Irayani Queencyputri. Tak lupa Phillip Roskamp sebagai Wakil Atase Pers kedutaan besar Amerika Serikat yang menjadi sponsor acara, ikut memberikan sambutan.

Ciyeh, Ibu Guru.. X)

Blogshop diawali dengan pemberian tutorial blogging oleh blogger dari dagdigdug yang juga merupakan pengelola Curipandang, Titi Akmar. Peserta yang kebanyakan adalah pelajar dan guru terlihat antusias dalam menyimak tutorial membuat blog. Kebanyakan dari mereka masih awam dengan media sosial seperti blog, sehingga blogshop ini memang tepat sasaran.

Selain pelatihan membuat blog, peserta diajarkan pula untuk membuat media sosial seperti Facebook dan Twitter. Diharapkan dengan adanya blogshop ini, dapat mempermudah mereka yang ingin berbagi ilmu dan pemikiran kepada khalayak yang lebih luas. Pada acara ramah tamah blogger yang diadakan malam harinya, blogger sekaligus wartawan senior Wicaksono yang akrab dipanggil Ndoro Kakung juga berbagi pengalaman tentang blog dan sosial media.

Go, Blogging!

Guru Sehari di Pesta Blogger Pontianak

September 24, 2010 by titiw  
Filed under Events

Doakan saya. Menjadi “guru” sehari di acara ini esok hari. Bismillah..

Blogshop Pontianak

Pesta Blogger 2009, Ajang Kopdar Blogger Terbesar di Indonesia

October 30, 2009 by titiw  
Filed under Events

Pesta Blogger menginjak usia ke-3 tahun. Di usia segini, jika diibaratkan seorang anak, maka giginya sudah pada tumbuh, sudah bisa mengunyah, dan sudah dapat sedikit mengucapkan kata-kata. Merangkak juga merupakan bagian dari tumbuh kembang Pesta Blogger, yang pada hari Sabtu, 24 Oktober diadakan di Gedung Smesco, Gatot Subroto dengan dihadiri 1378 orang (what a number, eh?!)

Ma Name Tag

Ma Name Tag

Acara dimulai sejak pukul 9:00, namun saya baru sampai sekitar pukul 11:00. Di sana langsung bertemu dengan Jie, blogger spesialis kuliner asal Surabaya yang sudah menjadi teman dunia online saya sejak kira-kira 2 tahun yang lalu. Acara yang pertama saya lihat adalah Acara semacam ngobrol2 kecil antara mas Iman Brotoseno selaku chairman PB 2009 dan beberapa wakil dari komunitas blogger.

Para peserta PB 2009

Para peserta PB 2009

Bersama Mas Jie yang bela2in terbang dari Surabaya

Bersama Mas Jie yang bela2in terbang dari Surabaya

Setelah itu Ibu Prita, seseorang yang membuat geger dunia online karena dituntut oleh sebuah RS yang katanya internasional di Tangerang, hanya karena menyebarkan email pada temannya. Acara sedikit kurang fokus karena volume dari microphone tidak cukup besar untuk didengar orang segambreng yang ada di auditorium. Acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah sebesar 10 juta rupiah dari Nokia kepada “Coin a Chance” sebagai The Best Online Activism 2009.

robot chicken: star wars episode 3 hd download
Ibu Prita Berbicara

Ibu Prita Berbicara

Penghargaan Untuk Coin a Chance

Penghargaan Untuk Coin a Chance

Abis itu ada hiburan nih, blogger dan rapper kondang kita, Pandji nyanyi kalo gak salah 3 lagu. Di tengah2 lagu, ada suara Tompi dan Pandji berteriak untuk memberi applaus terhadap Tompi. Daaan orang-orang di situ berbalik badan dan tepuk2 ceria. Nah, pas mereka balik badan nonton Pandji lagi, dengan kocaknya Pandji teriak “Kennna deh!’ DANG! Ternyata suara Tompi cuma rekaman, sodara!! Ahahaha.. Pandji juga mmengajak kita untuk mengangkat tangan di udara sebagai wujud solidaritas kita kepada sesama (dan masih ada ajaa orang yang nyuekin.. Fyuh.. those people..).

Pandji The Rapper

Pandji The Rapper

Put Your Hands In The Air, Yo!

Put Your Hands In The Air, Yo!

Saatnya makan siang, ngantre dulu nih sama mas Jie, eh ketemu mas Tito, si tukang komik yang juga ngerangkep jadi dokter hewan. Makan sianglah kita bertiga di balik eskalator, hehe. Saya sempet minta pin buatan mas Tito, pin bergambar apa yang khas dari berbagai daerah di Indonesia. Setelah itu, saya dan mas Jie ngevote di booth Acer supaya voting buat mas Jie tambah buanyag. Hoho.. Eh, saya belum mention ya kalo saya ikutan kontes Twitter 8 jamnya Acer..? Intinya, dari jam 6 pagi saya bangun dan kudu mantengin twitnya Acer, ngelakuin segala hal yang udah Acer suruh, dan semuanya sampe jam 2 siang.

Curi2 untuk naro pamflet, hihi

Curi2 untuk naro pamflet, hihi

Bersama sang tukang gambar ngerangkep doter hewan

Bersama sang tukang gambar ngerangkep doter hewan

Abis makan siang, jalan2 ke beberapa booth dan ikutan games nutup mata sambil ngetik laptop di boothnya Speedy. Dan kalah. Mwahahah, maklum gak punya laptop, tapi lumanyan dapet kaos. Sempet juga foto sama Obama (kesannya Obama sekompleks). Di PB 2009, selain bertemu dengan 2 Mas-mas yang sudah tersebut tadi, saya juga bertemu dengan Senda, temen SMA yang sekarang juga blogger dan penulis buku, dengan Nonadita, si MC hari itu yang kerjasama dengan saya dalam memaintain websitenya XL untuk anak muda, ketemu juga dengan Ramaditya, blind blogger yang menjadi informan saya ketika membuat skripsi dulu. Oh ya, gak lupa ketemu si seleb blog dari Surabaya yang namanya Anangku itu, bukan Anangmu, hihi.

Kapan lagi bisa akrab sama doi

Kapan lagi bisa akrab sama doi

Mas Jie masuk ke kelas blog enterpreneur, saya masuk ke kelas break out session Creative Industry. Pembicaranya ada Mas Arief Budiman, Pandji (yang mana kebanyakan berbicara tentang hal-hal yang sudah saya baca dari blognya), Wahyu Aditya dari Hellomotion dan Widi Nugroho dari Telkom. Yak, sudah jam 2 siang, waktunya kuis Acer selesai. Daaan ternyata kontes lanjut ngelebihin dari jam 2, shoot! Ketika tugas terakhir harus foto depan gambar pesta blogger, saya pas. Harus twitpic soalnya dan HP busuk saya gak bisa melakukan hal itu. Saya kalah sebelum bertarung.

Pandji

Break Out Session With Pandji

Break Out Session With Wahyu Aditya

Break Out Session With Wahyu Aditya

Pas pengumuman pemenang segala lomba di akhir acara, saya duduk di dekat Nilla dan Ocha yang baru kenalan juga di ajang kopdar tersebut. Ya ya.. Nama saya tentu saja tidak tersebutkan sebagai pemenang netbook di lomba Acer tersebut. Apalagi kontes blog, karena nominasi pun tidak, hehe. Namun teman saya, mas Jie si blogger kuliner menag lho!! Saya teriak kenceng banget dan maju ke depan untuk foto2in doski.

With Nilla & Ocha

With Nilla & Ocha

Congrats, Mas Jie!

Congrats, Mas Jie!

Sekian cerita saya tentang PB 2009. Tapi tunggu dulu.. Sepulang dari sana, saya ke bengkel sepeda. Di jalan, sang pacar bilang gini ke saya yang rada gemanaa gitu sama kontesnya Acer “Ti, gak ada usaha yang sia2..” Di dalam pikiran saya sih yaa.. whateveeer. Pas di bengkel sepeda, iseng2 buka twitter dan ternyata nama saya ada di pemenang hiburan dari Acer bersama 5 orang lainnya! Dan keenam oran gini gak ada yang ngambil hadiahnya! Jadi penasaran apa ya hadiahnya.. Hehe.. Bener tuh kata pacar tadi.. “Tidak ada usaha yang sia-sia“. Meski saya gak ambil hadiahnya.. Tapi ngerasa bangga juga sama diri sendiri, hehe.. Weird.

As for Pesta Blogger 2009, ada beberapa masukan dari saya nih..

  1. Jangan pernah mengadakan kelas-kelas yang menarik secara bersamaan.
  2. Ruang kelas akan lebih minimal noisenya jika tidak digabung dalam satu ruangan yang hanya dipisahkan oleh tirai, bukan oleh tembok (yaa, mungkin saya orang ke 254 yang bilang hal itu)
  3. Wi-Fi nya tidak berjalan dengan baik, beberapa teman yang membawa laptop kesulitan untuk koneksi internet yang katanya ada.
  4. Jika ada hadiah hiburan, lebih baik diworo-woro di awal acara, agar orang-orang yang seharusnya dapet hadiah tetep dapet ambil hadiahnya *curhat*

Dan seperti pula dasarnya manusia, Pesta Blogger pun akan terus belajar hingga menjadi manusia seutuhnya. Hingga menjadi media temu para blogger seutuhnya. Sukses terus untuk PESTA BLOGGER!