Weekly Photo Challenge: Faces & Fall
Despite all my procrastinating habit flowing thru my vein, I can still say that I am persistent for wrapping it all up in this post. HA. So here you go!
1st: FACES
This is a picture of I and a good friend of mine, Andin, in front of.. Ng.. Some football players picture.. (Excuse me. You can not curse me for not remembering the names!). Have you been to Antara Photo Gallery in Passer Baroe, Center of Jakarta? because this one’s taken there. The place is amazing. They have antique chairs, cute mural on the wall, and you can take pictures as much as you want. No lousy signs that forbid us taking pictures, like in the mall or else. Went there last Ramadan when they have an exhibition, remind me to write a detail post about this awesome gallery.
2nd: FALL
Is she falling? No she’s not. It’s just Abim and her deviant tendency. I took this one when we were on our trip to Bandung, West Java. Hey, looking from those falling leaves around, you can say we hit FALL already. Yippie! Let’s have a dance under the rain, after a long and winding summer, people!
Hail Social Media Festival 2011!
Udah pada tahu Social Media Festival (SocMedFest) yang diadakan 22-24 September 2011 kan? Iya, ajang kopdar penggiat SocMed yang katanya terbesar di indonesia, bahkan di Asia! Sayapun selama 3 hari itu ikut hectic dan wira-wiri, secara jadi partisipan untuk 2 lapak sekaligus yaitu Inmark Digital dan Curipandang. Yuk saya share sekelumit cerita tentang acara tersebut!
Day 1
Beuh, hari ini adalah hari yang paling deg-degan. Kenapa? Karena saya dan tim dari Inmark Digital mengadakan Workshop “Social Media for Business – Beginners Batch” dimana speakernya adalah Bang Enda, Nona Dita, dan.. Saya. Ahahaha.. *jumawa* *tampar diri sendiri* Bang Enda sharing SocMed secara general, Nona berbagi teori tahap-tahap SocMed untuk bisnis, sedangkan saya ngemeng Do’s & Dont’s dalam SocMed yang bisa menjadi panduan bagi para social media admin. Beberapa point sudah saya share di SINI dan SINI dan akan saya tambahin lagi secepatnya.
Workshopnya sendiri rame buanget! Dari orang-orang yang dateng karena udah registrasi via email, sampe yang dateng on the spot. Secara ya bo, kantor eike bagi-bagi souvenir2 lucuk serta sertifikat. For Free! Hari gini gitu lho, sapose yang gak mau?! Klaar workshop, saya diajak kenalan sama Mbak Ninit Yunita. Iya, yang penulis itu.. Yang istrinya Adhitya Mulya.. Subhanallah, padahal saya yang ngefens sama dia, eh dia yang ajak kenalan duluan! *menjura* To sum up, Inmark Digital team rocked the stage! Thanks for the teamwork guys!
Malemnya, saya & Dhita dari Curipandang.com dan Ewink serta mbak Tika dari Bicarafilm kerjasama buat ngadain workshop film Modus Anomali. Pembicaranya tentulah Joko Anwar serta Lala Timothy. Workshop ini juga penuh abis, sampe orang-orang pada lesehan. Acara makin seru ketika Joko ngadain live casting untuk Modus Anomali di situ. Sah sudah dari siang ampe malem cuma kongkow di lantai 2 fX tanpa begaul lebih lanjut.
Day 2
Hari ini tim Inmark Digital lebih santai karena acara yang kita adain adalah Konsultasi Social Media, yang lebih difokuskan untuk company. Karena keterbatasan waktu, hanya 2 perusahaan yang bisa sharing dan kita kasih masukan mengenai socmed perusahaan mereka. Sempet lewat tempat sharingnya shoebox project, dan main ke stand @fiksimini karena pacar mainnya sama mereka-mereka doang. Biasa, tipe2 cowok sok anti sosial. Padahal sosial yang anti dia. *eh*
Di hari ke-dua SocMed ini, Curipandang & Bicarafilm masih kerja sama dengan ngadain Nonton Bareng film “Bulan Tertusuk Ilalang” yang dihadiri oleh Paquita Widjaja (yang badannya model banget!), Dini (anak dari Garin Nugroho selaku sutradara film ini), Dandy (penggiat film) dan mas Iman Brotoseno sebagai moderator. Pilihan film yang agak berat bikin penonton ciao satu-satu. Sampe akhir film, yang bertahan ada 5, dan menurut Paquita & mas Iman, itu udah keren banget! Haha.. Dan hari ini, masih belum terlalu begawol juga.
Day 3
Ini dia hari terakhir yang menjadi puncak keriaan Social Media Festival! Berbarengan dengan event Java Soulnation 2011, SocmedFest hari terakhir terlihat super rame dengan orang-orang yang minimal kita pernah liat sliweran di timeline twitter, ataupun seleb-seleb dunia maya. Saking banyaknya acara di sana dari lantai 1-7, saya jadi bingung mau cerita yang mana.
Yang jelas, saya akhirnya ketemuan juga sama Neng Biker, Chiw, dan Pepeng. Foto-foto di stand Kapanlagi, serta dikasih tas gratisan di stand ULUYU. Ini semacam website penawaran macem dealkeren. Tapi websitenya unyu banget! Warna warni! Plus yang jaga booth juga baik-baik. Dari situ jalan-jalan, dan dapet beberapa merchandise juga kayak tas dari Rockto dan goodie bag dari teh kesukaan kita semua, Teh Kotak Ultra!
Hari ini juga hari yang super hits buat curipandang.com karena kita ngadain the one and only.. LOMBA KARAOKE! Goks banget, pesertanya membludak! Apakah ini karena faktor gratis, pemirsa?! *suara Feny Rose* Ngadain lomba dari jam 17:00 – 20:00, eh ternyata lomba nyampe jam 21:00 karena peminat yang banyak. Belum lagi gaya gokil mereka yang pol berat. Yang ikutan juga gak kalah hits, kakak-kakak dari Inmark, bocah kelas 5 SD (hai Aida..), sampe seleb-seleb dunia maya macem Popokman, Disa, dan Mutia.
Meskipun total 3 hari gak terlalu lala lili, tapi saya tetep seneng dan hooh menjadi bagian dari SocMedFest. Salut buat seluruh panitia dan partisipan. Hail Social Media Festival!
“Social Media is about sociology and psychology more than technology.” ~ Brain Solis, Principal of FutureWorks
Ayo Ikut Lomba Karaoke di SocMedFest!
Heyho kamyuh dan kamyuh yang #eksisbanget! Udah pada tahu Social media Festival 2011 kan? Ajang kopdar terbesar antara pengguna social media di Indonesia itu lho.. Coba cek Twitternya di @SocMedFest biar tau acara-acara seru di sana.
Curipandang juga gak mau ketinggalan SocMedFest nih.. Selain ngadain workshop Modus Anomali dan nonton bareng Bulan Tertusuk Ilalang kerjasama bareng BicaraFilm, kita juga ngadain… *drum roll* LOMBA KARAOKE! GRATIS! Iyes! Kamu gak salah lihat ataupun salah denger! Acaranya bakal diadain di fX Sudirman dimana terjadi keriaan SocMedFest.
Tempat: di mana lagi kalo bukan Inul Vista F7.
Waktu: Sabtu, 24 September 2011
Pukul: 17:00 – 20:00.
Cara registrasinya gimana kakak? Hanya sepotong kue! Langsung datang di jam yang ditentukan alias registrasi on the spot, atau hubungi Twitter @curipandang, @_dita dan @TitiwAkmar biar jelas. Karena ini lomba, pastilah akan ada hadiah-hadiah hooh menanti. Gemana cara menang lomba? Suara bagus mah nomer 27, yang penting seru dan gokil! Mau sendiri, bedua, rame-rame, semua boleeeh! Be there, or be ka Ambon! *krik*
(c) Image
Weekly Photo Challenge: Textured
This is actually last week’s photo challenge and I just got time to upload it now. The theme is: Textured. Can you see the texture there? It’s my soft cubicle wall at the office with a Walhi pin on it. FYI, Walhi is an environment NGO from Indonesia. Thanks for your attention, now move to this week’s photo challenge. Go go go!
Social Media Workshop & Consultation For Beginners
Inmark Digital is calling all social media enthusiasts, especially the beginners!
Yes, kami dari Inmark Digital, sebuah konsultan social media akan mengadakan workshop gratis bertema “SOCIAL MEDIA for Business Use – Beginners Batch” pada Social Media Festival 2011.
Di sini, kami akan berbagi basic-basic dan tips seputar penggunaan social media untuk bisnis. Selain Workshop gratis, kami juga mengadakan Konsultasi gratis untuk Anda yang ingin menggunakan social media sebagai salah satu tombak dalam bisnis Anda. Berikut detail acara yang dibuat dalam rangka Social Media Festival:
Workshop
Tempat: fX Lifestyle Center, F2 Workshop Room.
Waktu: Kamis 22 September, 14:00 – 16:00 WIB
Pembicara: Enda Nasution, Anandita Puspitasari & Titi Akmar dari @inmarkdigital
Konsultasi
Tempat: fX Lifestyle Center, F2 Fpod
Waktu: Jumat 23 September, 14:00 – 18:00 WIB
Konsultan: Tim dari @inmarkdigital

Workshop & Consultation for Free!
Tempat terbatas, hanya untuk 50 pendaftar pertama. Cara registrasi:
Kirimkan: Nama, Perusahaan (jika ada), email, HP, FB, Twitter, ke hallo@inmarkdigital.com. Cantumkan subjek email:
Registrasi Workshop (jika mau mendaftar untuk workshop). Cantumkan subjek email: Registrasi Konsultasi (jika mau mendaftar untuk konsultasi).
Peserta akan mendapatkan snack, sertifikat, dan souvenir dari Inmark Digital. Ayo register sekarang dan dapatkan informasi terbaru dari twitter @inmarkdigital dan FB page Inmark Digital!
Pada dateng ya semuanya, khususnya yang masih blank banget tentang social media. Kapan lagi dateng ke acara hits eh pake gratis dan dapet suvenir pula! See you there guys!
PS: Karena diadakan pada jam kerja, izin aja kalo ini bisa buat kerjaan. Beberapa temen saya dikasih kok sama bosnya karena ada bukti sertifikat.
Captain America yang Amerika Banget
Apa:
Dunia dalam bahaya. Perang di mana-mana. Kami membutuhkan kalian, para pria muda yang gagah, berani, kuat, dan tidak sombong serta rajin menabung! America is calling, people! Masa gak ikutan ikut military service sih? Adalah Steve Rogers (Chris Evans), cowok cungkring yang berkali-kali gagal menembus tes untuk bergabung dalam pasukan berani mati tersebut. Entah mengapa, seorang Dokter bernama Dr. Erksine (Stanley Tucci) bersikeras merekrutnya ke tempat yang terus-terusan menolak Steve itu.
Ternyata, sang dokter memiliki project rahasia yang dapat membuat Steve menjadi “SESUATU BANGET” dan (wacananya) bisa menolong Amerika! Waw. Apakah percobaan Dr Erksine berhasil? Siapa nantinya musuh Steve? Apakah ada bumbu-bumbu percintaan dalam film ini? Apakah jagoannya mati? Apakah musuhnya menang? APAKAH?!

Opini Titiw:
Film ini benar-benar tipikal Amerika. A.M.E.R.I.K.A. AMERIKA! Kenapa saya bisa bilang begitu? Mungkin dengan adanya pointers bisa memetakan apa yang saya rasakan setelah menonton film ini.
- Kamu kurus, kecil, pendek, sakit-sakitan, dan bisa menjadi pahlawan? Bisa aja, asal kamu mau jadi kelinci percobaan seperti Steve. Dan ujung-ujungnya percobaan tersebut bikin badannya gede, tinggi, gagah, dan hooh. Tetep aja hati yang baik gak bisa ngalahin fisik yang oke dalam hal ini.
- Amerika di sini ditempatkan sebagai victim. Hadeuh, plis deh mas boy.
- Amerika itu selaluuu aja pengen imejnya keliatan baik. Caranya? Masukin orang dari ras yang berbeda-beda sebagai teman 1 tim, seperti apa yang terjadi dengan si Captain America. Minimal ada yang keliatan Cina dan ada satu lagi yang kulitnya geseng.
Sebenernya masih banyak lagi sih, tapi nanti spoiler gede-gedean. Jadi, lebih baik langsung tonton filmnya yang masih tayang di bioskop-bioskop kesayangan Anda!
Cocok ditonton:
Kamu yang menganggap luar negeri (khususnya Amerika) adalah Dewa dan kiblat untuk semua hal, kamu yang udah lama gak nonton filem bioskop, kamu yang comic freak, dan kamu yang gak tau mau ke mana weekend ini.
PS: tulisan dicopy plek2an dari Curipandang
Titiw Schedule – By Ibhe
Inget Ibhe? Teman saya yang super kreatif dan punya fetish lumayan besar pada sendok bergarpu alias spork sampe-sampe bikin comic strip untuk itu? Mas-mas Indonesia yang sudah beberapa tahun ini mengais rejeki di Arab? Well, Baru-baru ini dia bikinin jadwal sehari-sehari saya dalam bentuk komik. I take this as a birthday present ya Bhe! Hehe.. Thanks a bunch dearie!
Tips Kerja di Cafe
September 13, 2011 by titiw
Filed under Titiw Inside
Rasanya maleees banget kerja setelah liburan panjang? Supaya lebih fresh, gemana kalo kamu, terutama yang bukan pekerja kantoran, kerja di cafe? Apa? Yang kerja di sana hanyalah ingin sekedar ngopi-ngopi cantik sambil terlihat gaya dan bergadget keren? Ya nggak papa juga, cara orang untuk aktualisasi diri kan lain-lain. Tapi di sini, saya mau kasih tips kerja di coffee shop dengan lebih nyaman dan aman. Here you go!
1. Berapa lama bekerja di cafe
Kamu harus mempertimbangkan berapa lama berkutat dengan laptop atau ipad kamu (atau gadget apapun yang bisa buat nulis/kerja) di sana. Jika pekerjaan banyak butuh data dari buku-buku referensi, kamus besar, dan segala tetek bengek, sepertinya nggak cocok kalo sering-sering kerja di sini. Tentukan berapa jam juga kamu akan menghabiskan waktu, jangan sampe anak dan pasangan jadi terlantar di rumah karena kamu lebih suka kongkow di cafe.
2. Pertimbangan biaya
Kerja di cafe pasti membutuhkan biaya tambahan. Minum & makan di sana, gadget yang mumpuni, akses internet, dan lain-lain. Jangan sampe maksain kerja tiap hari di cafe, tapi orang di rumah cuma makan beras aking. Penampilan juga kudu dijaga. Secara di luar rumah gitu lho, beda kalo kerja di rumah, mau pake koteka juga boleh-boleh aja.
3. Cafe pilihan
Pastikan tempat yang kamu pilih untuk kerja itu nyaman, tidak terlalu banyak orang, suara musiknya gak jedang jedung, makanan wajib enak, bahkan minuman aja juga harus enak/sesuai selera kamu, atmosfer cafe bikin rileks, dan internet kalo bisa gratis.

4. Fokus
Kadang-kadang kita gak bisa menghindari distraction yang ada di cafe. Entah waiter yang nanya mulu, tamu-tamu cafe yang berisik, dll. Coba pake headphones supaya gak terlalu keganggu. Oya, pastikan sebelum ke cafe kamu punya goal sendiri. Misalnya, hari ini kerja di cafe harus selesai 2 artikel tulisan, sehingga kamu juga bisa lebih fokus.
5. Tetep aware dengan sekitar
Meskipun lagi kerja dan berusaha fokus, kita harus tetap waspada. Gak semua orang berniat baik lho. Perhatikan di mana kita meletakkan tas, dompet, maupun gadget kita. Saya punya temen yang lagi duduk di cafe, pas mau ambil tasnya di bangku, udah raib aja. Jangan lupa, jaringan internet di cafe juga belum tentu 100% aman, pastikan gadget kamu punya anti virus dan lala lili yang bikin aman.
6. The problem is you
Terkadang semua hal di atas sudah oke, tapi ngaca dulu deh. Apakah kamu sebenernya yang merupakan problem bagi orang lain? Bisa jadi dari cara duduk yang kurang sopan, suara musik dari gadget yang terlalu kencang, dan sebagainya.
Jika semua bisa dijalankan dengan baik, moga-moga kerja di cafe bisa jadi alternatif tempat kerja yang menyenangkan. Happy working!




















