June 3rd, 2010 -- Posted in Musics |

Suka denger radio streaming dari internet? Sekedar share, radio streaming kesukaan saya kalo koneksi internet lagi lancar sulancar adalah SKY FM yang bisa diklik di SINI. Sky FM ini defaultnya sih Smooth Jazz, tapi coba tengok sebelah kanan. Ada pilihan channel kan..? Sok atuh dipilih genre apa yang kamu suka.. New Age? Classic Rock? Best of the 80’s? Atau malah lagu2 tribute Beatles yang dimainkan oleh banyak musisi di dunia? Ada semua di sini! Iklannya pun dikit. Sejam sekali.
Nih saya beri link langsungnya buat kelian2 yang pada manja untuk nyari-nyari sendiri:
- Smooth Jazz
- Beatles
- New Age
- Love Music
- Top Hits (alias lagu jaman skrg)
- Sisanya? Cari sendiri kalii..
Oiya, hampir lupa. Untuk lagu2 yang jadul, nyeleneh dan Indonesia banget, kamu bisa buka Kentang Radio. Kalau kamu? Suka denger radio streaming dari mana?
Popularity: 1% [?]
March 30th, 2010 -- Posted in Musics |
Akhirnya! Pagelaran Jazz paling akbar di Indonesia (bahkan di dunia kalau menilik MURI) selesai 7 Maret 2010. Dilihat dari sisi pengunjung, kuantitasnya tidak sebanyak hari ke-dua, dan lalu lintasnya tidak sekacau hari pertama. Pertunjukan pertama yang saya tonton adalah gitaris kawakan Indonesia, Oele Pattiselano yang membawakan lagu-lagu Stevie Wonder featuring Dira J Sugandi. Iya, mbak ini lagi, yang suaranya udah abis di hari ke-tiga. Lagu2 Stevie Wonder yang harusnya dibawakan dengan nada tinggi, ia bawakan dengan nada rendah. IMHO, suara Dira ini bagus, tapi kurang “khas”. Eh tapi ini menurut saya lho ya..

Ole Pattiselano "Tribute to Stevie Wonder"

Spotted, Dira Sugandi "Sexy Back". Uhuk.
Lalu kaki saya yang setia membawa saya menuju hall dimana Elfa’s Singer manggung. Luar biasa memang grup ini. Sebagai “Manhattan Transfernya Indonesia”, mereka sangat kompak dan mungkin lebih pantes jadi special show dibanding “John Legend” yang ternyata nggak terlalu “Legend” itu. Lanjut ke Griffith Frank. Cowok ini sempat berkolaborasi dengan mbak2 yang bawa Sax dan pianis Jeff Lorber. Ada yang familiar sama Griffith Frank? Intinya ada salah satu lagunya dia berjudul “Unusual Way” yang merupakan ost film musikal “Nine”. Ada salah seorang penonton bilang gini ketika menyaksikan Griffith Frank beraksi “Nah.. Gini dong lagunya yang gak terlalu Jazz.. Lebih Enak”. Krik.

Elfa's Singer, The Legend

Griffith Frank si "nggak terlalu Jazz"
Manhattan Transfer merupakan pertunjukan yang saya tonton setelahnya. Ya ya, saya tau kemarin udah nonton mereka, but I just can’t get enough of them! Malang melintang di dunia permusikan selama 40 th, membuat skill mereka SEMPURNA di dunia musik. Ndak lupa saya akhirnya foto2 sendiri juga di hari terkahir ini setelah dua hari sebelumnya terlalu saibuk untuk foto2 sendiri. HA. Sempet foto2 selain artisnya juga, misalnya jalan2 ke booth atau ke paviliun Indonesia Kreatif.

Manhattan Transfer dengan Ron King Big Band

VOTE KOMODO!

Musik tradisional dengan Sasando Elektrik
Oh ya, Babyface yang jadi special show malam itu kan di jadwal manggung pukul 20:15 , namun dari pukul 18:30, orang2 udah pada antri!! Gokil! *ngelirik @Unee*. Dan antrian itu makin diperparah karena RI 2 alias Wapres kita mau nonton, sehingga penonton discan satu persatu. APAKAH masih kurang ketika kemarin RI 1 menonton Dianne Warren??! *garuk2 aspal*. Fyuh. Anyway, Babyface sangat dan sangat komunikatif kepada audience. Ia bercerita bagaimana cinta pertamanya dan menceritakan pula bagaimana ia bisa berteman dengan Michael Jackson, dan sebagainya. Bahkan ia menyanyikan salah 1 lagu Michael “Gone To Soon” sebagai tanda penghormatan. Daan saya gak punya foto Babyface yg bagus, semua bergojaaang!

Kagak dapet poto Bebifes, gueh foto juga ni Paspampres

Gak poto ama Bebifes juga, saya sama Unee jadi Hulk!
Untuk pertunjukan terakhir, band asal Indonesia yang telah malang melintang di luar negeri ialah Gugun Blues Shelter. Dengan 3 personelnya yaitu Gugun, Bowie dan Jono, mereka terlihat sekali menguasai panggung, dan menjadi favorit kebanyakan penonton pria. Sekedar share, mereka mentas akhir Maret ini di Singapura yaitu dalam acara Timbre Rock & Roots 2010. Mereka satu-satunya musisi Indonesia di antara sekian banyak musisi level dunia dalam event itu. Okaaaay, sekian laporan pandangan mata saya di Java Jazz hari terakhir. Semoga tahun depan acaranya lebih sakses dan lebih lancar jaya. Cheerio!

Jono "Gugun Blues Shelter"

YAY! Foto sama mbak Endah "EndahNRhesa"!
Popularity: 20% [?]
March 16th, 2010 -- Posted in Musics |
Sori nih late post, tapi gpp lah, daripada blogger yang sama sekali nyuekin blognya, ya toch..? *ditimpuk dari seluruh penjuru mata angin*. Keriaan Java Jazz Festival tetep berlangsung di hari ke 2, Sabtu 6 Maret 2010. Setelah mempelajari seluk beluknya di hari pertama, akhirnya di hari ke-2 saya jadi lumayan khatam dengan perpetaan JiExpo yang sangking gedenya saya selalu muter-muter kayak tawaf. Laporan pandangan mata di hari ke-2 ini lebih pada laporan foto. Sayang, saya gak dapet foto bapak presiden kita yang nonton pas pertunjukan Dianne Warren. Enjoy the pictures!

Poster2 yang dijual di JJF

Menyambut Senja Merah

Alexandra Sherling dari Russia. 4 Huruf buat beliau: S.E.X.Y

Dira J Sugandi. The Rising Star. Tapi bajunya agak gengges terus ciin..

Simak Dialog

Ivan Lins dari Brazil

Duh mbak Toni Braxton.. Lemaknya pada mau kabur tuh..

Manhattan Transfer yang sudah berkarir 40 th! SALUT BGT!

And last.. Foto bersama si Diva Malaysia.. Sheilaaaa.. Majiiiiid!!
Popularity: 22% [?]