Trees For Life

May 10, 2010 by titiw  
Filed under Events, Green Act

GUESS WHAT?! Saya diundang sama Djarum untuk ikut program Trees For Life, yaitu event penanaman pohon di Demak hari Rabu minggu ini, ma men! *kalem, benerin rok dalem, duduk lagi*. Yep, tiba-tiba aja ada email nongol di siang hari yang anget ini, yang isinya mengundang saya dan beberapa blogger untuk ikut acara tersebut. Hyahaha.. Kemaren pas saya lagi blogwalking sih, si saya liat si Om gendeng sama si Didut anak Semarang diundang. Mbak Zee pun begitu, tapi dia gak bisa ikut karena harus kerja. Pertamanya iri kenapa saya gak diajak, eh besoknya langsung dihubungin! Hihihi.. SENANK!

Katanya sih, mereka menemukan saya dan beberapa blogger karena emang nyari orang2 yang membicarakan lingkungan dan aktif di dunia maya. Emang sih, saya sering ngomongin lingkungan, dan kemarin2 ini karena nemu Pohon Trembesi yang jadi fokusnya Pak SBY dan beberapa korporat untuk menanam pohon itu, saya jadi ngebahas pohon tersebut dengan beberapa temen. Belum lagi setelah saya ketemu kalo 14 SPBU di Jakarta akan ditanami Trembesi juga. Nah, salah satu perusahaan yang fokus dengan penanaman Trembesi ini ya Djarum itu.

Djarum Trees For Life

Kalo liat2 di Websitenya sih, acara yang bertajuk Trees For Life tersebut telah dilaksanakan sejak awal tahun ini, tepatnya pada 24 Februari 2010 dengan kehadiran Gubernur Jawa Tengah. Sebanyak 2767 Pohon Trembesi rencananya akan ditanam di sepanjang jalan Semarang-Kudus. Gak cuma sekali itu, sebulan setelah itu, tepatnya 29 Maret 2010, penyanyi Nugie yang memang concern di lingkungan menanam Pohon Trembesi di kelurahan Jogoloyo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak bersama Lembaga Swadaya Masyarakat Lingkungan.

Tapi gak bisa dipungkiri kalo yang ngeGONG banget adalah program penanaman pohon yang bulan April lalu, ketika bintang tamu yg ikut nanem pohon adalah mbak LUNA MAYA! Beuh.. Pas saya baca sih, doski dikerubutin banget deh ama penduduk setempat. Udah kayak laler yang ngerubutin kita pas lagi asoy2nya makan kepiting di muara angke. Menurut pendapat saya ya, emang sih si LM ini dibayar tapi dia punya pilihan untuk tidak keringetan nanem2 pohon gini kan? Banyak yang bisa bayar dia tanpa harus capek panas2an. Jadi saya lumayan salut sama dia.

Luna Maya Menanam Pohon Trembesi

Orang-orang pada umumnya mungkin akan berpikir, untuk apa perusahaan-perusahaan seperti ini melakukan CSR “hijau”? Saya pribadi, mendukung SEMUA perusahaan apapun latar belakangnya, selama CSR yang dilakukan itu positif. Saya pernah ikut2an salah 1 perusahaan minyak untuk adopsi pohon, saya pernah bantuin salah satu perusahaan rokok pula untuk sebuah acara pendidikan, dan saya pernah kerja selama 1,5 th untuk membantu CSR sebuah bank dalam dunia seni. Apapun motif ataupun latar belakang mereka, lihatlah dari sudut positifnya. Mereka punya pilihan untuk melakukan CSR di bidang lain yang tidak terlalu punya impact besar pada masyarakat. Tapi mereka memilih untuk melakukannya.

Lihat betapa hijaunya wilayah Kudus sekarang. Lihat betapa canggihnya prestasi pemain2 bulu tangkis jebolan Djarum. Lihat betapa senangnya anak2 di sekolah2 yang saya datangi ketika disuguhi tontonan teater. Lihat betapa banyak teman saya yang mendapat beasiswa penuh dari sebuah perusahaan rokok. Dan setelah saya lihat lagi, Djarum sudah sangat concern dengan lingkungan dengan proram Djarum Bakti Lingkungan sejak tahun 1979! Gosh! Bahkan sebelum saya diniatkan untuk dilahirkan, perusahaan ini sudah terpikir untuk Go Green. Maaf jika opini dan jalan pikiran saya tidak sama dengan teman-teman di luar sana. Berbeda bukan berarti dosa kan..? ;) Jadi, doakan acara penanaman pohon nanti berjalan lancar dan saya pergi & pulang dengan selamat ya kawans!

PS: Tunggu, Djarum ini sponsor pertandingan bulu tangkis Indonesia Open gak ya..? Kalo saya bersedia live tweet untuk acara tersebut.. Djarum mau kasih saya tiket gratis gak ya..? AHahahaha.. *ngarrep beraat*

KumKum 2010 yang Super Hijau!

April 28, 2010 by titiw  
Filed under Events, Front, Green Act

Bulan April memang bulannya lingkungan. Untuk meramaikannya, KumKum sebagai tempat berkumpulnya komunitas-komunitas mengadakan acara yang seru di Museum Bank Mandiri tanggal 17-18 April 2010. Tunggu. Acara KumKum ini sendiri ngapain aja sih..? Ada bazaar, ada temu komunitas, ada pameran, tempat bermain anak, dan ada yang lain-lain yang ternyata SUPER HIJAU!

Lihat muka anak ini yg telah membangun mainan dari barang bekas. Priceless! :)

Kenapa saya bilang super hijau? Liat point2 di bawah ini kakak..

  1. Dalam menginformasikan acaranya, KumKum bergerilya secara online. Dengan Twitter, milis, serta blog. Tidak ada kertas yang terbuang percuma kan..?
  2. Untuk tempat, KumKum memakai Museum Bank Mandiri, yang mana di bagian dalamnya itu masih hijau dan banyak sekali pepohonan rindang.
  3. KumKum tidak menarik bayaran untuk acara ini, dan orang-orang yang berpartisipasi pun (yang buka stand) kalo tidak salah juga tidak dipungut biaya, kecuali yang jualan. Yang jualan pun tidak seberapa dipungutnya.
  4. Semua pihak yang berjualan tidak boleh menjual barang yang tidak ramah lingkungan, tidak boleh memakai plastik, dan tidak boleh pula memakai Styrofoam. Sehingga, saya makannya kayak jaman di kantin sekolah dulu, pake piring dan gelas. Saya lihat banyak orang yang bawa tempat makan sendiri.

Dan sebenernya masiih banyak lagi, tapi hanya itu yang saya inget, hehe. Oh ya, stand-stand yang berkesan bagi saya:

  1. Wiken Tanpa Ke Mall. Weekend masa ke mall terus? Ya nggak canggih dong, manfaatkan lahan terbuka hijau di sekitarmu untuk mendapatkan kesenangan! Program2 mereka antara lain: Jalan2 ke ragunan, baca puisi di Kebun Raya Bogor, dsb. Di sini, kita difoto ala anak gunung & Anak pantai! Hihihi..

    Wiken Tanpa Ke Mall. Yihaa!

  2. Astronomi. Di sini kita bisa minjem kacamata hitem khusus dari mereka untuk lihat matahari yang lagi nyolot2nya siang itu. Matahari terlihat bulat sempurna dengan warna orange menakjubkan.
  3. Stand Souvenir KumKum. Di sini, saya dan beberapa teman WWF (Priska & Mbak Ve) beli saputangan gede yang bergambar peta jalur Trans Jakarta & jalur Kereta Api Jabodetabek. Cool!

    Saputangan babuncu ampat nan geda dan berguna!

  4. Stand “Desa Sejahtera”. Komunitas di pasar minggu ini bertujuan untuk memajukan produk-produk organik lokal yang ramah lingkungan. Misalnya saja, di sana dijual tepung Garut, yang cocok untuk anak autis karena tidak mengandung gluten. Ada pula buah-buah langka yang dipajang. Kalo bisa nebak buah, kita dapet pin! Di sini pula kita ber4 si para gila belanja, membeli tas belanja keren bertajuk “Respect. Responsible Living”. Agak mahal sih, tapi entah kenapa tiap denger kata “Nanti pemasukannya akan disumbangkan kak..”, saya selalu luluh, huhu..

    Stand Desa Sejahtera, Tebak Buah & beli tas belanja keren!

  5. Stand yang jual kerajinan2 khas NTT. Di sini, karya2 rajutannya lucu-lucu banget, tapi duit udah menipis! Saya dan Lala masang tampang melas karena dompet udah kering. Tapi akhirnya saya kalah juga dan membeli tas clutch untuk ke pesta yang terbuat dari Rotan.

Selain itu, ada tempat untuk nyoba buah langka (Buah Menteng rasanya aseeem!), Komunitas Sioux yang menampilkan ular, dan juga komunitas yang emang “hijau” dan sehat yaitu komunitas Parkour yang turun dari lantai 2 tanpa bantuan alat apapun. Acara ditutup oleh Sanggar Roda yang memainkan musik2 etnik (brondong semua pula!), dan Cozy Street Corner, band yang lagu2nya enak, mencuci otak, dan beberapa malah bertema lingkungan. Kesemuanya kita tonton di atas rumput segar dan di bawah pohon nan rindang.

Sanggar Roda

Cozy Street Corner

Senangnya hari itu.. Saya berharap acara2 hijau seperti ini harus sering2 diadain lho. Dan ngelihat tawa anak2 kecil yang berlarian di hamparan kala itu sungguh tak ternilai rasanya. Congratz KumKum, bulan depan adain lagi yuuk! ;)

Green is all around us!