Archive for the 'Titiw Inside' Category
August 27th, 2010 -- Posted in Titiw Inside |
Bulan Ramadan selalu membawa nostalgi tersendiri untuk saya. Bukan, bukan karena saya seorang yang sangat saleh sehingga menjadikan Ramadan layaknya berhala. Lantunan suara Pak Zaelan yang menjadi Imam tetap Masjid Nurul Iman di komplek yang saya tinggali sejak lahir itu selalu mengantar sobekan-sobekan memori masa kecil yang berkaitan dengan Ramadan.
Komplek Pondok Bambu II yang saya tempati memang terkenal akrab dan hangat dengan sesamanya. Dari anak-anak, orangtua masing-masing, hingga para pembantunya. Makanya, seingat saya, sejak saya kenal yang namanya Ramadan, puasa, dan tarawih, pasti semuanya dilakukan bersama teman-teman komplek. Pagi sampai siang, kami pasti masih di sekolah. Siang hari menjelang sore, beberapa teman ada yang tidur siang, dan ada beberapa yang sembunyi-sembunyi minum air (kadang malah air keran!) dan dengan cekikikan saling mengakui ketika berkumpul ketika malam hari saat tarawih.

Happy Ramadan
continue reading »
Popularity: 1% [?]
August 26th, 2010 -- Posted in Titiw Inside |
Ini saya buat dengan niat yang seniat-niatnya umat lho. Katanya, orang yang lagi puasa doanya lebih didenger Allah, jadi.. Inilah sekelumit wishlist untuk ulangtahun saya yang ke 20 sumthin’ di awal bulan depan:
1. Kesehatan
Untuk saya, keluarga, dan orang-orang yang saya sayang. Mau sehat? Sini, jadi orang yang saya sayang dulu, haha.. AMIN.
2. Desain blog baru.
Setelah mengganti theme di bulan Juni lalu, ternyata templatenya menjadikan tulisan saya sedikit sulit dibaca bagi beberapa pembaca. Sedangkan saya sendiri ada kesulitan di masalah teknis, sehingga saya berniat untuk mengganti desain lagi, dengan bantuan mas Ang & dik Eko. *wink2* continue reading »
Popularity: 1% [?]
August 21st, 2010 -- Posted in Titiw Inside |
Tahu Ramaditya? Seorang tunanetra yang tenar karena telah diundang oleh Kick Andy, telah menjadi motivator, dan telah menerbitkan sebuah buku berjudul “Berdamai dalam Kegelapan”. Ia bisa diangkat sedemikian tingginya oleh beberapa media karena dengan fisiknya yang tidak dapat melihat, Rama menjadi komposer musik game kenamaan seperti FFVII, Xenogears, Super Mario Galaxy, Super Mario Galaxy 2, Xenosaga, ChronoCross, dan ia mengaku telah bekerjasama dengan sound engineer kenamaan di Jepang. Sebuah media digital kenamaan pun sempat menjadikan Rama seorang penulis tamu.
Rama disanjung sedemikian rupa, sampai seorang member di sebuah forum diskusi online membuat thread yang berisikan bukti konkrit bahwa Rama bukanlah komposer untuk Nintendo, Square Enix, dll seperti yang ia akui. continue reading »
Popularity: 2% [?]
Next »