Masih Adakah Cinta di Antara Kita?

May 17, 2009 by titiw  
Filed under Events

Tanda Cinta

Tanda Cinta

Apa: Pertunjukan Teater, oleh TEATER KOMA
Judul Lakon: Tanda Cinta
Kapan: 15-24 Mei 2009 (Senin libur), setiap pukul 20.00 WIB
Di mana: Jl Salihara 16, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
Durasi: 1,5 jam
HTM: Rp 100.000 (kalo mampu), 25.000 (kalo masih ngerasa pelajar)

Nano Riantiarno dan Ratna Riantiarno memerankan “Suami” dan “Istri” yang sudah berusia lanjut yang masing2 sudah mengerti satu sama lain. Namun, ada kejanggalan di hati sang suami ketika ia menanyakan sebuah pertanyaan, dan dibalas lagi dengan pertanyaan oleh sang istri. Pertanyaan tersebut adalah “MASIH ADAKAH CINTA DI ANTARA KITA? Tak pernah sang istri menjawab dengan ya atau tidak. Selalu dijawab dengan pertanyaan lagi dan pembahasan berputar2 bahwa kata2 itu tidak penting. Dalam hubungan seperti ini, istri berpendapat bahwa yang dinilai adalah tindakan, bukan kata2.

Dang, pake HP doang, jadi gak gemanaaa gitu

Dang, pake HP doang, jadi gak gemanaaa gitu

Sang suami yang suka kebelet pipis jika sudah berbicara mengenai politik, kesal dan gemas dengan jawaban istrinya itu. Hingga akhirnya ia menyebarkan pamflet yang sudah ditempel perangko, untuk menanyakan kepada masyarakat luas “MASIH ADAKAH CINTA DI ANTARA KITA?” Bagaimana tanggapan masyarakat? Bagaimana pula tanggapan sang istri? Jangan lewatkan lakon yang pernah ditampilkan pada tahun 2005 untuk merayakan hari ulang tahun perkawinan Nano R & Ratna R yang ke-27.

Tiw’s opinion:
Waa.. Gak pernah nih nonton Teater yang pemainnya hanya 2 orang saja. Simpel, namun penuh makna yang unik dan dalam di balik hubungan antara 2 manusia tersebut. Selain 2 peran utama, ada pula pembawa api dan penari. Jika mereka keluar, tertera tulisan dan pertanyaan di layar hitam sebagai background panggung. Menurut saya pribadi, yang perlu di highlight dalam pertunjukan kali ini adalah penarinya. Gerakan2nya sangat berpower dengan body language yang “berteriak”. Lightingnya juga ok. Oh ya, furniture yang dipakai juga keren (bangku, meja, dll).

Para pembawa api

Para pembawa api

Rada bete sih sama cowok di depan yang cekrak cekrek gak henti2. Maklum kamera pro, jadinya cekreknya itu kenceng banget. Sekelurahan denger, kali. Ada juga mbak2 yang kresak kresek di belakang saya. Lagi ngemil beling kali. Daaan yang menggila, while the play was played, ada orang yg menguap dengan suara kenceng bener! Di barisan paling depan. Huahaha.. Gemblung. Pertunjukan diakhiri dengan sesi foto2 di ruangan yang gelaaap. Yang jelas, untuk pasangan suami istri Riantiarno, di umur mereka yang sudah fifty something dengan ingatan akan dialog sepanjang itu, mereka pantas diberi acungan 4 jempol.

hard breakers ipod

PS: Ternyata, saya kangen banget sama org2 Teater Koma esp. Om Budi Ros yang gak pernah marahin saya pas lagi kerja. Hehe..

Masih adakah cinta di antara kita semua..?

Masih adakah cinta di antara kita semua..?

Gemana? Masih adakah cinta di antara kita? Ya ataupun tidak, jangan lupa reservasi di:

Suntea (cara manggilnya: Santi. Hehe..) : 0816-119-0953
Atau sekalian ke sekretariatnya di:
Jl. Cempaka Raya No. 15
Bintaro, Jakarta Selatan
12330

download whole psych:9 movie

P: +62 21 735 0460
F: +62 21 735 9540

Mau lebih intim dengan Teater Koma? Langsung meluncur ke alamat2 di bawah ini.
www.teaterkoma.org
info@teaterkoma.org
teaterkomajakarta@ yahoogroups. com

Ayo Ke Dokter Gigi!! :)

May 16, 2009 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Gigi cenut2? Pengen nambel gigi? Pengen operasi gigi? Ataupun pengen gigi kamu terlihat kece dengan merapikannya memakai kawat gigi? Jangan bimbang dan jangan ragu. Dateng aja ke drg. Desti Eka Putri yang sangat handal dalam mengaduk2 isi mulut kamu dengan tambal sulam ataupun goyang ngebor sana sini. Sebenarnya, klinik yang terdapat di samping Universitas Trisakti kampus A (Kedokteran Gigi) ini adalah tempat sang suami dari Desti bekerja, yaitu drg. Harno (yang pernah benerin kawat gigi saya tanpa bayaran, hehe..). Tapi karena saya waktu itu ditangani oleh Desti yang notabene sahabat saya sejak SMA, maka saya akan membahas apa saja yang ia lakukan ketika mengobok2 mulut saya yang ada lubang kecilnya di beberapa gigi.

Ruang tunggu klinik

Suasana klinik sangat nyaman, dengan pendingin udara yang maknyus, dan tak lupa rak majalah dengan majalah2 terbaru (serius, hampir semua majalah lambang pergaulan ada. Name it, Cosmopolitan, CosmoGirl, Seventeen, FHM, dll. Edisi terbaru). Melihat sekeliling, terlihat alat2 yang dipakai untuk praktek. Alat-alat tersebut bersih, dan nampaknya ada dalam kondisi baru. Sebelum mengerjakan apa yang harus ia kerjakan, Desti menunjukkan keadaan gigi saya di monitor. Cara dia mengcapture gigi saya adalah dengan memasukkan alat sebesar bolpen, dan Cekrek! Gambar gigi saya yang mau ditambal sudah terpampang di monitor. Waw, bolpen itu ternyata kamera! Mantap sekali teknologi kedokteran sekarang ini. Saya dateng dari jam 12, dan baru selesai jam 3. Desti mengerjakan dengan sabar dan menjelaskan apa2 yang ia lakukan dengan jelas dan lengkap, meskipun ia sedang dalam keadaan hamil tua. Misalnya cairan asam ini untuk membuka pori2 gigi, laser itu untuk membuka pori2 tambalan, sehingga tambalan tidak akan mudah copot.

Foto gigi saya!

Selesai semua dikerjakan, Desti mengcapture sekali lagi gigi saya yang sudah ditambal. Wah. Mantab. Senangnya dengan pekerjaan Desti yang rapih. Pas mau bayar, saya digratisin dong! Hahaha.. 3 tambalan gratis?! Dokter mana yang mau rugi??! Mana ketika saya selesai, hampir semua alat2 yang dipakai untuk mempercantik gigi saya itu dibuang dan diganti yang baru. Betapa sterilnya, dan sudah tentu mahal, bukan? Tapi karena biaya ke dokter akan direamburse kantor, maka saya memaksa desti untuk mencharge saya. Tiga tambalan selama 3 jam ia charge 300 ribu aja, sodara! Padahal standarnya 1 gigi kan 300 ribuan. Ahahaha.. Tengkyu so mac ya mai dir.. Pulang dari sini, ke kantor eh baru dateng jam 16.45, haha.. pegawai macam apa kamu naaak??!

Kursi panas & pantat bumil 9 bulan x)

Oh ya, posting ini sebagai kado untuk Drg. Desti yang baru saja melahirkan putrinya yang cantik, Aquilla, pada tanggal 22 April 2009. Ya, putri yang harusnya lahir di hari Kartini jadi lahir di hari bumi. Selamat ya Des, Mas Harno, moga2 kalian jadi orangtua yang baik, dan anak kalian jadi anak yang baik pula. Amen. Ini alamat lengkap kliniknya yang baru aja pindah. Gak jauh dari klinik lama, bisa jalan kaki kok.

Drg. Harno & Drg. Desti

  • Jln Tawakal 4 no.7, Grogol Jak-Bar 11440
  • Telp: 0215674072 (klinik) 0818 0699 0506 (telp asistennya yg bernama Cuppy)
  • E-mail: rsgmusakti@yahoo.com

PS: Untuk jadwal prakteknya langsung telpon aja ya. Kalo kamu bilang tahu dari blog saya, siapa tahu dikasi diskon. Oh ya, biaya pasang kawat gigi di sini kira-kira 30 % lebih murah dibandingin tempat2 lain lho! Cheers! Have a nice, healthy and shiny teeth! :)

(c) I want you to brush your teeth

Menurut Saya Sih..

May 14, 2009 by titiw  
Filed under Blab

.!.

Menurut saya, Okky Lukman kalo kurus mukanya jadi mirip sama Aline yang udah nggak pake nama Tumbuan di belakangnya.

Menurut saya, lagu Tak Ingin Usai dari Tere itu enak banget. Banget. Kok gak terlalu sering diputer ya?

Menurut saya, Extravaganza masih lebih lucu daripada Tawa Sutra, meskipun saya udah gak pernah nonton tipi lagi.

Menurut saya, cake buatan Susi si bencong yang jualan di kantor saya lebih enak dibandingin cakenya Harvest.

Menurut saya, Manohara itu gak segitu okenya. Kece sih, tapi untuk anak umur segitu, badannya kelewat gembyor.

Menurut saya, orang Jawa itu ngerasa kalo semua orang ngerti bahasa Jawa.

Menurut saya, ST 12 itu Indonesia banget. Melayu banget. Dan gak jelek-jelek banget (Astagfiruloh).

Menurut saya, ganja itu harusnya lebih legal daripada rokok (meskipun saya tidak ngerokok apalagi ngeganja).

Menurut saya, lesbi itu lebih gak jijay dibandingin homo.

Menurut saya, tulisannya Indra Herlambang jauh jauh jauh lebih keren daripada tulisannya Samuel Mulia.

Menurut saya, gak ada pejabat yang gak selingkuh *Kristina Mode: on*

Dan terakhir..

Menurut saya, orang sudah mencapai tingkat aktualisasi diri tertinggi jika bisa EEK di tempat umum tanpa ada rasa khawatir.

Eh, tapi itu semua.. MENURUT SAYA lho..

download film

(c) Opinion pic

Rise

May 13, 2009 by titiw  
Filed under Musics

I know that it’s over
But I can’t believe we’re through
They say that time is a healer
And i’m better without you
It’s gonna take time i know
But I’ll get over you

Look at my life
Look at my heart
I have seen them fall apart
Now i’m ready to rise again
Look at my hopes
Look at my dreams
I’m building bridges from these scenes
Now I’m ready to rise again

Caught up in my thinking
Yeah
Like a prisoner in my mind
You pose so many questions
But the truth was hard to find
I better think twice i know
That i’ll get over you

psp let me in movie download

Look at my life
Look at my heart
I have seen them fall apart
Now i’m ready to rise again
Look at my hopes
Look at my dreams
I’m building bridges from these scenes
Now i’m ready to rise again

Much time has passed between us
Do you still think of me at all
My world of broken promises
Now you won’t catch me when i fall

Look at my life
Look at my heart
I have seen them fall apart
Now i’m ready to rise again
Look at my hopes
Look at my dreams
I’m building bridges from these scenes
Now i’m ready to rise again

Gak tau.. Pengen aja Naro lirik lagunya Gabrielle.. Perhatiin intronya yg rada mirip sama Knock on Heaven’s Door. Bikin rada nostalgik.
Bisa diunduh: DI SINI
Cocok didengar: di busway kala hari sedikit rintik, dan waktu nampaknya jadi tidak berdetik..
Didedikasikan untuk: Diri sendiri.

(c) Cover album

IRONI

May 11, 2009 by titiw  
Filed under Blab

- Vidy memendam perasaannya selama bertahun-tahun kepada Rico. Rico adalah cintanya yang pertama dan yang selalu hidup dalam hatinya, sejak kelas 5 SD. Sejak Rico membelanya dari teman-teman sebaya yang mengejeknya ketika ia pertama kali mengalami haid, dan darah itu tembus ke rok sekolah. Di mata Vidy, Rico sosok pahlawan tanpa memegang pedang, melainkan penggaris 30 centi. Besoknya, Vidy memberi Rico sebuah permen, dan 15 tahun setelah itu, Rico menikah dengan cewek lain, tidak dengan Vidy.

- Hati Rico tertambat pada Vidy, cewek mungil berkacamata yang memberinya sebuah permen rasa stroberi ketika mereka masih duduk di bangku sekolah dasar. Ketika SMP, ia ingin mengutarakan perasaannya pada Vidy, namun sepertinya Vidy selalu menghindarinya. Perasaan itu pun ia pendam tanpa ia salurkan kepada Vidy. Ketika ia menikah, seorang sahabat dekatnya berkata “Rico, Vidy ada di luar tuh, kayaknya dia gak enak untuk masuk dan salaman sama elo. Eh, lo tau kan kalo Vidy dari SD suka sama elo..?”

download unstoppable film in hd formats

- Bejo mendapatkan nafkah sehari-hari dengan memulung botol2 minuman kemasan. Suatu hari, ia menemukan cincin emas tersangkut di kait tongkatnya untuk memulung. Ia menjualnya ke tukang emas, dan ia mendapatkan uang yang cukup untuk menyekolahkan lagi anaknya yang sudah putus sekolah selama 2 bulan. Cincin tersebut ternyata milik istri seorang guru yang menyalahgunakan dana Bantuan Operasi Sekolah yang sedang kelimpungan mencari cincin yang baru ia kenakan 2 hari.

- Randi adalah seorang pengusaha yang sangat kaya dan pintar. Namun ia memiliki satu fobia. Ia takut sekali dengan ikan. Ikan apapun. Pesawat yang dinaiki Randi jatuh di laut lepas ketika ia ingin menghadiri sebuah pertemuan di Bali. Ia tertolong karena sebuah kapal kecil melihatnya terombang-ambing dikelilingi sekumpulan lumba-lumba yang loncat-loncat tanpa henti. Sejak itu, Randi menjadi donatur tetap untuk penangkaran lumba-lumba.

- Astrid suka suka suka sekali dengan Ivan, bos baru di perusahaan tempat ia bekerja. Ivan baik, Ivan tampan, dan Ivan sering berinisiatif lebih dulu untuk mengobrol dengannya. Sampai suatu hari Ivan mengajak Astrid dan beberapa staff ke rumahnya. Astrid yang hatinya sangat berbunga-bunga datang ke tempat Ivan dengan dandanan yang pol. Pintu dibuka oleh seorang wanita cantik dan anggun. Ivan menyeruak dari pintu, sambil tersenyum dan berkata “Hai semua, mari masuk. Kenalkan, ini istri saya..

- Hari ini Nadya mengadakan arisan di rumahnya. Tentu saja sebagai tuan rumah yang baik ia ingin terlihat total dalam memberikan pelayanan. Untuk mendukungnya, Nadya sudah membeli gaun mahal di sebuah butik ternama. Dengan harapan teman-temannya akan memuji penampilannya yang terbalut gaun tersebut. “Eh, manisnya kamu, bajunya seger deh dipake siang-siang gini.. Cocok buat kamu.” Nadya tersenyum bangga, namun senyumnya itu ia telan lagi ketika ia tahu bahwa yg dipuji teman2nya adalah baju pembantunya yang bernama Ratna. Baju murah yang dulu ia beli dan sudah digerogoti kutu, hingga akhirnya ia beri kepada Ratna yang seumur dengannya.

- Didi sudah berusia 84 tahun, ketika tahu-tahu ia menang undian berhadiah. Tidak tanggung-tanggung, satu milyar sudah di depan matanya. Teman-temannya di panti werda sudah minta ini itu dan mendekati Didi tanpa malu-malu. Didi yang tidak pernah lagi dikunjungi keluarganya sejak 30 tahun lalu, mati sehari setelah pengumuman undian berhadiah karena penyakit yang dideritanya. Mati tanpa sepeserpun di tangan maupun di sakunya yang sudah ditisik berulang kali.

Well life has a funny way of sneaking up on you
When you think everything’s okay and everything’s going right..
And life has a funny way of helping you out when
You think everything’s gone wrong and everything blows up
In your face..

Lagi2 terinspirasi sangat oleh lagu favorit saya dari Mbak Alanis Morisette, IRONIC.

death race 2 online hd

GANJA: Regulate it, Not Just Legalize it!

May 8, 2009 by titiw  
Filed under Front

Tulisan di bawah ini adalah tulisan teman saya bernama Aryo Wibisono, yang merengek minta tulisannya dipajang di sini biar rada tenar. There you go, Mas YO!

“GANJA”
Hal pertama yang ada di kepala setiap orang jika mendengar kata “ganja” mungkin adalah ILEGAL. Sebagian orang menganggap haram, sebagian menganggap merusak kesehatan, sebagian menganggap identik dengan kejahatan, dan masih banyak persepsi tidak baik lainnya.

Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat aktif, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) / Delta 9 tetrahydrocannabinol, untuk catatan didalam ganja terdapat 400 zat aktif yang tidak terdapat dalam tumbuhan lain, namun THC adalah zat aktif yang biasa dikenal sebagai halusinogen pada Ganja.

Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.

Tumbuhan ganja telah dikenal manusia sejak lama dan digunakan sebagai bahan pembuat kantung karena serat yang dihasilkannya kuat. Biji ganja juga digunakan sebagai sumber minyak nabati yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk subtitusi bahan bakar minyak.

Namun demikian, karena ganja juga dikenal sebagai sumber halusinogen dan kegunaan ini lebih bernilai ekonomi, orang lebih banyak menanam untuk hal ini dan di banyak tempat disalahgunakan (penulis sebenarnya tidak suka dengan istilah ini). Di sejumlah negara penanaman ganja sepenuhnya dilarang. Di beberapa negara lain, penanaman ganja diperbolehkan untuk kepentingan pemanfaatan seratnya. Syaratnya adalah varietas yang ditanam harus mengandung bahan halusinogen yang sangat rendah atau tidak ada sama sekali. Sebelum ada larangan ketat terhadap penanaman ganja, di Aceh daun ganja menjadi komponen sayur dan umum disajikan.

Bagi penggunanya, daun ganja kering dibakar dan dihisap seperti rokok, dan bisa juga dihisap dengan alat khusus bertabung yang disebut bong, yang dikenal dengan beberapa jenis bong, dari yang berbentuk pipa, dan mekanismenya sama seperti pipa rokok, sampai bong air, yang dapat ditambahkan berbagai rasa (seperti sisha).

Dibalik semua kontroversi yang ada, dibalik semua pertentangan dan propaganda, jika dilihat dari satu sisi dalam implementasinya di Indonesia, yang terjadi adalah ganja dianggap sebagai narkotik, setara dengan zat-zat kimia psikotropikum yang efek jangka panjangnya berpengaruh terhadap sistem kerja syaraf. Para pengganja ditangkap, “katanya diproses hukum” dan ternyata semuanya berujung pada uang (sebuah pandangan sinikal dari penulis). Penyalahgunaan kekuasaan, dan mafia peradilan (terdengar sinis tapi sudah merupakan rahasia umum, walaupun efek ini sama dengan rusaknya susu sebelanga karena nila setitik).

Dalam kasus Ganja di Indonesia saya pernah melakukan beberapa penelitian kecil yang mungkin bisa dijadikan sebuah tolak ukur terhadap sebuah komponen peng-Ganja-an di dua kota (jakarta, bandung) dan secara lebih luas dapat menjadi tolak ukur di Indonesia, dengan melakukan wawancara di beberapa minimarket tertentu yang menjual kertas papir/ kertas rokok / papir (merek tertentu yang biasa dipakai untuk melinting ganja. Kemungkinan papir itu dipergunakan untuk melinting rokok sangat kecil, karena orang akan lebih memilih membeli rokok yang sudah jadi ketimbang melinting dengan banyak resiko, dan ketidak praktisan (dianggap pengganja), dan masih banyak pemikiran logis lain yang mendasari kesimpulan saya tentang merek kertas rokok tersebut 98% (persentase yang hanya perkiraan) hanya akan dipakai untuk melinting Ganja).

Singkatnya, di beberapa minimarket tersebut terutama di daerah Jakarta dan Bandung, satu kali drop adalah 60 bungkus papir, yang dapat diestimasikan akan menjadi 25 linting ganja satu boks papir (1 linting ganja menggunakan 2 lembar kertas rokok), dan satu paket ganja 50.000 IDR dapat menjadi sekitar 8-10 linting. Sedangan 1 Kg bisa menjadi sekitar 60 – 70 paket 50ribu-an. Bayangkan, dalam riset kecil yang saya lakukan satu minimarket dapat menjual 60 boks dalam satu – dua hari. Di Jakarta, riset yang saya lakukan adalah terhadap 10 minimarket yang ada di Jakarta Selatan, dan 5 minimarket yang ada di Bandung. Semua memiliki rata-rata penjualan yang sama, yaitu 60 bungkus papir setiap 1 – 2 hari.

Bayangkan berapa Kg/ hari dalam satu spot penjualan papir? Bayangkan berapa orang pengganja yang masih beredar bebas di masyarakat? Semua tidak akan terdeteksi, karena setiap hari pasti ada pengganja aktif yang baru, karena saya juga melakukan sebuah riset kecil yang mungkin tidak akurat namun dapat dijadikan sebuah dasar pembayangan, dimana beberapa pengganja yang saya temui dan wawancara, telah mengganja semenjak remaja, yaitu sejak SMP atau pun SMA, ada yang telah 10 tahun lebih pada umur 24, dan rata-rata penggganja menjadi pengganja aktif semenjak SMA.

Banyak orang yang mengidentikan ganja dengan tindak kriminal dan penurunan kesehatan individu, namun menurut pikiran saya Ganja sangat jauh dari tindakan kriminal dan degradasi kesehatan, karena:

  1. Harga ganja sangat terjangkau (tidak seperti Heroin atau shabu yang mahal dan atau putaw yang sangat mengadiksi, sehingga penggunanya harus melakukan tindak kriminal untuk membelinya)
  2. Ganja dengan THC-nya tidak memiliki tingkat ketagihan seperti heroin, putaw, morph beserta turunannya, anti depresan, psikotropikum, anti panik, alkohol, dan bahkan rokok. Pengguna tidak akan merasakan sakit fisik jika berhenti menggunakannya, kata yang tepat adalah (sugesti terhadap keinginan menggunakan ganja) dan tidak akan terlalu besar jika orangnya tidak mendramatisasi dan melebih-lebihkan (biasanya yang melakukan tindak dramatisasi berlebih saat berhenti menggunakan ganja hanya anak dengan rata-rata umur 14 – 20 tahun).
  3. Sifat halusinogen pada ganja adalah hayalan yang tidak terlalu parah seperti halusinogen lain (magic mushroom pada LSD, jamur tahi kerbau (yang dapat menimbulkan halusinasi visual tingkat tinggi dan akan sangat nyata)), hal yang biasa disebut “giting” pada penggunaan Ganja adalah sebuah efek dimana seseorang merasakan disorientasi waktu, imajinasi berlebih, detilisasi pada pendengaran (jika mendengar musik maka satu-persatu suara alat musik dapat terdengar dengan baik (efek ini mungkin tidak dirasakan oleh semua orang)), tingkat humor yang berlebih (semuanya akan terlihat lucu), rasa damai, perasaan tenang, dalam kasus tertentu dapat menjadi stimulasi untuk berpikir, walaupun tidak jarang para penggguna merasakan rasa malas yang berlebih, adapun demikian adrenalin tidak akan terpacu, dan emosi dapat dipastikan akan ter-redam dengan pengaruh THC (hampir mustahil seseorang yang akan merampok sebelumnya menghisap ganja, dan hampir mustahil orang yang menghisap ganja akan melakukan tindak kriminal dalam bentuk apapun, kecuali sambil mengganja orang tersebut mengkonsumsi alcohol, anti depresan, dan atau psikotropikum lain dengan efek berbeda).
  4. Stimulasi Halusinasi pada ganja dapat menyebabkan hayalan yang jika melalui proses kreatif tertentu dapat menjadikan hasil karya yang menakjubkan (Bob Marley, Sublime, Peter tosh, Mbah Surip, Andy Warhole, beberapa musisi, seniman, publik figur, pekerja seni, dalam bentuk apapun).
  5. Ganja akan menimbulkan efek lapar setelah pemakaiannya (rata-rata setiap pengganja akan merasakan efek ini), sehingga orang tersebut akan makan dan akan tidur di rumah (mencari tempat yang nyaman) setelah mengganja (istirahat cukup, gizi seimbang), tidak jarang beberapa responden saya berat badannya bertambah akibat mengkonsumsi Ganja.
  6. Ganja tidak mengandung Tar, dan nikotin yang dapat mengendap dalam darah dan sistem pernafasan (saya belum pernah mendengar orang meninggal karena ganja; Bob marley meninggal karena tetanus bukan karena ganja).
  7. THC dalam otak yang menstimulasi halusinasi, akan berkurang setelah efek tinggi (high) selesai, dikeluarkan melalui urin, keringat.
  8. Ganja adalah sesuatu yang herbal, tanpa pencampuran zat kimia dan proses kimiawi yang panjang dan berbelit-belit (setelah panen dikeringkan dengan tungku, dipack, dipress, dikemas, langsung siap pakai).
  9. Ada penelitian yang saya baca di Antara News, menyatakan bahwa Ganja dapat menyebabkan gangguan mental, namun pada kenyataannya efek halusinogen yang ada pada ganja merupakan obat stress paling mujarab dan paling herbal jika dibandingkan dengan nitrazepam (dumolid, nipam), diazepam (valium), alprazolam (Xanax (anti panik yang biasa diguanakan oleh orang yang terkena serangan jantung)), dll, yang keseluruhannya merupakan campuran kimia, dan efeknya tentu saja lebih buruk dari sesuatu yang bersifat herbal (dalam kasus stress, skizofrenia, secound personality, atau apapun namanya saya lebih sering menemukan kasus-kasus dengan penyebab berasal dari penyalahgunaan psikotropikum yang berasal dari campuran kimia).
  10. Ganja tidak dapat menularkan HIV, Kanker, yang dapat menular adalah Hepatitis C (bila mengganja satu linting dengan pengidap Hep C), Flu (kasus jarang ditemukan), TB (pengidap TB yang meludah sembarangan pun bisa menulari banyak orang), beberapa penyakit menular lainnya yang media penularan dominannya bukan dari Ganja, tapi bisa saja menular lewat Ganja (namun kasusnya sangat jarang (hanya mungkin menular lewat media air liur, dan media air liur dapat menularkan jika seseorang mengganja bersama orang yang mengidap penyakit tersebut)).

Masih ada beberapa hal yang dapat menjadi alibi jika ganja diidentikkan dengan kriminalitas dan degradasi kesehatan. Jika pembahasannya tentang kontroversi dan alibi terhadap prasangka, maka tidak akan habis dibahas sampai kapan pun.

the town online no download

Sebuah solusi mungkin dapat ditemukan jika semua orang membuka pikirannya seluas mungkin, sebuah ungkapan:
REGULATE IT!

Pemerintah dapat menjadi pengatur sekaligus aplikator dari aturan yang dibuatnya, aturan yang mengatur tentang pemanfaatan ganja beserta komponen lainnya. Dalam pembahasan ini kita harus mengesampingkan norma agama (yang dalam agama apapun mungkin ganja diidentikkan dengan sesuatu yang negatif dan merusak (walaupun jika kita melenceng sebentar dan melihat agama mayoritas yang ada di Indonesia, dengan berpedoman pada kitab suci Al-Quran, dalam AL-Quran tidak spesifik mengganja dilarang dan keadaan “giting” tidak dapat disamakan dengan keadaan mabuk alkohol, dimana kesadaran dapat menghilang sama sekali, dan alcohol dilarang karena pada zaman nabi Muhammad SAW, salah satu sahabat nabi, mabuk dan membaca surat Al-Kafirun secara berputar-putar, sehingga mulai sat itu alcohol dinyatakan tidak baik, merusak, dan haram), norma sosial yang selama ini sudah terbentuk dalam masyarakat, dan segala macam bentuk norma yang mengikat masyarakaat dalam satu keterbatasan berpikir (terdengar sinis, tapi dalam konsep pemikiran ini kita harus membuka lebar logika dan pemikiran kita agar mendapatkan sesuatu yang objektif dari sudut pandang yang subjektif).

Aturan yang mungkin dibuat adalah aturan-aturan yang melakukan pembatasan, lokalisir, regulatif secara bertanggungjawab dan beberapa aturan lain yang dapat membuat segalanya lebih baik (sebuah pernyataan subjektif dari saya dengan menyatakan “sesuatu yang lebih baik”).

Aturan-aturan tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk:

  1. Pengaturan Penanaman Ganja, dimana pemerintah secara terorganisir mengatur daerah yang dapat ditanami Ganja, walaupun pihak pengelola adalah swasta, namun pemerintah harus mengaturnya dengan bentuk aturan seperti cara pengolahan, standar penanaman, cara distribusi, kepemilikan, pajak penanaman seperti yang dilakukan pada tembakau.
  2. Pengaturan batasan legal kepemilikan ganja, misalnya satu orang hanya boleh memiliki tidak lebih dari 30 gram ganja, jika kedapatan memiliki lebih dari 30gram maka orang tersebut dianggap pengedar, dan pengedar tidak resmi akan dikenakan sangsi (missal) 5.000.000 IDR.
  3. Pengaturan tentang batasan umur pengguna Ganja, seperti regulasi pada SIM mobil atau motor yang ditetapkan pemiliknya harus 17 tahun, maka sama halnya dengan Ganja, pemerintah harus melakukan riset yang bertujuan untuk menemukan pada umur berapa seseorang dapat bertanggungjawab atas pilihan yang dipilih oleh dirinya sendiri. Misalnya standar yang ditemukan kemudian adalah 21 tahun, maka orang yang berumur dibawah 21 tahun tidak boleh menggunakan Ganja, dalam kata lain, ganja akan menjadi illegal untuk umur 21 tahun kebawah, jika anak dibawah 21 tahun kedapatan mengganja, maka orang tuanya lah, atau orang yang memberikan anak tersebut Ganja yang harus dihukum dengan hukuman yang berat, misalnya kurungan penjara 3 tahun atau denda 150.000.000 IDR, dengan implementasi yang tidak melenceng dari peraturan tersebut dan peraturan harus “saklek”.
  4. Pajak penjualan Ganja, yang dapat lebih tinggi dari cukai rokok, sehingga harga jual ganja yang selama ini tinggi, mungkin dapat lebih tinggi dan atau stabil, yang pasti pendapatan Negara akan bertambah akibat dari pajak tersebut.
  5. Aturan atas pengedar, dimana setiap orang yang memenuhi kualifikasi tertentu dapat menjadi pengedar, dari segi fisik dan mental (sehat jasmani dan rohani) dimana kemungkinan orang tersebut mengedarkan pada anak dibawah umur akan sangat kecil, maka orang yang akan menjadi pengedar harus ditest psikologi terlebih dahulu.
  6. Pajak atas pengedar, dimana pengedar Ganja dikenakan pajak dari keuntungannya (misal) 20% dari keuntungan adalah pajak.
  7. Deposit atas pengedar, dimana pengedar harus punya deposit uang pada Negara dalam jumlah tertentu yang gunanya untuk menjamin orang tersebut jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ataupun orang tersebut melanggar aturan. (atau hanya sebuah regulasi yang menjadi standarisasi mengenai orang yang boleh menjadi pengedar).
  8. Lokalisasi. Penentuan tempat legal untuk mengganja, misalnya café tertentu, rumah pribadi dimana tidak ada anak dibawah umur, (smoking area), dll
  9. Ekspor Ganja, dimana Ganja utamanya adalah produk ekspor yang dapat dilakukan oleh pihak swasta dengan aturan tertentu termasuk perpajakannya (jika ganja diekspor, bayangkan berapa devisa yang akan masuk ke Indonesia? Karena Negara di eropa banyak yang melakukan legalisasi pada Ganja).

Dibalik regulasi, dan kontroversi yang pasti akan timbul jika sebuah regulasi tentang Ganja diberlakukan, maka efek positif yang sangat mungkin tercipta antara lain adalah:

  1. Penyalahgunaan Ganja dapat diminimalisir, dengan pembatasan umur dan dengan peraturan yang ketat, maka peredaran ganja dapat dikontrol dan tidak akan menjadi “penyakit masyarakat” (sebuah sebutan sadis yang sinikel dan diciptakan oleh norma social yang terbentuk dalam masyarakat).
  2. Pengguna Ganja oleh anak dibawah umur secara otomatis akan berkurang, karena dengan sendirinya akan terbentuk kontrol sosial atas batasan umur pengganja, dengan demikian lama-kelamaan bukan mustahil penggunaan Ganja di Indonesia akan berkurang.
  3. Devisa Negara akan bertambah, dan dapat dijadikan sebagai sumber pendanaan untuk membayar hutang Negara terhadap “lembaga bantuan keuangan Internasional” dan sebagai sumber pendanaan terhadap pembangunan nasional (Kata bapak pembangunan nasional, Indonesia adalah Negara “agraris” dimana petani merupakan mayoritas penduduk Indonesia. Lalu kenapa kita tidak memanfaatkan sektor pertanian, dengan komoditas baru yaitu Ganja?)
  4. Penyalahgunaan kekuasaan dan mafia peradilan dapat ditekan beberapa persen (saya tidak melakukan penelitian terhadap sektor ini, tapi yang pasti ada beberapa orang yang saya kenal tertangkap karena kasus Ganja dan harus membayar antara 10 – 100juta untuk mendapatkan keringanan hukuman), jika Ganja dilegalkan.
  5. Lembaga Pemasyarakatan narkoba akan bersih dari kasus Ganja, karena Ganja sendiri bukan narkoba, (penggganja bukan “Junkie” dan bukan kriminal).

Selain efek positif, maka akan tercipta pula efek negatif dimana secara alami efek negatif sekecil apapun dimungkinkan terjadi akibat sebuah perubahan yang signifikan, efek negatif tersebut antara lain adalah:

  1. Terjadinya kontroversi terhadap regulasi tersebut oleh pihak-pihak agamais seperti MUI, NU, Muhamadiyah, dll. Namun jika implementasinya baik dan pemerintah dapat menyampaikan maksud regulasi tentang Ganja, maka hal tersebut dapat diminimalisir.
  2. Terjadinya konflik sosial di masyarakat, antara yang pro dan yang kontra, namun lagi-lagi jika penyampaian pemerintah atas regulasi tersebut baik kepada masyarakat, maka konflik dapat ditekan dan consensus dapat terjadi.

Penutup
Sebenarnya menurut hemat saya tidak akan terjadi efek negatif selain konflik, antara pihak yang pro dan yang kontra. Konflik yang akan tercipta adalah karena pihak yang kontra akan menganggap regulasi tersebut sebagai sesuatu yang negatif, sementara yang pro berpikiran bahwa regulasi tersebut diciptakan untuk sesuatu yang lebih baik, yaitu menjaga generasi muda kita dari efek negatif yang mungkin terjadi.

Di lain pihak, Negara kita adalah Negara hukum dimana persyaratan sebuah Negara menjadi Negara hukum yang pertama adalah, bilamana sebuah Negara mengakui HAM masyarakatnya. Mengganja adalah sebuah pilihan, selama hal tersebut tidak mengganggu kepentingan orang lain, dan selama hal tersebut hanya berefek kepada dirinya sendiri, maka menurut saya hal tersebut merupakan Hak Asasi Manusia.

Halal dan haram, adalah hubungan manusia dengan tuhan (sebuah hubungan vertikal) dan legal-ilegal adalah hubungan manusia dengan manusia (hubungan horizontal), Legal belum tentu halal, dan illegal belum tentu haram, legal-ilegal, dan halal-haram sama sekali tidak saling berhubungan. Manusia bebas memilih yang mana yang haram dan yang mana yang halal bagi dirinya sendiri, karena hal tersebut merupakan tangggungjawab pribadinya kepada tuhan.

Legal-ilegal adalah hal yang berhubungan dengan kemasyarakatan, dan walaupun Ganja merupakan barang illegal, toh penggunanya masih banyak, sampai tidak bisa dikontrol. Alangkah lebih baik jika penggunaannya dikontrol, dan diatur sedemikian rupa, sehinggga batasan legal dan illegal, manjadi lebih jelas dan dapat diimplementasikan dengan baik oleh semua pihak. Pada akhirnya semua orang bebas mempunyai pilihannya masing-masing dengan tanggungjawabnya masing-masing, selama tidak mengganggu kepentingan orang lain.

dvd the twilight saga: eclipse

So, GANJA: Regulate It!!! Not Just Legalize It!!!!

PS: Sedikit embat kata dan aksara dari Mpok WIKI.

Apa?? Reuni SD PR 4-5? YAY!!

May 7, 2009 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Minggu lalu tanggal 3 Mei 2009, terjadilah suatu reuni SD Perguruan Rakyat 4-5 angkatan.. ng.. aduh, pokoknya saya lulus tahun ’96. Rencananya, reuni ini akan diadakan di sebuah resto sifut di Kelapa Gading jam 3 sore. Di saat makan siang udah lewat, makan malem belom menyapa, dan lebih kepada makan sore yg cocoknya untuk ngeteh sama makan gorengan. Huh, salahkan si Raden Fitri a.k.a Pipiet untuk hal ini!! Dia nih yang ngajak kita untuk ketemuan di situ dan jam segitu!

Dijemput Aditya Nugrahadi a.k.a Adit-si-penyebar-benih2-cinta-di-mana2.. dan langsung menuju meeting point pertama, yaitu di depan SD PR kita tercinta ya boo.. Catch up banyak banget cerita sama anak2 di sana. Semuanya saya inget kecuali satu orang, namanya Eka. HWAA!! Sumpah ga inget dari nama, muka, ataupun kelakuan (apa sih..). Di sini ada Anis, Vanny, Yurika, Hesti, Sandy, Mima, Nonong, Pipied, Ary, Wiwin, Donny, Qnoy, Bowo, dll. Eh, jangan seneng dulu, di depan tiang bendera lapangan upacara, eiks sempet foto sama Adit setelah dicela anak2 karena pake sepatu heels.

PR rocks!

PR rocks!

Lanjut nyifut, dan di sana tambah banyak lagi anak2 yg dateng. Ada Ferly, Bejo, Kiki, Galuh, Brian, DP, dan lain2 yg saya lupa.. (Coba anak PR yg baca tolong ditambahin ya..). Setelah selesai makan di Resto Sea Food-apalah-itu-namanya-yang-lamaaaa-bener-nganter-makanannya-dan-bikin-saya-setres-ngitung2-bayarannya-anak2, kita lanjut ke La Piazza. Beberapa anak ada yg balik sih.. Di sana kita ngobrol2 dan terbentuklah wacana untuk liburan ke Anyer akhir bulan Mei ini yang dikomporin sama si Bowie. YAY!! Pantai lagi!! Aku senank!! Dengan syarat: Gak boleh bawa pasangan masing2. Hahaha..

Anis kembarannya Eno Lerian, Titiw nan lucu dan Pipied si gemblung

Anis kembarannya Eno Lerian, Titiw nan lucu dan Pipied si gemblung

Cerita2 waktu kecil kocak banget!! Saya baru inget kalo saya tukang malakin anak2! (Hwaa.. nista!), terus jadi inget si Heru temen sebangku pas kelas 6 yang lemah banget, inget pas saya eek di celana rok (baiklah.. aib saya emang banyak..), jg pernah bete berat sama Adit karna pas lagi testing dia pake jam yg ada kalkulatornya, daaan cerita2 lain yg menggilaa.. Sebenernya foto kita seru2 banget, tapi karena si DP belom mengunggahnya di sebuah jaringan pertemanan sosial yg bisa tag2in orang itu.. makaa.. foto yg ada cuma ini doang. Bakal diapdet secepetnya. CHEERS!

Ramay Lancar @ La Piazza

Ramay Lancar @ La Piazza

*update: DP udah unggah di fesesbuk! HORE!!

PS: Di bawah ini nama dan email kita2 yg udah dibikin dengan susah payah *lebay.co.id* sama Pipied. Coba dicek ya kakak.. Oh iya, ketemu di Sency hari Sabtu ini kayaknya eike pass ya guys, ada kawinan temen, hehe.. CUP.

1 Aditya Nugrahadi Adit aditya_nugrahadi@yahoo.com
2 Aditya Wibowo Bowo bowie_drummer@yahoo.com
3 Agrivanny Sapi Vanny agrivanny.s@gmail.com
4 Ary Setiawan Ari indro_cool@yahoo.com
5 Brian Pradana Brian brian_pradana@yahoo.co.id
6 Dimas Prabowo DP dimasprabowo85@yahoo.com
7 Donny Donny swike_donny@yahoo.com
8 Ewin (lengkap nya sapa?) Eka ewin.botak@yahoo.com
9 Fajar Bambang Wiwin f_b_hirawan@yahoo.com
10 Ferly Yunita Ferly ferlie-cp5@yahoo.co.id
11 Galuh Rizki Berlina Galuh galuhberlina@yahoo.com
12 Hesti sadya Hesti Bebek bebek_sadya@yahoo.com
13 Ichsandy Kesuma Shandi shandy_coepoe@yahoo.com
14 Inge Yurika Inge ingeyurika@yahoo.com
15 Khairunisa Anis Anis absurdonrelation@yahoo.co.id
16 Krisna Mukti (bukan yah?) Kinoy qnoy_kikih@yahoo.com
17 Luky Triadi Annash Luki luky_annash@gmail.com
18 Nugraha Adhy Adhy adhy_njup@yahoo.com
19 Prima semar mendem Mima mima_semar@yahoo.com
20 Raden Fitri Pipied radenfitri@yahoo.com
21 Rahmayanti akmar Titiw linger_nation@yahoo.com
22 Rio Bejo
23 Rizky Anjar Kiki rizkianjar@yahoo.com
24 Roman Roman romanadrianto_sinyo26@yahoo.com

Adopsi Pohon di Taman Gunung Gede Pangrango

May 7, 2009 by titiw  
Filed under Green Act, Traveling

Setelah keluyuran di pantai Pulau Peucang, Ujung Kulon, dan sudah akrab sama babi dan rusa di sana, sekarang saya beralih untuk melacur ke gunung. Pulang dari pantai tanggal 12 April dengan bodi luluh dan lantak, besoknya saya harus ke Gunung Gede Pangrango untuk survey tempat untuk sebuah program CSR. Huah.. Rada kurang menikmati karena badan lagi greges, tapi overall nice kok. Sebelumnya, karena ini tulisan laporan saya buat kantor, jadi mohon dimaklum kalo rada formil ya, hihi..

ExxonMobil, sebuah perusahaan minyak yang sudah seratus tahun lebih berada di Indonesia akan mengadakan program volunteering penanaman pohon untuk diadopsi bagi para karyawannya. Acara yang rencananya akan dilaksanakan bulan Mei 2009 ini bermitra dengan Yayasan Mitra Mandiri sebagai koordinator program, dan juga Green Radio sebagai media partner. Program pengadopsian pohon sendiri merupakan program dari Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam, Departemen Kehutanan Republik Indonesia. Namun disosialisasikan kepada masyarakat untuk ikut membantu gerakan penghijauan ini.

Area penanaman terletak di Resort Sarongge Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Cianjur. Waktu tempuh ± 2,5 jam perjalanan dari Jakarta. Masuk lewat Desa Ciputri, ± 2 km akan sampai ke Wisma, tempat yang disediakan untuk memarkir mobil. Naik lagi keatas, ± 0,5 km sampai ke tempat yang ada plang ”Resort Sarongge”. Dari situ, perjalanan ditempuh dengan mobil ranger ± 0,5 jam sampai taman bunga. Jalan kaki ke tempat yang nantinya akan menjadi tempat seremonial ditempuh ± 0,5 jam. Dan untuk tempat penanaman pohonnya sendiri masih harus naik ± 15 menit lagi.

Gak nyangka ini yang namanya mobil ranger. x)

Naik naik.. Ke puncak gunung..

Jenis-jenis pohon yang akan ditanam nantinya adalah Puspa, Suren, Rasamala, Manglit dan Saninten, karena pohon-pohon itu merupakan vegetasi alami di sana. Untuk pengadopsian pohon saat ini dapat dilakukan oleh:

  • Lembaga/ Korporasi (minimum 3 hektar untuk 3 tahun)
  • Perorangan (minimum 1 pohon untuk 3 tahun)

Jika suatu perusahaan atau lembaga mau mengadopsi pohon, sebagai tanda nantinya akan dipasang plang nama perusahaan tersebutdi tempat mereka menanam sebanyak satu buah. Sedangkan perorangan, nantinya akan dihitung titik koordinatnya. Dari titik berapa sampai berapa atas nama siapa-siapa saja. Jadi, nama kita akan tertera bersama nama orang lain di wilayah tertentu.

Contoh plang perusahaan

Harga pengadopsian untuk satu pohon sebesar Rp 108.000 rupiah, yang sudah termasuk bibit pohon, dan juga untuk pemeliharaan pohon selama tiga tahun. Lamanya waktu pemeliharaan hingga tiga tahun, karena tiga tahun pertama adalah masa kritis pohon. Jika sebelum tiga tahun ada pohon yang mati, maka pohon tersebut akan diganti dengan yang baru, yang menurut masyarakat di sana istilahnya “disulam”. Biaya penyulaman pun sudah termasuk dalam biaya Rp 108.000 tersebut.

Menurut Bapak Hidayat, Kepala Bagian Resort, dari biaya Rp 108.000 tersebut juga disisihkan untuk biaya program kesejahteraan petani yang memelihara pohon-pohon yang diadopsi. Program kesejahteraan tersebut nantinya adalah pemberian ternak, dimana untuk waktu ke depannya, para petani ini tidak diijinkan lagi untuk bertani di lahan Taman Nasional tersebut. Pada intinya, selain untuk menjaga lingkungan, program ini juga baik untuk kesejahteraan masyarakat sekitar.

Data program adopsi pohon

Luas seluruhnya dari Taman Nasional Gunung Gede Pangrango mencapai 7000 hektar. Sedangkan untuk satu blok untuk program adopsi pohon seluas 37 hektar, yang dikelola oleh 153 petani. Untuk pengunjung dalam sekali kunjungan penanaman pohon, dibatasi hingga 50 orang. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir kerusakan ekosistem sekitar. Jarak tanam dari satu pohon ke pohon lain adalah 5 meter. Satu pohon dapat mensuplai kebutuhan oksigen untuk sekitar 2 orang, jadi menebang 1 pohon itu artinya membunuh 2 orang.

Gambar pohon terdiri dari quotes2 yang bikin merinding..

hd films

Dulunya, Taman Nasional Gunung gede Pangrango dikelola oleh Perhutani, sehingga hutan di situ merupakan Hutan Produksi. Hutan yang bertujuan untuk memberikan benefit secara materi. Namun sejak tahun 2003, taman ini dihibahkan kepada Hutan Pangrango, di bawah Departemen Kehutanan. Sejak itu, fungsi hutan berubah menjadi hutan konservasi, hutan yang harus dilindungi. Sejatinya, hutan konservasi tidak boleh difungsikan untuk tempat tinggal. Namun, karena dulu Perhutani mempunyai program PHBM (Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat), maka di sekitar taman tersebut masyarakat diijinkan untuk bercocok tanam.

Budidaya kembang juga digalakkan selain budidaya sayur

Untuk lebih jelasnya mengenai program adopsi pohon, masyarakat dapat membacanya di sini. Atau dapat menghubungi:

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Jl. Raya Cibodas, Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Indonesia 43253
Tel: +62-263-512776 Fax: +62-263-519415
Email: info@gedepangrango.org

Ngeceng dulu sama anak-anak Green Radio

Tertarik untuk mengadopsi pohon atau malah mau memulai menanam pohon di depan rumah? Yuk yuk yuk.. Karena kita harus ingat:

Menanam berarti menabung