Life is DRAMA, Kawan.. Yuk Tenangkan Diri Sejenak Dengan JOY TEA!

May 29, 2009 by titiw  
Filed under Front

.!.

Pacar-cerewet-dikit2-minta-putus-eh-dia-malah-selingkuh-dan-nyebar-aib-kamu-ke-seluruh-dunia?
Kerjaan-gak-abis-abis-kayak-dosa-dosa-yang-tambah-lama-tambah-numpuk?
Bos-di-kantor-banyak-maunya-dan-labil-berat-kayak-anak-ABG?
Tugas-kuliah-bikin-lo-pengen-balik-ke-jaman-SD-aja-dimana-hidup-cuma-sebatas-main-kelereng-dan-nonton-kartun-tiap-hari-minggu-jam-8-pagi?

FYUUH!! Hal-hal di atas emang bikin otak mumet, idung mampet, sampe bibir merepet! Santai guys, mending duduk dulu, rileks, dan yuk mari kita semua minum JOY TEA! Hahaha.. Rasa Joy Tea yang seger dan terbuat dari teh hijau terbaik beraroma melati keluaran SOSRO (sang ahlinya teh!) bakal menenangkan hari-harimu yang suntuk!! Naah.. Senyum dong.. Tuh, kan cakep kalo senyum..

Sembari minum Joy Tea, gemana supaya lebih ceria, kita bermain DRAMA? WHAT?? Drama? Do you think I’m a kind of that lebay DRAMA QUEEN? Stop dear. Urat kepala kamu jadi berdetak tuh kalo teriak-teriak seperti itu. Drama ini BUKAN.. DRAMA.. BIASA.. *dilafalkan secara slow dan berdesah* Karena tinggal klik DI SINI, kamu langsung bisa jadi peran utama di sebuah DRAMA! Eish, temanya bisa dipilih lho, apakah kamu mau jadi orang yg diputusin pacar atau malah nyelingkuhin doski? Mau jadi karyawan yang terinjak-injak seperti ludah oleh Bos di kantor atau dapet klien dari neraka? Ataaaau remaja tanggung yang selalu nangis bombay jika ada tugas kuliah yang menghadang atau skripsi yang mandeg?

Semua BISSAA!! Diulang lagi: SEMUA BISSAAA!! Dan ingat, di sini kamu akan monolog alias berdialog dengan diri sendiri, dengan memerankan diri sendiri juga! Pokoknya, sang bintang dalam drama hanya KAMU SEORANG!! Saya aja main ginian, nyobaaa semuanya dan ngikik2 sendiri sama dialognya. Eh coba perhatiin background tiap drama, ilustrasinya keren dan membuaikan! Masih kurang??! Drama made in kamu sendiri itu bisa diunduh alias didownload! Sehingga kamu bisa mantengin drama kamu saban hari ampe puas bin puwas!! Waw, bukankah rasa narsis itu dapat tersalurkan secara positif, kawan..?!

Ngomong-ngomong narsis, identik dengan foto-foto alias dokumentasi diri kan? Joy Tea juga mengadakan lomba foto loh! Wah, Joy Tea emang paling JUARRA ngasih hiburan ke kita-kita! Eh, jangan seneng dulu, akan ada 3 hadiah HP Mini Notebook dan diliput di majalah AREA bagi kamu2 yang beruntung. Ups, beruntung tidak cukup, langkah pertama ya ikutan dulu dong! Tinggal klik DI SINI

psych:9 online divx

dan kamu akan menyongsong suatu hiburan duniawi yang menyilaukan! Intinya sih, bikin foto sebelum dan sesudah kamu minum Joy Tea. Udah kebayang dong? Ayo salurkan kreativitasmu! Jangan lupa minta dukungan temen-temen kamu untuk vote dan komentar seeeeebanyak-banyaknya di foto yang sudah kamu pajang ya!

Selain itu semua, Joy Tea juga bagi-bagi kaos gratis nan ciamik (UHUY!) dan akan ada event seru-seruan dengan mobile experience! Cek jadwal mereka handai taulan ke kota kamu DI SINI! Ih, tunggu apalagi sih, langsung deh meluncuur ke TKP dan ikuti petunjuknya yang gampaaang sekali diikuti kamu-kamu yang haus akan akan keriaan sejati! Ayo, tenangkan dirimu sejenak dengan Joy Tea! CHEERS! *tenggak Joy Tea*

Wanita yang Jatuh Cinta pada Pria Berbau Mi Ayam

May 27, 2009 by titiw  
Filed under Blab

.!.

Ia jatuh cinta. Ia, wanita, jatuh cinta. Jatuh cinta yang teramat sangat ketika menyusuri trotoar depan kantornya. Pria itu.. Ah.. Pria itu memikat hatinya hanya dalam satu hirupan nafas. Ia merasa terbuai dan terlena dengan bau si pria. Bukan, bukan bau parfum terkenal yang seharga setengah gajinya, ataupun parfum KW2 maupun KW3 yang biasa diisi di botol2 kecil berbentuk pulpen. Pria itu.. Berbau mi ayam..

Sejak kecil, ia sudah jatuh cinta pada mi ayam. Khususnya mi ayam bikinan ayahnya. Tepung diberi tepung lagi, diberi bumbu, dipilin, dipotong, dilempar, dan semua gerakan2 atraktif dari tangan ayahnya yang membuatnya sangat senang melihat pembuatan mi ayam. Ketika mi ayam sudah jadi, ia makin jatuh dan mencinta dengan bau mi ayam yang sudah bercampur dengan kaldu, dengan vetsin, dengan bawang, dengan pangsit, dan dengan dengan lain yang terblender menjadi satu di indra penglihatan dan penciumannya.

China Strike Force the movie

Ya, pria itu sudah beberapa kali lewat di depannya. Sekali, hidungnya merasa samar-samar antara bau mi ayam bercampur keringat si pria. Dua kali bertemu, tiga kali bertemu, sampai berkali-kali bertemu, ia makin yakin bahwa pria itu.. Berbau mi ayam. Mi ayam yang bukan sembarang mi ayam. Bau yang meruap di udara dan tertangkap oleh buluh getar di hidungnya tidak salah lagi, adalah bau mi ayam yang selalu ia kagumi ketika kecil.

Itty Bitty Titty Committee video Pria mi ayam.. Siapa namamu..? Di mana rumahmu..? Mengapa kau berbau mi ayam..? Apa yang kau lakukan hingga kau dengan mudahnya membuatku jatuh cinta..?

Di tempat yang tidak jauh dari si wanita, seorang wanita lain menegur seorang pria.

Gifted Hands: The Ben Carson Story ripBo, kemana aja sih kemaren-kemaren..? Tiap jam makan siang gak makan di kantin lagi..?” Si pria menjawab “Aku makan mi ayam“. “Mi ayam..? Setiap hari?” “Iya, setiap hari.” “Supaya apa?” “Supaya aku cepat mati” “Loh, kenapa kau mau cepat mati?” Kata dokter hidupku sebentar lagi. Lambungku rusak parah. Biar cepet mati, aku makan mi ayam banyak2 saja supaya lambungku cepat hancur.” “Lalu? alasan lain selain itu?” “Karena tidak ada orang yang mencintaiku.” “Baiklah, sekarang kau mau ke mana?” Dan sang pria menjawab lirih namun pasti: “Makan mi ayam.

Sang pria pun berlalu diiringi pandangan penuh cinta dari seorang wanita di ujung jalan.

(c) gambar mi ayam

Liburan ke Singapur? Kagak Seruu!!

May 27, 2009 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Pertama kali saya belajar bahasa Inggris adalah ketika saya baru saja menyosorkan pantat di bangku kelas 2 SD. Belajarnya pun bukan di sekolah, melainkan tempat kursus. Yaitu, di SIT Kelapa Gading yang sekarang sudah bertransformasi menjadi restoran bebek dengan display bebek kemerahan tergantung dengan kesian yet atraktif. Well.. saya sendiri sudah lupa apakah kepanjangan dari SIT tersebut. Inti cerita saya kali ini bukan tentang materi yang diajarkan, melainkan tentang murid-murid yang ada di dalamnya. Terletak di daerah Kelapa Gading, menjadikan daerah ini sebagai daerah yang dihuni banyak warga keturunan Tionghoa. Jangan lupa, tentu saja dengan status sosial tinggi (baca: TAJIR!)

Kenapa saya bisa bilang tajir..? Gini aja deh, sebelum terjadi inflasi jajan anak sekolahan: Kelas 2 SD, uang jajan saya di sekolah hanyalah 300 rupiah. Uang segitu mampu untuk membeli teh botol, chiki2 cilik, dan beberapa permen karet YOSAN. Namun saya diberi uang jajan 1500 oleh Mama tiap kali berangkat les (yg mana seminggu 2 kali, dan tidak keluar ongkos karena dianter Om). Uang 1500 itu hanya bisa dibelanjakan satu buah roti kismis, di toko roti yang tepat berada di bawah tempat les saya. Bayangkan, saya hanya bisa beli satu buah roti, sedangkan teman-teman saya kala itu bisa membeli berbongkah-bongkah roti di saat istirahat, maupun di saat pulang les. Tetes liur ini memberontak ingin jatuh ketika saya melihat mereka makan roti kismis hangat, ditemani hangatnya segelas lemon tea, dan beberapa keping coklat.

Daaann.. *ganti topik secara tiba2* percakapan yang saya sangat ingat sampai sekarang, antara saya dan teman2 kala itu adalaaaah (Keadaan: Kita baru masuk setelah libur panjang, sehingga kami menceritakan liburannya masing2 )

Wenny: “Eh, liburan kemaren kalian pada ke mana?
Saya: “Ngh? Pada liburan ke mana?” *celingukan, takut jawab duluan*
Joanne: “Ah, gw bete, gw cuma ke Singapur doang nemenin Papi tugas!” *manyun* Elo ke mana Wen..?
Wenny: “Gw ke Ostrali. Gw ke Mc. Do sono nih ya, trus gelas cokenya gambar Batman Forever! Keren banget! Sisca ke mana..?
Sisca: “Oh, gw ke Singapur juga sekeluarga.”
Joanne: “Ah, Singapur lagi! Bosen banget! Corry ke mana..?
Corry: “Ke Florida.. Lagi summer, jadi rame banget di pantainya.”

Wenny: “Oh Florida. Gw juga udah pernah tuh ke sana. Eh lo diem aja Jane. Lo ke mana kemaren?

Jane yg notabene adalah murid perempuan yg saya kagumi dengan ke-cool-annya dan satu2nya murid berkulit melayu selain saya: Hah? Gw..? Gw ke Mesir..”
Saya dalem hati: “ANJRIT!! KE MESIR!! KEREN GILAA!!” *nangis guling2 dalem ati*
Joanne: “Wah, gw belum pernah tuh ke sana. Enak Jane?”
Jane: “Enak, ada piramid.” (Krikk.. krik..)
Sugar rip

Transamerica full

Joanne: “Eh, lo belum bilang Ti, lo liburan kemaren ke mana..?”
Saya: “Eh..? Gw..? Ng.. Gw ke S… S… (kata SUKABUMI yang menjadi tempat liburan saya “summer kemaren” sangat sulit terlempar dari mulut kecil saya..) Ke.. S.. S.. Sing.. Apur..” *merasa dosa sedosa2nya karena telah berbohong*
Yang dijawab serentak oleh teman2 saya:

“YYYAA!! Singapur lagi! Gak seru!!”

Sampai sekarang, saya masih bisa membayangkan apa yg saya bayangkan ketika kecil di balik seruan tidak puas dari teman2 les Inggris saya. Ttg bagaimana rasanya ke luar negeri untuk sekedar melihat gelas batman, berjemur dengan badan yang tanned, ataupun melihat piramid yang dari jauh terlihat bertumpukan.. CIH.

(c) Gambar Singgapur

Felicia, si Cantik Yang Tidak Sombong

May 24, 2009 by apy  
Filed under Techno

Namanya Felicia. Dari penampilannya semua orang pasti langsung berdecak kagum. Cantik, luwes, proporsional, didandanin jadi cantik, nggak didandanin juga tampil inner beautynya. Dan yang jelas dia tidak sombong, semua orang boleh menggunakannya dan tidak dikenakan biaya sepeser pun. Dan jangan salah selain cantik, Felicia juga cerdas dan stabil, nggak kayak anak emo yg labil. Biarpun sering “ditusuk”, Felicia nggak akan kena penyakit.

Friends with Money

Rugrats Go Wild divx Jangan mesum dulu, Felicia bukan janda kembang atau kembang desa atau apapun yang pakai kembang. Felicia adalah kode untuk distribusi Linux Mint versi 6.0. Felicia ini cantik; tampilannya lebih galak dari OS nya Macintosh berkat plugins Compiz Fusionnya yang sudah built in. Semakin tinggi kemampuan VGA card yang kamu punya, semakin luarrr biasa efek yg ditampilkan.

Darkman II: The Return of Durant download

Instalasi Linux Mint juga cukup mudah. Semuanya langsung terdeteksi, Wireless LAN driver, soundcard, LAN card, card reader, bluetooth, you name it. VGA card driver juga diinstall cuma Linux memberi tahu bahwa driver yang dimaksud bukan driver Open Source, seperti drivernya nVidia dan ATI. Tapi tetap sudah tersedia.

Di artikel ini saya nggak bicara panjang lebar mengenai teknis. Kalau mau boleh tanya-tanya via comment disini.

So What are you waiting for? Go grab a copy and Install it on your system. Linux Mint bisa diunduh di server Kambing milik Universitas Indonesia di http://www.kambing.ui.edu

The Hillside Strangler trailer

atau biar tidak bingung langsung saya arahkan di tempat unduhannya di http://kambing.ui.edu/iso/linuxmint/stable/6/

The Bridge of San Luis Rey video

Microsoft Volunteering Day

May 24, 2009 by titiw  
Filed under Events

Microsoft Indonesia yang berpartner dengan Yayasan Mitra Mandiri (YMM, kantor saya), mengadakan hari volunteers bagi para karyawannya, yang diimplementasikan dengan mengunjungi sebuah rumah singgah di bilangan Kemanggisan, Jakarta Barat. Acara yang diadakan pada Sabtu, 16 Mei 2009 di rumah singgah “Street Kids Ministry” yang dipimpin oleh Bapak Asmoro adalah lomba foto antar volunteers dan lomba lukis untuk anak-anak di sana. Btw tempatnya tuh kumuuuuuh bener dengan orang2 bermata pencaharian buruh, pengais sampah, dll.

Sekotor-kotornya kali yang pernah saya lihat

Pekerjaan sehari-hari si Emak

Saya yang baru kali ini “kerja” di hari Sabtu, bangun pagi dan menempuh perjalanan tercepat rumah-kantor. Cuma 20 menit sodara! Kalo hari biasa mah sejam lebih deh (haha.. OOT bener guah). Nah, kali ini, saya diminta tolong untuk mencari juri lomba foto. Waduh.. Kesannya saya kenal gitu ama Darwis Triadi atau Nicoline Patricia? Oke, akhirnya saya ajak aja Mira, temen saya yang kalo minjem motornya harus beli bensin, dan biasanya minta saya jadi model foto dia biar gratisan. Selain Mira, yang jadi juri adalah Arbain Rambey dari Kompas, dan seseorang dari Media Indonesia, yang panas2 tetep pake syal dan ketika melihat dia, Gay-dar saya langsung berkedip2.

Street Kids Ministry

Acara dimulai jam 09.00 WIB pagi, dan sembari menunggu volunteers yang lain datang, beberapa kakak dari Microsoft dan YMM (iya, dipanggilnya “kakak” bo.. hihi, berasa muda dyeh eike..) mengajak anak-anak bernyanyi. Mana itu bocah2 kagak mau pula diajak nyanyi lagu anak2. Mau sih, abis itu tereak “KAK!! St.12 dong!!” What..? Saint twelve? Huh, akhirnya nyanyi si lagu “Ayam sori” itu deh.. Shit, gw rada apal men.. Setelah itu semua anak yang berjumlah 50 orang diberikan kaos dari Microsoft, ada yg muat, ada yg jadi kayak pake sarung karena kegedean. Kocak banget!

Baju kegedean yang penting senank!

Acara diadakan di lantai dua, dimulai dengan kata sambutan oleh Bapak Drajat selaku Corporate Affairs Director. Lalu volunteers dari Microsoft dan YMM membagikan kertas dan alat-alat gambar untuk lomba lukis untuk anak-anak. Lomba gambar dimulai, volunteers dari Microsoft ikut membantu mereka menuliskan nama, dan tentu saja mengambil foto-foto yang nantinya akan diikutsertakan dalam lomba foto bagi para volunteers. FYI, anak2 di sini yg umurnya di bawah 4 tahun lucu2 banget! Ada Pipi, si anak yang Cina di antara teman2nya yg melayu, tapi kakaknya dia, si Ongky bukan Cina. Pas saya Tanya, “Ongky, ini si Pipi adek kamu?” Dia jawab “Iya..” Terus pergi, dua detik kemudian di balik lagi ke saya bilang “Tapi dia adek angkat”. Yeah right, you read my mind, young man…

Ciye meja baru buat lomba gambar :D

Volunteers membantu anak-anak

Selesai anak-anak mengumpulkan gambarnya untuk diperiksa, diadakan games yang hadiahnya itu berisi celengan dan kaos yang saya tawar mati2an di Jatinegara. Mereka terlihat antusias dan bersemangat dalam mengikuti arahan kakak-kakak dari Microsoft. Selain games, Ibu Tati selaku sekretaris Bapak Tommy, CEO Microsoft Indonesia menjelaskan arti Microsoft secara sederhana, “Jadi ya anak2 pada tau komputer kan..? Nahh.. Microsoft itu tuh otaknya komputer, jadi yang menjalankan komputer.” Oke, meskipun dijelaskan dengan bahasa mudah, kok saya rada mikir ya..? Hyahahah.. Dasar IQ tiarap. Pemenang lomba gambar diumumkan tepat pukul 11.30, dan mereka langsung turun dari lantai atas dan pulang. Gak terlalu lama acaranya karena sebagian dari mereka ada yang sekolah siang, Sebelum pulang, mereka diberikan goody bag, dan juga makan siang kentaki untuk dibawa pulang ke rumah.

Aku mana, aku mana?

Setelah anak-anak pulang, semua volunteers duduk berkumpul dengan mendengarkan sekelumit kisah mengenai rumah singgah “Street Kids Ministry” tersebut yang diceritakan oleh Pak Asmoro. Bapak Asmoro yang juga pendeta dan dosen teologi itu bercerita, ia membangun rumah singgah ini sebagai wadah bagi anak-anak usia sekolah di lingkungan itu agar mereka mendapat pendidikan yang lebih baik dan tidak berkeliaran untuk meminta-minta. Tenaga pengajar selain beliau adalah mahasiswa-mahasiswa, atau siapapun yang mau membantu di situ. Ia juga menegaskan bahwa lebih baik kalau kita tidak memberi uang kepada anak jalanan, karena hal itu hanya akan membuat mereka malas sekolah dan lebih suka berada di jalanan.

Berdasarkan survey kecil-kecilan yang pernah ia lakukan, Asmoro menemukan bahwa ada 1789 lampu merah di Jakarta. Dengan hitung-hitungannya, ditemukan kalau kita sedikitnya menyumbang Rp 1,5 milyar per bulan hanya untuk “membuang” uang receh pada anak-anak tersebut. Sedangkan sumbangan dari pemerintah saja untuk 5 lapas anak-anak “hanya” Rp 300 juta. Sehingga, Pak Asmoro menyarankan agar kita lebih baik memberikan mereka makanan, susu, ataupun buku, asal bukan uang. Dengan begitu, mereka akan lebih sehat dan tidak lagi mencari uang di jalanan.

YMM team & bapak Asmoro

Acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang lomba foto yang dibacakan oleh Arbain Rambei. Ada dua nomimasi, yaitu potret yang menggambarkan sandal dan sepatu anak2 kecil dan orang2 Microsoft serta YMM yang berderet di lantai bawah. Kata mas Arbain Rambey, hal itu menyimbolkan kebersamaan. Ada sandal mahal, murah, jelek, bagus, besar, kecil, tapi tetep sejajar dan berdampingan. Sedangkan foto yang satu lagi adalah foto dari Ibu Sita Supomo dengan karyanya yang memperlihatkan kali kotor dan kawasan kumuh di balik gedung-gedung bertingkat di Jakarta, berjudul “Slumdog Millionare”. Yang menang fotonya Bu Sita, tapi.. secara pribadi, saya lebih suka foto sandal dan sepatu. Hadiahnya sendiri diserahkan lagi kepada Bapak Asmoro selaku pengurus rumah singgah. Selain itu, rumah singgah ini juga mendapatkan bantuan materi dari Microsoft.

Arbain Rambey & Bu Sita pemenang lomba foto

Untuk merangkum semuanya, acara volunteering pertama yang diadakan Microsoft, dengan total volunteers Microsoft yang datang sebanyak kurang lebih 25 orang ini bisa dibilang berjalan lancar dan sukses. Sepulangnya dari sana, saya berasa kalo badan saya rada bau kali karena tadi abis dipeluk sana sini sama anak2 yang ingusnya meler2 dan kukunya kotor tersebut. Ah, sebodo amat, yang penting cantik entar bisa mandi lagi. Biarin bau badan, yang penting hati saya wangi *najis surajis*. Ealah.. Pas ketemu sahabat saya Jatu di Citos, dia rada mau muntah gitu nyium saya. Ahahaha.. Ah I do love kids so much.. Ada yang minat jadi volunteers untuk acara2 kantor saya? Diterima dengan dada yang lapang dan besar loh.. CUP.

Thanks for the great job, guys!

Aku Cinta Rupiah, Biar Dollar Di Mana-mana

May 21, 2009 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Coba liat kantong atau dompet masing-masing. Ada uangnya..? Mungkin dari melihat warnanya saja, kamu sudah tahu pecahan berapakah uang itu. Bahkan mungkin dari baunya saja, kamu dapat menebak tahun keluaran uang tersebut. Tapi kalo saya tanyaa.. Siapa pahlawan yang tercetak di lembaran uang 20.000 rupiah? Apa gambar yang ditampilkan di koin 25 rupiah? Haha.. wajar kalo gak ngeh, saya aja yang tiap hari megang duit *kenek mode: on* kok ya lupa lagi lupa lagi. Ok, sekedar share, saya akan mengulas satu persatu uang yang sekarang ini masih resmi dipakai di Indonesia, yang bernama Rupiah.

Rp 25 (koin perak):

25 rupiah, bergambar buah pala

25 rupiah, bergambar buah pala

Buah Pala (Myristica fragrans) merupakan tumbuhan berupa pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Akibat nilainya yang tinggi sebagai rempah-rempah, buah dan biji pala telah menjadi komoditi perdagangan yang penting sejak masa Romawi. Pala disebut-sebut dalam ensiklopedia karya Plinius “Si Tua”. Semenjak zaman eksplorasi Eropa pala tersebar luas di daerah tropika lain seperti Mauritius dan Karibia (Pulau Grenada).

Rp 50 (koin perak):

50 rupiah, bergambar burung kepodang

50 rupiah, bergambar burung kepodang

Kepodang yang dalam bahasa latin disebut Oriolus Chinensis adalah burung yang cukup dikenal masyarakat khususnya di Jateng. Dalam buku Flora dan Fauna Nusantara, Bahrudin S dan Zamzami menulis burung tersebut bagi masyarakat Jawa melambangkan kekompakan, keselarasan dan keindahan budi pekerti sekaligus juga melambangkan anak atau generasi muda. Karena dekatnya burung ini dari nilai-nilai kebajikan yang selaras dengan budaya Jawa maka ditetapkanlah sebagai fauna identitas Jateng.

Rp 100 (koin perak):

100 rupiah, bergambar burung Kakaktua

100 rupiah, bergambar burung Kakaktua Irian

Kakatua Raja atau dalam nama ilmiahnya Probosciger aterrimus adalah sejenis burung Kakatua berwarna hitam dan berukuran besar, dengan panjang sekitar 60cm. Burung ini memiliki kulit pipi berwarna merah dan paruh besar berwarna kehitaman. Di kepalanya terdapat jambul besar yang dapat ditegakkan. Burung betina serupa dengan burung jantan.

Rp 100 (koin emas):

100 rupiah, bergambar karan sapi

100 rupiah, bergambar karapan sapi

Karapan sapi merupakan istilah untuk menyebut perlombaan pacuan sapi yang berasal dari Pulau Madura, Jawa Timur. Pada perlombaan ini, sepasang sapi yang menarik semacam kereta dari kayu (tempat joki berdiri dan mengendalikan pasangan sapi tersebut) dipacu dalam lomba adu cepat melawan pasangan-pasangan sapi lain. Trek pacuan tersebut biasanya sekitar 100 meter dan lomba pacuan dapat berlangsung sekitar sepuluh sampai lima belas detik. Beberapa kota di Madura menyelenggarakan karapan sapi pada bulan Agustus dan September setiap tahun, dengan pertandingan final pada akhir September atau Oktober di kota Pamekasan untuk memperebutkan Piala Bergilir Presiden.

Rp 200 (koin perak):

Rp 200 bergambar Jalak Bali

200 rupiah, bergambar jalak bali

Jalak Bali atau dalam nama ilmiahnya Leucopsar rothschildi adalah sejenis burung pengicau berukuran sedang, dengan panjang lebih kurang 25cm, dari suku Sturnidae. Jalak Bali memiliki ciri-ciri khusus, di antaranya memiliki bulu yang putih di seluruh tubuhnya kecuali pada ujung ekor dan sayapnya yang berwarna hitam. Jalak Bali memiliki pipi yang tidak ditumbuhi bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang berwarna keabu-abuan. Burung jantan dan betina serupa.

Rp 500 (koin perak & emas bergambar sama):

500 rupiah, bergambar bunga melati

500 rupiah, bergambar bunga melati

Melati merupakan tanaman bunga hias berupa perdu berbatang tegak yang hidup menahun. Di Indonesia, salah satu jenis melati dijadikan sebagai simbol nasional yaitu melati putih (Jasminum sambac) karena bunganya dikaitkan dengan berbagai tradisi dari banyak suku di negara ini. Jenis lain yang juga populer adalah gambir (J. officinale). Di Indonesia nama melati dikenal oleh masyarakat di seluruh wilayah Nusantara.

Rp 1000 (koin):

1000 rupiah, bergambar kelapa sawit

1000 rupiah, bergambar kelapa sawit

Kelapa sawit (Elaeis) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel). Perkebunannya menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Indonesia adalah penghasil minyak kelapa sawit kedua dunia setelah Malaysia, namun proyeksi ke depan memperkirakan bahwa pada tahun 2009 Indonesia akan menempati posisi pertama.

Rp 1000:

1000 rupiah, kapitan Pattimura & pulau Maitara dan Tidore

1000 rupiah, bergambar Kapitan Pattimura & pulau Maitara dan Tidore

- Kapitan Pattimura (lahir di Negeri Haria, Porto, Pulau Saparua, Maluku, 8 Juni 1783 – wafat di Ambon, Maluku, 16 Desember 1817 pada umur 34 tahun), atau dikenal dengan nama Thomas Matulessy atau Thomas Matulessia, adalah Pahlawan Nasional Indonesia.  Sebelum melakukan perlawanan terhadap VOC ia pernah berkarir dalam militer sebagai mantan sersan Militer Inggris. Kata “Maluku” berasal dari bahasa Arab Al Mulk atau Al Malik yang berarti Tanah Raja-Raja.

the freebie download dvdrip

- Pulau Maitara adalah salah satu pulau dengan panorama indah yang terletak antara Pulau Tidore dan selatan Pulau Ternate dimana sebagian lingkaran pantai berpasir putih dan terhampar didepannya alam bawah laut dengan keanekaragaman ikan serta karang yang masih terpelihara dengan balk. Pulau ini dapat dijangkau dengan speed boat hanya 10 menit dari pelabuhan bastiong Ternate.

Rp 5000:

5000 rupiah, bergambar Tuanku Imam Bondjol & Penenun

5000 rupiah, bergambar Tuanku Imam Bondjol & Pengrajin Tenun

- Tuanku Imam Bonjol bernama asli Muhammad Shahab dilahirkan di (Bonjol, Pasaman 1772 – Pineleng, Minahasa, 6 November 1864) adalah pemimpin Perang Padri melawan Belanda. Ia salah seorang Pahlawan Nasional Indonesia kelahiran Sumatra Barat. Ia wafat dan dimakamkan di Lotak, Minahasa sewaktu dalam pengasingannya.

- “Pengrajin Tenun: Pandai Sikek – Sumatra Barat merupakan satu dari tujuh nagari di Minangkabau yang masyarakatnya secara turun-temurun sejak ratusan tahun terkenal sebagai perajin tenun. Aktivitas perajin ini berkaitan dengan supplay untuk pakaian upacara adat, seperti melantik penghulu, pesta perkawinan, dan sebagainya.

Rp 10.000:

10.000 rupiah, bergambar sultan badaruddin II & rumah limas

10.000 rupiah, bergambar Sultan Badaruddin II & Rumah Limas

- Sultan Mahmud Badaruddin II (l: Palembang, 1767, w: Ternate, 26 November 1862) adalah pemimpin kesultanan Palembang-Darussalam (1803-1819). Tahun 1821, ketika Belanda secara resmi berkuasa di Palembang, Sultan Mahmud Badaruddin II ditangkap dan diasingkan ke Ternate. Namanya kini diabadikan sebagai nama bandara internasional di Palembang, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II.

- Rumah Limas merupakan prototype rumah tradisional Palembang yang ditandai dengan atapnya yang berbentuk lima. Rumah ini memiliki ciri-ciri; – Atapnya berbentuk Limas – Badan rumah berdinding papan, dengan pembagian ruangan yang telah ditetapkan (standard) bertingkat-tingkat.(Kijing). Keseluruhan atap dan dinding serta lantai rumah bertopang di atas tiang-tiang yang tertanam di tanah

Rp 20.000:

20.000 rupiah, Oto Iskandar Dinata & Pemetik Teh

20.000 rupiah, bergambar Oto Iskandar Dinata & Pemetik Teh

- Raden Oto Iskandar di Nata (lahir di Bandung, Jawa Barat, 31 Maret 1897 – wafat di Mauk, Tangerang, Banten, 20 Desember 1945 pada umur 48 tahun) adalah salah satu Pahlawan Nasional Indonesia. Ia mendapat julukan si Jalak Harupat. Ia menjabat sebagai menteri Negara pada kabinet yang pertama Republik Indonesia tahun 1945. Untuk mengabadikan perjuangan beliau, dibuatlah sebuah monumen perjuangan Bandung Utara di Lembang, Bandung dengan nama “Monumen Pasir Pahlawan”.

- Sebagian besar penduduk di daerah Puncak, Jawa Barat  berprofesi sebagai Pemetik Teh di perkebunan. Bahkan mereka umumnya telah mengakrabi profesi ini sejak kecil. Namun, keindahan pemandangan hamparan kebun teh ternyata tak seindah kehidupan para buruhnya. Rumah sederhana dan tingkat putus sekolah yang tinggi menjadi pertanda bahwa mereka hidup dalam kemiskinan.

Rp. 50.000:

50.000 rupiah, I Gusti Ngurah Rai &

50.000 rupiah, bergambar Gusti Ngurah Rai & Danau Beratan

- Brigjen TNI Anumerta I Gusti Ngurah Rai (lahir di Desa Carangsari, Kabupaten Badung, Bali, 30 Januari 1917 – wafat di Marga, Tabanan, Bali, 20 November 1946 pada umur 29 tahun) adalah seorang pahlawan Indonesia dari Kabupaten Badung, Bali.

- Danau Beratan adalah sebuah danau yang terletak di kawasan Bedugul, Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Danau yang terletak paling timur di antara dua danau lainnya yaitu Danau Tamblingan dan danau Buyan, yang merupakan gugusan danau kembar di dalam sebuah kaldera besar, Danau Beratan terbilang cukup istimewa.

Rp. 100.000:

100.000 rupaih, Soekarno-Hatta & Gedung MPR

100.000 rupiah, bergambar Soekarno-Hatta & Gedung MPR

- Soekarno & Hatta adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945 dan mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.. Singkatnya, Presiden & Wakil Presiden pertama bagi Indonesia.

- Gedung Dewan Perwakilan Rakyat/Majelis Permusyawaratan Rakyat (DPR/MPR) didirikan pada 8 Maret 1965. Saat itu, Presiden Soekarno mencetuskan untuk menyelenggarakan CONEFO (Conference of the New Emerging Forces) yang merupakan wadah dari semua New Emerging Forces. Conefo dimaksudkan sebagai suatu tandingan terhadap Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

There you go! Sebenernya sih, yang membuat saya penasaran, adalah siapa yang memutuskan untuk memakai gambar2 tersebut? Pihak BI? Tapi SIAPA? Terus, mengapa gambar2 ini yang dipilih..? Apa alasan di baliknya..? Kalau ada dari kamu2 yang tahu seluk beluk uang Rupiah ini, don’t hesitate to buzz me here! Apa? Menurut kamu hal yang saya bahas ini nggak penting? Hem.. Kalo kamu nanti secara tak terduga ikut Who Wants To Be a Millionare dan pada saat pertanyaan terakhir, Tantowi Yahya menanyakan hal yang sama dengan yang saya tanyakan di atas, percaya deh, kamu akan menganggap hal sepele di sekitar kamu itu penting. Cheers! :)

Sumber definisi2: Wikipedia, Suara Merdeka, Cimbuak, dodinp, Kompas, Bank Sentral RI,
Sumber gambar: Tinggal klik di gambar (dasar pemalas..)

(c) gambar rupiah

SMA 71.. Aku Merindu..

May 20, 2009 by titiw  
Filed under Titiw Inside

Kangen SMA.

Kangen SMA 71.

Kangen panas-panasan Paskibra.

Kangen wira wiri Pondok Bambu-Duren Sawit-Kalimalang-Bekasi

Kangen nulis2 silent book sama anak2 kelas 1-5

Kangen jualan nasi uduk di kelas supaya nilai matematika gak jeblok.

Kangen minjem buku2 Danielle Steele di ruang guru.

Kangen request lagu Fantasynya Earth Wind & Fire ke Bebek di radio sekolah.

Kangen ke Sukabumi sama Kang Edi dan kawan2.

Kangen madol ke kantin, eh pas mau balik ke kelas, pintu “penjara” udah digembok.

Kangen dipijetin sama Ubay sambil kita sok2 iye ngomong agama.

Jualan Nasi Demi Pak Manang

Jualan Nasi Demi Pak Manang

Kangen denger “Rahma!! Kamu itu selalu cuek dan sinis!!” yang dimuntahin dari mulut guru2.

Kangen berantem ama Pak Bowo gara2 saya lebih milih ikut atletik dibandingin bayar doang.

Kangen kongkow di Mc. Do pulang sekolah sambil denger walkman yg isinya kaset the Corrs.

Kangen ke Pizza samping Mc.Do kalo duit lagi rada lebay.

Kangen ikut dan nyorakin class meeting, meski gak menang juga.

Kangen dijemur di lapangan sama Kep-Sek gara2 sebelum ujian ke WC rame2.

Kangen deg-degan ngelewatin guru2 piket pas lagi pake kaos kaki warna-warni

Kangen ditugasin nulis diary pake bahasa inggris oleh Miss Nina si guru bahasa Inggris yang ngajak nonton Trainspotting di Djakarta Teater.

Kangen sebangku sama Nonong sambil ngeliat dia main piano ala Tori Amos di meja kayu.

Kangen duduk paling depan, supaya bisa lebih gampang nyontek pas Pak Cipta adain ulangan Sosiologi.

Kangen denger lagu2nya Vertical Horizon berulang2.

Kangen ketawa tiwi liat cewek2 ngerasa G4UL seangkatan saya lagi ngegencet adek kelas.

Kangen ijin sekolah buat sparing basket di SMA2 lain sama Uthie, Toji, Gemi, Mario, daaan lain2..

Kangen bikin simbol2 kocak sama anak2 buat contek2an pas ujian.

Kangen ke WC cewek cuma buat ngaca.

Kangen berantem sama guru gara2 saya mau pindah ke kelas IPS.

Kangen les di LIA sama GO bareng Ayuning sambil korek2 rahasia doi, hehe.

Kangen ditengokin anak2 di rumah abis operasi gigi.

Kangen Pak Kemas si guru matematika yang tetep ngasih saya 7 di raport, ketika ujian saya cuma dapet 3.

Kangen ngeliat Mariska yg cuma bawa sendok ketika kita bawa bekel lengkap.

Kangen nulis2 nyampah di buku biru sama Ayu & Nonong.

Kangen ngeliat gambar2 kartunnya Menuy sama Sena.

Kangen bawa bekel makanan, trus dijutekin orang2 kantin karena jadi jarang jajan.

Kangen dihukum ngecet kelas hari Minggu, disuruh ngecet putih, kita cat warna biru.

Kangen ngeles akuntansi cuma buat cari muka ke gurunya.

Kangen ditimpuk kapur gara2 tidur di kelas KIMIA.

Kangen punya ketua kelas macem Aji Samanto.

Kangen ke Baduy rame2 sampe gempor.

Kangen jadi music director di ruangan komputer.

Kangen Pak Darwis, si guru Ekonomi nan keren yang waktu itu jadi caleg PAN.

Kangen berantem sama Ndaru gara2 cicak2an karet.

Kangen dituduh (dan terbukti benar) nyontek sama guru Fisika.

Kangen ngadem di perpustakaan sendirian sambil baca bukunya Umar Kayyam.

Kangen sama buku cerpennya Gina, sama Ginanya yg suka ungu juga.

Kangen marah2in Nadya yang tangannya celamitan ngambil sarapan saya, sebelum saya ngeliat.

Kangen dijahilin Bowo, trus saya lempar pake batre, eh yang kena malah Manda.

Kangen naik motor sama Garda, tapi dia yang saya gonceng.

Kangen curhat dan tentu saja ngutang sama Ibu Koperasi, yang sekarang udah almarhum.

BADUY UHUY!

BADUY UHUY!

Kangen ceng2in Wawan yang tergila2 sama Britney Spears.

Kangen ngecengin Ramdon, si anak basket yang kemaren baru aja kawin. Huhu..

Kangen Pak Manang, guru matematika slash sopir taksi pas sore hari, yang selalu bilang kalo di kopernya ada 100 juta.

Kangen ngegantung sepatu anak2 di pohon pas lagi mata pelajaran komputer sama Mario.

Kangen telpon2an lama sama Olie.

Kangen dicaci tukang ojek gara2 kasih mereka ongkos gak segede anak2 lain.

Kangen jalan ke depan Kodam rame2.

Kangen nahan ketawa gara2 Nonong digeplak sama guru gambar.

Kangen sama Ade Nurholilah yang digampar kepala sekolah gara2 latah.

Kangen makan ati ayam di nasi Padang Uni.

Kangen nyela2 Pak Wayan.

Kangen latihan senam sepulang sekolah buat nilai olahraga pake lagu Stop nya Spice Girls.

Kangen lemotnya si Nita Asoy yang bikin saya, Gina, dan Nonong ketawa2.

Kangen fotobox ber 14 sama Aceng, Okta, Wawan, Nong, Wina, Caca, Ska, Desti, Ayu, Gina, dannn lain2..

Kangen jadi panitia acara Pensi yang bintang tamunya Jiung ama 9 Matahari.

Kangen pesantren bareng2, trus pulangnya bego2an gak jelas di pantai Pangandaran.

Kangen atletik ke velodrome Rawamangun di hari Minggu pagi dianter bapaknya Caca diiringi lagu2 grindcore dari Kamar Mayat.

Kangen seminggu sekali ke pesta sweet seventeennya temen.

Kangen ikut2an vandalisme di dinding ruang komputer.

Kangen shalat dhuha tiap jam istirahat pertama.

Kangen lupa bawa topi pas upacara.

Kangen foto2 buat buku tahunan di Cileungsi ples pake nyela si fotografer yang mirip Adon Base Jam.

Kangen prom nite yang dihibur oleh dije Oky, makasih udah ngurusin prom angkatan kita ya, Ocha.

Kangen tidur di UKS sama Dani Fistano.

Kangen ditimpuk telor sama dijatohin ke got pas ulang tahun.

Kangen dianterin pulang sama Dheny pas abis diceburin got abis ultah.

Kangen ngomongin AADC.

Kangen suka2an ama si anak baru. JIYEH.

Kangen main rame2 ke rumah nonong.

Buku Tahunan

Kangen sama rasa kangen ini.

Tujuh Satu.. Ternyata aku memang merindumu..

*variasi kenangan SMA yang melintas ketika mendengar Best I Ever Had dari Vertical Horizon dan Fall Into My Life dari BlackBox*

“TIK” Maka Waktupun Terhenti!

May 19, 2009 by titiw  
Filed under Blab

.!.

Tulisan di bawah ini adalah tulisan teman saya IQBAL AIDAL yang biasa dipanggil IBHE. Sedikit saya tambah atau kurangi tanpa menghilangkan makna yang dikandung (makna bisa hamil?!). Ditaro di sini, karena tulisannya menyegarkan bagaikan melihat tukang cingcau di kejauhan ketika jam 2 siang di bulan Romadon. Here you go!

“APA YANG AKAN KAMU LAKUKAN JIKA DAPAT MENGHENTIKAN WAKTU?

scared shrekless hd download

Suatu ketika, bulletin board di friendster –yang makin terpuruk- pernah menampilkan pertanyaan seperti diatas. Namun pilihan yang diberikan sangat-sangat terbatas! hanya tiga? Kurang banget kan? Apalagi untuk seorang penghayal seperti aku.

Ya sudah, akhirnya aku terpaksa membuat sendiri list-nya. Supaya aku tidak lupa, hey, siapa tahu teknologi masa depan -kalo ramalan kiamat 2012 tidak terjadi- dapat mengaplikasikan kemampuan yang MANTAB seperti ini di dalam kehidupan sehari-hari. Cukup dengan menjentikkan jari, “TIK” maka waktupun terhenti! Namun aku memberlakukan 2 aturan didalam kemampuan ini. Waktu hanya dapat berhenti atau melambat (ya, saya penggemar berat hi-speed camera). Tidak bisa diulang, tidak bisa fast forward apalagi lompat ke masa depan. Berhenti atau melambat. Itu aja.

Weleh, aku sendiri nggak tahu harus mulai dari mana. Susunan ini tidak harus berurutlah, sesuai kebutuhan aja. Yuk kita simak *dengan gaya Riyanni Djangkaru saat membawakan acara ‘Jejak Petualang’ yang fenomenal itu… i love u Riyanni.. cup! Loh?*

1. Time paused saat orang sedang bersin!
Haha.. ekspresi manusia saat bersin -for some reasons i can’t explain- menurutku “priceless”!!
Jarang ada fotografer yang professional atau yang kacangan-nan-minim-pengalaman-bisa menangkap momen ini. Saat mereka menunjukkan gelagat ingin bersin, waktu kuperlambat, lalu dengan menjentikkan jari, “TIK” maka waktupun terhenti! Nguknguk, sambil tertawa aku mengamati muka mereka yang mirip beruk. Setelah puas terpingkal aku akan abadikan dengan kamera dari Sony Erection, eh.. ericsson K550i milikku atau dengan kamera lomo immation-ku yang jadul. Setelah ter-capture, aku edit sesegera mungkin di sotosop lalu ku timbun di harddisk-ku untuk koleksi. Setelah kurasa koleksiku cukup, aku akan menggelar pameran fotografi/lomografi yang berjudul “plastic-face” atau “sneeze-pleeze “ atau “sneeze-breeze” , atau bahkan “face-book”.

2. Didalam Percintaan dan Bercinta, Kemampuan ini sangat berguna. Sebetulnya ingin menghentikan waktu saat salju turun, tapi berhubung di endonesya tidak turun salju maka tiada akar, rotan pun jadi. Tiada salju, hujan pun jadi. Cara ini bakal jadi senjata pamungkas buat naklukin cewe yang ingin –tapi ga tau kapan- aku nikahi! Coba? Siapa yang ga lemes kalo dikasih liat miracle yang kaya gitu? Jadi ceritanya pas lagi hujan deras, “TIK” maka waktupun terhenti! Butir-butiran air yang melayang di udara akan jadi pemandangan aneh. Cewe –yang-sangat-beruntung- itu pasti akan lupa berkedip, lupa menutup mulut, bahkan lupa bernapas saat ngeliat butir air terhenti didepan matanya. Trus aku ajak jalan menyurusi, eh.. menyusuri rintik-rintik hujan, dancing -in the rain- without anyone watching. WUUAAA.. seperti dipilem! Beuh, under that circumstance, merugi seumur hidup kalo sampe ga “jadi” ama guah *nyengir a-la Mas Sugeng di pilem warkop yang ada Elvi Sukaesihnya*
3. Ah, pastinya aku juga ingin merasakan menjadi superhero. Kemampuan ini akan kugunakan untuk menolong orang! Apa saja. Dan mudah-mudahan bisa sabar jadi pahlawan tanpa tanda jasa. amiinn

4. Time paused saat Tempat Fitness lagi sepi.. aku ingin fitness tanpa dilihat orang. Ingin fitness tanpa membawa embel-embel-tetek-bengek fitness club-ku. Biasa sajalah, baju nggak mesti terlihat baru, celana nggak mesti terlihat baru, sepatu nggak mesti terlihat baru. Hehe “sehat itu mahal” memang betul, tapi tidak buatku. “TIK” maka waktupun terhenti! Senin pagi biasanya fitness club di dekat kantorku sepi, aku bebas memilih otot yang ingin ku latih. Aku bebas berlari sendiri. Dua bulan kemudian, badanku kekar terisi. Aku memandang cermin risih “mestinya aku nggak fitness tiap hari”. Sekarang aku terlihat seperti atlit angkat besi! Sama sekali tidak seksi. Hahaha

5. Time paused saat ditokil plokis! Ditilang Polisi adalah hal yang paling dongkolin. Saat mereka, para plokis mencari kesalahan lalu tersenyum licik kalu mendapatkannya. Saat aku kena tilang karena keadaan fisik motorku nggak lengkap, “damai aja deh pak” tawarku sambil menyisipkan cebanan ke tangan kirinya. Saat duitnya di pirit sambil nyengir se-emprit, “TIK” maka waktupun terhenti! Nggak usah yang jahat-jahat deh, Aku ambil kembali duitku. Nyalain motor, lalu kabur!

6. Time paused saat kepingin barang tapi nggak punya duit. Tapi pasti sekali nyuri ketagihan deh. Buntut-buntutnya jadi tukang klepto yang mencuri bukan karena butuh, tapi habit.. biarpun nggak butuh-butuh amat, tapi karena bentuknya menarik, “TIK” maka waktupun terhenti! Sikat aja! Mumpung deket. Sekarang udah cukup puas, besok jadi tambah buas!. Hey, i got time! I’ll be the best thief in the world. Aku jadi penjahat. Karena kejahatan terjadi bukan karena ada niat dari sang pelaku, tapi karena adanya kesempatan. WASPADALAH.. WASPADALAH *bergaya seperti Bang Napi*

7. Time paused saat lewat didepan sebuah ruangan yang bertuliskan “Fitting Room”. Aku lihat dibawah gordyn yang tertutup ada sandal/sepatu wanita, “TIK” maka waktupun terhenti! *langsung ngintip, sambil ngeces, tiba-tiba mengidap voyeourism*

8. Time paused untuk nabokin Saepul Jamil, Indra Bekti, Ivan Gunawan, Ruben Onsu

dan Artis-artis cowok norak-katro-bego lainnya –you name ‘em, i’ll gladly do it- biar hilang dari peredaran. Biar kaumku –yang sudah semakin sedikit- ga ikutan terbawa arus gemulai. C’mon lah, cukup! Kenapa sih mereka masih aja dipake? “TIK” maka waktupun terhenti! Culik mereka, sekap di tempat yang pengap, bau tokai, banyak belatung, kelabang, lintah, tikus got, tarantula, monyet bau, kadal bintit, muka gepeng, kecoak bunting, babi ngepet, dinosaurus, brontosaurus, kirik!.. eh kok jadi cela’an Mas Kas ya? Yaaa pokoknya tempat-tempat yang kaya gitu deh. Tapi sebelumnya tempat itu udah dipasangin kamera video yang tersembunyi, direkam, trus upload ke youtube, di menit2 terakhir videonya aku sisipkan “tanya kenapa” *biar nggantung kaya iklan rokok itu*. Nah, mereka kan jadi ngetop tuh? Pasti asumsi mereka -yang nonton streaming-an videonya- berbeda satu sama lain. Biar kacau! Biar mereka meracau.
Ehhh.. tiba-tiba Roy Sukro, eh.. Suryo- muncul dengan analisanya “yang sangat tokai” tentang videoku! Dia bilang “kalo memperhatikan metadatanya, ini vidoe aseli! Dan dari ke-tidak jelas-an gambar, menunjukkan bahwa sang pelaku tidak paham penataan cahaya, jadi saya ndak bisa memastikan siapa saja yang ter-rekam” Hihi “TIK” maka waktupun terhenti! Roy suryo tiba-tiba nggak ada lagi di tivi

9. Time paused, menculik Dewi Persik, Julia Perek <-bukan mistype, emang sengaja, Ivan Gunawan (amphibi), Okky Lukman dan Artis-artis cewek norak-katro-bego lainnya –you name ‘em, i’ll gladly do it- biar hilang dari peredaran. Biar kaum wanita –yang seharusnya gemulai- ga ikutan terbawa arus ngejablay. C’mon lah, cukup! Kenapa sih mereka masih aja dipake? Lalu menelanjanginya didepan umum agar jadi pusat perhatian, daripada cuma buka2an nanggung di bioskop atau tipi. Hihi “TIK” maka waktupun terhenti! Saat mereka sedang asik ber-bacot didepan serendeng mic yang dicokot. SREEETTT! Buka bajunya! Hahahaha.. Pasti mereka panik, menutupi apa yang terlanjur terlirik. Di setiap kesempatan akan kulakukan. Execution yang win-win solution. Kalo Ivan Gunawan aku polorotin aja celananya, biar dia sadar kalo dia masih punya ular!
Ehhh.. tiba-tiba Mama Loren, muncul dengan analisanya “yang sangat mustajab” tentang ulahku! Hihi “TIK” maka waktupun terhenti! Mama Loren tiba-tiba nggak ada lagi di tivi

10. Time paused, waktu ketemu Mariana Renata di Mall Kalibata. Ahhh.. relaaa kehilangan waktu seminggu cuma buat merhatiin dia doang! Berdebar terpesona. Seperti tak bosan-bosannya. Hihi “TIK” maka waktupun terhenti!
Mariana Renataaaaaaaa.. poto bareng sebanyak2nya! bentar bentar pause, ganti gaya. Lagi dan lagi.
Jadilah aku Stalker-nya Mariana Renata.
Pengamat Mariana Renata,
Pecinta Mariana Renata,
Pemuja Mariana Renata.
Akan kulindungi dari berbagai bencana.
Jika ada yang berani mengganggunya, menyakiti perasaannya… “TIK” maka waktupun terhenti! Aku akan menjadi seperti vampire di twilights –tapi aku nggak vegan.
Pokoknya Mariana Renata forever!

Itu baru sepuluh, sebetulnya masih banyak janda-janda miskin.. eh.. masih banyak lagi deng.. tapi aku jadi terdiam. Terdiam cukup lama sambil mikir.
Saat aku mengetik kalimat ini aku tersenyum. Ternyata angan-anganku –yang-ingin-bisa-mencuri-waktu- telah mencuri waktuku sendiri. Akh sial! Waktuku sendiri tetap berjalan saat aku mencuri waktu orang lain. Waktu tetap berjalan saat aku memperlambat waktu orang lain. Aku akan cepat tua sementara yang lain tetap seperti sedia kala. Aku nggak ingin,deh, menghentikan waktu.