Kartun Menghukum Koruptor Versi G30S/PKI

September 30, 2010 by titiw  
Filed under Pictures, Titiw Inside

Masih ingat postingan saya di SINI mengenai komik “Cara Menghukum Koruptor”? Di tanggal 30 September ini, ide saya ternyata telah dikomikkan oleh dik Eko Bimantara.

Gak ada stuntman? Nyawanya banyak ya..

Sekedar share sedikit mengenai sejarah korupsi di jaman itu yang diambil dari Wikipedia:

Nasionalisasi perusahaan-perusahaan Belanda dan asing di Indonesia tahun 1958 dipandang sebagai titik awal berkembangnya korupsi di Indonesia. Upaya Jenderal AH Nasution mencegah kekacauan dengan menempatkan perusahaan-perusahaan hasil nasionalisasi di bawah Penguasa Darurat Militer justru melahirkan korupsi di tubuh TNI.

Kolonel Soeharto, panglima Diponegoro saat itu, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi gula, diperiksa oleh Mayjen Suprapto, S Parman, MT Haryono, dan Sutoyo dari Markas Besar Angkatan Darat. Sebagai hasilnya, jabatan panglima Diponegoro diganti oleh Letkol Pranoto, Kepala Staffnya. Proses hukum Suharto saat itu dihentikan oleh Mayjen Gatot Subroto, yang kemudian mengirim Suharto ke Seskoad di Bandung. Kasus ini membuat DI Panjaitan menolak pencalonan Suharto menjadi ketua Senat Seskoad.

Gemana? Punya ide sendiri untuk menghukum koruptor? Buruan kirim ide kamu di SINI dan nantikan buku kumpulan “Cara Menghukum Koruptor” di toko buku kesayangan Anda. Ganyang koruptor!

Hukum Koruptor Dengan Komik!

August 15, 2010 by titiw  
Filed under Books

Korupsi berasal dari bahasa latin corruptio dari kata kerja corrumpere yang bermakna busuk, rusak, menggoyahkan, memutarbalik, menyogok. Secara harfiah, korupsi adalah perilaku pejabat publik, baik politikus/politisi maupun pegawai negeri, yang secara tidak wajar dan tidak legal memperkaya diri atau memperkaya mereka yang dekat dengannya, dengan menyalahgunakan kekuasaan publik yang dipercayakan kepada mereka.

Ya ampyun! Titiw sekarang ngomongin korupsi? Ngeri pisaann.. Tenang coy, saya cuma mau share Facebook Group “Menurutmu Bagaimana Cara Menghukum Koruptor” yang dibuat oleh Eko Bimantara, seorang komikus yang ingin mengumpulkan ide-ide tentang bagaimana menghukum koruptor. Read more

We Want no What-iffers!

August 2, 2010 by titiw  
Filed under Blab

‘What if they come after us?’ said Mr Bucket, speaking for the first time.
‘What if they capture us?’ said Mrs Bucket.
‘What if they shoot us?’ said Grandma Georgina.
‘What if my beard were made of green spinach?’ cried Mr Wonka.

‘Bunkum and tummyrot! You’ll never get anywhere if you go about what-iffing like that. Would Columbus have discovered America if he’d said “What if I sink on the way over? What if I meet pirates? What if I never come back?” He wouldn’t even have started. Read more

#klubuku Anyone?

January 15, 2010 by titiw  
Filed under Events

#klubuku

black swan films

Apakah kamu?

  1. Suka baca buku
  2. Warga curipandang.com
  3. Pengen nambah temen (yang ini opsional sih, asli deh!) :D

Well, kita punya #klubuku nih! Makhluk apakah #klubuku itu? Intinya sih sekumpulan orang yang suka baca buku ringan dan menyenangkan. Karena dari situ juga kita bisa melampiaskan hobi baca, tapi juga belajar sesuatu. Hey, it’s fun to learn simple things! Bener nggak?

Nah kami bakal bikin pertemuan perdana #klubuku di awal Februari. Nggak sekedar kenalan sama anggota #klubuku yang lain, kami juga pengen ngajak kalian kenalan sama Trinity penulis novel “The Naked Traveller”.

Sabtu, 6 Februari 2010
Jam 15.00-17.00
Tempat dalam konfirmasi
Jangan lupa sediain Rp 35 ribu aja buat ngeteh sore sambil ngemil bareng kami!

Buat yang tertarik ikutan, ini dia caranya.

  1. Kasih tahu kami alasan kalian pengen gabung di #klubuku.
  2. Follow @curipandang & @kutukutubuku di Twitter.
  3. Mention kami dalam alasanmu!
  4. Inget tambahin hashtag #klubuku juga.

Nanti kita akan pilih 10 orang untuk jadi anggota #klubuku pertama. Psst… Untuk warga Curipandang, kita bakal pilih 3 di luar yang 10 itu untuk dapet free seats. Buruan! Senin 18 Januari 2010 kita udah mau pilih pemenangnya!

Tulisan ini diambil dari SINI

Komik Guru Berdiri Murid Berlari: Super Hilarious!

January 6, 2010 by titiw  
Filed under Books

Cover Komik Strip Guru Berdiri Murid Berlari

Dunia pendidikan, khususnya hubungan antara guru dan murid memang menampilkan sebuah realita sosial sehari-hari yang penuh dengan warna tersendiri. Sedikit atau banyak, perilaku pendidik memengaruhi pula kelakuan murid, atau peserta didik. Itulah yang membuat profesi guru atau pendidik menjadi tidak mudah, ia akan digugu dan ditiru. Banyak dilema antara guru dan murid yang bisa menimbulkan cerita tersendiri, baik dari segi positif maupun negatif. Hal inilah yang ingin digambarkan oleh Eko S. Bimantara, seorang mahasiswa seni rupa UNJ yang membuat komik strip pertamanya berjudul “Guru Berdiri Murid Berlari”.

Guru - Murid

Biar lebih gampang inget si Eko alias Ekotoon ini, masih inget portrait di SINI ? Nah itu yang gambar ya si nak Ekotoon ini. Cerita-cerita yang berada dalam komik perdananya ini menggambarkan keseharian yang sadar atau tidak, memang jamak terjadi di Indonesia, khususnya Jakarta. Misalnya saja, kejadian contek mencontek antar teman di kelas, pengalaman dimarahi guru, ataupun peristiwa dimana seorang anak murid yang kecewa ketika tahu hadiah menjadi juara hanyalah sebuah piala, bukan berbentuk uang. Tokoh-tokoh yang muncul pun seakan-akan sangat akrab bagi kita. Guru yang galak mengingatkan kita akan guru Bahasa Indonesia kala SMP, murid yang usil mengingatkan akan teman yang badung ketika SMA, sedangkan kejadian lain mengingatkan akan kelakuan kita sendiri yang pernah kita alami dalam menghadapi lika-liku yang terjadi di masa sekolah. Tak hanya sekedar melucu, Eko juga mengangkat beberapa isu pendidikan, semisal Ujian Nasional, ataupun mengenai kesejahteraan guru yang membaik.

Salah satu cerita dalam komik

Lepas dari isi komik, ciri khas yang jelas terlihat dalam tiap goresan Eko ialah gambar mata dari tokoh-tokoh dalam komik. Semua mata tokoh yang ia gambar bagaikan keluar dari rongga mata. Selain itu pilihan kata untuk narasi komik ini sendiri juga cukup berbeda dan “keluar” dari kaidah bahasa yang dipakai sehari-hari. Misalnya kata “Aduh” dia ubah menjadi “Adah”, ataupun “Adow”. Dan yang paling bikin saya ketawa tiwi sama temen2 komplek waktu saya bawa komik ini ke kumpulan kami adalah kata “Tam” & “Par” yang menjadi backsound suatu gerakan menampar. Belum lagi kata “Ngabral ngibril ngubrul ngobrol” yang juga bikin kita2 menggila.

Tembok di kawasan Senayan

Komik ini tidak terlalu tebal, dengan merogoh kocek sebesar Rp 16.500, komik yang pastinya membuat Anda tersenyum ini sudah dapat Anda miliki. Cukup terjangkau untuk para pendidik yang honorer, ataupun murid SMA negeri yang sehari-hari naik sepeda ke sekolah. Mengenai sang pengarang, Eko, jika Anda pernah melewati jembatan di samping taman Ria Senayan, Anda akan menemui gambar “Buaya & Cicak” di bawah jembatan itu yang mengangkat tema mengenai korupsi yang baru-baru ini ramai dibicarakan. Untuk sekarang, Eko yang memiliki rambut kribo masih terus berkegiatan di komunitas seni rupa dan pendidikan “Serrum” di Jakarta Timur sambil mencoba menyelesaikan kuliah S1nya.

PS: Temen2 komplek saya suka banget lho Ko sama komik ini, ditunggu komik selanjutnya dan bundel KRL!

Tulisan ini juga ditulis di IndonesiaKreatif

gnomeo & juliet movie soundtrack

The Melancholy Death of Oyster Boy by Tim Burton

July 1, 2009 by titiw  
Filed under Books

the melancholy death of oyster boy

the melancholy death of oyster boy

This black charming light book (You can say it is light from the number of the page. D’oh) consists of couple of short stories. Surprisingly, the author of this book is Tim Burton, the director of some movies such as Batman, Edward the Scissors Hand, Planet of The Apes, Sleepy Hollow,  etc. If I could describe the book, these are words that suddenly popped into my mind.  Dark. Glum. Absurd. Genius. They were all perfectly blended in one package.

As you notice the illustrations on it, you might related those with images on “Corpse Bride” and “Nightmare Before Christmas”. The stories and characters were powerful, too. As powerful as you can imagine. Have you ever seen a main female character who has lots of eyes on her face? A queen with many pins on her body? WOW. For your info, the characters on this little book have their own name. Such as “Stain Boy”, “Mummy Boy”, and of course the “Oyster Boy” himself.

dvx online

If you are a fan of dark humor, like many people in Indonesia (oh really?), then this book will make a nice gift to yourself. Beautiful in strange way, stunning in a bizarre mode, and gorgeous in an odd style. That’s all I can say ’bout the book that published in 1997. Nice stories, Mr Burton, I give you lotsa kudos for this one! Oops, bear in mind that this book is not meant for children! *wink*

Bonus round: Yep, you could download the book in here, OYSTER

Another bonus round

ipod the other guys free

: Yuhuu, I have the complete collection of Stain Boy cartoons for you to enjoy. Not just one, but six!

  1. Episode 1
  2. Episode 2
  3. Episode 3
  4. Episode 4
  5. Episode 5
  6. Episode 6So, happy reading and watching as well!! CUP.

    The Characters

    The Characters

Potongan Cerita di Kartu Pos

January 16, 2009 by titiw  
Filed under Books

Book Review

Book Title: Potongan Cerita di Kartu pos
Author: Agus Noor

What:

somewhere film hd download

Buku kumpulan cerpen yang diterbitkan oleh Kompas. Di dalamnya termuat 9 cerita, dilengkapi dengan biodata Agus Noor, sang penulis yang dinobatkan sebagai sastrawan angkatan 2000 oleh Korie Layun Rampan.

Background baca buku ini:

Simply because it’s cheap. 10.000 aja kakak, saya beli pas ada sale di FX, mol baru yang cukup hip di Jakarta Selatan.

The Good Thief download

Tiw’s Opinion:
Unik, karena di setiap ceritanya diawali dengan tulisan di atas kartu pos. Misalnya di cerpen pertama, ada “Kartu Pos Dari Teman”, yang isinya kurang lebih: “Aduh, aku baru ajah baca cerpenmu di Koran Tempo… Hmm, kenapa belakangan ini kamu seperti sangat fasih kalau menuliskan kisah-kisah penuh gairah ya?” Itu untuk cerpen pertama, untuk cerpen ke-2 dan selanjutnya, ada lagi kartu pos-kartu pos seorang teman untuk pacar gelapnya, kartu pos dari teman untuk calon pembaca, dsb. Ceritanya pun aneh yet menghibur. Hm.. Agus Noor, Anda sepertinya mulai masuk ke celah hati ini dalam dunia sastra Indonesia yang saya cinta..

Cocok untuk:
Kamu2 yang jarang baca buku sastra karena alasannya “Ah, berat baca buku sastra”. Oh, tenang, keabsurdan dan keanehan serta gairah yang terangkum dalam buku ini sudah cukup untuk membuat kamu menjadi pembaca pemula. Betul. Saya tidak bohong lho.

Happy Reading!!

(c) Cover Buku

Times Book Store

October 28, 2008 by titiw  
Filed under Books

Times Bookstore adalah nama sebuah toko buku yang berasal dari Singapura yang baru-baru ini membuka cabangnya di Indonesia, tepatnya Karawaci, Tangerang.

Jendela2 kaca yang berpendar bagai mengundang untuk masuk ke dalamnya

Toko buku yang terletak di dalam kompleks Universitas Pelita Harapan ini memiliki konsep yang membuat Anda nyaman untuk sekedar mampir, membaca buku favorit, sambil menghisap earl grey tea hangat dalam kafenya di lantai 2. Tempatnya sendiri tidak terlalu besar, namun memiliki koleksi yang cukup lengkap. Buku-buku The Simpsons favorit saya saja ada banyaaak sekali yang belum pernah saya lihat.


Lho, kenapa jadi poto Superman, bukan The Simpsons?

Selain memanjakan pembaca, Times juga menyediakan sebuah lahan bermain untuk anak-anak. Anehnya, anak-anak yang main di situ tidak berisik sehingga suasana tenang tetap ada. Apa karena yang main di sini anak orang kaya ya? Jadi pada behave semua, ahahaha..

Eagle Eye buy

True Colors rip

Lucu ya tempatnya, kalo gak inget umur udah guling2an di situ (?!)

Interiornya pun memanjakan mata Anda, lantai kayu dengan dinding berwarna hitam yang dipenuhi quotes orang-orang terkenal yang berhubungan dengan buku.

Di tiap sudut ada tempat untuk duduk dengan cahaya cukup untuk beduaan baca

Quotes ini lucu-lucu dan menyentuh lho..

yip man 2 on dvd

Tenang, Anda tidak harus langsung membeli buku yang Anda inginkan untuk tahu apa isinya, karena setiap buku memiliki satu buku yang plastiknya sudah dibuka. Orang yang ogah rugi macem saya cocok banget nih main ke sini, udah tempat duduknya banyak, nyaman, terus gak dilihatin sama petugasnya.

See? Keren ya tempat duduknya ada tempat untuk rebahan kaki juga (ti ati yg kakinya bauk)

Baca komik Lat si kartunis Malaysia sambil senderan, mantabbh

Denger2 di lantai 3 ada roof top, tapi lupa untuk naik2 ke atas, huhu.. Untuk Anda yang tinggal di Tangerang, rugi deh kalo nggak sering-sering main kemari. Nah untuk Anda yang tinggal di tempat lain? Siap-siap duit bensin karena untuk menuju ke sini dibutuhkan bensin yang cukuup banyaak.. Hehe..
So.. Happy hunting & reading!!