CP Garage Sale 2 di Kopdar Akbar

May 27, 2011 by titiw  
Filed under Events

Hey kamyu semua! Masih inget dong kalo Curipandang pernah ngadain Garage Sale beberapa bulan lalu? Nah Minggu 29 Mei 2011 ini kita bakal ngadain Garage Sale lagi! Garage Sale 2 ini diadain sebagai bagian dari Kopdar Akbar keluarga Saling Silang. Iya, jadi nanti di sini bakal ketemu temen-temen dari Bicara Film, Langsung Enak, Bike 2 Work, Tuitwit, Jalan Sutra, dan masih banyak lagi!

Kopdar Akbar

Details:

  • Waktu: Minggu, 29 Mei 2011
  • Jam: 09.00 – sukasuka
  • Posisi: Taman Langsat, Gandaria, Kebayoran Baru – Jakarta Selatan. Peta liat SINI
  • Apa aja yang dijual: Baju, sepatu, tas, aksesoris, buku, majalah dan lain-lain dengan harga yang terjangkau.

Pastinya hari itu bakal seru banget! Jadi ajak semua temen, pacar, suami, istri, selingkuhan, mantan, ayah, ibu, kakek, nenek, adik, aa, teteh, satpam komplek, OB kantor, mbak-mbak warung nasi uduk, orang lewat, untuk dateng ke acara yang pastinya super heits! Jangan lupa bawa tas belanja sendiri ya. See you there guys! :)

Buat Pengguna Mac, Hati-hati, ada Spyware Berkeliaran buat OS X

May 26, 2011 by apy  
Filed under Techno

Serangan besar SEO poisoning telah merambah Google, ditujukan untuk pengguna Windows dan Mac. Dari mulai topic-topik lama seperti global warming, hingga topic baru seperti kematian Osama bin Laden. Para pengguna diserang melalui sejumlah program anti virus palsu. Tapi kali ini spyware-spyware tersebut menyerang OS X milik Apple.

Ketika pengguna berselancar menuju URL yang terinfeksi, pengguna akan dihadang oleh sebuah jendela Java Script yang isinya adalah scanner palsu. Anehnya, jendelanya terlihat seperti jendela Windows XP ketika terinfeksi virus, walaupun pengguna berselancar di internet menggunakan Mac.


Kemudian jika pengguna mengklik atau bahkan menutup scanner jadi-jadian itu, anda akan ditanya untuk mendownload sebuah file zip dengan nama “BestMacAntivirus2011.mpkg.zip“.

Beberapa download adalah sebuah paket installer yang menginstall perangkat lunak palsu, namun kadang-kadang bisa juga berupa aplikasi Mac yang siap dijalankan (ready-to-run).

Melalui trik social engineering yang sering dialami pengguna Windows, anti virus palsu ini juga meminjam nama dari website aslinya, Mac Defender.
Scanner siluman ini sebenarnya sama sekali tidak menyentuh harddisk ketika melakukan “scanning”, walaupun sulit juga dipastikan karena biasanya di Mac tidak ada lampu harddisknya.

Scanner bo’ong-bo’ongan ini berpura-pura mencari hal-hal penting yang mungkin terinfeksi, seperti aplikasi Terminal dan utility tes standar di Unix, yang juga dikenal oleh Unix shell programmer sebagai [.

Perangkat lunak palsu ini banyak menggunakan trik social engineering salah satunya mengarahkan browser anda menuju situs-situs porno yang wow, asiik. Walaupun kelihatannya sang empunya program ini tidak mencari uang dari kegiatan mengarahkan browser korban ke situs-situs syuur. Program ini cuma mau sok-sok an serius dengan pura-pura memberi tahu anda bahwa computer anda terinfeksi dengan mengarahkan ke situs-situs syuur (btw, mumpung lagi di situsnya jangan lupa save as, hyaahahahaha).

Yang paling menyebalkan, program ini juga menggunakan taktik nakut-nakutin bahwa data anda dalam bahaya dan disuruh beli via formulir yang dengan nyamannya sudah disediakan di depan mata anda. Tinggal masukin kartu kredit dan yaaaak anda kena tipuuuu.

Yaah pokoknya, walaupun anda pengguna Mac, tetap harus hati-hati dan waspada. Orang jahat di luar sana lebih jahat daripada Gargamel dan Smurf Hitam.

Diterjemahkan dan disadur secukupnya dari sini: http://nakedsecurity.sophos.com/2011/05/02/mac-users-hit-with-fake-av-when-using-google-image-search/

The Cranberries: A Blast From The Past

May 24, 2011 by titiw  
Filed under Musics

The Cranberries. Band dari Irlandia ini punya satu tempat yang cukup khusus dalam kehidupan saya. Tahun 90an dimana saya merasa itu adalah tahun terhebat di dunia, mereka muncul dan menggebrak dunia musik. Tidak, saya tidak akan menjabarkan berapa copy album mereka yang laku di pasaran. Saya juga tidak akan menceritakan detail kehidupan pribadi personel band yang berjumlah 4 orang itu. Well, meskipun secara personal saya memang suka karena mereka selalu berteriak kencang dalam lagunya mengenai anti perang, protes sosial atas dibangunnya pabrik-pabrik yang punya judul besar kapitalisme, dan hal-hal yang tidak melulu soal cinta.

Lalu, apa yang ingin saya ceritakan? Seperti judul postingan ini, a blast from the past, saya punya dorongan kuat untuk berdongeng mengenai cerita di balik lagu-lagu The Cranberries yang membangun masa lalu saya. Agak-agak mirip dengan tulisan di SINI, namun kali ini lagu yang saya list adalah lagu-lagu yang diciptakan oleh Dolores O’Riordan, Noel Hogan, Mike Hogan, dan Fergal Lawler yang Alhamdulillah sempat saya tonton pertunjukan live-nya di tahun 2002.

Gambar ini pernah saya pake buat nyablon kaos! :D

1. Dreams
Ada yang tahu lagu ini? Ya, lagu ini merupakan salah satu dari ost You’ve Got Mail. Setiap mendengarkan Dreams, hal yang terbayang di ingatan adalah sahabat saya Luky yang menceritakan liburannya di Australia. Somehow yang terbayang adalah taman hijau terbuka, burung-burung merpati yang beterbangan, dan hijau di kiri kanan. Salah satu lagu wajib yang didengarkan ketika kamu melakukan road trip.

2. Linger
17 Agustus di kompleks saya merupakan suatu yang sakral. Sesuatu yang harus diresapi dengan hati dan juga harus dimeriahkan oleh semua belah pihak. Saya dan beberapa teman yang merasa sudah cukup tua untuk melakukan performance di hadapan orangtua sebenarnya sangat malas untuk melakukan pertunjukan apapun. Ironis, karena saat kecil saya adalah anak yang selalu pertama hadir setiap latihan nari untuk 17 Agustusan. Namun karena tidak enak karena ibu saya adalah ketua RT di sekitar tahun 2001-2002, maka naiklah saya & Kiky ke panggung kecil itu dengan menyanyikan lagu linger yang diiringi gitar kopong oleh mas Anggit & Kenton. Sekedar tambahan, lagu ini ada di film Click-nya Adam Sandler yang lumayan menguras air mata.

3. I Can’t Be With You
Jujur saja. Saya mencari jati diri di usia kala duduk di bangku SMP. Hampir semua rasa pernah saya cicipi di stage ini. Dimusuhi banyak teman, berteman dengan banyak orang, hingga merasakan cinta pertama *ehem*. Di suatu sore, seorang karib bernama Ratna dari kelas lain menelpon dan mengundang saya ke rumahnya yang lagi ulang tahun. Saya yang sedang tidur siang panik dong. Pakai baju apa ke rumah Ratna? Siapa saja yang ada di sana? Apakah anak-anak yang -saya anggap- cukup gaul akan ada juga di sana? Dan karena merasa “dianggap”, datanglah saya dengan semangat tahun 97. Dan “pesta” yang diadakan memang super keren (at least di mata saya yang minusnya masih 1/2 kala itu). Pesta ulang tahun Ratna diwarnai dengan punch buah, nasi kuning, anak-anak gaul yang memakai baju keren, dan lagu kencang yang berputar di udara. Ya, lagu yang dipasang adalah lagu-lagu dari The Cranberries, dan lagu I Can’t Be With You menjadi ost saya untuk joget2 menggila dengan teman-teman yang memakai tank top ketika saya hanya memakai kaos Felix The Cat yang sederhana. You know what.. Perasaan diterima adalah SEGALANYA untuk anak-anak di umur itu. :)

4. Zombie
Suatu saat di jaman SD saya bermain di rumah tetangga bernama Firly. Kebetulan Firly yang waktu itu menang rebutan remote control TV dengan adiknya menyetel ANTV yang menyiarkan MTV. Dan tebak video clip apa yang sedang disetel? Zombie dari The Cranberries. Sebagai bocah ingusan yang pikirannya hanya sekolah di pagi hari, tidur di siang hari, dan ngaji di sore hari, tentu sangat tidak mengerti apa arti dari lagu Zombie. Anehnya, saya menonton video clip dengan konsentrasi yang cukup tinggi. Seperti kata orang bijak, kadang hati bekerja lebih kuat dari otak. Dan yang saya rasakan atas video clip zombie adalah kesedihan yang menyayat. Setelah besar, saya baru menyadari bahwa lagu ini merupakan bentuk protes mereka terhadap matinya 2 anak di Inggris karena pemboman.

5. When You’re Gone
Nah, lagu yang satu ini mengingatkan era SMA saya yang cukup manis. Jadi ceritanya saya pernah ditembak cowok, trus saya tolak. Eh pas udah ditolak kok kayaknya saya nyesel. Kebetulan saat itu lagi ada sinetron yang dibintangin Cindy Fatika Sari & Teuku Firmansyah. Judulnya lupa, tapi inget banget kalo sinetron itu ditayangin di Indosiar. Ada 1 adegan dimana si cewek ngelempar bunga ke arah belakang dengan lagu ini sebagai latar belakangnya. Scene itu membuat saya semakin yakin kalo saya harus jadian sama si cowok yang saya tolak. Si cowok yang tertolak itu mungkin ngerasa kalo saya nyesel nolak dia, dan dia nembak lagi. Tentulah saya terima, meskipun hubungan kita hanya berjalan selama 3 bulan saja. Kalo liat dari Facebooknya sih, dia udah married. Best wishes for you, Ollie :)

6. Daffodil Lament
Mungkin banyak orang yang kurang aware sama lagu ini. Tapi entah kenapa di sore yang hujan & gelap, ketika lagi muter ulang dan ulang album No Need To Argue, lagu Daffodil Lament inilah yang paling tercerap di otak saya. Sontak jari-jari saya yang saat itu masih SMP kelas 3, langsung menulis lirik lagu ini ke dalam agenda yang covernya terbuat dari kaleng, dengan kertas daur ulang yang saya buat sendiri. Cara ngopinya tentu bukan googling dengan mudah kayak sekarang, tapi dengerin kasetnya, pencet stop, tulis dikit, rewind, tulis, rewind, stop, forward. Dan seterusnya. God bless MP3 & internet.

7. Animal Instinct
Satu serpihan dalam kisah SMA saya adalah ketika lagi getol-getolnya bermain basket. Bermain basket di sekolah sendiri, di sekolah temen, nebeng latihan di sekolah orang, sampe main basket di sebuah klub underdog di bilangan Pondok Bambu. Nah lagu tersebut gak tahu kenapa selalu ada di kepala saya tiap ada ajang basket. Berputar dan berputar, bermain dan terus bermain, meskipun saya sedang tidak menyetel kaset tersebut dalam walkman usang Sony yang saya miliki.

Kalo ditanya, masih banyak lagu The Cranberries yang dapat menceritakan kepingan-kepingan hidup seorang Rahmayanti Akmar. Tapi disimpen dulu buat besok-besok, karena kata rumor yang beredar, band ini bakal manggung di Java Rockin Land tahun 2011! *pingsan* Jadi, ditunggu aja, apakah akan ada lagi potongan lagu The Cranberries yang mengingatkan saya akan JRL 2011? Semoga!

It’s great when you get to a point where you can laugh to your past. ~ Dolores O Riordan.

Ngelawak di Pulau Biawak

May 23, 2011 by titiw  
Filed under Front, Traveling

Halooo Tantee.. Apa kabar nih? Katanya mau cerita sama kita-kita yang masih kuliahan ini tentang jalan-jalannya ke Pulau Biawak kemarin..?

Ehaaalooow.. *cipika cipiki*. Iyaaah! Tante weekend kemarin jalan-jalan ke pulau Biawak sama temen-temen kongkow Tante! Kamuh apa kabarnya? Belum lulus? Duh, jakun kamu makin mulus aja. Tante jadi ahem. Oke deh.. Coba tanya-tanya apa yang kira-kira mau ditanya. Kalo sekiranya ada yang mau dibuka lebih oke lagi.. Ahahahahaha! GROK!

Tengkyu Tante udah bilang jakun aku tambah ahem. Gak diapa-apain kok Tan, cuma dioles DeFuck aja tiap pagi & malem sesuai saran tante. Bener yah aku boleh tanya apapun. Itung sama-sama yuk Tan biar seru. Satu.. Dua.. Crot!

Ok, dari awalnya aja deh, Gemana perjalanannya ke Pulau Biawak, Tante?

Dari awal aja ya biar lebih jelas. Kalo dari meeting point Tante waktu itu di sebuah mini market di bilangan Pancoran, kita ber 25 nyampe di Indramayu hari Sabtu pukul 2.30 pagi, setelah sebelumnya berangkat jam 20.15 hari Jumat dengan bus nanggung. Seharusnya perjalanan gak selama itu, tapi jalur pantura macet banget kayak kredit Berlian tante yang gak diapprove-approve sama Bank. Sekitar jam 3.30, kita bertolak naik 2 kapal nelayan kecil dari Pelabuhan Karangsong (semacam Pelabuhan Muara Angke).

Macet euy, berenti di pom bensin dulu yuks

Our boats!

 

Dari Pelabuhan Karangsong naik kapal itu langsung ke Pulau Biawak?

Otidak bisa.. Dalam skejul Tante, kita orang main-main dulu di Pulau Gosong, lebih jauh dikit dari Pulau Biawak. Kita sampe sana pukul 10.00.

Pulau Gosong

Pulau Gosong itu tempat apaan Tante?

Setelah sarapan pagi di Kapal, kita bisa snorkelingan di sini sekalian foto-foto ceria dan berjemur di bawah matahari yang lagi hot-hotnya kayak bodi tante. Lagipula, udah lama tante gak make bikini yang dikasi Om Joni waktu seserahan dulu. Karang-karangnya bagus, cuma aja agak deket sama permukaan. Tante takut kulit tante yang mulus jadi kegores. Nanti Om Joni jadi gak mau lagi sama tante.. Hahahaha! GROK!

Clear Skies! :)

Wih, berarti lama juga tante melanglang di lautan ya. Hampir 7 jam! Ombaknya lagi kenceng nggak?

Waktu berangkat gerimis dikit tapi untungnya ombak gak menggila. Namun Tante yang udah lama gak menghirup udara bebas jadi agak enek sampe harus minum antimo obat anto mabok! Tante cuma minum 1 biji, tapi tidurnya pules banget kayak abis dipijet seluruh bodi sama Mak Eroh!

Haha, kesian si Tante. Nah dari Pulau Gosong ke mana Tan?

Ya langsung ke Pulau Biawak dongs! Perjalanan dari Pulau Gosong ke Pulau Biawak makan waktu sekitar 1 jam dengan efek antimo yang meraja. Sampe di Pulau Biawak.. Langsung disambut mercu suar nan tinggi yang seakan-akan tersenyum menyambut kita. Cihuy kan..?

Welcome!

Btw, Tante nginep di mana? Emang ada penginapan?

Kagak ada! Jadi kita numpang di semacam rumah dinas Kehutanan gitu yang WC-nya bikin tante & temen-temen lain lebih milih untuk langsung mandi di sumur terbuka daripada nimba & mandi di WC. Ih, kalo itu mah emang Tante aja yang suka mandi sambil diliatin! Ihik.

Pondokan & Mami Kete

Seperti namanya. Pulau Biawak. Ada Biawaknya gak tuh Tan..?!

ADA BENJYET! Menurut Pak Sumanto sang penjaga mercusuar, sekitar 300 biawak hidup di pulau tersebut. Sayangnya, tidak ada penangkaran di sana seperti apa yang dilakukan pemda Ujung Genteng Sukabumi terhadap penyu hijau. Sehingga, tidak ada data jelas mengenai siklus hidup atau detail-detail biawak. Yang tante tahu setelah curhat sama Pak Sumanto yang gak hobi nyemil daging manusia itu, biawak adalah pemakan ikan dan bangkai, dan statusnya belum dilindungi. Setiap kali bertelur, ada sekitar 10 telur yang tidak menetas semua. Mereka bertelur di pasir tapi secara nyamping, bukan ke bawah kayak penyu di Ujung Genteng. Tante juga sempet foto gendong-gendong biawak lho!

Para Biawaks!

Sesi foto biawak dengan Pak Sumanto

Dari tadi tante ngemeng penyu di Ujung Genteng, tapi kayaknya kita-kita belum pernah dishare perjalanannya ke sana tuh!

Oh iyaaa! Tante jadi inget belum cerita-cerita perjalanan tante ke Ujung Genteng bulan Desember tahun lalu. Ditunggu aja ya darling!

Back to Pulau Biawak. Ada apa lagi di sana selain Biawak?

Setelah makan siang, main ayunan dengan menggila di tepi pantai bersama trio poh poh chop chop piyek piyek, lalu kita treking nyusurin hutan yang jalannya udah dibagusin sehingga gak becek. Di perjalanan itu, terlihat cottage-cottage yang belum ditempati. Katanya sih kalo jadi bakal dirapihin & dijadiin penginapan beneran biar potensi pariwisata Pulau Biawak jadi lebih oke. Oiya, Pulau Biawak ini hanyalah nama yang diberikan nelayan-nelayan setempat karena banyak biawak. Kalo di daftar suar, namanya adalah pulau Rakit, namun kalo di Google namanya Pulau Perawan cantik. Gak terlalu jauh treking, kita udah nemuin hutan bakau yang terdiri dari pohon-pohon bakau super geda. Di perjalanan itu juga ada makam Syeh Syarif Khasan yang merupakan penyebar agama Islam di Indramayu.

Menggila bersama para gerwani

Makam Syeh Syarif Khasan

Tadi Tante bilang ada Mercusuar ya, masih berfungsi gak tuh?

Masih banget! Kamu juga bisa naik Mercusuar yang tingginya 65 m ini, asal naiknya jangan sekaligus segambreng karena bangunannya udah agak-agak keropos & lapuk dimakan usia. Yang dibolehin naik tiga-tiga, baru deh gantian. Mercusuar ini adalah buatan pemerintah Belanda di tahun 1872. Pemandangan dari atas? Ciamik abis! Sayang tante gak punya nyali buat naik. Coba kalo kamu ada, pasti jadi pembangkit semangat tante untuk naik ke atas.. *mulai memegang bahu si brondi*

Daleman si Mercusuar

View Pulau Biawak dr atas Mercusuar. Foto milik @ditacint

Anyway, tante bilang tadi berberapa Tante? Dua puluh lima orang? Siapa aja tuh..?

Ya.. Biasa lah, ini GENG Tante kalo Tante lagi kesepian. Kayak kamu gitu deh, cuma usia mereka udah pada sepuh emang. Disebutin satu2 deh biar pada puas. Ada Nikka ketua kita, Amie, Udik, Seno, Kete, Erick, Mbak Novi & mas Ali, Shami, Tessa (letakin semi sebelah Caca biar ajib), Babang, Ferico, Ony, Dita, Ime, Wida, mas Uwi, mas Nikko, Ucy, Grace, Dilla, Ulfa, mbak Maya, mbak Nova, dan saya tentunyah. Selain GENG, ada juga beberapa teman dari Asosiasi Fotografi Indramayu kayak mas Wawan yang cuma moto-moto Mbak Maya. Kita-kita cuma figuran. Foto-foto kita bisa langsung kamu lihat aja di SINI.

Oiya, Sunset & Sunrise di Pulau Biawak oke, Tante? Ceritain yang detail dong lala lilinya di Pulau Biawak!

Sunset di hari Sabtu sore cukup hooh, tapi Sunrise di Minggu pagi agak malu-malu, kayak Tante waktu pertama kali ketemu Om Joni di padepokan silat dulu. Oke deh kalo kamu minta detail.. Pas duduk-duduk sore di dermaga itu, Tante and the GENG kan main tebak lagu. Trus tante kalah di lagu favorit Tante! Lagunya Ebiet G Adhe! Predikat anak geng terlawas pun lenyap sudah dilibas Amie salah satu GENG poh poh chop chop piye piyek. Selain itu maen tomprok-tomprokan, ih Tante jadi inget masa kecil tante tahun 62.. Eh maksudnya tahun 92.. #pencitraan. Malemnya main mercon yang sempet nyiprat-nyiprat, ples makan malem ikan bakar yang seger abis (tante yang ngabisin! Hihi.. Jangan bilang2 ya..). Kita ada sesi perkenalan juga lho! Dan karena hampir semuanya ngerasa gerah kalo tidur di pondokan, kita semua jadi pada tidur di dermaga deh. Di bawah bulan peyang yang terang & ratusan bintang yang menjadi lampu malam. God is great.

Anak udik. Apa? Ami udah punya anak dari Udik?!

HOPE

Yah, kok cuma sampe pas tidur? Besoknya pas pagi & pulangnya gimana?

Paginya sebenernya ada sesi snorkel lagi. Tapi karena kebayang mandinya yang repot lagi, maka tante pass. Kebetulan katanya spot snorkeling yang dimaksud gak ketemu, jadi pada lewat juga deh. Tapi sekedar share, kalo mau snorkelingan di sekitar dermaga aja, kata mas Nikko karangnya keren-keren, gak kalah bagus sama yang jauh-jauh. Abis nyarep Indomie kesukaan kita semua, Tante & Ony main2 biawak lagi. Abis seru tahu liat biawak makan! Tapi hati-hati sama sabetan ekornya. Kalo kena, lumayan kayak kena jilat api dikit lah kata Pak Sumanto. Gak lupa Tante melakukan gaya meroda andalan & buat video clip nista dengan para gerwani.

Sunrise yang malu-malu

Gaya gunting andalan. Gak terlalu pol soalnya pasirnya sempit. (?!)

Sesi video clip gerwani

Abis itu pulang Tan?

Yoi! Abis packing, kita makan siang dulu jam 10an & langsung nyangsang lagi di kapal sekitar pukul 11.00. Perjalanan dengan ombak yang gede mayan bikin eneg. Belum lagi suara motor Kapal yang bikin teriakannya Jhonny Iskandar jadi seperti bisikan halus di telinga kamu. Senyampenya di Pelabuhan Karangsong pukul 16.00, kita disambut bau amis ikan ala tempat lelang ikan & juga rasa kebelet pipis yang meradang. Sorenya, kita sempetin wisata kuliner di daerah sport Centre Indramayau. Makanannya ada sop bubur ayam, nasi lengko, tahu gejrot, dll. Nyampe rumah sekitar jam 12 malem deh!

Depot Es Cinta, foto dr Ferico

Bye, Pulau Biawak!

Jadi, kesimpulannya seru gak tante ke Pulau Biawak?

Benjet! seseru pengalaman pertama kita dulu! Ihiy! *senggol brondi*. Nah, karena tante care sama kalian semua, di bawah ini ada tips-tips kalo mau jalan ke Pulau Biawak. Sampe ketemu di perjalanan Tante berikutnya yes. Happy Traveling! *dadah2 misyunivers*

PS: Judul postingan nyontek Erick, foto-foto lebih lengkap dapat dilihat di ALBUM FB dan video dapat dilihat di MARI

TIPS:

  • Untuk pertanyaan apakah ada listrik? Ada pas genset dinyalain malem-malem. Tapi cuma bisa buat ngecharge batre kamera. Kenapa? Karena gak ada sinyal sama sekali di sana!
  • Sedia Autan. Nyamuk pas treking ganas gila kayak perjalanan di Sawarna. Seganas om Wicak. Ahik.
  • Kalo ketemu biawak tetap tenang. Dia akan nyabet ekor kalo kita kaget & membikin manuver-manuver mengagetkan.
  • Buat wece2 yang lagi mens hati-hati, karena indera penciuman biawak demen sama yang amis-amis.
  • Wajib bawa tutupan kuping. Motor kapal berisik abis! Bikin iritasi!
  • Kalo sekiranya kamu orang yang menyukai tantangan dan alam liar, bawa sleeping bag supaya bisa tidur di mana pun dengan siapa pun.
  • Bawa persediaan air mineral yang cukup banyak, karena di sana cuma ada air payau lah yau.
  • Karena kita mandi di sumur yang terbuka seperti jaman globalisasi, maka sarung Bali / kain basahan wajib adanya.
  • Punya kamera under water? Gak punya? Pinjem! Sayang kalo momen-momen bawah air gak diabadikan.
  • Bawa duit tunai karena harapan kamu sangat semu untuk menemukan ATM di sana. Apalagi kalo bank kamu bank Maluku.
  • Kalo bawaan emang gak banyak, bawalah buku atau pakaian layak pakai untuk disumbangin ke Pak Sumanto dan kerabatnya yang jaga pulau Biawak.

20 People I Want To Meet Before I Die

May 13, 2011 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Di suatu siang kala adzan Dzuhur berkumandang, saya melihat timeline Twitter seperti biasa. Entah apa yang mendorong saya untuk membuka timeline @menghunjam, dan ia me-reply @faizakakak dengan tulisan “wow! makasih :) . Seperti layaknya perempuan kepo, saya buka deh tuh timeline @faizakakak. Ternyata, ia menulis #20PeopleIwannaMeetBeforeIDie 4. @menghunjam. Wow. Pantes aja @menghunjam membalasnya dengan kata Wow. Dia berada di urutan ke-4, dimana seseorang sangat ingin bertemu dengannya sebelum mati!

Hal tersebut membuat saya berkaca di depan hati sendiri. Seberapa pentingkah kita di mata orang lain? Seberapa keren kita bagi orang lain? Seberapa besar peran kita dalam pikiran orang lain? Tiba-tiba gigil menusuk tubuh saya. Selama puluhan tahun hidup, apakah saya sudah menjadi orang yang berguna bagi orang lain? Yang lebih sederhana lagi, apakah saya sudah menjadi insan yang berguna bagi diri sendiri?

Terkadang hal-hal kecil yang kita terapkan & praktekkan dalam kehidupan sehari-hari membawa efek besar bagi orang lain. Atau bisa jadi sebuah efek domino terjadi atas kelakuan kita. Pernah saya pernah menulis sebuah tulisan di blog mengenai tips-tips menggunakan twitter, lalu ada orang yang mengirimkan email atau komentar “Tulisan ini berguna banget buat saya, saya jadi tau tata krama menggunakan twitter. Thanks”. Wah.. Hal itu sudah menjadi kebahagiaan yang penuh untuk saya. Dan itu hanyalah sebuah tulisan di blog! Bagaimana jika saya, atau kamu membuat buku yang distribusinya hingga luar kota atau bahkan luar negeri? Bagaimana jika kamu membuat sebuah moda transportasi yang dapat menolong hidup orang banyak? Bagaimana jika kamu menjadi Presiden yang membuat kebijakan-kebijakan yang dapat membahagiakan rakyat?

Coba baca buku karangan Mitch Albom berjudul The Five People You Meet in Heaven. Bagaimana seorang yang merasa dirinya tidak berguna, namun ketika di alam baka, ia jadi tahu kalau dia berperan di dunia. Lakon yang ia pikir kecil, ternyata itu adalah hal besar bagi orang lain. Meskipun buku itu fiksi, saya betul-betul berpikiran yang sama sebangun dengan isi cerita. Apapun yang kita lakukan bisa jadi berdampak bagi orang lain. Besar ataupun kecil.

Ayo kita menjadi orang yang berguna. Apapun. Dengan menulis, dengan menggambar, dengan hanya memberi senyum. Karena sebaik-baiknya manusia adalah dia yang berguna bagi orang lain. Klise sih. Tapi kenapa sesuatu yang klise dapat bertahan hingga ratusan tahun jika ia tidak dibutuhkan? Pasti Tuhan punya tujuan untuk hal-hal yang klise. Jadi, selamat menjadi orang yang berguna & menginspirasi banyak orang. Minimal untuk diri sendiri. :)

Summer Splash!

May 12, 2011 by titiw  
Filed under Entertainment, Pictures

Masih ingat kompetisi Fashion Profile yang diadakan oleh Curipandang yang berhadiah jam DKNY & hand bag Fossil? Masih bingung gemana cara ikutan atau bikinnya? Ah, tinggal tempel-tempel aja, ciyn! Yang penting barang-barang yang dipake adalah barang-barang yang dijual di Urban Icon Store seperti merk Fossil, Adidas, DKNY. Seperti saya yang bikin Fashion Profile dengan bantuan Polyvore.Yuk ikutan! :)

Summer Splash!

My Adidas watch says hellow yellow to this sweet top from Rip Curl and colorful patchwork tote bag from Fossil. And yes, my white Fossil sandal & white sands wrap around my feet and I’m so ready to invade the beach! Have a nice holiday guys! :)

Panduan Menjadi Social Media Admin (1)

May 10, 2011 by titiw  
Filed under Techno

Pasti hampir semua dari kamu punya akun Twitter & FB dong. Follower & friends di 2 channel social media itu udah banyak? Seribu, dua ribu, bahkan hingga sejuta? (asumsikan kalo KAMU adalah @sherinamunaf). Whoa, keren sekali yes! Semua orang juga bebas menulis di social media pribadi miliknya. Namun ketika kamu dipercayakan untuk memegang social media account milik sebuah brand atau perusahaan, apakah kamu sudah cukup pede & canggih dalam melakukannya? Karena harus digarisbawahi bahwa social media specialist BERBEDA dengan seleb twitter. Berikut adalah tips yang bisa saya berikan untuk kalian hey para social media admin!

Sering kejadian gini nih. Semua orang ngaku jadi SocMed specialist. :D

1. Pelajari perusahaan yang akunnya kamu pegang.
Apakah itu adalah perusahaan kecil/besar? Hanya ada di Jakarta atau sudah meluas hingga luar kota bahkan luar negeri? Bagaimana nilai-nilai yang ada dalam perusahaan? Apa yang menjadi concern perusahaan? Kuantitas/kualitas? Semuanya ini dapat mengerucut menjadi sebuah fondasi yang dapat kamu pakai untuk membangun brand.

2. Apa brand yang dipegang?
Makanan? Minuman? Toko online? Ataupun sebuah program CSR? Dari sini, kita bisa menyasar target market seperti apa yang diinginkan. Misalnya: @Nutrisi_Bangsa adalah program CSR dari sebuah produk susu yang memberikan trivia-trivia mengenai nutrisi ibu dan anak, maka target followersnya ialah ibu-ibu (cenderung muda) yang concern dengan kesehatan keluarganya.

3. Siapa target marketnya?
Anak muda? Pelajar berseragam putih abu-abu? Ibu rumah tangga? Atau pria eksekutif muda yang metroseksual? Jika semua ini sudah terangkum dengan baik, barulah kamu bisa membangun karakter akun yang diinginkan. Misal: Vaseline Men menyasar pria remaja & dewasa, gaul, aktif, peduli dengan penampilan, ekonomi menengah ke atas. Dari sini, @VaselineMen dibuat dengan karakter mirip target marketnya.

4. Panggilan untuk followers/fans.
@Nutrisi_Bangsa memanggil followersnya “Sahabat Nutrisi”, sedangkan “Sob” adalah panggilan @VaselineMen untuk followersnya. Dari sini bisa dilihat tone seperti apa yang bisa digunakan.

5. Bahasa & tone yang dipakai juga tergantung target market.
@GoodDayID & @teazUout memakai bahasa anak muda (cenderung gokil) khususnya SMA & anak kuliahan karena target marketnya memang pelajar di usia tersebut, sedangkan @Nutrisi_Bangsa memakai bahasa yang semi formal karena konten yang disebarluaskan berhubungan dengan kesehatan. Biasanya trust followers lebih tinggi untuk info-info kesehatan jika tone yang dipakai akun tersebut tidak “slengekan”.

Hal-hal di atas adalah sebagian tips menjadi social media admin di Twitter maupun Facebook. Di tulisan selanjutnya, saya akan bedah katak lebih dalam lagi tips-tips menjadi social media admin. Ditunggu sambungannya kakak! :)

- Titi Akmar, yang di kartu namanya tertulis Social Media Specialist-

2nd Tips: Panduan Menjadi Social Media Admin – 2

(c) Image

Peranan Music Director

May 5, 2011 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Music Director (MD) alias tukang puter lagu merupakan salah satu passion saya dalam hidup. Passion yang nggak terlalu dipaksain sih, karena tiap hari juga udah nyari playlist sendiri untuk main, untuk kerja, untuk di kendaraan, sampe untuk ngetrip. Kecuali di radio, MD sering dipandang sebelah mata, apalagi sama Stevie Wonder, pasti sama sekali gak dipandang!

Padahal menurut hemat saya *buset, bahasa gue orde baru bener*, MD memiliki peran yang cukup penting dalam berbagai aspek kehidupan, ataupun aspek kematian. Kenapa kematian? Coba kalo dulu pas Lady Di meninggal, tapi yang diputer bukan lagunya Elton John – Candle In The Wind, melainkan Wake Me Up Before You Go Go dari Wham! Pasti Lady Di yang udah jadi ahli kubur jadi agak keder & bawaannya malah pengen senam SKJ. Coba saya bedah satu-satu tempat dimana MD itu sangat diperlukan, dan menjadi job desc khusus, bukan hanya sekedar disambi.

1. Radio.
MD adalah tombak dari radio ini sendiri. MD harus punya wawasan musik yang luas, harus tahu target pendengar radio sehingga lagu yang diputer sesuai, dan harus apal mati lagu apa yang udah diputer atau yang akan diputer hari itu. Salah 1 MD yang menurut saya nggak ada matinya ialah Prita, yang udah bertahun-tahun dipercayain sama HardRock FM Jkt untuk jadi MD-nya. Btw, prita masih jadi MD di sana kan ya? :)

2. Restoran
Nah, terkadang beberapa restoran yang saya datengin kurang gemanaa gitu sama lagu yang diputer. Resto mahal, berkelas, dan makanannya enak, kok nyetel lagu yang super duper kenceng dengan lagu-lagu rock melayu dari band yang lagi hits ditanggep di Dahsyat atau Inbox. Beuh, langsung jatoh nilai resto itu ciyn! Kalo tempatnya adalah tempat hang out anak muda, bolehlah lagu-lagu top 40 bule yang sering dicover sama GLEE diputer di sana.

3. Salon/tempat relaksasi.
Harus diingat, salon atau tempat massage atau tempat lulur merupakan tempat dimana orang ingin memanjakan tubuh dan bikin badan rileks, bukan malah bikin capek hati denger lagu-lagu yang gak beres! Pernah saya ke salon, eh yang diputer lagunya Didi Kempot aje dulu! Lah, rasanya kan malah pengin goyang, nanti mbak-mbak yang mijet jadi susah dong ngejar-ngejar saya yang lagi asyik masyuk. Nah, ada 1 tempat di Pondok Kelapa bernama Sehat Rileks, yaitu salon langganan saya pijet yang pinter dalam memilih lagu. Lagu yang diputer adalah lagu evergreen tanpa vokal, dengan volume yang lamat-lamat. Bikin merem melek enak karena pijetannya yang hooh & lagunya yang cuco.

4. Toko Buku
Bayangkan lagi di toko buku yang adem, dikelilingi buku favorit, dan ada tempat duduk untuk baca buku-buku tanpa beli (a.k.a pelit). Surga kecil pastinya untuk kamu yang suka baca.. Tapi kalo keadaan di atas ditemenin sama info lalu lintas yang nggak berenti-berentinya diputer dari speaker toko gimana?! Gengges banget kan?! Nah itulah yang dilakukan oleh TB Gramedia Matraman! MD atau siapanya itulah, selalu dan selalu nyetel RADIO, dan radio yang dipilih itu kayaknya Sonora atau El Shinta, yang kerap nyiarin betapa macetnya Mampang, betapa lancarnya jalan kalo lagi lebaran, dan alasan Casablanca ditutup! Gila, males banget sih toko buku paling gede se-Indonesia buat sekedar hire MD beneran. Kalopun emang mau nyetel radio, yang dipilih tuh yang isinya lagu-lagu, broder! Cocoknya sih yang disetel KIS FM, Lite FM, ataupun Brava Radio.

5. TV
Nah, MD-MD yang dipake di TV ini nih yang sering banget blunder dalam masukin lagu ke footage-footage sebuah tayangan. Mbok ya pas Jepang lagi berduka kemaren ketika gempa, yang disetel lagu apa gitu kek ya.. Ini yang diputer lagu soundtrack dari anime Inuyasha.. -_-” mendingan kan disetel shalawat nabi atau lagunya Maher Zein biar orang-orang lebih inget Tuhan! *eh*. Masih banyak contoh blunder dari MD TV ini, tapi saya udah nggak tega ngejembrenginnya.

Yah, sekian tempat-tempat yang sekiranya butuh MD beneran. Kalo ada yang punya ide, di  mana tempat yang butuh MD dan tipe lagu yang harusnya diputer, silakan berkomen dan komen kamu akan saya selipin di atas. Selamat mendengarkan lagu yang ciamik di hari yang rintik ini! :)