Blood Diamonds

July 30, 2007 by apy  

.!.

Blood Diamonds Promotional Poster“Diamonds are Forever..”

What? No.. you’re wrong darlin’. Diamonds are blood. You have any idea how many bloods are shed to get the beautiful necklace of yours? Noo, you have no idea. Cuz you’re too damn busy admiring those shiny little rock and wondering how you’re gonna get more rocks by reading your politically-correct magazine.

Blood Diamonds adalah sebuah film bergenre adventure yang disutradari Edward Zick. Dengan sederet pemain hebat seperti Leonardo Di Caprio, Djimon Hounsou, dan Jennifer Connely — film ini pantas masuk daftar wajib tonton buat penikmat aksi, politik, dan petualangan. Blood Diamonds masuk menjadi nominasi Oscar 2007 untuk aktor terbaik (Di Caprio) dan aktor pendukung terbaik (Djimon Hounsou).

Plot
Sierra Lone, Perang Sipil tahun 1999. Film ini dilatarbelakangi konflik sebuah negara dan peperangan antara pemerintah lokal dan tentara pemberontak. Film ini banyak menampilkan kekerasan seperti tentara rebel yang memotong tangan penduduk supaya tidak bisa mengikuti pemilu di pemilihan mendatang.

Danny Archer adalah seorang tentara bayaran dari Rhodesia (Zimbabwe). Danny bekerja untuk seorang kolonel korup menyelundupkan intan-intan dari Afrika ke Liberia, supaya bisa dijual ke pasar Internasional. Sesuai peraturan Internasional yang telah disepakati, intan hasil tambang dari negara-negara konflik dilarang diperjual belikan. Intan tersebut biasanya ditukar dengan senjata untuk berperang melawan pemerintah lokal.

Solomon Vandy, seorang native Sierra Leone harus berpisah dari keluarganya dan dipaksa bekerja di tambang intan milik pemberontak. Suatu hari Vandy menemukan intan besar seukuran telur burung dan merupakan intan terbesar yang pernah ditemukan. Solomon berhasil menyembunyikan intan tersebut dari tangan pemberontak.

Sederetan event mempertemukan Archer dan Vandy. Vandy mau memberi tahu dimana intan itu berada dengan syarat Archer mau menolongnya menemukan keluarganya. Dengan bantuan Maddy Bowen (Jennifer Connely), Archer dan Vandy menemukan jalan untuk kembali ke tambang intan dimana Vandy menyembunyikan intan besarnya.

Will they succeed?

What I Think.
Tidak salah kalau Academy Award menominasikan Di Caprio dan Hounsou sebagai aktor terbaik dan aktor pendukung terbaik. Akting Di Caprio seperti biasanya amat prima dan berkarakter. Seperti tidak ada kamera di sekelilingnya, Di Caprio melontarkan dialognya dengan totalitas penuh. Gesture dan eskpresinya seakan terpadu baik di film penuh intrik ini.

Tapi menurut saya yang harus diacungi jempol adalah Djimon Hounsou. Tidak bisa dipungkiri, Hounsou membawa hati afrika ke dalam film ini. Kesederhanaan tuturnya di film ini justru menambah dramatis suasana panas Afrika yang sedang dilanda konflik.

Yang jelas film ini menurut saya harus ditonton. Memang cuma film action biasa, tapi dengan latar belakang konflik di Afrika — film ini jadi sesuatu yang istimewa. Sesuatu yang bisa membuat kita peduli terhadap sesama. Secara entertainment, film ini juga menghibur. Aksi yang cepat, dialog yang cerdas, dan chain event yang logis merupakan daya tarik utama film ini.

Sayangnya nih… sayangnya porsi Jennifer Connely sedikit bangeet, padahal gw suka sama dia. Huhuhuhu.

Comments

6 Responses to “Blood Diamonds”
  1. thalique says:

    Apa pasalnya dikau suka ma Jennifer Connely ? katanya Emma Watson .. jangan jangan

  2. apy says:

    Ms. Connely berwajah lembut ini juga cantik loh. Apalagi pas di film Hulk, cantik banget dia.

  3. Ale says:

    Leonardo kok jadi sangar n garang bgt ya? macho abiezzz…

  4. Benernya ceritanya biasa aja ya? Cuman backstorynya dan directionnya bagus.

    Inget nggak waktu ada bapak tua afrika yang bilang (kurang lebih): “Semoga mereka tidak menemukan minyak disini..”

  5. apy says:

    TIA = This is Africa…

  6. JiE says:

    *spoiler alert*

    I love this movie sooo much. Jarang ada film2 berkualitas spt ini. But why the ‘Romeo’ must die ?

Comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>