Greeneration Indonesia
Saya pertama kali mengenal Greeneration ID (GI) dari Twitter, dimana mereka memakai nama @greenerationID. Yang membuat saya tertarik? Sudah tentu tips-tips sehari-harinya tentang hidup hijau yang dapat diimplementasikan sehari-hari. Pernah satu waktu saya share tips-tips hijau ala saya, eh dapat tas ramah lingkungan (Bagoes) yang praktis untuk dibawa ke mana-mana!
Oh ya, tas ini bisa dipesan dan dijual di beberapa tempat seperti di Circle K lho.
Tidak hanya itu, saya juga pernah share video “Petualangan Banyu” yang mereka buat ketika ada acara kantor. Seru dan lucu banget videonya! Makanya, sewaktu saya diminta untuk sharing di blog mengenai opini saya tentang GI, tentu saja langsung saya setujui. Bahkan saya ada beberapa masukan untuk GI untuk lebih baik lagi ke depannya:
- Offline-offline program diinformasikan secara luas agar makin banyak orang yang dirangkul
- Bekerjasama dengan program-program hijau yang sudah besar, ataupun program yang diinisiasi oleh pelajar/mahasiswa
- Lebih sering bagi-bagi produk untuk followers di Twitter yang share tips-tips hijau. (Kalau ini memang saya yang mau, hehe..)
FYI, GI sekarang ini mendapat amanah menjadi perwakilan Jawa Barat untuk menjadi finalis WMM2011 (Wirausaha Muda Mandiri), bisa dilihat profilnya di Video ini. Seneng deh ada usaha yang tidak hanya peduli dengan bisnisnya, tapi juga peduli dengan lingkungan. Semoga teman-teman di GI bisa memenangi WMM2o11 ini ya. Lalu, teman-teman di sini ada yang punya pengalaman dengan Greeneration nggak? Share dong!
Apa Itu Ketahanan Air?
Ngeliat blognya Nonadita, saya jadi inget kalo belum cerita tentang Obsat Konservasi Air. Tahu Obsat dong? Itu lho, Obrolan Langsat, sebuah acara diskusi santai di bawah Saling Silang yang rutin diadakan di Langsat, markasnya para onliners. Nah kenapa saya mau nulis tentang acara ini, gak lain dan gak bukan karena banyak trivia yang baru saya tahu tentang air. Padahal air kan salah satu substansi kehidupan paling penting! Tapi tunggu.. Sebelum lanjut ke trivia air, saya mau bahas acaranya dulu.
Obsat yang dilaksanakan di bulan Juli tersebut dimoderatori oleh Dita, dengan pembicara DR. Ir. Heru Hendrayana (ahli hidrogeologi dari Universitas Gajah Mada), Dik Doank selaku penggiat lingkungan, dan Pak Basuki dari LSM Kehati yang concern juga di bidang lingkungan. Gak cuma itu, Obsat juga dimeriahkan oleh penampilan Faiz & Nisa, adik kakak yang main biola dan nyanyi menghibur kita semua di sana. Unyu dan sangat-sangat menghibur!
Setelah perut kenyang makan somay & jus buah yang mumpuni, sekitar pukul 19:30 acara dibuka oleh Dr Heru. Dari penjelasan dr Heru, ternyata ada dua sumber air, yaitu air permukaan dan air bawah tanah. Apa saja yang termasuk sumber-sumber air tersebut anak-anak? Air Permukaan terdiri dari Air Sungai, Danau, Kolam, Air Hujan dsb. Sedangkan Air Tanah terdiri dari Mata Air, Sumur Dangkal, Sumur Pantek, Sumur Bor dsb. Kalo diitung-itung, Pemanfaatan Sumber Air di Dunia sebagai berikut:
- AirTanah mencapai sekitar 70 %
- Mata Air mencapai sekitar 20 %
- Air Permukaan mencapai sekitar 10 %
Dan saya baru tahu kalo air itu gak akan habis, tapi yang bener adalah: air masih bisa dipakai atau tidak bisa dipakai. Di sini kita harus melakukan ketahanan air. Maksudnya? Apa yang dipertahankan? Yang dipertahankan ialah AIR TAWAR di daratan, baik kuantitas maupun kualitasnya. Maksudnya lagi? Selama air tawar itu masih ada di bak kita, sumur, empang, dan belum mengalir ke laut, air tersebut masih bisa dipakai.
Jadi jangan sampeee banget air-air tersebut tersia-sia dan mengalir gitu aja ke laut. Karena, ketika air tawar sudah menyatu dengan air laut.. Guess what? Air itu udah sulit banget untuk dipake lagi, yuk dadah bye bye! Kebetulan saya bisa ngobrol dan minta materi dari Dr Heru, sehingga saya bisa share gambar & temen-temen bisa memvisualisasikan cerita saya barusan.
Tahan dulu segala tanya yang berkecamuk, bukan hanya kamu yang baru tahu, saya juga kok. Trus, gimana dong caranya kita nahan air tersebut? Well, coba perpanjang waktu tinggal air tawar tersebut di daratan dengan cara tindakan pencegahan (preventive actions –> lebih murah) dan tindakan koreksi (corrective actions –> pastinya lebih mahal).
- Hemat air. Udah gede kan..? Gak usah dijabarkan harus gemana untuk hemat air kan..?
![]()
- Menggunakan air secara optimal.
- Buat penampungan air supaya bisa nampung air hujan.
- Jalanan jangan disemen & diaspal semua, supaya tanah bisa menyerap air.
- Bikin resapan biopori
- Adopsi pohon
- Membuat sumur resapan
Udah itu doang? Tunggu dulu. Nggak kita doang yang bisa melakukan sesuatu. Pentingnya ngejaga daerah tangkapan dan resapan air di 2 sumber air di atas tadi harus diimplementasikan dengan basis multipihak. Jadi semua pihak harus berperan aktif dengan hal ini, nggak kita sebagai individu aja. Banyak kan tuh beberapa perusahaan yang ngejalanin program-program menanam pohon? Kalo baru ditanam jatohnya pencegahan, kalo dilakukan penghijauan itu berarti tindakan koreksi.
Nah, itu juga merupakan salah satu cara menahan air supaya tidak sia-sia. Karena once air sudah ke laut, akan terjadi proses yang sangat panjang lagi supaya air tersebut dapat bertransformasi lagi menjadi air hujan. Tapi jangan cuma nanem pohon aja, perawatannya juga penting lho! Oke, sebagai penutup, saya mau bagi-bagi trivia tentang air yang mungkin gak semua orang tahu, supaya makin banyak yang tahu, supaya air bisa makin terjaga. Enjoy!
Trivia:
- Jika keseluruhan air di bumi diibaratkan sebagai 100 liter air, maka air yang bisa dipakai untuk kehidupan sehari-hari hanyalah 1 sendok dari 100 liter air tersebut.
- Air itu tidak akan berkurang, tapi berubah bentuk atau tidak bisa dipergunakan
- Pemanfaatan air tanah yang kurang baik membuat penurunan muka air tanah di Jakarta mencapai 10-12 cm/tahun.
- Cairan pembersih toilet yang bisa menghambat proses pembusukan di septic tank, jadi minimalisir penggunaannya.
- Limbah yang paling merusak air bersumber dari perusahaan-perusahaan besar? SALAH! Yang paling mencemari malah limbah rumah tangga karena tidak ada undang-undangnya sama sekali.
Water is more critical than energy. We have alternative sources of energy. But with water, we have no other choice.
Jika Linimasa Di-print
Pernah berpikir nggak, dari sekian ratus, ribu, bahkan puluhan ribu tweet kamu dan linimasa kamu.. Kalo diprint.. Jadi berapa lembar ya? Pasti buanyag banget! That’s why internet lebih eco-friendly. Tapi, kalo mau tau lebih detailnya, coba buka PrintEffect dan masukkan username kamu. Ini result untuk twitter saya, @TitiwAkmar. Kalo kamu?
Kebiasaan Hijau yang Tak Disadari
Mungkin kamu ngerasa yang namanya hidup “hijau” itu repot, banyak aturan, nggak ngaruh kalo cuma kamu doang yang ngerjain, dan lain-lain dan sebagainya. Tapi, ada lho kebiasaan-kebiasaan yang secara tidak kamu sadari, sebenernya kamu udah nerapin gaya hidup hijau! Here’s the simple list from me!
1. Potong rambut pendek.
Ketika rambut kamu pendek, apalagi bener-bener pendek, banyak hal-hal yang bisa dihemat. Yang udah jelas dihemat sih shampo ya. Tapi, listrik juga bisa dihemat! kenapa? Karena kamu jadi nggak repot ngeblow pake hair dryer, atau kering-keringin rambut lama-lama di depan kipas angin. Selain itu, waktu juga udah pasti bisa dihemat. Gak cuma itu, risiko kena flu karena kepala basah juga bisa dikurangin bukan? *kedip mata ala mamah-mamah seksi*
2. Memakai flat shoes.
Nyeh? Apa yang bikin flat shoes menjadi salah satu gaya hidup hijau?
- Kamu jadi nggak males jalan kalo pake flat shoes, karena lebih nyaman daripada pake high heels.
- Karena nyaman, kamu nggak kepikiran untuk naik taxi yang tentunya lebih boros bensin dibanding angkutan umum.
- Menghemat counterpain juga nampaknya cyin, karena kaki kagak pegel2!
3. Buang Air Kecil di lantai
Well, ini hanya berlaku di kamar mandi basah ya. Nah pipis di lantai ini lebih menghemat air karena palingan air yang kamu pake untuk nyiram hanya 1-2 gayung. Bandingkan jika kamu pipis di kloset yang sekali siram takarannya bisa jadi bergayung-gayung!
4. Rutin menyumbang pakaian
Pastinyaaa.. Kamu para wanita-wanita kesepian yang sering ditinggal suami untuk meeting malam, selalu mencari pelarian dengan belanja, khususnya belanja baju. Sekian banyak baju, end up di lemari tanpa dipake, bahkan ada yang price tag-nya masih nempel! Nah daripada sia-sia, coba disumbangin aja. Dengan nyumbang, orang lain akan mempunyai baju baru tanpa membeli baju baru, yang berarti pohon kapas atau apalah bahan untuk baju dapat ditekan produksinya. Kamu merasa berpahala, orang lain senang, pohon kapas pun gembira loka!
5. Mencopot charger HP/charger laptop
Nah.. Siapa di sini yang kebiasaan ngecharge HP/laptop trus pas penuh, gak langsung dicopot dari stop kontak? Mungkin kamu menganggap kalo hal itu tidak masalah. Eits, jangan salah.. Charger yang tidak diunplugged itu tetap mengambil listrik meskipun dalam jumlah sedikit. Jadi, ayo copot itu charger-charger yang sudah tak terpakai!
6. Adakan Garage Sale
Hampir mirip sih dengan point nyumbang baju. Tapi kalo garage sale ini, kamu bisa memperluas network, dan sedikit mendapatkan untung. Kenapa saya bilang sedikit? Karena ini adalah garage sale, menjual barang-barang bekas kamu, bukannya ajang cari untung. Yang dihemat? Tentu saja uang sewa tempat, karena mengadakan di garasi atau rumah sendiri.
Ada yang mau nambahin lagi kebiasaan-kebiasaan hijau yang sebenarnya sudah dilakukan oleh orang-orang tapi tidak mereka sadari? Nanti saya tambahin di atas. Haffa great Monday, all!
Tour The Park 1: Jogging Park Kelapa Gading
Hey hey, fellas! Remember my previous blog about the green project I’m going to execute? Yup, Tour The Park project! Well actually, it’s not a serious or some paid project. It’s just my lala lili project as an earth trooper. Hoho.. So, I’m gonna start my review about the first park I just visited a week ago, Jogging Park Kelapa Gading.

Let's do some jog!
What:
Judging from its name and appearance, this park is definitely a real jogging park. You know, a park where people do some serious jog, whether they do it in solo mode or with someone. I barely saw people jog with more than 2 friends here.
Where:
Do you know an intersection right before Kelapa Gading Mall in North Jakarta? Just look to the left, and there you go, Jogging Park Kelapa Gading. It has 2 entrances, from the boulevard, and about 20 m after you make a left turn from the intersection.

Love the tracks!
Yay:
- It’s so huge with lovely jogging track and beautiful landscape.
- There are signs everywhere, so you’re not gonna get lost.
- They have toilets. I put an “s” there because they have TWO toilets. Clean enough, and they put a hand soap on the sink. Not bad at all.
- You can learn some trees name as they put its name beneath the trees. I saw Cambodia, Tabebuia, and Trembesi!
- How I love this park, they have biopori hole here and there.
- I bet you want something nice for your poor feet, don’t you? Look, some reflexology tracks are ready to be stepped! Hop Hop!
- Oh my gawd. What did I see there? Rabbits? Lovely rabbits with falling ears? Owh.. Apparently they have cages filled with some rabbits & huge hamsters! Uber cute! xD
- Trash cans are everywhere! Every single where, I tell ya!
- No hawkers and beggars. Nice.
- You have kids or toddler? Don’t worry, they have a playground to make your kids happy to the max.
- You feel like you don’t want to jog anymore? Try the simple sport equipment here. How cool is that, eh?!

Aww.. Playground, pets.. Lovely!
Nay:
- Sorry bicycle riders, you’re not allowed here. Go find a bicycle park instead a jogging park, will you?
- Be careful with mosquitos attack!
- Since there’s no hawkers, you probably want to bring your own tumbler.
So.. If you feel like jogging all day long, it’s a perfect place for sure. FYI their operational time is 5.30 – 22.00. See you on the next tour the park!
Green Fest 2010 yang Kurang Green
Jumpa lagi di hari Jumat yang bersemangat. Tau Green Fest gak? Iya, festival tahunan yang mengusung tema hijau di segala aspek kehidupan. Kemaren sih diadakan tanggal 6-7 November di Senayan lagi. Tahun lalu, saya juga datang ke Green Fest 2009 yang penuh gambar-gambar Benny & Mice di sana sini.
Sayangnya, festival yang mengangkat gaya hidup hijau yang banyak sponsor di sana sini itu malah terlihat kotor. Sampah yang berserak sepertinya kurang cepat ditangani. Belum lagi pembelian2 barang yang masih memakai banyak plastik ataupun styrofoam. Beda jauh sama Kumkum, acara komunitas yang tanpa banyak sponsor besar dapat benar-benar mengimplementasikan apa itu HIJAU yang sebenarnya. Mudah2an di tahun berikutnya lebih baik ya. Berikut foto2 yang saya tangkap yang semoga dapat membuat kamu mengerti dan mengimplementasikan bagaimana menjalani hidup dengan lebih hijau.
Tips Menghemat Batere HP
Batere Handphone habis di saat si bos nelpon untuk urusan kerjaan yang penting? Atau batere BB mokat ketika sang gebetan baru negor di ruang chatting? Rasanya pengen nendang orang di sebelah kita atau ngebanting HP mantan pacar gak siih?! *gak mau rugi mode: on* Nah, supaya gak keki batere HP mati di saat-saat genting, sini tante beri tips untuk menghemat batere HP!
1. Ketika pertama kali membeli HP, nyalakan HP tanpa mengisinya terlebih dahulu. Dipake gawul2 dululah, sambil sesumbar kalo punya HP baru. Pakai sampe batere betul-betul kosong, baru dicharge selama 10 jam dengan keadaan mati. Innalillahi..
2. Batere HP jaman sekarang emang udah lithium (eh iya kan ya?) yang berarti bisa kita isi ulang tanpa menunggu si batere benar2 habis. Tapi lebih oke kalo ngisinya ketika batere udah bener2 kosong. Jangan jatuh kasihan kepada HP kamu yang nangis2 tat tit tut minta diisi. Ini demi kelangsungan hidupnya juga kok.
3. Kalau bisa, HPnya dimatiin aja atau di-offline ketika dicharge.. Iya, kalau bisa.. Santai aja ngapah.. Gak usah ngotot.. Tau deh yang orang sibuk..
4. Setel display layar supaya tidak terlalu terang. Makin terang, makin makan energi batere. Kalau di HP saya Nokia E63, cara menyetel display ini adalah ke Setting –> General –> Personalisation –> Display –> Light Sensor dipilih ke paling rendah. Lagipula kalo terang2, orang sebelah pas lagi di angkot malah bisa curipandang mesej2 yang niatnya mau kamu kirim ke om Joni.
5. Batere yang overcharge juga dapat mempengaruhi performa batere. Kalau batere kamu biasanya penuh dalam waktu 3 jam, biasakan setel alarm untuk 3 jam ke depan. Kalau kamu merasa hal itu merepotkan, unduh aplikasi green charging di SINI. Green Charging ngebantu dengan mengeluarkan suara yang lumayan ngagetin selama 3 detik dari HP kamu. Jadinya kamu bisa buru-buru copot chargerannya deh. Tapi tante ingetin ya, suara yang keluar tuh ngagetin, lebih galak daripada suara suami pertama tante! Consider yourself been warned..

Tampilan Green Charging
6. Usahakan menelpon atau menggunakan telpon kamu dalam keadaan diam. Menelpon di mobil atau dalam keadaan bergerak hanya akan menghabiskan batere karena sinyalnya tidak stabil. Betul, orang yang maksa nelpon dalam keadaan bergerak, berarti dia labil. Berarti kamu semua LABIL! *lost focus*
7. Bersihkan batere secara berkala dengan cotton bud kering. Cotton bud yang masih bersih, jangan yang abis dipake. Bersihinnya juga pelan2, jangan ngotot kayak anggota DPR yang mau bikin gedung baru.
8. Jika batere kamu tiris, biarkan saja tetap menyala. Dengan mematikan dan menyalakannya lagi malah bikin batere tambah drop. Lagipula, proses cari sinyal ketika HP baru dinyalakan sangat mengambil energi si batere. Daripada cari sinyal, mending cari duit. Atau cari pacar.. *curcol*
9. Jangan biasakan mencharge HP dan memindahkannya saat batere belum penuh. Apalagi kalau dicopot colok dicopot colok berkali-kali. Duh, kesian baterenya tambah dooool, ciin!
10. Ketika berada di tempat yang sulit sinyal atawa lagi traveling ke tempat yang terpencil banget (padahal pengin mojok aja sama brondi baru..), lebih baik HP kamu dipasang offline. Karena kalo dimatiin dan diidupin lagi bakal nyedot kemampuan batre banget.
11. Tambahan nih, karena yang satu ini biasanya pada alpa. Kalo abis ngecharge, chargerannya suka gak dicopot dari stop kontak! Biar gak dipake, ternyata hal itu mengambil daya listrik juga! Jadi jangan lupa nyabut chargeran, daripada bulu betis kamu tante cabut..?
Nah, sekian tips2 hijau dalam memelihara batere HP kamu. Kalo ada masukan dari brondong2 labil kayak kamu, silakan loh.. Tante gak keberataan! *kedip2 manja*
“Saving electricity doesn’t just save money. It also saves the planet.”
Tips Lebaran Hijau
Lebaran tiba! Saatnya shalat Ied, makan enak, silaturahim, dan lala lili bersama keluarga dan kerabat. Dan sekarang, saya ingin bagi-bagi tips Lebaran dengan cara yang lebih hijau. Sekedar share.. Kita kan care..

Selamat Lebaran Semuanya!
1. Ketika shalat Ied, daripada bawa koran untuk melapisi sajadah, lebih baik bawa tikar sendiri. Malahan karena tiker bisa buat rame-rame, silaturahim jadi lebih luas karena tikernya bisa dipake orang-orang di samping kita.
2. Kalau pas shalat Ied ternyata hujan dan becek, pake aja sendal jepit atau sepatu dari bahan jel (cewek2 pasti ngerti nih). Kenapa? Karena lebih mudah dibersihkan tanpa harus dicuci. Dicuci = butuh air lagi, butuh tenaga lebih.
3. Mengirimkan ucapan melalui kartu memang lebih manis. Tapi tidak cukup manis untuk pohon-pohon di luar sana yang harus ditebang untuk dibuat jadi kartu lebaran. Manfaatkan teknologi. Ucapkan selamat lebaran via sms, bbm, email, twitter, ataupun facebook. Ucapannya jangan yang template ya, biar lebih gemanaaa gitchu..
4. Gak usah mudik kalo gak penting2 banget. Gak ikut macet-macetan, gak menghabiskan bahan bakar, trus duit buat mudik bisa ditransfer aja buat keluarga di kampung.
5. Baju baru identik dengan Lebaran? Ya nggak dong, di sini kreativitas kamu dituntut. Pake baju lama, tapi tambahin scarf, kalung, atau kerudung yang bikin penampilan nampak beda.
6. Lebaran biasanya sowan ke rumah sodara. Jangan lupa bawa tas kain sendiri, siapa tau ada oleh2 atau makanan yang bisa dibawa pulang sehingga gak membutuhkan kantong plastik tambahan..
![]()
7. Kalo disuguhin makan di rumah tetangga atau keluarga, ambil secukupnya. Menyisakan makanan itu banyak mudaratnya. Makanan tersia-sia, dan piring lebih susah dibersihkan jika makanan masih sisa. Otomatis perlu lebih banyak air dan sabun untuk membersihkan. Untuk yang minum dari kemasan gelas, diinget-inget gelasnya yang mana, biar gak main ambil yang baru padahal minumannya belum abis.
8. Kalo kamu udah punya kewajiban bagi-bagi angpau, kasih duitnya gak usah pake amplop ya. Keponakan kamu juga ngerti kok..
9. Ke rumah tetangga anuh, ke rumah tetangga ituh, berkunjung ke rumah sodara sana , berkunjung ke rumah sodara sini. Lelah dan haus pastinya. Biasakan bawa botol minuman sendiri yang diisi penuh dari rumah biar tenggorokan kering kalo di tempat kita namu lupa nawarin minum.
10. Jalanan super lengang di kala Lebaran bisa dimanfaatkan dengan silaturahim ke rumah tetangga dan kerabat naik sepeda!
Sekian tips-tips berlebaran hijau dari saya. Monggo kalo ada yang menambahkan. Dengan postingan ini juga, Titiw mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah. Minal Aidin Walfaidzin. Mohon Maaf dari Lahirnya dan Batinnya!














