Bincang Air & Lomba Blog Konservasi Air

December 13, 2011 by titiw  
Filed under Events

Sekedar share tulisan saya mengenai Bincang Air, yang dinaikkan di blog salingsilang. Ini dia acara diskusi santai bareng blogger di beberapa kota yang bikin saya pergi-pergi terus. :)

Linimasa riuh tadi malam (9/12/2011) dengan beberapa tagar yang bervariasi. Misalnya saja tagar-tagar yang ada di trending topic, hingga #picfest. Di antara tagar tersebut, #bincangair merupakan bahasan yang cukup banyak dibicarakan sekitar pukul 19.00 – 21.00 WIB.

Apa itu #bincangair? Adalah perusahaan air minum kemasan Aqua yang mengadakan diskusi santai dengan beberapa komunitas blogger Jakarta di restoran Es Teler 77 Adhityawarman, Jakarta Selatan.

Tajk hanya diadakan di Jakarta, #bincangair juga telah dihelat di Surabaya, Yogyakarta, Semarang, dan Bandung. Nara sumber yang datang berasal dari akademisi yang diwakili Profesor Sari Bahagiarti, serta tim Water Resource Management dan CSR Aqua. Di kota-kota sebelumnya berbicara pula wakil dari LSM Kehati yang concern di bidang lingkungan, namun tadi malam berhalangan hadir.

Peserta #bincangair Jakarta

Selain mengadakan Bincang Air keliling kota dengan bekerjasama dengan komunitas blogger setempat, Aqua juga mengadakan lomba blog bertema “Konservasi Sumber Daya Air di Mata Blogger”. Hadiahnya lumayan untuk beli gadget baru, Rp 5 juta untuk juara  pertama, Rp 3,5 juta untuk juara ke-2, dan Rp 2 juta untuk juara ke-3.

Lomba blog yang bekerjasama dengan Dagdigdug.com  ini  ditutup pada 1 Januari 2012. Jadi Anda masih berkesempatan mengikuti  kompetisi blog ini.  Semua detail lomba dapat dibuka di http//lestariairku.dagdigdug.com

#bincangair

Titiw.com Menang ISBA 2011 Sesi 11! :)

July 7, 2011 by titiw  
Filed under Events

IYAAA!! MAKASIH! Ngg.. Saya asumsikan kalau kamu semua udah liat judul postingan ini. Hihi.. Saya juga gak nyangka bisa dipilih jadi pemenang mingguan dari Internet Sehat Blog & Content Award (ISBA) 2011. Apa sih ISBA? Kalo lihat dari blog-nya:

ISBA adalah sebuah penghargaan sepanjang tahun yang diberikan kepada pengelola Blog, Wiki, Forum, Portal dan berbagai jenis layanan konten lainnya, baik perseorangan ataupun berkelompok, yang dengan segenap daya kreatifitasnya telah menuangkan ide, gagasan dan pikirannya dalam bentuk tulisan secara online. Tulisan tersebut tentunya yang harus dapat memberikan ide ataupun mengarahkan pembaca untuk melakukan tindakan yang positif dan bermanfaat, bagi dirinya ataupun masyarakat sekitarnya di Indonesia. Goal dari program ini adalah untuk men-generate tumbuhnya konten-konten lokal sehingga semakin banyak generasi muda Indonesia yang aktif menulis di blog.

Camkan. Positif. Aktif. Bermanfaat. MUDA. HA. *jumawa*. Ini sih saya baru menang yang Bronze (mingguan), yang nantinya bakal ada tahap-tahap lagi buat menang lagi di beberapa kategori. Untuk lebih jelasnya:

Kategori Penghargaan

Yang saya suka, tim ISBA membuat review tentang blog saya dengan sangat menarik, seakan-akan saya adalah orang yang sangat positif.. Huks.. Makasih telah membuat imej buruk tentang saya hilang begitu saja.. *harapan semu*. Ini dia review-nya:

Mampirlah ke blog milik tante Titiw ini dan bersiaplah tersenyum simpul atau bahkan ketawa ngakak. Kalimat-kalimat yang ia lontarkan terkesan ngalir aja dan banyak yang bahkan terkesan konyol dalam postingannya. Namun konyol bukan berarti kosong melompong lho. Postingan yang ditulis oleh wanita yang bekerja sebagai social media specialist ini justru berisi hal-hal umum yang bermanfaat bagi pembacanya. Dengan balutan bahasa yang tidak terlalu berat dan kadang diselipi pengalaman pribadi, pembaca seakan merasa kenal akrab dengan si pemilik blog.

Lantas apa saja sih isi dari blog titiw.com ini? Ada 7 kategori yang ada di rumah Titi Akmar ini yakni Entertainment, Events, Green Act, Techno, Titiw Inside, Travelling dan Video. Di Travelling, pembaca bisa menikmati perjalanan Titiw di sejumlah tempat wisata, kemudian pembaca juga bisa tergelitik di bagian Entertainment yang menampilkan komik mengenai perfilman di Indonesia. Jangan lupakan juga tips-tips sederhana tapi bermanfaat yang ada di Green Act tentang gaya hidup hijau. Ulasan mengenai dunia teknologi juga tak ketinggalan ada di blog yang selalu ramai komentar tersebut. Sesuai dengan ‘tagline’ blog beliau, yakni ‘sekedar share..kita kan care..’, blog ini memang dibuat untuk berbagi.. :)

Terima kasih atas penghargaan yang sudah diberikan pada saya. Sangat haru juga karena review ini juga ada di detik.com. Semoga blog ini dapat terus dan terus berbagi. Salam internet sehat! :)

Update (1/8): Ini kan mingguan, baru aja dapet kabar kalo titiw.com menang yang Silver (bulanan). Congratz to me! :)

(c) Image

Selamat Ulang Tahun Ke-4 Titiw!

June 16, 2011 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Katanya.. Sebaik-baiknya orang adalah yang berguna bagi orang lain. Bagaimana pun ia dulu, yang dihitung tetaplah yang sekarang. Sama seperti blog saya ini. Ketika dibuat, isinya hanyalah hal-hal yang bisa dibilang agak “nyampah”. Namun makin ke sini, setahun umurnya, dua tahun, hingga tiga tahun, makin banyak pengunjung yang menuliskan komentar di kolom bawah itu bahwa titiw.com cukup berguna bagi mereka. Entah dari tips untuk berTwitter, bagaimana caranya jika kita lupa Password di Windows XP, letak di mana taman yang cukup nyaman dinikmati di Jakarta, hingga bagaimana caranya mencapai pantai Sawarna.

Sontak saya merasa.. Blog ini kian berguna. Untuk orang lain, dan terutama untuk saya sendiri. Entah sebagai sarana aktualisasi diri, sebagai dokumentasi perjalanan hidup, pemberi penghasilan sampingan atau hanyalah sebagai media agar saya tidak melupakan sesuatu. Dan adalah keinginan yang sangat jika suatu saat, saya bisa mengatakan hal ini.. “Nak, jika kamu ingin melihat bagaimana ibumu dulu, betapa berwarnanya hidupnya dulu.. Tidak usah jauh-jauh. Cukup lihat blognya saja.” Dan saya harap, ia tidak mencela saya akan kelakuan-kelakuan saya yang dulu. Karena yang dihitung adalah yang sekarang, kan..? :)

Selamat ulang tahun ke-4 blog tersayang. Semoga dirimu dan penulismu akan dapat menjadi sesuatu yang berguna untuk dunia, karena seperti kata pengarang buku terkenal Helvy Tiana Rosa, “Membaca dan menulis membuatmu menjadi“. Hari ini, saya bersama 610 Posts, 12.296 Comments, dan segenap bagian dari titiw.com mengucapkan terima kasih atas apresiasinya terhadap kami.

Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang dalam masyarakat dan dari sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian. ~ Pramoedya Ananta Toer

Happy 4th Bday You!

Misteri Penciptaan

December 10, 2010 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Semua orang bisa mengarang dari nol. Tidak ada ide. Misteri penciptaan akan datang di saat kita menulis. ~ Hamsad Rangkuti

No thinking – that comes later. You must write your first draft with your heart. You rewrite with your head. The first key to writing is… to write, not to think! ~ William Forrester in Finding Forrester

If there’s a book you really want to read, but it hasn’t been written yet, then you must write it.  ~ Toni Morrison

Kebahagiaan paling utama seorang penulis adalah dia yang menjadi orang pertama yang membaca tulisannya sendiri. ~ Rahmayanti Akmar

Write your first draft with your heart.  Re-write with your head. ~ Another quote from Finding Forrester

Keep a diary and one day it’ll keep you. ~ Mae West

Eksis dengan Kartu Nama & Stiker!

November 19, 2010 by titiw  
Filed under Events, Pictures

Yellow folks! Ah, kesibukan yang mendatangkan pundi2 uang memang membuat diri ini dimakan rutinitas hingga tak sempat ngeblog lagi.. *alasan klasik* Jadi, di akhir minggu ini saya mau update blog biar embel-embel blogger rajin yang lekat dengan saya tidak tergerus begitu saja.. *apa sih*. Tema postingan saya untuk kali ini adalah kartu nama. Iyes, kartu nama cin, tempat situ bagi-bagi nomor HP, email, kata mutiara, dan data diri tertentu biar disangka hidupnya stabil.

Saya sempet lihat kartunama.net yang bagi2 kartu nama untuk blogger dengan gratis. Syaratnya gampang bener. Cuma tinggal kasih komen dan taro alamat blog, kalo nanti mereka suka blog kita, bakal dibikinin deh tuh kartu nama gratis! Weits, saya yang emang udah cita-cita bagi kartu nama di Pesta Blogger 2010 langsung ikutan komen dong. Namun sayang, seminggu sebelum PB 2010, saya gak dikirim-kirim email tanda bakal dibikinin gretongan.

Jadilah saya bikin kartu nama plus stiker sama dik Eko Bimantara. Iya, dia lagi. Dia yang bikin desain blog ini, dan bikin project Hukum Koruptor ala Kamu dengan komik. Gambar yang dipake di kartu nama, tentulah gambar saya yang sedang bersepeda dengan kepala gede dan cengiran riang, hasil gambaran Aldriana! Ih, seneng ya, temen2 saya kreatif semua, sayanya tinggal ongkang-ongkang kaki. Hihi..

Paman Tyo, Hanny, Rere, Pak Phillip

Steph-(aku lupa xD), Tiw-Didut, Mutia-Em-Rara, Dimas-Dita

Pas stiker & kartu nama kelar, ndilalah mas Agus dari kartunama.net emailin saya kalo saya dipilih untuk dibuatin kartu nama gheratis. Ihiy! Makin banyak kartu nama, makin eksis nih cin! Jadilah saya lala lili di PB 2010 membagikan stiker-stiker dan kartu nama dengan random. Akhirul kata, saya mau bilang makasih sama kartunama.net, Eko, dan Aldriana yang karyanya bikin titiw.com makin hooh. Oh tak lupa juga kepada orang2 yang berkenan saya foto sambil megang stiker/kartu nama saya. Selamat berakhir pekan, kawan-kawan! :)

Nena, Kei, Winarto, Cipluk

10 Signs Your Blog Content Sucks

October 25, 2010 by titiw  
Filed under Techno

Sebenarnya.. Tidak ada pakem yang benar-benar jelas mengapa tulisan kamu itu tidak baik.. Atau dalam kata lain: BURUK. Namun ada TANDA2 dimana kamu bisa menyadari kalau tulisan kamu itu ya.. Sucks. Here you go!

1. Tulisan kamu terlihat seperti sebuah jurnal
Yah.. Mungkin kalo isinya benar2 jurnal yang dbutuhkan oleh anak2 kuliahan untuk dicopy buat skripsinya ya nggak apa2. Masalahnya, ketika kamu menulis “Dear Diary.. Hari ini aku makan ini pake itu sama ini terus aku jatoh tapi nggak nangis..” sepanjang sungai Kapuas, percayalah.. Tidak ada orang yang tertarik dengan tulisan kamu. Sekarang jamannya tulisan nggak banyak amat, padat, tapi nendang! Kayak kolom gosip di majalah2.

2. Komentar di blog kamu sedikit atau malah tidak ada
Memang yang namanya komentar itu tidak berbanding lurus dengan hits atau berapa banyak blog kamu dilihat.. Tapi ketika orang mau menuliskan komentar, itu berarti ada sesuatu yang bikin dia MEMILIH untuk meninggalkan komen.

3. Kamu nggak pernah menerima “fan mail”
Kalo konten blog kamu bagus, orang-orang akan mengatakannya. Bukan hanya sekedar “Hi, nice blog!” seperti komen2 spam, tapi dia akan sangat niat mengirimkan pujian melalui email panjang ataupun message di FB, bahkan mereview blog kamu di blognya dengan cuma-cuma.

4. Sebaliknya, kamu tidak pernah menerima “hate mail”
Bener deh, kalo konten kamu itu menarik, pasti ada aja orang yang nggak terima dengan apa yang kamu tulis. Dan apa yang lebih buruk dari menerima “hate mail” ini? TIDAK PERNAH MENERIMA APA-APA.

5. Kamu menganggap bahwa SEO (Search Engine Optimization) adalah segalanya dalam dunia blogging
Well.. Ketika seseorang baru saja mulai ngeblog dan hampir gak pernah menulis apa2 dalam blognya.. Saya bisa mengatakan bahwa orang ini sudah kalah sebelum memulai. Memang sih, SEO itu bisa mendongkrak blog kamu, tapi content yang bagus tetaplah segalanya.

6. Kamu sendiri nggak tahu apa manfaat blog kamu
Sebuah tulisan harus bermanfaat bagi pembacanya. Bermanfaat di sini bisa macem2. Misalnya: Pembaca jadi tahu bagaimana cara ngeteng ke Pantai Sawarna, pembaca jadi seneng karena ketawa2 baca blog kamu, atau pembaca jadi tahu cara membuat Coto Makassar yang resepnya kamu tulis di blog. So if you don’t know what kind of benefits your blog can give to readers, you’re doomed kid.

7. Kamu tidak tahu topik apa yang membuat pembaca kamu tergelitik
Begini maksudnya, emosi dari pembaca harus kita elus dan manjakan. Daripada membuat tulisan kalau kamu marah2 karena batere HP drop terus, mengapa kamu tidak membuat tips mudah menghemat batere HP? Pasti banyak orang yang memikirkannya, tapi tidak menuliskannya. Kamu harus jadi orang yang memulainya!

8. Kamu jarang membaca
Here’s the deal.. Orang yang bisa menulis adalah orang yang bisa dan biasa membaca. Dengan membaca, wawasan kamu akan lebih luas dan pastinya mendapatkan “sesuatu” dari situ. Jadi kalo kamu males baca, lupakan saja mimpi menjadi blogger yang mempunyai konten tulisan yang luar biasa.

9. Kamu jarang dan malas menulis
Owkeeyy.. Ingat pepatah ala bisa karena biasa? Jika tidak membiasakan menulis, jangan pernah kepikiran untuk mempunyai blog. Wong kamu aja males nulis kok, gemana pembaca gak males untuk baca blog kamu?

10. Usia blog kamu di bawah 6 bulan
Yah.. Yang instant di dunia ini hanyalah Indomie nak. Ketika kamu baru ngeblog dan mengharapkan komentar yang banyak atau tulisan kamu menjadi tautan di mana-mana.. Mungkin kamu minimal harus menjadi Dian Sastro, yang postingan pertamanya pun dikomentari oleh lebih dari 100 orang.

Begitulah. Kenyataan memang terkadang pahit seperti obat puyer, tapi in the end, kamu akan sembuh dan segar kembali kan? Happy writing!

PS: Diilhami oleh CopyBlogger

Edutrip in Pontianak (2)

October 20, 2010 by titiw  
Filed under Traveling

Edutrip di Pontianak bagian 1 sudah diceritakan sebelumnya, penasaran bagaimana kelanjutannya? Cekidot!

Day 2 (25 September 2010)

Selamat pagi Pontianak! Dilengkapi senyum merekah di bibir merah, saya dan Nena merayakan pagi itu dengan sarapan menggila di hotel. Buru buru buru buru siap-siap karena.. Karena apa hayo? Iyak, betul! Karena Blogshop (Workshop Blog) diadakan hari ini di SMKN 3 Pontianak! Saking worrynya saya gagu pas di kelas dimana saya “ngajar”, saya sampe buka2 press release dan self note saya sendiri berkali-kali, kayak lagi Ebtanas SD tahun 96.

Oya, pagi itu juga anggota tim hura-hura bertambah dengan adanya mbak Rara, si ibu ketua Pesta Blogger kita tahun ini. Pukul 8.30, mobil sewaan kita sudah meluncur dengan manis ke tempat dimana diadakannya Blogshop. Suasana agak ramai karena di saat yang bersamaan, seperti ada porseni di SMKN 3 tersebut. Pengecekan fasilitas dimulai, dan ada sedikit trouble di sana sini seperti jaringan internet, komputer yang tidak berfungsi semuanya, ataupun undangan yang tidak hadir.

Ciye ibu guru.. xD

Namun dengan dukungan dari semua pihak, dan bujug rayu tante Titiw kepada bocah2 SMKN 3 untuk ikut blogshop, kelas yang berkapasitas 40 orang itu dijejali “murid-murid” kurang lebih sampai 35 orang. Setelah Pak Phillip dari US Embassy, perwakilan dari komunitas blogger Pontianak, dan Mbak Rara kasih speech pembukaan, dimulailah blogshop! Saya sebagai perwakilan dari dagdigdug ngemeng kira-kira 1 jam lebih dengan melontarkan pertanyaan2 sederhana yang dijawab dengan antusias oleh murid-murid, apalagi para murid SMKN 3 yang pake baju coklat itu. Hehe..

Klaar mengarang bebas, pelatihan membuat blog di Dagdigdug dimulai. Target audience kami sangat pas dengan apa yang disasar. Orang-orang dari kalangan pendidikan, yang kurang familir dengan Internet. Orang-orang di pelatihan ini bahkan masih kurang akrab dengan yang namanya email. Beberapa sudah mengenal Facebook, namun kurang memanfaatkan email, jadinya mereka hanya ingat password FB, sedangkan email dibuat hanya sebagai syarat membuat FB dan terlupakan begitu saja. FYI, hanya untuk mengajarkan membuat email, blog, dan Twitter, dibutuhkan waktu kurang lebih 4 jam! Wow!

Suasana Blogshop

Jam 3 sore yang menggarang, terpilih 5 murid yang blognya dianggap terbaik. Untuk itu, mereka mendapatkan kaos PB 2010 dan tas WWF dari saya, sisa Earth Hour lalu. Wiiih.. Keringat di badan udah beranak pinak, dan sekarang saatnya kami kembali ke hotel dan mandi, untuk bersiap2 ke TVRI di sore hari (Ndoro Kakung & Pak Phillip akan live di sana), dan juga untuk menghadiri mini pesta Blogger di SMKN 3 lagi.

Setelah mandi, kami kembali segaaar, and it’s time for culinary experience! Tujuan: cari bubur pedas yang terbuat dari beras masak, dicampur dengan sayur-sayuran berjenis-jenis. Rasanya sendiri gak terlalu pedas, dengan bau sayur yang menyengat. Duh maaf kawan, tapi sepertinya saya kurang cocok dengan makanan ini, sehingga memesan mie goreng dari warung sebelah tenda bubur. Yaya, call me CUPU. Di sini, saya, mbak Yati, mbak Rara & Oesoep menunggu tim yang lain untuk syuting di TVRI. Namun.. Hujan besar melanda. Itu sengeri-ngerinya ujan dengan embel-embel petir dan geludug yang nggak main2!

Penampakan Bubur Pedas

Akhirnya kami menyusul ke TVRI dan langsung menuju SMKN 3. Banjir sampai sedengkul orang dewasa di jalan utama, namun anehnya, tetep aja nggak macet. Kalo di Jkt mah, udah Assalamualaikum. Gak cuma itu aja, Grand Mall, mall terbesar di Pontianak atapnya bocor hingga menimbulkan chaos. Di SMKN 3, mini pesta blogger tetap dilaksanakan dengan peserta tidak lebih dari 20 orang. Apa boleh buat, hujan besar pasti menghadang mereka. Pembicara pada malam itu ialah Danielle (pemilik portal colors of Borneo), Ndoro Kakung, Pak Phillip, dan Dwi dari Beleter.

Bukti kalo meskipun abis banjir, Pontianak tetep lowong!

Fota foto fota foto, salaman, coret2 baju PB 2010, akhirnya kita cabuut untuk makan malam. Sekali lagi, perut dan nafsu makan saya tidak jodoh dengan makanan Pontianak. Teman2 makan mie tiaw Apollo (yg tenar itu), saya nyebrang jalan untuk makan nasi Padang pake Sotong. Hahaha. Sebelum kembali ke hotel, sempet jalan2 nyari oleh2 di Jl. Patimura. Fyuh. Cape abis. Ayo tidur, karena besok sudah akan kembali ke Jakarta. Selamat malam, Pontianak!

Mie Tiaw Polo. Pindahan Sebelah. Haha.

Day 3 (26 September 2010)

Masih membuka hari dengan gragasan nyarep di resto hotel, sekarang saatnya packing karena hari ini adalah hari terakhir kita di Pontianak. Tentu saja sebelum pulang kita harus menyambangi maskot kota Pontianak, yaitu.. Yaitu apa anak2? Betuuul! Tugu Khatulistiwa! Di jalan, kami sempet beli koran setempat, dan ternyata foto saya kemaren ngajar ada di situ, sodara! Gak cuma 1 koran, tapi di 2 koran! Ihiy! Kudu dibingkai kirimin ke Nenek di Makasar. Ahahaha.. Dan setelah melewati 2 jembatan, yaitu jembatan Kapuas dan jembatan landak, perjalanan ke Tugu memakan waktu kurang lebih 1 jam dari hotel, tanpa macet. Dan itulah dia, Tugu Khatulistiwa yang dibuat oleh Silaban pada tahun 1938.

Tugu Khatulistiwa! Barbuk Minum Teh Kotak! X)

Gak cuma di luarnya, kami juga masuk ke dalam. Ternyata, Tugu Khatulistiwa yang terlihat dari luar itu hanyalah simbol, alias bukan yang asli! Iya, yang asli itu adalah yang terletak di dalam museum eh museum bukan ya..? Pokoknya yang asli itu yang ada di dalam ruangan, dengan ukuran lebih mini. Di sini,seperti biasa foto2 menggila, dan melihat foto2 lama, serta sejarah Tugu Khatulistiwa. Sayang sekali kami sampai di Pontianak tanggal 24 September, sedangkan peristiwa titik nol (dimana ketika tengah hari kita tidak memiliki bayangan) terjadi pada tanggal 21-23 September.

The Real Tugu Khatulistiwa

Matahari yang tumpah ke daratan seakan-akan lupa kalau pada malam harinya, ia kalah telak dengan deretan awan yang menumpahkan air banyak2. Jadilah kami terlihat layu dan meneteskan keringat sebagai tanda kegerahan. Untung aja di depan Tugu ada warung es kelapa dan es lidah buaya! Wih, srapat sruput deh di sini, ples minum teh kotak andalan pula! X) FYI, Pontianak juga terkenal dengan budidaya lidah buayanya. Tak lupa saya beli oleh2 di sini, gak mahal-mahal amat kok, beli kaos bordiran sekitar 40.000an, dan baju batik Kalimantan untuk ke acara pesta gitu sekitar 70.000 rupiah.

Saya masuk koran! Haha.. & lala lili di sekitar Tugu Khatulistiwa

Saking enaknya leyeh2, sampe lupa kalo pesawatnya jam 12! Buru2 ciao, tapi sempet2nya berenti di jalan untuk foto2 lagi di Vihara Kwan Im. Eits jangan seneng dulu, sebelum balik hotel untuk check out, kita juga beli oleh2 (lagi) di Warkop Suka Hati. Beli pisgor setengah mateng, kopi, dan serikaya. Naga2nya bawaan berat nih ciin! Setelah lala lili di hotel selesai, kita semua bergerak menuju airport Supadio ditemani awan2 The Simpsons yang berarak-arak. Ah.. Beautiful skies indeed. Untuk itu, saya ingin berterima kasih untuk semua pihak yang memberi saya kesempatan untuk menyebarkan ilmu saya yang masih sedikit, dan untuk mewujudkan Birthday Wishlist saya yang nomor 4. Sampai bertemu lagi, Borneo!

Tugu Bambu, Langit Biru, Awan Bertalu-talu

Trivia Pontianak:

  1. Mobil di sini berplat KB, dan bahasa yg jamak digunakan: melayu pontianak ala upin ipin
  2. Kata pak sopir, kalo golkar yg menang, rumah gubernur dicat kuning smua, kalo PDI yg mwnang dicat merah smua!
  3. Dan saudara saudara! Simpati & Tri saya lancar jaya dipake di Pontianak!
  4. Di Pontianak ini kalo cewek naik becak, itu #kode kalo dia bisa “ditawar”. We o we!
  5. Kata “Pontianak” berarti: “Kuntilanak”, berasal dari bahasa melayu.
  6. Jus jeruk di hotel2 Pontianak terbuat dari Jeruk Pontianak aseli yang manis dan segar!
  7. Makanan khas Pontianak: Mie Tiaw & Bubur Pedas
  8. Waktu di Pontianak tetap memakai WIB seperti Jakarta.
  9. Penyerapan air di Pontianak ternyata sdh berkurang, ktnya krn hutan yg sekarang homogen, itu dia kenapa terjadi banjir.

Tips Lala lili di Pontianak:

  • Bawa topi, kacamata cengdem, dan sun block. Mataharinya nyolot!
  • Bawa duit tunai, jangan ngandelin ATM yang penampakannya tempo-tempo.
  • Beli pisang pontianak yang setengah mateng, banyak banyaaak! Kalo gak pasti nyesel.
  • Minum yang banyak, jangan sampai dehidrasi.
  • Kalo banyak waktu, sambangi pantai Jawai yang indah.
  • Jangan lupa minta diceritain siapa panglima burung sama orang setempat! Seru!

EduTrip in Pontianak (1)

October 2, 2010 by titiw  
Filed under Traveling

Selamat siang Jakarta! Cuaca lagi cerah dan panas nih, tapi ngomong-ngomong panas, ada kota yang lebih panas dari Jakarta, yaitu Pontianak. Ada apa nih saya ngomongin Pontianak? Karena dari Jumat-Minggu lalu saya punya kesempatan untuk mengunjungi kota yang dilewati oleh garis khatulistiwa ini!

Perjalanan saya ke Pontianak yang merupakan ibukota dari Kalimantan Barat ialah edutrip, alias trip yang ada unsur pendidikannya cin! Yes, saya dan tim Pesta Blogger berkunjung ke Pontianak dalam rangka Blogging Workshop alias Blogshop yang diadakan di 10 kota, sebagai rangkaian acara Pesta Blogger 2010. Selengkapnya tentang blogshop tersebut sudah saya posting di SINI, sedangkan cerita perjalanan lengkap sila buka INI, INI & INI yang telah ditulis dengan panjang lebar oleh Mbak Yati. Yang udah gak sabar *muntah belatung* tentang perjalanan Pontianak saya yang menyenangkan mari ditilik paragraf2 di bawah ini!

Our Team!

Day 1

Hari Jumat pagi, saya, Nena (Maverick), Ndoro Kakung & Mbak Yati (panitia pesta blogger) telah terbang dengan burung Garuda ke Pontianak, tepatnya bandara Supadio. Di bandara, kami bertemu dengan Phillip & Aurel, wakil dari US Embassy yang merupakan sponsor dari Pesta Blogger 2010. Pertama menjejakkan kaki di bandara, saya merasa: “Wow.. ini jejak pertama saya di Kalimantan! Borneo! Hurray!” *lonjak2* Hehe.. Orang2 di sana kalau tidak melayu, ya Cina, sehingga kata pak Rudy sang sopir, bahasa yang dipakai di sana ialah Hokkian atau Melayu Pontianak.

Karena kepagian dan belum bisa check in di Mercure Hotel, maka kami berinisiatif untuk cari sarapan khas di sini. Sampailah kami di warung kopi Suka Hati yang terletak di Jl. Tanjungpura. Menu yang dipilih: roti dan pisang pontianak dengan olesan sarikaya! Yum! Kata Nena yang peminum kopi, rasa kopi di sana enak.. butirannya halus.. halah. Budaya nongkrong orang sini ternyata sekental kopinya. Hanya dengan kopi pancung (setengah gelas kopi), mereka bisa duduk & ngobrol2 sampai berjam-jam. Saya jadi inget tipikal orang melayu yang diceritakan Andrea Hirata dalam “Cinta di Dalam Gelas”. Hasil kerusakan di WarKop tersebut: Rp 28.000 untuk berlima.

WarKop Sukahati & Atmosfernya yang Menyenangkan

Tempat wajib kunjung ketika berada di Pontianak, tentu saja Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia. Ternyata, sisi-sisi di sebelah sungai lagi direnovasi karena tempat ini akan ditata menjadi water front city, sehingga banyak tukang-tukang yang berotot pejal di sana. Langit cerah dan kapal-kapal yang bersauh menambah dramatis sesi foto2 di bawah siraman panas matahari yang lagi nyolot-nyolotnya. Puas berfota foto, meluncur deh ke Caesar supermarket untuk beli air mineral dan Pocari Sweat yang banyak supaya nggak dehidrasi. Anehnya, teh kotak ultra kesukaan saya tidak ada di swalayan itu! Aku.. Sedih.. Hiks!

Sungai Kapuas

Setelah kena sun rush beberapa jam, kewajiban untuk media visit tentunya harus ditunaikan. Media pertama yang dikunjungi adalah M Radio, radio yang segmennya adalah anak muda, berada di samping M Kafe. Di sini, kami disambut oleh Pak Deki & Dita si penyiar. Di M Radio ini, datanglah sesosok pria kurus yang bernama Usup, blogger khas eh asal Pontianak yang akhirnya menggila bersama kita. Setelah Pak Phillip & Ndoro Kakung live sekitar setengah jam di radio tersebut, tujuan utama kami adalah mengisi perut yang sudah meronta. Bingung mau makan apa, sampailah kita di resoran Moro Seneng, semacam tempat yang ngambil makanan sendiri gitcyuh dengan lauk ikan menyong (?), udang cilik, genjer, ikan cilik, pokoknya unyu & kenyang!

Eh, buruan, kita udah ditunggu di Tribun Pontianak nih! Dan ternyataaa.. hanya dalam waktu 5 menit, kami sudah sampai! Iya! Di pontianak ini, jarak dari satu tempat ke tempat lain gak ada yang lebih dari 10 menit! I love Pontianak’s Traffic! Dan meskipun panas, gak berdebu banget dan polusinya juga nggak nyolot. Jalanannya kayak Jakarta di waktu Lebaran, dijamin nggak setres yang bawa mobil di sini. Eh back to media visit ke-2 kita di Tribun Post, di sini kita disambut dengan hangat oleh Pak Stefanus Hami, teman-temannya, serta kue bingke khas Pontianak yang rasanya manis dan halus. Kayak saya. UHUK.

Hopping Media

Cuaca mulai mendung dan gerimis turun dengan malu-malu. Media visit selanjutnya: Radio volare yang digawangi oleh Jaka dan Dini. Selaindapet siaran live lagi, kita juga ketawa tiwi, dan tentu saja berfoto2! Kebut terus untuk media visit ke-4, yaitu Pontianak Post. Di sini, kami bertemu dengan Sando si fotografer gondrong yang merupakan pemegang akun twitter @pontianakite, lho! Kenapa takjub? Karena @pontianakite adalah akun yang share info2 Pontianak, dimana orang2 Pontianaknya sendiri nggak tahu siapa pemegang akun itu. Hehe..

Badan mulai lelah, namun harus lanjut media visit terakhir, yaitu TVRI Pontianak! Nyampe di sana, kita disambut dengan kamera. Ihiy! Mak, gue masuk tipi mak! Udara sore yang dibilas sedikit gerimis membuat hawa sejuk dan memanggil2 untuk tidur. Bayangkan, saya duduk sambil tidur2 ayam gitu depan pejabat2 TVRI! Klaar dari TVRI balik ke hotel deh. Horee! Eits.. Jangan seneng dulu.. Gak segitu horenya buat saya dan Nena & Mbak Yati yang harus ke SMKN 3 dulu untuk cek venue H-1. Setelah semuanya dibilang beres sama komunitas Beleter yang terdiri dari Dwi, Nat & Irhamna, baru deh balik lagi ke hotel untuk mandi. Gile, baru media visit ke 5 tempat aja mo hamsyong, gak cocok deh bo eike jadi artis!

Day 1 Mission: Accomplished!

Udah wangi dan segar, tujuan makan malam kami adalah Mie Tiaw, mie khas Pontianak yang berada di Antasari 72. Wah, tempat ini banyak didatengin artis nih, terlihat dari banyaknya foto dan tandatangan aris yang dipajang di dindingnya. Ketawa2 goblook sama Mbak Yati, Nena & Orel. Mana si Orel juga ternyata gemblung banget, lagi! Hahaha.. Akhirnya, tibalah di penghujung hari pertama.. Tidur cepet dari jam 09.30, biar besok seger pas ngajar. Nah, bagaimanakah edutrip kita esok hari? Apakah saya akan muntah saking groginya pas ngajar? Atau malah pingsan? Langsung menuju tulisan selanjutnya di Edutrip Pontianak (2)!