Sherlock Holmes ala Guy Ritchie yang Menghibur

Kota London menjadi chaos karena adanya kekuatan yang tidak “biasa” dari seseorang bernama Lord Blackwood. Ia diburu karena telah membunuh beberapa gadis muda, berkaitan dengan ilmu hitam yang konon ia miliki, dan beberapa catatan kriminal lainnya. Polisi London, khususnya yang berada di daerah Baker Street ketakutan, namun Sherlock dengan duet mautnya bersama Watson sukses meringkus Lord Blackwood ke penjara, dan ia dihukum mati dengan cara digantung setelah keputusan pengadilan keluar. Namun kota London geger karena Lord Blackwood bangkit kembali dan berkeliaran di kota yang suasananya selalu mendung itu.
Di sinilah reputasi Watson & Holmes dipertaruhkan. Reputasi Watson, karena ia yang memastikan Lord Blackwood sudah mati setelah digantung, dan reputasi Holmes karena ia khusus diminta untuk menangkap Lord Blackwood oleh pihak Kementrian. Dalam film, sekilas terbahas tentang profesor Moriarty, si nemesis bagi Holmes, dan Irene Adler, wanita yang selalu dapat memperdaya Holmes. Lalu bagaimana cara Holmes & Watson membuat kota London kembali aman, dan yang lebih penting lagi, menangkap dan menyingkap rahasia Lord Blackwood yang “bangkit dari kubur..?”
Kurang lebih jalan certanya begitu. Namun.. APAKAH yang ada di pikiran orang yang memilih Robert Downey Jr yang kekar sebagai Sherlock Holmes si tokoh detektif kurus rekaan Sir Arthur Conan Doyle? Mengapa harus Jude Law si pria cosmo nan cantik yang dipilih menjadi John Watson, seorang dokter sekaligus sahabat Sherlock? Well, itu sih subjektif banget ya, secara saya emang lumayan pembaca novel-novel Sherlock Holmes, sehingga pemilihan peran itu terasa kurang “dapet”.
Saya bukan membandingkan buku dan film layaknya orang2 norak di luar sana. Okelah untuk karakter Watson, meski Jude Law terlalu ganteng untuk menjadi Watson, tapi somehow ada bagian di mana karakternya cocok memerankan dokter itu. Namun, dalam film ini.. Sherlock bisa ber-teng-kar! Yep, bertengkar secara fisik! Duh, Sherlock itu kan cupu dalam berantem! Dan di bukunya secara implisit diceritakan kalo dia itu pemakai obat-obatan. Sehingga, ia selalu memakai otaknya dibandingkan fisiknya. Seingat saya, tidak pernah ada adegan berkelahi dalam buku novelnya. Sherlock selalu main bersih karena ia TIDAK MAMPU untuk berantem!
Tapi yaaa, film yang disutradarai oleh Guy Ritchie ini memang menghibur, lho. Sangat-sangat menghibur. Khas Guy ritchie seperti di film Snatch & Lock, Stock and Two Smoking Barrels. Cukup direkomendasikan untuk ditonton kalian2 yang bingung memilih mau nonton film ini, atau film “Toilet 105“. Happy Watching!
Tulisan ini sudah diposting juga di sini, sedangkan gambar diambil dari marih
PS: Kayaknya ini posting terakhir saya di 2009, so kiss you later next year!
Dan In Real Life (2007)
Instead of asking our young people ”What are your plans? What do you plan to do with your life?”, maybe we should tell them this: “Plan to be surprised”!
Meet Dan (Steve Carrel). A columnist in a local newspaper and a widower with 3 teeenage daughters all at once. He seems to be so concern about his daughter’s life (of course, whose daddy’s not?) and give strict rules for them, especially about guys. One day, Dan and his girls took a vacation to Rhode Island for a family gathering in Dan’s parent’s house. On the first day of the holiday, Dan’s Mom told him to go for a while to have a fresher air for his brain to overcome his relationship with his daughters. And there he goes, to a bookstore nearby.
At the bookstore, he met a very attractive woman named Marie (Juliette Binoche). They talked and talked and felt a connection for each other. Unfortunately, the girl was in a rush and she said that she ‘s already had a relationship with a guy. A new one. But before she go, she let Dan makes a note of her phone number. As he got back to his parent’s house, Dan told his family that he just met a woman. They cheered up for him, when suddenly his brother, Mitch, surprisingly introduced Marie as his girl friend. Yep, the same Marie at the book store. She’s going to be with the entire family for that weekend.
Dan was a little bit shocked, but kept their meeting at the book store as a secret. But things seemed so hard for Dan, as he blabbed around and puzzled his family about his awkward attitude. So, will Dan after Marie, or let his brother happily ever after with her? And how’s her relationship with the girls slash his daughters? Will it be nicer or worst?
Tiw’s opinion: I happened to open my DVD case when I saw this movie. Dan In Real Life? I bought it almost a year ago and I haven’t watched it at all! Apparently, it’s my kind of movie! YAY! Drama, but not so drama, nice to be watched with your family, tho. I love the scenes, especially when all of the family member do the talent show. Aw.. Such a family they have there.. And the house! I love the house! A house in a sub-urb with a touch of wood interior and a smell of pines! (like I can smell it). And ooh ooh! Not to mention it’s awesome soundtrack by Sondre Lerche! And last, this is my favorite quote on this film:
El amor no es un sentimiento. Es una habilidad.Love is not a felling. It’s an ability.
Sangat Nyaman Bersama Mereka
December 28, 2009 by titiw
Filed under Titiw Inside

Sangat

Nyaman

Bersama

:)
The not-so-evil Blair Waldorf
December 27, 2009 by titiw
Filed under Titiw Inside
Udah pada nonton Gossip Girl..? Serial TV itu lho.. Setidaknya udah nonton season 1..? Saya mau sedikit spoiler, tapi intinya gak cerita tentang jalan ceritanya. Dalam film ini dikisahkan ada dua cewek bersahabat, Blair Waldorf & Serena Van Der Woodsen. Mereka sama2 cantik, kaya, dan populer. Dalam cerita ini, opini kita digiring bahwa si antagonis adalah Blair Waldorf. Dia kasar, mean girls, dan mampu berbuat apa saja untuk mendapatkan apa yang dia mau. Sedangkan Mbak Serena? Wah, dia peran protagonis di sini. Cantik, gak sombong, mau pacaran sama cowok gak tenar, etc. Pokoknya Mas Boy versi cewek.
Tapi coba diperhatikan lebih lanjut. Siapa yang sebenarnya “evil” di sini..? Serena memang “sepertinya” baik. Tapi.. Dia pernah tidur dengan Nate Archibald yg notabene pacar sahabatnya sendiri, Blair. Selain itu, kalo diitung2 mah ada kali si Serena ini tidur lebih dari 5 orang cowok yg salah satunya ya pacar temennya sendiri itu. Sedangkan Blair..? At least sampe season 2 saya nonton, dia gak pernah tidur lebih dari 2 orang cowok, dan itu semua bukan cowok siapa2, apalagi sahabatnya. Dan cowok yang tidur sama dia itu emang bener2 dia sayang. Buat saya pribadi, saya lebih menyukai Blair yang kasar namun tetap menjadi dirinya sendiri, daripada Serena yang terlihat seperti bidadari namun menusuk dari belakang.
I know you love & following me, XOXO
Lazy Trip to Situ Gunung, Sukabumi
OST: Dragonfly Summer by Michael Franks
Bulan Desember yang banyak liburnya ini saya dan beberapa teman berkesempatan ke Sukabumi, Jawa Barat, seperti di awal tahun 2007 yang lalu bersama team 36. Oknumnya antara lain Mas Nugi, Rian, Nikka, Nina, Amel dan Saya. Saya yang kebetulan punya rumah (ditempati tante) di Sukabumi menawarkan tempat untuk menginap para dugong2 itu. Jadilah kita berenam berangkat di hari Jumat pagi jam 07:30. Sempet nyarep bubur ayam khas Sukabumi (yang selama ini saya gak ngerti “khas”nya di mana) karena perut kita2 udah dangdudan.

Bubur Khas Sukabumi
Sesampenya di Sukabumi kota jam 11:00, sembari nunggu cowo2 yang inget Tuhan itu shalat Jumat, cewek2 (saya & Nina) belanja di Yogya dept.store *halah*. Belanja bahan makanan tepatnya, karena gak mau ngerepotin tante saya yang pasti udah repot karena kedatangan kita. Belanja kalap, abis 200 ribu lebih buat lala lili, nyahahaha. Anyway, patungan kita2 itu per orang Rp 80.000, 30.000 buat bensin, dan 50.000 untuk makan. Itu buat 3 hari lho, dr Jumat sampe Minggu udah sekalian sama duit nitip mobil sama ngasi duit sedikit buat belanja tante saya. Lumayan deh buat yang mau jalan2 tapi pengen ngirit, maklum sebagai yang punya rumah, saya gak ambil untung sama sekali. Hehe..

I Love The Blue of Indonesia
Sebelum nyampe rumah, niat ati mau yada yada di Selabintana. Tapi, Selabintana itu ternyata lebih ke tempat rekreasi macem Cibodas yang mana cuma rumput terhampar luas. Selabintana menjadi tempat yang kurang greget bagi orang2 dewasa macem kita, padahal pas kelas 1 SMA main ke sana, saya ngerasa Selabintana super enak buat lari2 menggila. Akhirnya kita gak jadi kongkow di sana dan nyari makan siang.

Sempet curi curi foto di Selabintana
Ketemulah warung makan H.Empud di deket pasar Sukaraja yang nampak sohor sangat. Makanannya rupa-rupa, dan yang makan di situ banyak banget! Pas bayar, untuk sepotong ati, tempe, nasi yang segambreng, ikan tongkol, dan sekalian minum, saya hanya perlu membayar Rp 4500 sahaja, saudara! Jadi teringat jaman ngekos dulu, hihi.. Harusnya si H.Empud ini buka cabang di mana2 biar makin banyak orang yang bisa makan enak dan kenyang tanpa harus bayar mahal. Eh iya, hampir lupa, di warung makan ini, saya bertemu lagi dengan sosok berwarna oren yang 2 tahun lalu pernah hinggap di betis saya, dan sekarang dia juga muncul. Entah ada apa dengan saya dan rama-rama ini.

Warung Makan H.Empud

ME: The Chosen One
Nyampe rumah yang saya yg gak gitu jauh dari pasar Sukaraja, kita langsung dihajar sama pisang goreng yang manis banget kayak senyum saya. Abis beres2, langsung jalan deh kita foto2 sawah dan gak lupa menuju pancuran jodoh yang tenar itu. Pada awalnya, 2 pancuran yang berasal dari mata air ini ditujukan untuk minuman kemasan gitu, tapi entah kenapa gak jadi. Ayo, setelah ke pancuran ini siapa tahu ada yang berjodoh, nyehehe.

Ki-Ka: Rian & pisang, Sosok si rumah, Pancuran jodoh, Telur Keong Mas
Balik lagi ke rumah, disambut sama Agus si soang, tapi ketika tahu dia betina, kita tetep panggil Agus, tapi nama lengkapnya jadi Agustina. Di rumah itu ada pula boneka beruang yang dikekep terus sama Nina yang kita panggil Neneng, 1 boneka beruang item yang dikasi nama Lukas soalnya mukanya kayak orang Kristen. Satu lagi boneka monyet yang dinamain Iwan, soalnya mukanya basic banget. Halah. (No offense untuk segala agama dan nama yang dimention di sini. Camkan bahwa ini bukan blognya Titiw, ya.. Sumpah).

Agus si Soang

Pemandangan dlm rumah
Anak tante saya, si Mario yang baru kelas 2 SD langsung cibang cibung di kolam samping rumah sama temen-temennya. Surprisingly, mereka itu ngambilin kerang-kerang yang berada di dasar kolam. Lihat kerang ini, besar2 bukan..? Mantabs! Oh iya, saya belum bilang ya kalo suhu di Sukabumi yang biasanya dingin banget, eh kemaren ini jadi gak terlalu dingin lagi..? Wah, perubahan iklim bener-bener mempengaruhi nih. Tsk. Malemnya, sambil main kartu dan main apa itu yang sok2 bahasa Inggris dari koran Jakarta Globe, kita disuguhi oleh kerang tumis menteganya Nikka dan Sup Royco dari saya. Dua-duanya delicioso. Abis itu tidur deh semuanya di depan tipi, ngampar di lantai berkayu yang di bawahnya langsung kolam ikan.

Kerang atau Tiram?

Macro Pics
Esoknya, Amel menjadi orang pertama yang bangun pagi. Setelah semuanya bangun, jalan-jalan ke rumah penduduk sambil dadah2 ala miss sukabumi. Secara berenam jalan berentet pastinya diliatin sama warga euy! Hihi, ngeliat aktivitas mereka, ada yang ngebajak sawah, nanem padi, dan lain-lain. langit pagi itu betul-betul brilian seperti kata Nikka.

As Nikka Said "Brilliant Sky"
Balik lagi ke rumah dan tiduuur. Haha, bener-bener lazy trip nih kita. Niatnya sih, hari itu Rikka, Maria sama Kete nyusul, tapi entah mengapa mereka batal. Klaar mandi dan makan siang, kita langsung ciao ke Situ Gunung setelah sebelumnya mampir dulu ke Danau Batu Cikarut yang gak terlalu jauh dari rumah. Lalu, di Situ Gunung sana ada apa sih..? Selain danau, ada juga air terjunnya! Sebelum nyampe Situ Gunung, kita ditarik Rp 5000 (bukan per-orang, udah sekalian semua) untuk “pungutan kawasan” katanya. Nah, pas udah di gerbang Situ Gunung, baru deh kita diminta duit masuk. Rp 8500 perorang, dan Rp 4000 untuk 1 mobil.

Danau Batu Cikarut

Situ Gunung
Perjalanan pertama siang itu, langsung menuju air terjun yang dinamakan Curug Sawer. Jaraknya sih 2,5 km, tapi turun naiknya itu loh cuuy, gak nahaaan! Banyak juga muda mudi pacaran yang menuju air terjun tersebut. Ini baru implementasi pacaran sehat, pacaran sambil naik turun gunung. Nyampe air terjun pastinya pota poto doong. Ternyata eh ternyata untuk ke situ atau balik lagi bisa naik ojek yang dipatok kurang lebih Rp 25 ribu. Tapi dengan kantung cekak dan betis coak, kami bersikukuh untuk jalan kaki balik ke mobil.

Curug Sawer

View Curug Sawer, Situ Gunung
Dari mobil, kita jalan kaki lagi nih ke danau Situ Gunungnya. Kurang lebih 1,5 km deh, tapi jalannya gak parah, rada aspal gitu. Sampe danau, petang udah menyambut. Danaunya baguuuus! Tenang dan nampak damai. Cuco buat kamu-kamu yang mau kemping terus malemnya mau godain anak kepala desa (Dono banget lo Tiw..).

The Real "Situ Gunung"
Pulang ke rumah saya lagi di Sukaraja, harus mampir makan bakso. Karena apa..? Karena eh karena, di Sukabumi ini tiap 10 m sekali ada tukang basho. Sungguh mati kita jadi penasaran makanya, ahirnya makan basholah kita sepulang dari Situ Gunung. Tapi rasanya gak terlalu enak.. Agak asem, basho apa keringet polisi lalu lintas nih..?! Nyampe rumah anak-anak dah pada capek kali ya, langsung pada taidur jam 10! Jam 10 tidur..? Istilahnya mah kalo di Taman Lawang, jam 10 bencong baru dandan, kalee!! Besok pagi, jam 6 teng pulang supaya gak kena macet, dan jam 09:30 pas udah nyampe rumah saya lagi di Jakarta. Thx for the lazy trip, guys! Thx juga buat Tante Upi yang udah mau kita repotin! So long Agus soang, Neneng & Lukas si boneka beruang, serta Iwan si boneka monyet!!

So Long Guys! Ki-Ka: Luka, Nina, Tiw, Amel, Neneng
Kopdar Jakarta 2009 yang Menyenangkan
Akhirnya, setelah malang melintang bertahun-tahun di dunia blogosphere, saya coffe land alias kopdar ataw kopi darat juga sama blogger-blogger lainnya. Emang sih, kalo secara pribadi saya udah pernah kopdar ama Om Cabul ini di satu restoran di tebet, pernah juga sama Ratie si orang bogor di restoran di Semanggi, sama Bang Aip yang main ke kantor saya, sama mas Fahmi di FX Sudirman, dan beberapa blogger di acara Pesta Blogger 2009 dan Launching Windows 7. Tapi kok kayaknya kurang sreg ya kalo gak gabung sama anak2 Kopdar Jakarta a.k.a Kojak. Asik gak tuh (apa sih..?!) Oh iya, Kojak sendiri gak tertutup lho sama blogger-bogger Jakarta, intinya siapapun yang pernah kopdar dan kopdarnya itu di Jakarta. Iya kan? Correct Me If I’m Wrong, Kojakers.

Yay, kopdaar!
Di event yang diadain di Angkringan Wetiga tanggal 11 Desember 2009 itu, ada kurang lebih 50 blogger yang hadir. Oh iya, yang bikin saya seneng, akhirnya ketemu juga sama Mas Gum, si blogger asal Malang yang dulu saya suka recokin untuk nanya ini itu ttg blog, yg sekarang udah tinggal di Jkt ngikutin istrinya. Trus seneng juga finally ketemu sama si bocah gila reggae yang selalu manggil saya tante di blog ini, Adhi/Andre/Wutazz (nama alias dia emang banyak cuiywn..).

Ayo antre buat dapet goodie bag

Mas Gum & Kei Istri Tercintah
Lepas Magrib, saya jalan kaki ke Wetiga (maklum, deket kantor), dan langsung ambil goodie bag yang berisi enerfill, sereal cepet saji yang menjadi sponsor kopdar malam itu. Wuih, keren ya.. Kopdar ada sponsornya, makasih enerfill (siapa tahu dijadiin brand ambassadornya). Zam dan Fany udah di sana, terus ketemu Dita gigi ada si Mbok Venus, Elia Bintang, Goenrock, Pitra yang jd emsi, dan masih banyak lagi. Acaranya selain makan-makan nasi kucing yang wenak itu, kita juga ngeliat video kopdar 1 & 2, serta video hasil anuhnya Goenrock dengan tema 17 Agustusan yang disiarin juga di Pesta Blogger 2009 kemarin.

ki-ka: Dita, Fany, Andre, Pitra
Weits, gak cuma itu, Elia Bintang juga nyanyi looh.. Akustik2 penuh cinta yang membikin malam gelap tambah syahdu. Halah. Oh iya, rejeki emang gak ke mana, saya menang lomba Twit malam itu. Intinya, ngetwit harus heboh dan ada kata2 kopdar jakarta serta #enerfill. Dan gak dinyana, saya menang! Haru banget karya biasanya untuk hal2 gini saya agak kurang hoki, hoho.. Isi twit saya padahal agak2 ngasal, yang penting berima, hehe..
Ke #kopdarjakarta psti senang! Mkn knyang,lagu dr elia bintang,minum #enerfill jg bikin girang

Elia Bintang yang Akustikan

5 pemenang Twitter!
Harusnya setelah acara kopdar ada pemutaran Balibo, iya film yang dibanned-makin-bikin-penasaran-itu. Tapi karena satu dan lain hal, film itu ditayangkan di Salihara. Aduh, jauh mak, mana besok paginya eike harus ke kawinan 2 orang sahabat tercinta, yaitu Rae di Puncak, dan malemnya kawinan Juju di Deptan. Haiyah, akhirnya pulang juga dengan 2 bungkus goodie bag berisi enerfill super banyak. Kalo niat bisa buka toko nih, sayang saya orangnya gak niatan, hihi.

Ada juga Koin u/ Prita di Wetiga, lho!
Buat desye2 yang mau ikutan kopdar Jakarta, tenang aja, pantengin terus twitternya Kopdar Jakarta di @KopdarJakarta supaya update acara2 seru yang bakal diadain. Oh ya, dan sekarang saya udah oficially jadi member milis kojak setelah didorong2 untuk ngenalin diri ke milisnya sama mas Gum. Salam kenal semuanya, jangan ragu dan jangan bimbang berteman dengan saya ya kawan2 kojak!
Mau Punya Pacar? Dateng Langsung ke Halte Busway Ratu Plaza
Mau punya pacar? Dateng aja langsung ke halte Trans Jakarta Ratu Plaza. Petugas Kebersihannya masih jomblo tuh..


Green Fest 2009 Disemarakkan Benny & Mice
Green Fest ialah program tahunan yang diselenggarakan di Jakarta demi membangun awareness masyarakat terhadap lingkungan. Untuk tahun ini, penyelenggaraan diadakan di lapangan parkir timur Senayan, Jakarta Selatan. Karena udah bete gak dapet tiket di Jiffest, maka saya dan Vina, Whery serta kang mas meluncur ke sini untuk melihat apa saja acara yang ditampilkan. Kebetulan, sahabat saya Fathul manggung juga di sini dengan Grup bandnya, Nunung CS. Sesampainya di sana, ternyata Nunung CS sudah tampil dan tinggal penampilan Capoeira sebeum G-Pluck main. G Pluck sendiri adalah band yang membawakan lagu-lagu The Beatles yang beranggotakan salah seorang personelnya SORE, yaitu Awan Garnida.

N T W
Booth2 sudah dibereskan, tapi saya tetep pengen masuk tempat-tempat simulasi lingkungan hijau. Yang pertama adalah Zona Pohon, di sini diterangkan mengenai pentingnya pohon dan tetumbuhan untuk ditanam dan dirawat secara baik di lingkungan kita. Lanjut ke Zona air, di sini kita bisa liat2 gemana cara memakai air dengan bijak, dan cara membuat resapan biopori di lingkungan sekitar.

V & W
Ada pula zona kendaraan (eh saya agak lupa nama zonanya apa sih, hehe.. pokoknya berhubungan dengan kendaraan) dengan gambaran-gambaran yang tepat untuk membuat kita berpikir untuk memakai angkutan umum atau bersepeda, bahkan berjalan kaki saja. Zona listrik, zona sampah, dan lain-lain. Biar gak membosankan, saya taro aja kali ya gambar dari Benny & Mice supaya bisa terdeskripsikan dengan oke. Here you go!








