Laporan Curipandang Garage Sale

March 30, 2011 by titiw  
Filed under Events

Heylow fellas! Yak, mungkin sudah telat saya baru menulis mengenai event yang diadakan akhir Februari ini sekarang. But late is better than never, kaan? *maksa* Emang event apa sih kakak? Acara Garage Sale! Lengkapnya, Curipandang Garage Sale karena diadakan atas nama website Curipandang, dimana saya jadi salah satu adminnya.

Sale di Garasi

Dihelat berdasarkan inisiatif saya & partner in crime di CP, Dhita,  akhirnya kita ngadain Garage Sale yang sebenar-benarnya Garage Sale. Maksudnya kak? Iya, karena acara ini diadain di garasi Rumah Langsat, dan barang-barang yang dijual merupakan used stuffs kami berdua. Dhita banyak menyumbang sepatu dan baju, sedangkan dari saya, yang banyak sih buku-buku.

Pengunjung pertama: mbak Eki! :)

Hanya bermodal woro-woro di blog, twitter, dan Facebook, cukup banyak lho pengunjung yang dateng. Ada sekitar 30 orang sejak kita buka dari jam 9 pagi hingga 5 sore. Selain sepatu dan buku, ada juga baju, CD, tas, aksesoris, serta abon cabe titipan kakak saya dan roti goreng buatan tantenya Dhita yang range harganya dari RP 1.000 – Rp. 50.000. Kalo dipilir-pikir, Garage Sale ini merupakan salah 1 bagian dari gaya hidup hijau. Karena pada prakteknya, kita bisa mendapatkan uang dari barang yang sudah tidak kita butuhkan, dan jika kita jadi pembeli, tentunya dapet barang-barang murah dengan kualitas lumayan.*tsaaah*

Mbak2 yang jaga warung xD

Wacananya sih, kita akan ngadain Garage Sale seperti ini 2 bulan sekali, dan untuk ke depannya, teman-teman bisa ikut jualan. Seru kan? Tunggu informasi selanjutnya di blog kesayang kamu ini *huek* dan tetap curipandang di Curipandang.com! :)

Earth Hour 60 Plus

March 24, 2011 by titiw  
Filed under Green Act

Earth Hour merupakan hal yang sudah saya gaungnya sudah cukup nyaring terdengar di telinga dan otak saya sejak beberapa tahun lalu. Dimulai pada tahun 2009 di Jakarta-Indonesia, saya sudah berpartisipasi untuk mematikan komputer dan lampu-lampu di rumah, meskipun Mama saya waktu itu ngotot untuk tetap menonton sinetron kesayangannya. Sehinggaaa.. TV yang inchnya tidak banyak itu pun tidak dimatikan. Well, at least I’ve tried. :D

Di tahun 2010, Alhamdulillah saya sempat menjadi volunteer Earth Hour yang cukup aktif setelah sebelumnya jadi relawan WWF untuk kampanye tahun macan. Bahkan saya sampe diajak ikut road trip Jawa-Bali untuk mengampanyekan Earth Hour ini dengan teman-teman yang menyenangkan. Apakah tugas saya? Oh.. Sangat menyenangkan, kawan! Update Twitter @EHindonesia, serta memanage orang-orang yang ikut lomba blog Earth Hour.

Tahun ini, sangat disayangkan saya tidak dapat ikut berpartisipasi lagi dalam road trip 5 kota karena kesibukan yang lain. Namun hati dan pikiran saya tidak berhenti untuk tetap membantu kampanye hijau ini lho.. *wink-wink*. Mengapa saya tetap tertarik? Yah.. Apa sulitnya sih.. mematikan lampu-lampu, hanya dalam satu jam, hanya dalam sehari, hanya dalam setahun? Kalaupun Earth Hour dikecam sebagai event gak penting karena masih banyak mati lampu atau listrik yang kurang di luar Jawa.. Yah.. Itu hak mereka untuk ngomong. Yang jelas, kampanye ini tidak merepotkan siapa-siapa dan juga inisiatif dari teman-teman juga kok. Lalu kenapa harus ribet? Intinya: Kalo gak punya sesuatu yang baik untuk diomongin, mendingan nggak usah ngomong. Itu kalo kata Nabi lho. *sotoy*.

Eh.. Jangan salah.. saya “sok hijau” gini bukan karena lagi musimnya lho.. Saya cukup concern dengan lingkungan karena kita memang butuh bumi yang lebih baik, bukan bumi yang membutuhkan kita. Dimulai dari diri kita sendiri saja dulu. Dimulai dari yang kecil. Dimulai dari apa yang kita bisa. Kalo saya, saya mulai dengan tulisan-tulisan ataupun tips hijau di blog saya ini. Minimal, jika ada orang yang melihat, mereka akan tau, dari tau menjadi peduli kan? ;)

Rencana untuk Earth Hour tahun 2011 ini? Wah.. Ya tentunya selain menulis lagi di blog kuning ini, semoga saya sempat menjadi sukarelawan lagi. Niatnya, hari Sabtu 26 Maret 2011 saya akan bergabung dengan teman-teman di balaikota Jakarta untuk menyuarakan kampanye peduli lingkungan ini. So, lets vote for Earth! Care to join us? Earth Hour.. For Our Earth.. :)

Earth Hour Trivia:

  • Kapan sih Earth hour? Sabtu, 26 Maret 2011. Pukul 20.30 – 21.30
  • Earth Hour diadakan akhir Maret, karena pada bulan ini adalah masa peralihan antara musim hujan ke musim kemarau. Sedangkan untuk negara 4  musim, waktu ini ialah peralihan dari musim dingin ke musim semi, sehingga cuaca lagi adem. Gak terlalu panas & nggak terlalu dingin
  • Mengapa malam hari? Karena malam hari, penggunaan listrik itu lagi besar-besarnya dibandingkan siang hari.
  • Kenapa jam 20.30 – 21.30 waktu setempat? Jam-jam segitu kan abis selesai makan malem, lagi ngumpul sama keluarga, lagi santai.. Jadinya cocok matiin lampu, biar berasa tambah syahdu kayak lagunya Bang Oma..
  • Nyadar nggak kalo sekarang gambar Earth Hour yang dipasang-pasang di avatar Twitter atau di banner-banner nggak cuma tertera angka 60, tapi juga ada tanda plus? Yup, karena tagline tahun ini adalah:

“Setelah 1 Jam, Jadikan Gaya Hidup!”

Doodling Around

March 22, 2011 by titiw  
Filed under Pictures

Saya itu suka banget sama doodles atau gambar-gambar karikatur yang lucu-lucu itu. Tapi sayangnya saya nggak bisa gambar banget, gak kayak temen saya yang namanya Dian atau Eko itu. Jaman SD, udah ketebaklah ya kalo saya merupakan salah satu anak yang bisanya cuma gambar pemandangan dengan matahari di tengah, dan sawah di bagian kiri dan kanan. Tapi kemarin.. Dengan segenap tenaga dan waktu, saya bisa lho bikin 1 doodle untuk seseorang. Coba dilihat..

SW

Gak tau kenapa, saya rada iri dengan si oknum yang saya buatin ini. Kok saya bisa bikin lucu buat dia, tapi gak bisa buat sendiri ya? NYEH. In return, si SW penyuka band Helloween ini bikinin saya juga seperti di bawah ini.

Titiw

Yah.. Nice try buat kita bedua yang sama-sama gak bisa gambar lah ya.. Sekedar share.. Kita kan care.. Terus, kalian sendiri bisa nge-doodle gak? Kalo bisa, boleh lho saya dibuatin.. Haha.. Haffa great day, fellas! ;)

Java Jazz 2011 – Day 3

March 17, 2011 by titiw  
Filed under Events, Musics

Akhirnyaa.. Bagian ke-tiga alias terakhir dari Java Jazz Festival 2011 akan saya gelontorkan di sini setelah Day 1 & Day 2 kemarin. Sebenarnya agak galau sih mau dateng ke sini, karena mau datang ke kawinan seorang kawan. Namun karena partner in crime di Curipandang, si Nyonyah Dhita nggak dateng, saya wajib meliput hari terakhir festival akbar ini. Jiyeh.

Di sore yang gerimis, pertunjukan pertama yang saya pantengin adalah Farah Di and The Band. Pertamanya sih band yang dimotori oleh anak-anak muda tersebut belum ada vokalnya. Lagu pertama: Spain. Not bad at all. Dan ketika vokalis yang namanya Farah Di muncul, saya terkesiap. Dia masih.. Bocah! Maksimal 12 tahun lah. Tapi suaranya itu.. Suaranya sadis! Dengan vokal yang cenderung mengeluarkan nada-nada alto, ia juga menggandeng vokalis lain yang lebih dewasa bernama Caca. Intinya sih, they were nothing but awesome!

Farah Di & The Band

Setelah selayang pendengaran.. Mampirlah ke Hall Kemendag yang mana lagu-lagu yang bergaung di dalamnya merupakan lagu-lagu yang berirama latin. Betul saja, Los Amigos yang pianisnya merupakan orang India itu cukup mendengarkan untuk didengar dan dibuat joget. Buktinya, ada pasangan yang nari salsa dengan asoynya di bibir panggung. Kalo tante Venna melinda ngeliat, pasti haru dengan kapabilitas mereka.

Los Amigos

Mau dengerin Bonita & The Hus Band, tapi kok masih ditutup ya tempatnya? padahal di jadwal sih seharusnya udah main. Jadilah saya melipir ke tempat di mana hawa nostalgia pasti akan sangat kental. Yak, ke mana lagi kalau bukan mau nonton KA.HIT.NA! Oh Waw! Band yang saya tonton dari eSDe manggung?! Langsung pepet baris depan ciyn! Performance mereka dibuka oleh lagu-lagu fusion tanpa vokal. Ternyata, kata Yovie Widianto salah satu personel Kahitna, aslinya Kahitna memang band yang membawakan lagu-lagu jazz fusion sampai akhirnya beralih ke lagu-lagu cinta yang kita semua suka!!

Hail Tembang Kenangan!

Tak salah saya ambil tempat agak depan. Kahitna benar-benar menyenangkan! Mereka semua (terutama vokalis, terutama akang kasep Hedi Yunus) sangat-sangat sincere kepada penonton. Lagi di panggung, Mario, Hedi, dan Carlo sempet-sempetnya foto-foto lewat HP yang diacungkan fans-fans di barisan depan. Ah.. Saya benar-benar sing along dari hati deh pokoknya. Belum lagi aksi-aksi panggung mereka yang tak kalah menarik. Gak salah mereka tetap bertahan hingga 25 tahun, yang mana konser usia perak mereka akan dihelat September ini. Sakses terus Kahitna! :)

Dari Kahitna, mari beralih menuju Indonesia NuProgressive tribute to Harry Roesli. Dari namanya aja udah provokatif nih. Dan ternyata betul! Mereka sangat-sangat menghibur dengan lagu yang dilengkapi oleh aksi-aksi teatrikal. Konyol, segar, indah, haru, senang, kocak, semuanya lengkap di sini. Saya memang kurang akrab dengan lagu-lagu Harry Roesli, namun ada satu lagu yang saya tau, yaitu Malaria. Gak itu aja, Danny Java Jive yang saya kagumi ituh juga hadir sebagai guest vocal! Di akhir performance, salah satu personel mengatakan bahwa misi mereka adalah agar Indonesia dilihat sebagai bangsa yang kreatif. Salut untuk Indonesia NuProgressive!

Indonesia NuProgressive

LOL!

Setelah dari situ, penasaran sama Hall yang orang-orang sampe ngantre. Ternyata New York Voices yang manggung. Masuk, duduk, bosen. Keluar. Siapa sih mereka? Saya gak pernah denger tapi kok rame nian ya? Nah.. Lanjut pengen nonton George Benson lagi nih saya kak. Maklum, udah gratisan masa gak didatengin yang Special show, hehe.. In Your Eyes, Kissing In The Moonlight, dibawakan dengan ciamik. Suasana di ruangan itu lebih santai karena tidak disediakan kursi seperti kemarin. Namun setelah ia membawakan Greatest Love of All dan Nothing’s Gonna Change My Love For You, saya keluar karena lagu-lagu itu sudah ia bawakan kemarin.

New York Voices

Keluar-keluar hall.. Saya ngeliat ada cewek berkacamata, bertato dan agak kurus. Oh oh oh.. itu Sashi! Sashi Gandarum vokalisnya band Drew yang awesome itu! Oh, dan saya pun memberanikan diri untuk minta foto bareng. Padahal sebelumnya saya udah pernah foto bareng juga di Kemang. Ehehehe.. Aku padamu Sashi.. ;) Setelah itu, ke booth Axis untuk Live Blogging dari sana untuk ngedapetin merchandise berupa 3 CD love song & thumbler. Ditawarin meet & greet juga sih sama Sandy Sondoro.. Thanks, but no, thanks.

Me & Sashi! :)

Setelah dari situ, saya pun pulang dengan hati riang sambil memikirkan apa yang akan saya tulis dari liputan 3 hari yang menyenangkan ini. Anyway, tahun depan kan JJF dilaksanakan tanggal 2,3, dan 4 Maret 2012. Kenapa nggak gandeng perusahaan rokok dengan angka 234 itu ya? Hehe.. semoga kita semua diberi sehat dan umur panjang supaya JJF tahun depan bisa bersua lagi yes. AMEN! Oya, yang mau liat lebih banyak foto-foto Java Jazz 2011 saya, sila buka Album Java Jazz 2011. Kiss Kiss for you all! ;)

Sun Basah! xD

Java Jazz 2011 – Day 2

March 14, 2011 by titiw  
Filed under Events, Musics

Heyya folks! Setelah Java Jazz Day 1, kembali lagi bersama saya Rahmayanti Akmar untuk membahas Java Jazz 2011, hari ke-2! Oke, nama di atas itu memang nama asli saya, dan saya gak akan mengulangnya lagi, sehingga camkan itu baik-baik. Nah, untuk JJF hari ke-2 ini, pertunjukan pertama yang Rahmayanti Akmar datengin adalah Special show of the day: George Benson.

Dengan langkah mungil dan senyum semanis gula ilegal, saya buru-buru ke Hall tempat special show dengan harapan akan mendengar George benson melantunkan lagu-lagu indah garapan Nat King Cole. Tak dinyana, ternyata pers gak boleh masuk! Siyok banget dong! Katanya sih, ruangan sudah sangat penuh, dan mereka mendahulukan orang-orang yang membeli tiket. Memble deh kite! Saya dan Dhita (partner curipandang eiks) pun kongkow di depan dengan tatapan ngarep pengin masuk. Dan sekitar 15 menit kemudian, barulah pers boleh masuk. Hamdalah.

Such An Evening With George Benson

Ternyata, di pertunjukan George Benson ini disediakan bangku sehingga penonton tidak umpel-umpelan. Lagu When I Fall In Love, Smile, Ramblin’ Rose, Nature Boy, Greatest Love of All, dan Nothing’s Gonna Change My Love For You dinyanyikan dengan semangat olehnya, diiringi sing along dari saya dan Dhita yang memang menggemari lagu-lagu tembang kenangan macem ini. Sayang, ia menutup penampilannya tanpa ada encore, padahal saya udah teriak-teriak “Curanmor” dengan napsu agar ia mau balik dari balik panggung untuk nyanyi lagu terakhir. Katanya Dhita sih, mungkin di jaman doski belum jaman yang namanya encore. LOL! xD

Seperti tahun-tahun sebelumnya, crowd JJF di hari Sabtu pasti penuhnya udah kayak orang lempar jumroh di Mekkah *sotoy*. Ilang sinyal? Yah, harus pasrah, daripada hilang dompet. Dari departemen makanan, sejumlah resto-resto tenar ikut jualan di sini dengan harga yang sedikit didongkrak. Bayangkan, ada Bebek Kaleyo yang nendang itu! subhanallah! *lost focus*.

Background: Wall Batik di Hall Kemendag

Dari George Benson, saya mengunjungi pertunjukannya East Mania feat Kai Eckhardt yang bassisnya jagoan. Sepertinya, malam itu memang menjadi malamnya Elfa Secioria. Hall D2 yang guede banget itu didesaki penonton yang ingin menonton pertunjukan tribute to Elfa Secioria. Peter F Gontha sendiri sampai membuka acara ditemani oleh istri Elfa. Dari choir yang muda, ABG, hingga Elfa’s Singer dan Titi DJ ikut berpartisipasi di sini. Tampak sekali bahwa mereka menyanyi dari hati. Elfa Secioria & his legacy lives on!

Elfa's Singer

Hari ini juga, masih ada special show Santana dengan antrian yang mengular naga panjangnya. Artis yang saya tonton setelah tribute to Elfa Secioria ialah Jamie Lidell yang joged-joged cacing, dan Tohpati Bertiga , sebuah kolaborasi baru antara Tohpati, Indro, dan Bowie dari Gugun Blues Shelter. Terlihat abg-abg yang berlari-lari ingin menonton Maliq, namun saya yang sudah tidak abg lagi undur diri dari Java Jazz hari ke-2. See you on Java Jazz Day 3!

Java Jazz 2011 – Day 1

March 10, 2011 by titiw  
Filed under Events, Musics

Java Jazz Festival selalu menciptakan kurva melengkung ke atas pada bibir saya setiap tahunnya. Sebagai penikmat lagu Jazz seperti Gerimis Mengundang dan Mencari Alasan, tentu saja saya merasa terakomodir dengan baik dengan adanya festival musik terbesar di Indonesia ini. Apalagi, sudah beberapa tahun belakangan saya selalu bisa masuk acara musik yang dipromotori oleh Peter F Gontha & partners dengan gratis. Cuma kasih paha aja. Terima kasih saya haturkan kepada curipandang.com yang bisa bikin saya mendapatkan kartu sakti bertuliskan “PERS”. Hah? Yang pake baju oren itu ya kak? Duh, catet ya adek-adek. Yang pake baju oren itu PERSija, bukan pers!

Paviliun Kemendag

Di Java Jazz kali ini, pertunjukan pertama yang saya tonton adalah Danjil. Bukan, bukan yang buat buka puasa, itu mah Tajil. Siapakah mereka? Ditilik dari sini, mereka adalah musisi asal Maluku yang sempat malang melintang di Belanda. Alunan irama lagu-lagu mereka cukup manis, namun banyak yang cover version dari musisi lain. Satu titik yang bikin saya merinding adalah ketika mereka membawakan lagu dari almarhum Chrisye berjudul Damai Bersamamu yang dibawakan secara akustik. Perfecto.

Danjil

Dari Danjil, saya buru-buru menuju hall D2 karena band jazz non-vocal favorit saya perform di sana. Siapakah mereka? Acoustic Alchemy, people! Ah.. Petikan-petikan gitar nan jernih seperti yang biasa saya dengar dari album mereka mengapung di udara. Jamaica Heartbeart, Overnight Sleeper, semuanya bikin saya menggila! Kalo yang gak tau siapa ini Acoustic Alchemy, lagu-lagu mereka suka dipakai kalo ada acara-acara bertajuk “Rumah Asri” di channel tivi kesayangan Anda.

Acoustic Alchemy

Setelah menikmati musik-musik dari musisi luar, rasa nasionalisme saya tergelitik dengan penampilan dari Minangapentagong Sawahlunto yang tampil dengan warna merah mengilap. Sangat Minang. Jazz, fusion, tradisional, sampai tari piring terblender halus di dalamnya. Jangan salah, mereka aseli diterbangkan dari Sawahlunto untuk tampil di Javajazz, dengan performance tak kalah dari musisi nasional ataupun internasional. Kenapa saya tau? Karena mereka yang ngomong terima kasih kepada pemerintah Sawahlunto dong. Salut!

Minangapentagong Sawahlunto

Java Jazz tak hanya menyediakan lagu-lagu ataupun musisi baru. Ketika mau sedikit bernostalgia, saya pun melipir ke panggung outdoor yang mana KSP tampil di sana. KSP guys! Ini kan band pas saya SMP banget! Tapi kok muke mereka gitu-gitu aja ya? Apa cemilannya sehari-hari botox cah kecap? Entahlah.

Dan.. Akhirnya.. Special show hari itu saya sambangi pula dengan semangat 2011. Siapakah dia? Itu loh, musisi gaek newlywed yang pernah duet sama Michelle Branch. Yak, betul. Carlos Santana a.k.a SANTANA! Opa yang satu ini outfitnya memang selalu khas dengan topi dan baju-baju longgar ples aksesoris emasnya yang bikin tambah kental keMEKSIKOannya. *halah*. Black Magic Woman terngiang, ada pula Oye Como Va, dan tentunya yang paling ditunggu-tunggu oleh para ABG adalah MARIA MARIA! Sebelum lagu ini, ia berkata “This is for the ladies. We are deeply commited to make you happy. Cuz when women happy, everything happens.” Dan.. bergemuruhlah ruangan segede ego itu.

Santana

Dari sana, saya sempat menonton Ruben Hein, si pria bertampang mirip Fachry Albar dan bertangan hooh (ok, saya emang fetish sama tangan cowok) yang surprisingly sangat nice. Oh dan tentunya, tak lupa saya silaturahim ke ruangan dimana Fourplay manggung! Ah, Opa Bob James.. Meski dirimu sudah toku, jari-jarimu masih lincah di atas keyboard yamaha itu. Meskipun om Lee Ritenour sudah tidak bergabung lagi, lagu-lagu mereka tetap menyegarkan hati saya yang hampa selama ini. *double halah*. Niat hati mau menyambangi Corinne Bailey Rae juga, tapi sayang dia manggung jam 12 malem lebih sehingga saya memutuskan untuk pulang sahaja. Thx JJF, lanjut ke tulisan saya mengenai JJF Day 2!

Sebagai penutup, harus ada foto saya dong.

Live Blogging From Java Jazz 2011!

March 6, 2011 by titiw  
Filed under Events, Musics

Resmi sudah saya tawaf dengan khusuknya di Java Jazz 2011 untuk liputan dari curipandang.com sekaligus untuk menjaga keeksisan diri. George Benson, Santana, Ruben Hein, Kahitna, Farah Di, Tohpati Bertiga, dan semuanya khatam ciyn!

CD Gretongan! ;)

Daan.. Demi hadiah tumbler kihyut dan CD All About Love vol.1 yang berisi 3 CD, saya pun live blogging langsung dari AXIS Lounge Java Jazz 2011 yang didominasi warna ungu-ungu fatime jande mude! Thanks AXIS! Ah, aku memang murahan! xD

Wejangan Tengah Malam

March 2, 2011 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Dalam berkarya, berjalanlah di “depan uang”, jangan di belakangnya . Terus berkarya, itu membangun portfolio. Percayalah, kalau sudah rejeki kita, dia akan datang. Titiw, kamu itu KEREN sekali.

- Direct Message dari bos di tengah malam, ketika saya meracau mengenai hasil keringat di Twitter. Dan kata KEREN itu memang dicapslock oleh beliau. Terima kasih banyak Pak :) -