KumKum 2010 yang Super Hijau!

April 28, 2010 by titiw  
Filed under Events, Front, Green Act

Bulan April memang bulannya lingkungan. Untuk meramaikannya, KumKum sebagai tempat berkumpulnya komunitas-komunitas mengadakan acara yang seru di Museum Bank Mandiri tanggal 17-18 April 2010. Tunggu. Acara KumKum ini sendiri ngapain aja sih..? Ada bazaar, ada temu komunitas, ada pameran, tempat bermain anak, dan ada yang lain-lain yang ternyata SUPER HIJAU!

Lihat muka anak ini yg telah membangun mainan dari barang bekas. Priceless! :)

Kenapa saya bilang super hijau? Liat point2 di bawah ini kakak..

  1. Dalam menginformasikan acaranya, KumKum bergerilya secara online. Dengan Twitter, milis, serta blog. Tidak ada kertas yang terbuang percuma kan..?
  2. Untuk tempat, KumKum memakai Museum Bank Mandiri, yang mana di bagian dalamnya itu masih hijau dan banyak sekali pepohonan rindang.
  3. KumKum tidak menarik bayaran untuk acara ini, dan orang-orang yang berpartisipasi pun (yang buka stand) kalo tidak salah juga tidak dipungut biaya, kecuali yang jualan. Yang jualan pun tidak seberapa dipungutnya.
  4. Semua pihak yang berjualan tidak boleh menjual barang yang tidak ramah lingkungan, tidak boleh memakai plastik, dan tidak boleh pula memakai Styrofoam. Sehingga, saya makannya kayak jaman di kantin sekolah dulu, pake piring dan gelas. Saya lihat banyak orang yang bawa tempat makan sendiri.

Dan sebenernya masiih banyak lagi, tapi hanya itu yang saya inget, hehe. Oh ya, stand-stand yang berkesan bagi saya:

  1. Wiken Tanpa Ke Mall. Weekend masa ke mall terus? Ya nggak canggih dong, manfaatkan lahan terbuka hijau di sekitarmu untuk mendapatkan kesenangan! Program2 mereka antara lain: Jalan2 ke ragunan, baca puisi di Kebun Raya Bogor, dsb. Di sini, kita difoto ala anak gunung & Anak pantai! Hihihi..

    Wiken Tanpa Ke Mall. Yihaa!

  2. Astronomi. Di sini kita bisa minjem kacamata hitem khusus dari mereka untuk lihat matahari yang lagi nyolot2nya siang itu. Matahari terlihat bulat sempurna dengan warna orange menakjubkan.
  3. Stand Souvenir KumKum. Di sini, saya dan beberapa teman WWF (Priska & Mbak Ve) beli saputangan gede yang bergambar peta jalur Trans Jakarta & jalur Kereta Api Jabodetabek. Cool!

    Saputangan babuncu ampat nan geda dan berguna!

  4. Stand “Desa Sejahtera”. Komunitas di pasar minggu ini bertujuan untuk memajukan produk-produk organik lokal yang ramah lingkungan. Misalnya saja, di sana dijual tepung Garut, yang cocok untuk anak autis karena tidak mengandung gluten. Ada pula buah-buah langka yang dipajang. Kalo bisa nebak buah, kita dapet pin! Di sini pula kita ber4 si para gila belanja, membeli tas belanja keren bertajuk “Respect. Responsible Living”. Agak mahal sih, tapi entah kenapa tiap denger kata “Nanti pemasukannya akan disumbangkan kak..”, saya selalu luluh, huhu..

    Stand Desa Sejahtera, Tebak Buah & beli tas belanja keren!

  5. Stand yang jual kerajinan2 khas NTT. Di sini, karya2 rajutannya lucu-lucu banget, tapi duit udah menipis! Saya dan Lala masang tampang melas karena dompet udah kering. Tapi akhirnya saya kalah juga dan membeli tas clutch untuk ke pesta yang terbuat dari Rotan.

Selain itu, ada tempat untuk nyoba buah langka (Buah Menteng rasanya aseeem!), Komunitas Sioux yang menampilkan ular, dan juga komunitas yang emang “hijau” dan sehat yaitu komunitas Parkour yang turun dari lantai 2 tanpa bantuan alat apapun. Acara ditutup oleh Sanggar Roda yang memainkan musik2 etnik (brondong semua pula!), dan Cozy Street Corner, band yang lagu2nya enak, mencuci otak, dan beberapa malah bertema lingkungan. Kesemuanya kita tonton di atas rumput segar dan di bawah pohon nan rindang.

Sanggar Roda

Cozy Street Corner

Senangnya hari itu.. Saya berharap acara2 hijau seperti ini harus sering2 diadain lho. Dan ngelihat tawa anak2 kecil yang berlarian di hamparan kala itu sungguh tak ternilai rasanya. Congratz KumKum, bulan depan adain lagi yuuk! ;)

Green is all around us!

Kita KumKum Yuk 17-18 April 2010!

April 8, 2010 by titiw  
Filed under Events, Green Act

APAKAH KAMU….
Penasaran dengan alien di luar angkasa?

Mau ikut peneropongan matahari?
Minat belajar bikin komik digital?
Ingin menyulap kertas bekas jadi hal-hal tak terduga?
Atau mencoba membangun kota dari barang bekas?
Minat mencoba merajut dengan jari & menggunakan benang dari kantong kresek?
Atau Ingin mencoba membatik dengan pewarna alami?
Lebih suka menonton film seru, dokumenter, atau animasi?
Atau memilih sekedar duduk-duduk di taman sambil jajan & menikmati pementasan musik-musik lokal?
Kalau begitu, ajak keluarga, kerabat & sahabat untuk ber-KUMKUM!

Sabtu-Minggu, 17-18 April 2010, Pk. 09:00-18:00 WIB, di Museum Bank Mandiri, Jl. Lapangan Stasiun Kota No. 1, Jakarta Barat.

KumKum

Ada banyak kegiatan untuk anak, remaja, orang dewasa, termasuk para ibu.

INFO DETAIL ACARA LIHAT DI: kumkum.dagdigdug.com atau Facebook Group: KumKum 2010

(Beberapa acara seperti diskusi, workshop, dan putar film gratis memerlukan konfirmasi di kumkum.eventbrite.com)

Tersedia

download the the dilemma online

fasilitas: masuk museum dan air isi ulang GRATIS, ruang menyusui, playground, parkir sepeda.

Pastikan sudah membaca INFO & TIPS BAGI CALON PENGUNJUNG sebelum berangkat ke acara KumKum, untuk pengalaman yang menyenangkan!

KumKum merupakan hasil kolaborasi ide dan tenaga lebih dari 40 komunitas lintas genre di Jakarta dan sekitarnya, untuk kehidupan yang lebih baik.


INFO & TIPS BAGI PENGUNJUNG KUMKUM

Bagi para calon pengunjung KumKum, di bawah ini adalah info & tips yang PERLU DIBACA sebelum berkunjung ke acara KumKum.

  • Masuk Museum GRATIS
  • Pengunjung diminta untuk membawa SAKE (sampah kering) & atau BABE (barang bekas) dari rumah/ kantor/ sekolah. Jenis SAKE & BABE bisa dilihat di http://kumkum.dagdigdug.com/category/tips-sake/
  • Jika punya buku-buku bagus yang sudah tidak dibaca terutama buku anak-anak, silakan dibawa untuk disumbangkan ke 1001buku
  • Bagi Ibu yang mempunyai bayi, KumKum menyediakan ruang khusus untuk menyusui

Apa yang perlu DIBAWA untuk kurangi sampah di KumKum?

  • Bawa BOTOL MINUM/ TUMBLER, tersedia air galon untuk isi ulang. GRATIS!
  • Bila perlu bawa KOTAK & ALAT MAKAN, untuk makan/bawa makanan pulang, karena stand makanan di KumKum tidak menyediakan kantong kresek/styrofoam.
  • Bawa TAS YANG BESAR/ TAS LIPAT, jika akan membeli berbagai produk di bazar KumKum, karena stand tidak menyediakan kantong kresek.

NAIK APA ke Museum Bank Mandiri untuk kurangi macet dan polusi?

  • Gunakan sepeda, angkutan umum atau naik 1 mobil beramai-ramai.
  • Fasilitas parkir sepeda akan disediakan oleh Komunitas Bike 2 Work, tepat di halaman Museum Bank Mandiri.
  • Museum Bank Mandiri mudah dijangkau dengan menggunakan bis TransJakarta dan KRL Jabodetabek.
  • Untuk KRL Jabodetabek, sila cek jadwal lengkapnya di www.krlmania.com/jadwal
  • Bagi yang membawa kendaraan, parkirkan di tempat parkir yang ada di sepanjang koridor bis TransJakarta dan sambung dengan bis tersebut hingga Museum Bank Mandiri.
  • Sila cek peta koridor bis TransJakarta di www.suaratransjakarta.org
  • Untuk naik 1 mobil beramai-ramai, sila memberi/mencari tebengan melalui www.nebeng.com (klik banner KumKum di bagian atas)
  • Bagi yang akan membawa kendaraan bermotor, perlu diperhatikan bahwa RUANG PARKIR TERBATAS!

Jadi, tunggu apalagi..? Ayo kita KUMKUM!!!

Bersepeda di Jakarta Dengan Tetap Gaya

March 28, 2010 by titiw  
Filed under Front, Green Act

Jakarta kota polusi memang tidak bisa dipungkiri. Asap di sana serta asap di sini jamak dijumpai. Bagaimana jika dari diri kita sendiri mengurangi asap dan polusi itu? Caranya adalah dengan berkendara dengan sepeda. Jadi coba deh umpetin dulu kunci mobil kamu jauh-jauh, karena ini saatnya kita BER-SE-PE-DA! Iya, Bersepeda!

“Tapi, kalo naik sepeda pasti kan keringetan, terus jadi kumel, pokoknya culunnya pol! Gemana mau tetap hidup hijau namun juga tetep gaya?“. Tenang anak-anak, di sini saya akan memberikan tips-tips untuk kamu yang ingin naik sepeda, namun ingin tetap bergaya dan merona.

  1. Siapkan kebugaran. Apakah hari itu kamu fit..? Jika tidak, lupakan bersepeda nak. Dengan tangan dan kaki loyo, mata sembab, kamu tidak akan terlihat cantik di atas sepeda lipat nan manis itu.
  2. Apakah sepeda kamu sudah siap untuk mengarungi kejamnya ibukota? Ban tidak kempes, rem berfungsi, helm sudah dipakai, dan segalanya sempurna? Tariiik!
  3. Untuk outfit bersepeda, paling pas jika atasannya kamu memakai baju berbahan kaos lengan panjang supaya tangan terlindungi dari terik matahari. Untuk bawahannya pake bicycle pants ataupun celana pendek/panjang dengan bahan yang tidak kaku, agar kaki-kaki itu bisa mengayuh dengan leluasa.
  4. Sunblock is a must, darling! Meskipun hari sedang mendung, sinar UV itu tetap bisa merasuk dan menggerogoti kulit dan kemudaan kamu.
  5. Pakai sepatu running dengan kaos kaki, atau sendal gunung yang terikat kencang. Kalo ada sarung tangan, boleh juga dikenakan. Biar kinclong, cari sarung tangan yang warna warni biar hari-hari kamu terlihat makin berwarna.
  6. Kacamata cengdem alias sun glasses juga benda wajib. Selain melindungi mata dari teriknya matahari, doi juga berguna untuk melindungi mata dari debu jalanan. Ngomong-ngomong debu jalanan, masker juga ok dipakai untuk kamu yang gak mau ngemil debu. Disarankan pake masker yang bisa dicuci ulang, jangan yang sekali pake, apalagi masker bengkoang.
  7. Untuk naro barang2 kamu, bawa aja tas pinggang yang gak ribet ataupun tas ransel berbentuk serut yang ringan. Pas sepedahan, gak disarankan bawa benda-benda ribet macem kipas angin, boneka kesayangan, ataupun bed cover. Cukup bawa handphone, handuk kecil, minuman, uang secukupnya, jas hujan dan kamera poket untuk tetap eksis dimanapun kamu berada.
  8. Jika kamu memutuskan untuk menggowes sambil mendengarkan musik, pastikan kalo volumenya gak ngalahin volume panggung dangdut di kampung sebelah. Hal ini supaya kamu tetap mendengar klakson2 dari belakang ataupun suara-suara misteri yang lain.
  9. Selalu berada di lajur kiri dan tetap perhatikan rambu-rambu lalu lintas.

 

Bergayalah meskipun di depan kali

Yak, itu semua tips dan trik dari saya untuk hidup sehat dan hijau dengan bersepeda di ibukota. Dengan persiapan yang matang dan fisik yang okeh, siapa sangka perjalanan kamu yang dimulai dari komplek rumah, tiba2 dari kejauhan kamu melihat plang “Selamat datang di kota Bogor”. Yo wes, selamat menggowes! ;)