Jadwal Djarum Indonesia Open 2010

June 25, 2010 by titiw  
Filed under Events

Jadwal Djarum Indonesia Open 2010 untuk babak Semi Final hari Sabtu, 26 Juni 2010 yang dimulai pada pukul 12:30 ialah sebagai berikut:

semifinal indonesia open 2010

Jadwal Final tanggal 27 Juni 2010 akan diupdate. Harga tiket Semi Final kelas 1: Rp 70.000, kelas VIP Rp 150.000. Untuk tahu selengkapnya buka Tournament Software yang lengkap ngebahas match, jadwal, statistik, dan head to head. See you at Istora, badminton lovers!

Update: Jadwal Final Indonesia Open 2010

final indonesia open 2010

the mechanic trailer
film online

Luna Maya Berbulu Tangkis? She Rocks!

June 13, 2010 by titiw  
Filed under Events

Ariel memecahkan kamera wartawan. Cut Tary yang katanya dipecat dari Insert menemui wartawan memberi laporan dengan suaminya kalau dia bukan si gadis dalam video itu. Luna Maya ke mana? Katanya sih pergi ke luar negeri. Tapi tunggu dulu, siapa itu yang datang ke sebuah lapangan bulu tangkis buatan di Grand Indonesia hari Sabtu kemarin?

Beautiful People: Luna Maya & Ricky Subagja. HAH.

Saudara-saudara, Luna Maya datang ke lapangan itu dengan gagah berani untuk main bulu tangkis bersama para atlet dan penonton! Tidak hanya 1 pertandingan, dia memainkan 2 pertandingan! Pertandingan pertama, dengan berpasangan dengan idola saya Ricky Subagja, mereka melawan orang Jepang yang ecek2 banget mainnya. Luna juga terlihat tidak bisa main, tapi dia total. Mau mengejar bola ke sana dan ke sini, meskpiun kakinya kelihatan sedikit sakit.

Nice game guys!

Di pertandingan ke-2, dengan berpasangan dengan atlet Vita Marissa, ia melawan Terry Puteri yg berpasangan dengan Greysia Polii. Entah faktor apa, tapi ia dan pasangannya memenangi dua pertandingan itu. Setelah partai yang ia mainkan selesai, SEMUA wartawan di sana mengejar dia. Mengejar dengan cara berlari, berteriak, dan mendorong. Fyuh.

Luna & Vita Marissa sampe jatuh bangun

Katanya ia sudah terlanjur dikontrak perusahaan rokok yang menjadi sponsor sehingga tidak bisa absen dalam acara ini. Katanya ia sok tegar supaya dianggap sebagai pihak yang tidak bersalah. Katanya.. Katanya.. Katanya.. Apapun konspirasi teori di belakang itu semua, saya dengan sepenuh hati mengangkat topi dan berani berkata salut tanpa tedeng aling-aling buat Luna. Salam olahraga!

PS: Cerita lengkap acara ini dr sudut pandang lain bisa dilihat di SINI

the red download full film

Badminton Freak!

May 17, 2010 by titiw  
Filed under Blab

Thomas-Uber Cup 2010 telah berakhir hari ini dengan hasil medali perak Thomas untuk Indonesia, dan Emas untuk Cina seperti biasa. Sedangkan di piala Uber dengan bombastisnya tim Korea mengobrak abrik tembok besar Cina dengan mengalahkan mereka 3-1 di babak final. Huhu.. Belum berhasil lagi nih kayak Thomas-Uber 2 tahun lalu. Oke. Udah kok, saya juga nggak mau ngebahas pertandingan itu lagi, karena udah puas nyepem timeline Twitter orang-orang dengan live tweet saya di #thomasuber2010.

Naaahh.. yang mau saya angkat di malam dingin yg bikin dengkul tambah kopong ini adalah kegilaan beberapa temen saya dalam dunia perbulu tangkisan a.k.a badminton alias bulu tepok. Kalo nggak salah si bencong Widya Amelia (@mrsbirama) yang bikin hashtag #badmintonfreak sehingga keluarlaaah itu opini dan berita2 jadul tentang bulu tangkis Indonesia yang kita angkat di twitter. Apalagi dengan adanya akang Ricky Subagja sang idolah dari kecil jadi bintang tamu di Trans 7, makin menggilaaa kittaaa!!

Minjem gambar badminton freak dr buku teenlit

Misalnya aja, TER-NYA-TA:

  1. Saya dulu suka ngekliping berita2 ttg pemain bulu tangkis ples dikasi komen2 laknat di bawahnya dan tak lupa diberi warna-warni dari stabilo boss.
  2. Nah, kalo si Widya juga ngekliping berita2 bultang, tapi lebih gokil kayaknya dari saya. Sampe berita melati dikliping! itu lho, yang pas Susi CS mau tanding, tiba2 ada bau melati dan disinyalir kalo itu adalah semacam pertanda kalo almarhumah Ibu Tien Suharto menyertai dan merestui pertandingan yang akan mereka mainkan. UDAH GILAA!
  3. Saya dan Widya ngepens banget sama Ricky-Rexy, sedangkan si Iwed (@lustfordeath) menggilanya sama Candra-Sigit
  4. Saya juga suka banget sama Candra-Sigit, tapi sayang banget karir mereka gak terlalu lama karena Sigit kesandung kasus dopping. Dulu sih dia ngakunya kalo dia nggak minum obat tapi jamu.
  5. Widya sempet langganan tabloid dan majalah raket, si Iwed, sempet langganan tabloid raket. Iya, tabloid dan majalah yang ngebahas dunia badminton dan tenis ituh yg gaya defaultnya 3 jari nyamping membentuk KOK.
  6. Iwed obsessed banget sama Ricky Subagja, tapi sejak dia merit, obsesinya melipir dikit ke Candra Wijaya.
  7. Widya pernah mimpiin Ricky Subagja pacaran sama si ganda putri jadul, Lily Tampi.
  8. Eits jangan seneng dulu, saya pun pernah mimpi kejar2an sama Ricky dari puun ke puun malem2 di sebuah villa dengan cuaca dingin ala puncak.
  9. Kata Puspa (@poessspaaa), kalo mau ketemu si Ricky Subagja, sering-sering ke Cibubur Junction karena dia suka belanja di sana. Gak itu aja, kata mbak Pus, dia kalo belanja di bread life, bukan bread talk. Terus mbak pus ini juga muji2 muke sama badannya yang beuuuh!! Detail sekali pengamatanmu mbak, cocok nge-livetweet pertandingan bareng kita2!

Ahahah.. Sekian trivia2 bulu tangkis tanah air yang masih belum berhasil menyabet emas di Thomas Uber 2010 ini. Buat yang ngaku2 pecinta badminton sejati, yuuk mari kita dukung tim Indonesia di Indonesia Open 2010 yang akan berlangsung di Istora Senayan 22-27 Juni 2010 ini. Jadwal lengkap menyusuul! ENDOOOONEEESIIIAAA!! DUNG DUNG DUNG DUNG DUNG!

PS: Jangan lupa sedia jeruk & kecap, permen hexos, dan teman yang bisa memberikan free pass. Calonya nggak kuat booos!

(c) Foto

 

Bulu Tangkis Indonesia: Riwayatmu Kini

September 27, 2009 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Membaca kepulangan atlet2 bulutangkis kita tanpa membawa emas di ajang Indonesia Open 2009 kemarin, membuat saya ingat  akan kenangan menonton bulu tangkis Indonesia Open di Senayan pada tahun 2004 dengan riuh rendah suara suporter Indonesia. Ditemani dua teman nyampah saya, Widya dan Yanti, malam tersebut merupakan malam di mana kita bisa habis-habisan memuntahkan makian, ataupun teriakan2 menggila yang biasanya harus direm kencang-kencang ketika jam kuliah di kelas. Khususnya kelasnya Mbak Kusut, ketika tiba2 mati lampu dan kita bermain ABC 5 dasar.

Begitu sampai di Senayan setelah ngebut gila2an dan meneror pacar Widya untuk mengegas pedal gas lebih dalam lagi agar kita tidak telat untuk menonton pertandingan, kami langsung mencari kursi kosong. Wah, kami sempat musyawarah untuk menentukan tempat duduk. Biar bagaimanapun, tempat itu yang nantinya akan menjadi alas pantat untuk beberapa jam ke depan, harus nyaman dan tentu pula harus kondusif untuk menyalurkan hasrat teriak2 menggila tersebut. Hemm, menurut penerawangan, di sebelah sini nampaknya supporternya rada kalem. Tidak ada yang memakai aksesoris gokil seperti penonton yg agak di sebelah sana. Penonton gokil yang kami maksud adalah pria yang memakai bandana merah putih dan menyelipkan bendera kecil di sisi kiri dan kanan pipinya. Baiklah, ini adalah tempat duduk kita, kawan-kawan. Tempat duduk untuk 3 jam ke depan.

Badminton, di mana-mana..

Badminton, di mana-mana..

Impian tinggal impian. Ternyata pria bendera ini sama sekali tidak bereaksi meskipun ada kejadian2 seru. Tidak membuat yel2 khas supporter bulu tangkis. Paling-paling ia hanya teriak yang tidak bisa dibilang teriak juga sebenarnya. Ia hanya teriak lirih “AYo Luluk! Lu-lu gua-gua!” Damn. Dia ternyata tidak lucu! yang bahasa abg pada tahun 90 akhirnya dalah JAYUS. Tidak hanya itu, ia pun teriak “AYo Taufik! Kalo kalah gue aduin Deswita nih!” Yang dimana, kala itu Taufik Hidayat masih pacaran sama Deswita, dan tentuuu saja Deswita melihat dengan mata kepala sendiri apakah Taufik bermain bagus atau tidak, sambil tereak2 “Ayo beib!! bisa beib!”. Jangan senang dulu, dikit2 si pria bendera bergumam “lululuululuu… luluulululul” yang sumpah demi Tuhan kami tidak tahu apa artinya. Wah, ternyata kami gagal total dalam menentukan tempat duduk.

Saat itu, seingat saya, penonton kecewa karena kekalahan dari ganda putra pertama, yaitu Alven si ganteng dan Luluk. Teringat juga akan seorang bapak-bapak provokator yang meniup peluit dengan semangat 45. Jika ia meniup peluit dan teriak2 “IN-DO-NE-SIA!” kita seakan-akan harus membeo “IN-DO-NE-SIA” pula. Namun ketika kami sudah merasakan kenyamanan dalam meneriakkan kata yang merupakan negara yang kami tinggali selama bertahun-tahun, dengan ganasnya bapak tersebut meniup lagi peluitnya agar kita berhenti. Jika ada yang masih teriak “IN-DO-NE-SIA“, ia akan menunjuk orang itu dan mempriwiti dengan suara peluitnya yang nyaring agar ia diam. Waduh, semangat boleh 45 Pak, tapi sekarang kan sudah tahun 2004, sudah tidak relevan lagi untuk memaksakan kehendak Pak.

Kalian kira itu sudah cukup? Belum.. Di depan kami bertiga, ada seorang anak laki-laki, mungkin umurnya 6-7 tahun. Karena ia memegang semacam balon keras berbentuk batang yang jika dipukul-pukulkan dapat membuat seisi senayan lebih gaduh, maka ia dengan kontinyu memukul2 batang itu. Malang diraih oleh teman saya yang bernama Yanti. Tiap anak itu memukul batang tersebut, Yanti yang tepat berada di belakangnya selalu terkena pukul, dan anak itu cueg bebeg seakan-akan batangnya itu hanya terkena angin. Kami bertiga gedeg segedeg2nya sama anak ini ketika kami teriak2 “AYO TAUFIK! PASTI MENANG!” Eh dengan dramatis, anak ini berbalik ke belakang (baca: menatap kami bertiga), dan berkata “Mana mungkin Indonesia menang??!” Anjrit. Anak dari Neraka! Trus lo pilih sapa? Malaysia? Lo orang Indonesa, tong! CUIH! Pas udah agak malem dikit, ni anak ketiduran. Saya sama Widya udah mau ngegulingin tu anak aja dari tempat duduknya. Biar dia tau rasa, biar benjol tu pala, trus besok gak bisa masuk sekolah TK. Eh tiap niat buruk itu mau diimplementasikan, bapaknya itu anak selalu ngelirik ke arah kita. SIAL.

Indonesia vs Malaysia

Indonesia vs Malaysia

Ketika pertandingan sudah mau berakhir, si bapak yang tadi memainkan peluit untuk nyuruh2 orang itu tiba2 bangkit. Rupa-rupanya si Bapak ini sempat tertidur. Ketika bangun itu, ia bertanya “Eh, Luluk-Alven menang?” Et dah pak, itu mah udah pertandingan ke berapa tau! Jangan2 abis ini dia nanya “Eh, Ricky-Rexi menang gak..?” Atau lebih parah lagi kalo dia ngomong “Eh, Rudy Hartono gimana? Menang apa kalah?” Yee.. Tidur apa mati suri, pak?!

Skor akhirnya sendiri saya lupa, yang teringat hanyalah kenangan yang bercampur2 di tengah2 lapangan yang penuh keriaan dan teriakan yang hanya berarti satu hal yang diinginkan: Kemenangan dari Kubu Indonesia. Moga-moga saja di tahun ke depannya, banyak kejuaran bulu tangkis yang dapat dimenangkan kembali oleh satria bergitar yang bermodalkan raket dan kok tersebut.

Kido/Hendra

Kido/Hendra

PS

watch despicable me the film right now

: Final Jepang terbuka baru aja selesai dengan emas bagi Kido/Hendra. Lumayan. Eh jangan seneng dulu, hilite di pertandingan ini ada di pundak Simon Santoso. Meski tidak sampai ke babak final, dia ngalahin si Lee Chong Wei asal Malaysia, juara 1 dunia yang mukenye bikin keki itu lho! Mantaps. Ayo yang lain ciayo juga di kejuaran2 berikutnya!!

88 minutes movie full movie

(c) Foto: klik pada gambar

KING: Review

June 28, 2009 by titiw  
Filed under Movies

Pemain: Mamik Srimulat, Rangga Raditya, Lucky Martin, Wulan Guritno, Ariyo Wahab, Surya Saputra
Sutradara: Ari Sihasale

KING, Film Bulutangkis Pertama di Indonesia

KING, Film Bulutangkis Pertama di Indonesia

WHAT:
Guntur ialah seorang anak kampung bercita-cita menjadi seorang pemain bulutangkis. Hal ini didorong oleh ayahnya, yaitu Pak Tejo (Mamik Srimulat), penggemar berat bulutangkis khususnya si Liem Swie King, yang sehari-harinya merupakan pengumpul bulu angsa untuk dibuat menjadi kok. Pak Tejo sunguh2 ingin anaknya menjadi pemain bulu tangkis, sehingga ia menjadi cukup keras kepada Guntur dengan selalu menyuruhnnya latihan fisik, serta berlatih terus menerus. Beberapa permasalahan menjadi bumbu film ini. Masalah raket yang berkepanjangan, masalah persahabatan Guntur dengan temannya Raden (Lucky Martin) dan masalah yang Guntur miliki sendiri di dalam dirinya. Apakah hubungan Guntur dengan ayahnya akan berakhir baik? dan yang terpenting, apakah Guntur bisa benar2 menjadi seorang pemain bulu tangkis nasional seperti Liem Swie King sang idola?

Tiw’s Opinion:
WOW. Film yang saya tonton ba’da kerja di hari Jumat sangat menohok sukma. Langsuuung film ini melejit ke daftar top 10 film Indonesia terelok sepanjang masa versi saya sendiri. Kejadian2 lucu di dalamnya mengalir tanpa dibuat2. Masalah akting? Hem.. Ariyo Wahab cukup oke, lalu adegan marah Guntur itu amat natural. Tidak sok jadi anak baik yang marahnya di belakang saja. Nah, yang perlu dihighlight, dibold dan distabilo dengan warna cerah adalah akting dari Mamik Srimulat sebagai ayah Guntur. Karakter orang kampung yang sayang kepada anaknya dengan cara yang tidak eksplisit dapat ia bangun dengan nyaris sempurna (karena kesempurnaan tetep milik Allah ya anak2..).

Adegan yang betul-betul saya suka dari film ini yakni lokasi pengambilan gambar. Subhanallah. Kamu akan merasa kalo Indonesia itu maha indah. Belum lagi angle2 pengambilan kamera. Cuco bo. Minus dari film ini apa ya..? Apa? kebanyakan naro iklan? Ah ya wajar, kalo nggak ya si Ari Sihasale rada keder juga lah bikin film ini. Oh ya, minusnya cuma satu, foundation yang dipake si Guntur agak keputihan nek.. Coba itu warnanya diturunin satu tone.. Nah gitu kan lebih pas.. Sama akting agak kaku dari Michelle, bocah cewek yang teteknya baru tumbuh, yg berperan sebagai anak dari Wulan Guritno. Nonton film ini gak nyesel dehhh.. Ada yang mau ajak saya nonton lagi..?? *ngelirik Vina Gondosaputro* Pokoknya, Bravo buat “Alenia Pictures”  yang udah punya ide cerita seperti ini, sehingga membuat KING menjadi film bulutangkis pertama di dunia.

Cocok ditonton:
Seperti film Garuda di Dadaku, film ini pas ditonton kamu yang ingin rasa nasionalisme meningkat, kamu yang mau mengisi liburan panjang ini, atau kamu yang bercita2 untuk keringetan di Istora senayan sambil mengenakan kalung emas di balik kaos bertuliskan Yonex. Oh ya, Unee.. Ini film juga cocok kamu tonton.

Kudos:
4 kok mungil terbuat dari belerang yang bias mengobati mulut kamu yag gatal ingin terus2an menyela film Indonesia.

Jadwal Djarum Indonesia Open Super Series 2009

June 18, 2009 by titiw  
Filed under Events

Sebagaiii pencinta bulu tangkis sejati, dan sebagaiii orang yang super nasionalis, saya dan teman perbulu tangkisan saya, Widya, meluncur ke Istora Senayan, tgl 17 Juni 2009. Untuk apakah? Ya nonton Badminton di Indonesia Open 2009 doong, yang diadakan tanggal 16 Juni 2009 hingga 21 Juni 2009. Setelah dateng dengan sotoynya kita pada hari sebelumnya (dateng jam 6, pertandingan kelar jam 5), maka kemaren kita PUAS untuk memanjakan mata dengan permainan2 ciamik dari para pebulu tangkis Indonesia. Wih, amunisi lengkap, bawa burger, bawa kue, bawa minum, tiket udah di tangan, udah pipis sepipis2nya umat, dan dapet spot OK. Sayang sejuta sayang, samping kiri kanan kita BAWUK. Bauknya tuh kayak bau pizza udah 6 hari gak kemakan, yg ditaro di lemari makan yang jarang dibuka, ples layaknya bau minyak rambut ala bapak2 yang nempel di rambut semi botak, trus doi gak keramas 2 hari, eh trus dihajar lagi pake itu minyak rambut. Baunya maaak.. Lah, kenapa saya jadi bahas orang yang bau ini sodara..?

Intinya, kemaren kita super seneng ngeliat kemenangan dari Nova wid-lilyana natsir (ya oloh si butet ini keren mampus. Mo nangis.), topik hidayat, luluk & joko (yg tampilan luarnya sangat GAYISH dengan modal paha yang besar dan pinggul nan gembil) dan kemenangan dari yang lain2. Sayang sekali, si Bona siapa itu yang tampangnya lebih cocok main basket dan Moh.Ahsan yang rambutnya jigrak dari ganda putra kalah dari Inggeris gila. Hemph.. Ada juga pertandingan antar kubu Indonesia, yaitu G. Polii dan pasangannya ngelawan Pia Zebediah & pasangannya pula (set dah males amat guah nulis lengkap), yang dimenangkan sama Polii si paporit saya.

Udah mana si Widy apal banget lagi sama nama2 pemain dari MANAPUN. Catet. MANAPUN. Ples nama2 pelatih Cina dan Korea yang lahir dari NERAKA itu. Set. santai Tiw. Abisnyaa.. Cina kok ya regenerasinya cepet bener? Malah ada nih bocah-bocah cewek yang main, yg gue rasa masih pake miniset, trus baru mens kemaren sore yg mana mensnya tuh belom darah, tapi masih flek2 doang. Ahahahahha..

Tapi overall seru bangettt!! Dari jam 17.30 sampe jam 22.00 kita betaaah bener di situ. Pas pulang, ketemu Pia Zebediah yag baru kalah sama Polii. Bukan main itu muke juteeeeeeekkk banget. Mungkin selain kalah, dia juga lagi mens hari pertama, ples terserang diare, dan henponnya abis kecopetan di kereta. But who cares? Tetep aja saya sama Wid selonong boy minta foto sama dia. Haha.. Saya yang “rada” atlet basket malah gak segitunya sama basket, eh kalo udah berurusan sama Bulu Tepok ini kok ya menggila banget. Saya sama Wid malah niat bikin baju yg ada tulisan “Indonesia” di belakangnya. Apa sekalian naro merk Yonex? Biar diendorse sama mereka. Harapan kami memang semu.

download the game of death

Tiket masuknya keren, tiket keras macem ATM gitu! Saya taro gambarnya menyusul ya.. hehe.. . Sampai ketemu di Istora!!!

Transamerica psp

Update: Shut! Butet kalah! Huhu.. Markis Kido juga.. Sehingga hari ini (21.06) Indonesia yang masuk Final cuma tunggal putra, yaitu Taufik Hidayat. Ciayo pik!! Oh iya, jadwal selengkapnya gak bisa saya taro karena koneksi internet saya agak nganuh. Jadi silakan langsung meluncuuur ke tournamentsofware.com Mercury Rising ipod

Jadwal Indonesia Open 19 Juni 2009
Jadwal Indonesia Open 19 Juni 2009

G.I. Jane full