Weekly Photo Challenge: Entrance
Remember high school? Tacky guys, self centered girls, lame teachers, bullying thingy, lousy regulations, and all. As for me, high school was one of the best things in my life. I remember that day, the first day of school in SMU 71. As I entered the gate, I felt like.. “Man.. it’s high school! So many urban legends told us about how awesome high school is!” In a way.. It’s effin’ true. You’re gonna have many up & down moments, and those things are going to make you nothing but stronger.
Pardon for this picture’s quality, for I took it from my cell phone in 1 afternoon when I was wandering around my neighborhood. And I have to tell you, High school life is an entrance for you to see many things in life. Have fun while you’re still there, young fellas!
The Cranberries: A Blast From The Past
The Cranberries. Band dari Irlandia ini punya satu tempat yang cukup khusus dalam kehidupan saya. Tahun 90an dimana saya merasa itu adalah tahun terhebat di dunia, mereka muncul dan menggebrak dunia musik. Tidak, saya tidak akan menjabarkan berapa copy album mereka yang laku di pasaran. Saya juga tidak akan menceritakan detail kehidupan pribadi personel band yang berjumlah 4 orang itu. Well, meskipun secara personal saya memang suka karena mereka selalu berteriak kencang dalam lagunya mengenai anti perang, protes sosial atas dibangunnya pabrik-pabrik yang punya judul besar kapitalisme, dan hal-hal yang tidak melulu soal cinta.
Lalu, apa yang ingin saya ceritakan? Seperti judul postingan ini, a blast from the past, saya punya dorongan kuat untuk berdongeng mengenai cerita di balik lagu-lagu The Cranberries yang membangun masa lalu saya. Agak-agak mirip dengan tulisan di SINI, namun kali ini lagu yang saya list adalah lagu-lagu yang diciptakan oleh Dolores O’Riordan, Noel Hogan, Mike Hogan, dan Fergal Lawler yang Alhamdulillah sempat saya tonton pertunjukan live-nya di tahun 2002.
1. Dreams
Ada yang tahu lagu ini? Ya, lagu ini merupakan salah satu dari ost You’ve Got Mail. Setiap mendengarkan Dreams, hal yang terbayang di ingatan adalah sahabat saya Luky yang menceritakan liburannya di Australia. Somehow yang terbayang adalah taman hijau terbuka, burung-burung merpati yang beterbangan, dan hijau di kiri kanan. Salah satu lagu wajib yang didengarkan ketika kamu melakukan road trip.
2. Linger
17 Agustus di kompleks saya merupakan suatu yang sakral. Sesuatu yang harus diresapi dengan hati dan juga harus dimeriahkan oleh semua belah pihak. Saya dan beberapa teman yang merasa sudah cukup tua untuk melakukan performance di hadapan orangtua sebenarnya sangat malas untuk melakukan pertunjukan apapun. Ironis, karena saat kecil saya adalah anak yang selalu pertama hadir setiap latihan nari untuk 17 Agustusan. Namun karena tidak enak karena ibu saya adalah ketua RT di sekitar tahun 2001-2002, maka naiklah saya & Kiky ke panggung kecil itu dengan menyanyikan lagu linger yang diiringi gitar kopong oleh mas Anggit & Kenton. Sekedar tambahan, lagu ini ada di film Click-nya Adam Sandler yang lumayan menguras air mata.
3. I Can’t Be With You
Jujur saja. Saya mencari jati diri di usia kala duduk di bangku SMP. Hampir semua rasa pernah saya cicipi di stage ini. Dimusuhi banyak teman, berteman dengan banyak orang, hingga merasakan cinta pertama *ehem*. Di suatu sore, seorang karib bernama Ratna dari kelas lain menelpon dan mengundang saya ke rumahnya yang lagi ulang tahun. Saya yang sedang tidur siang panik dong. Pakai baju apa ke rumah Ratna? Siapa saja yang ada di sana? Apakah anak-anak yang -saya anggap- cukup gaul akan ada juga di sana? Dan karena merasa “dianggap”, datanglah saya dengan semangat tahun 97. Dan “pesta” yang diadakan memang super keren (at least di mata saya yang minusnya masih 1/2 kala itu). Pesta ulang tahun Ratna diwarnai dengan punch buah, nasi kuning, anak-anak gaul yang memakai baju keren, dan lagu kencang yang berputar di udara. Ya, lagu yang dipasang adalah lagu-lagu dari The Cranberries, dan lagu I Can’t Be With You menjadi ost saya untuk joget2 menggila dengan teman-teman yang memakai tank top ketika saya hanya memakai kaos Felix The Cat yang sederhana. You know what.. Perasaan diterima adalah SEGALANYA untuk anak-anak di umur itu.
4. Zombie
Suatu saat di jaman SD saya bermain di rumah tetangga bernama Firly. Kebetulan Firly yang waktu itu menang rebutan remote control TV dengan adiknya menyetel ANTV yang menyiarkan MTV. Dan tebak video clip apa yang sedang disetel? Zombie dari The Cranberries. Sebagai bocah ingusan yang pikirannya hanya sekolah di pagi hari, tidur di siang hari, dan ngaji di sore hari, tentu sangat tidak mengerti apa arti dari lagu Zombie. Anehnya, saya menonton video clip dengan konsentrasi yang cukup tinggi. Seperti kata orang bijak, kadang hati bekerja lebih kuat dari otak. Dan yang saya rasakan atas video clip zombie adalah kesedihan yang menyayat. Setelah besar, saya baru menyadari bahwa lagu ini merupakan bentuk protes mereka terhadap matinya 2 anak di Inggris karena pemboman.
5. When You’re Gone
Nah, lagu yang satu ini mengingatkan era SMA saya yang cukup manis. Jadi ceritanya saya pernah ditembak cowok, trus saya tolak. Eh pas udah ditolak kok kayaknya saya nyesel. Kebetulan saat itu lagi ada sinetron yang dibintangin Cindy Fatika Sari & Teuku Firmansyah. Judulnya lupa, tapi inget banget kalo sinetron itu ditayangin di Indosiar. Ada 1 adegan dimana si cewek ngelempar bunga ke arah belakang dengan lagu ini sebagai latar belakangnya. Scene itu membuat saya semakin yakin kalo saya harus jadian sama si cowok yang saya tolak. Si cowok yang tertolak itu mungkin ngerasa kalo saya nyesel nolak dia, dan dia nembak lagi. Tentulah saya terima, meskipun hubungan kita hanya berjalan selama 3 bulan saja. Kalo liat dari Facebooknya sih, dia udah married. Best wishes for you, Ollie
6. Daffodil Lament
Mungkin banyak orang yang kurang aware sama lagu ini. Tapi entah kenapa di sore yang hujan & gelap, ketika lagi muter ulang dan ulang album No Need To Argue, lagu Daffodil Lament inilah yang paling tercerap di otak saya. Sontak jari-jari saya yang saat itu masih SMP kelas 3, langsung menulis lirik lagu ini ke dalam agenda yang covernya terbuat dari kaleng, dengan kertas daur ulang yang saya buat sendiri. Cara ngopinya tentu bukan googling dengan mudah kayak sekarang, tapi dengerin kasetnya, pencet stop, tulis dikit, rewind, tulis, rewind, stop, forward. Dan seterusnya. God bless MP3 & internet.
7. Animal Instinct
Satu serpihan dalam kisah SMA saya adalah ketika lagi getol-getolnya bermain basket. Bermain basket di sekolah sendiri, di sekolah temen, nebeng latihan di sekolah orang, sampe main basket di sebuah klub underdog di bilangan Pondok Bambu. Nah lagu tersebut gak tahu kenapa selalu ada di kepala saya tiap ada ajang basket. Berputar dan berputar, bermain dan terus bermain, meskipun saya sedang tidak menyetel kaset tersebut dalam walkman usang Sony yang saya miliki.
Kalo ditanya, masih banyak lagu The Cranberries yang dapat menceritakan kepingan-kepingan hidup seorang Rahmayanti Akmar. Tapi disimpen dulu buat besok-besok, karena kata rumor yang beredar, band ini bakal manggung di Java Rockin Land tahun 2011! *pingsan* Jadi, ditunggu aja, apakah akan ada lagi potongan lagu The Cranberries yang mengingatkan saya akan JRL 2011? Semoga!
It’s great when you get to a point where you can laugh to your past. ~ Dolores O Riordan.
SMA 71.. Aku Merindu..
May 20, 2009 by titiw
Filed under Titiw Inside
Kangen SMA.
Kangen SMA 71.
Kangen panas-panasan Paskibra.
Kangen wira wiri Pondok Bambu-Duren Sawit-Kalimalang-Bekasi
Kangen nulis2 silent book sama anak2 kelas 1-5
Kangen jualan nasi uduk di kelas supaya nilai matematika gak jeblok.
Kangen minjem buku2 Danielle Steele di ruang guru.
Kangen request lagu Fantasynya Earth Wind & Fire ke Bebek di radio sekolah.
Kangen ke Sukabumi sama Kang Edi dan kawan2.
Kangen madol ke kantin, eh pas mau balik ke kelas, pintu “penjara” udah digembok.
Kangen dipijetin sama Ubay sambil kita sok2 iye ngomong agama.

Jualan Nasi Demi Pak Manang
Kangen denger “Rahma!! Kamu itu selalu cuek dan sinis!!” yang dimuntahin dari mulut guru2.
Kangen berantem ama Pak Bowo gara2 saya lebih milih ikut atletik dibandingin bayar doang.
Kangen kongkow di Mc. Do pulang sekolah sambil denger walkman yg isinya kaset the Corrs.
Kangen ke Pizza samping Mc.Do kalo duit lagi rada lebay.
Kangen ikut dan nyorakin class meeting, meski gak menang juga.
Kangen dijemur di lapangan sama Kep-Sek gara2 sebelum ujian ke WC rame2.
Kangen deg-degan ngelewatin guru2 piket pas lagi pake kaos kaki warna-warni
Kangen ditugasin nulis diary pake bahasa inggris oleh Miss Nina si guru bahasa Inggris yang ngajak nonton Trainspotting di Djakarta Teater.
Kangen sebangku sama Nonong sambil ngeliat dia main piano ala Tori Amos di meja kayu.
Kangen duduk paling depan, supaya bisa lebih gampang nyontek pas Pak Cipta adain ulangan Sosiologi.
Kangen denger lagu2nya Vertical Horizon berulang2.
Kangen ketawa tiwi liat cewek2 ngerasa G4UL seangkatan saya lagi ngegencet adek kelas.
Kangen ijin sekolah buat sparing basket di SMA2 lain sama Uthie, Toji, Gemi, Mario, daaan lain2..
Kangen bikin simbol2 kocak sama anak2 buat contek2an pas ujian.
Kangen ke WC cewek cuma buat ngaca.
Kangen berantem sama guru gara2 saya mau pindah ke kelas IPS.
Kangen les di LIA sama GO bareng Ayuning sambil korek2 rahasia doi, hehe.
Kangen ditengokin anak2 di rumah abis operasi gigi.
Kangen Pak Kemas si guru matematika yang tetep ngasih saya 7 di raport, ketika ujian saya cuma dapet 3.
Kangen ngeliat Mariska yg cuma bawa sendok ketika kita bawa bekel lengkap.
Kangen nulis2 nyampah di buku biru sama Ayu & Nonong.
Kangen ngeliat gambar2 kartunnya Menuy sama Sena.
Kangen bawa bekel makanan, trus dijutekin orang2 kantin karena jadi jarang jajan.
Kangen dihukum ngecet kelas hari Minggu, disuruh ngecet putih, kita cat warna biru.
Kangen ngeles akuntansi cuma buat cari muka ke gurunya.
Kangen ditimpuk kapur gara2 tidur di kelas KIMIA.
Kangen punya ketua kelas macem Aji Samanto.
Kangen ke Baduy rame2 sampe gempor.
Kangen jadi music director di ruangan komputer.
Kangen Pak Darwis, si guru Ekonomi nan keren yang waktu itu jadi caleg PAN.
Kangen berantem sama Ndaru gara2 cicak2an karet.
Kangen dituduh (dan terbukti benar) nyontek sama guru Fisika.
Kangen ngadem di perpustakaan sendirian sambil baca bukunya Umar Kayyam.
Kangen sama buku cerpennya Gina, sama Ginanya yg suka ungu juga.
Kangen marah2in Nadya yang tangannya celamitan ngambil sarapan saya, sebelum saya ngeliat.
Kangen dijahilin Bowo, trus saya lempar pake batre, eh yang kena malah Manda.
Kangen naik motor sama Garda, tapi dia yang saya gonceng.
Kangen curhat dan tentu saja ngutang sama Ibu Koperasi, yang sekarang udah almarhum.

BADUY UHUY!
Kangen ceng2in Wawan yang tergila2 sama Britney Spears.
Kangen ngecengin Ramdon, si anak basket yang kemaren baru aja kawin. Huhu..
Kangen Pak Manang, guru matematika slash sopir taksi pas sore hari, yang selalu bilang kalo di kopernya ada 100 juta.
Kangen ngegantung sepatu anak2 di pohon pas lagi mata pelajaran komputer sama Mario.
Kangen telpon2an lama sama Olie.
Kangen dicaci tukang ojek gara2 kasih mereka ongkos gak segede anak2 lain.
Kangen jalan ke depan Kodam rame2.
Kangen nahan ketawa gara2 Nonong digeplak sama guru gambar.
Kangen sama Ade Nurholilah yang digampar kepala sekolah gara2 latah.
Kangen makan ati ayam di nasi Padang Uni.
Kangen nyela2 Pak Wayan.
Kangen latihan senam sepulang sekolah buat nilai olahraga pake lagu Stop nya Spice Girls.
Kangen lemotnya si Nita Asoy yang bikin saya, Gina, dan Nonong ketawa2.
Kangen fotobox ber 14 sama Aceng, Okta, Wawan, Nong, Wina, Caca, Ska, Desti, Ayu, Gina, dannn lain2..
Kangen jadi panitia acara Pensi yang bintang tamunya Jiung ama 9 Matahari.
Kangen pesantren bareng2, trus pulangnya bego2an gak jelas di pantai Pangandaran.
Kangen atletik ke velodrome Rawamangun di hari Minggu pagi dianter bapaknya Caca diiringi lagu2 grindcore dari Kamar Mayat.
Kangen seminggu sekali ke pesta sweet seventeennya temen.
Kangen ikut2an vandalisme di dinding ruang komputer.
Kangen shalat dhuha tiap jam istirahat pertama.
Kangen lupa bawa topi pas upacara.
Kangen foto2 buat buku tahunan di Cileungsi ples pake nyela si fotografer yang mirip Adon Base Jam.
Kangen prom nite yang dihibur oleh dije Oky, makasih udah ngurusin prom angkatan kita ya, Ocha.
Kangen tidur di UKS sama Dani Fistano.
Kangen ditimpuk telor sama dijatohin ke got pas ulang tahun.
Kangen dianterin pulang sama Dheny pas abis diceburin got abis ultah.
Kangen ngomongin AADC.
Kangen suka2an ama si anak baru. JIYEH.
Kangen main rame2 ke rumah nonong.

Buku Tahunan
Kangen sama rasa kangen ini.
Tujuh Satu.. Ternyata aku memang merindumu..
*variasi kenangan SMA yang melintas ketika mendengar Best I Ever Had dari Vertical Horizon dan Fall Into My Life dari BlackBox*




